Lompat ke isi

Skandal riset hubungan vaksin MMR dengan autisme: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29619662; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Skandal riset hubungan MMR dengan autisme''' adalah publikasi pada Bulan Februari 1998 dari makalah penelitian palsu berjudul ''"Ileal-lymphoid-nodular hyperplasia, non-specific colitis, and pervasive developmental disorder in children"'' di media penerbitan [[jurnal ilmiah]], [[The Lancet]]. Skandal ini menghasilkan kecaman karena hingga kini masih banyak digunakan kaum anti vaksin sebagai bahan propaganda seolah memang ada kaitan antara vaksin dengan autisme, sekalipun publikasi tersebut sudah dicabut, dinyatakan tidak ilmiah, bertentangan dengan penelitian, dan izin medis penelitinya dicabut.
[[File:Andrew_Wakefield_with_Justyna_Socha_Warsaw_2019.jpg|thumb|right|280px|Andrew Wakefield with Justyna Socha Warsaw 2019]]


Sekalipun sudah jelas penelitiannya keliru dan sudah dihukum dengan pencabutan kredensial, Andrew Wakefield masih dijadikan figur yang berpengaruh di kalangan penentang vaksin, bahkan aktif mengikuti kampanye anti vaksin.
'''Skandal riset hubungan MMR dengan autisme''' adalah publikasi pada Bulan Februari 1998 dari makalah penelitian palsu berjudul ''"Ileal-lymphoid-nodular hyperplasia, non-specific colitis, and pervasive developmental disorder in children"'' di media penerbitan [[jurnal ilmiah]], [[The Lancet]].<ref>[https://www.thelancet.com/journals/lancet/article/PIIS0140-6736(97)11096-0/fulltext Ileal-lymphoid-nodular hyperplasia, non-specific colitis, and pervasive developmental disorder in children]. ''The Lancet''. 1998. Vol. 351 (9103). hlm. 637–41. doi:10.1016/S0140-6736(97)11096-0.</ref> Skandal ini menghasilkan kecaman karena hingga kini masih banyak digunakan kaum anti vaksin sebagai bahan propaganda seolah memang ada kaitan antara vaksin dengan autisme, sekalipun publikasi tersebut sudah dicabut, dinyatakan tidak ilmiah, bertentangan dengan penelitian, dan izin medis penelitinya dicabut.<ref>[https://www.encyclopedie-environnement.org/en/zoom/a-scientific-fraud-with-tragic-consequences-the-mmr-vaccine-and-autism/ ''A scientific fraud with tragic consequences: The MMR vaccine and autism.''] dari situs encyclopedie-environnement.org</ref><ref>[https://www.chop.edu/vaccine-education-center/vaccine-safety/vaccines-and-other-conditions/autism ''Vaccine Safety and Other Conditions''.] dari situs chop.edu</ref>
 
Sekalipun sudah jelas penelitiannya keliru dan sudah dihukum dengan pencabutan kredensial, Andrew Wakefield masih dijadikan figur yang berpengaruh di kalangan penentang vaksin, bahkan aktif mengikuti kampanye anti vaksin.<ref>[https://www.theguardian.com/society/2018/jul/18/how-disgraced-anti-vaxxer-andrew-wakefield-was-embraced-by-trumps-america ''How disgraced anti-vaxxer Andrew Wakefield was embraced by Trump's America.''] dari situs theguardian.com</ref>


==Skandal secara umum==
==Skandal secara umum==
Makalah ini, yang ditulis oleh [[Andrew Wakefield]], bersama dua belas rekan penulis, dengan salah klaim hubungan sebab akibat antara vaksin MMR dan autisme, termasuk hubungan [[kolitis]] dengan [[autisme]]. Penipuan ini melibatkan teknik pemilahan data, manipulasi data, dan dua konflik kepentingan yang tidak diungkapkan. Kejadian ini terungkap dalam penyelidikan panjang oleh reporter [[Brian Deer]] di ''[[Sunday Times]]'', yang menyebabkan penarikan makalah tersebut pada Februari 2010 dan Wakefield dicabut dari daftar tenaga medis Inggris terpercaya tiga bulan kemudian. Wakefield dilaporkan dapat menghasilkan hingga US$43 juta per tahun dengan menjual kit diagnostik untuk sindrom palsu yang dia klaim telah ditemukan. Dia juga memegang paten untuk vaksin pesaing pada waktu itu, dan dia dipekerjakan oleh seorang pengacara yang mewakili orang tua dalam gugatan terhadap sebuah produsen vaksin.
Makalah ini, yang ditulis oleh [[Andrew Wakefield]], bersama dua belas rekan penulis, dengan salah klaim hubungan sebab akibat antara vaksin MMR dan autisme, termasuk hubungan [[kolitis]] dengan [[autisme]]. Penipuan ini melibatkan teknik pemilahan data, manipulasi data, dan dua konflik kepentingan yang tidak diungkapkan. Kejadian ini terungkap dalam penyelidikan panjang oleh reporter [[Brian Deer]] di ''[[Sunday Times]]'',<ref>''The Sunday Times'' 2004: *Deer B. [http://www.timesonline.co.uk/tol/news/uk/health/article1027603.ece Revealed: MMR research scandal]. ''The Sunday Times''. 22 February 2004. *Deer B. [http://briandeer.com/mmr-lancet.htm The Lancet scandal]. 2007.</ref><ref>2004 BBC documentary: *Deer B. [http://briandeer.com/wakefield-deer.htm The Wakefield factor]. 2007. *Berger A. ''Dispatches. MMR: What They Didn't Tell You''. ''The BMJ''. 2004. Vol. 329 (7477). hlm. 1293. doi:10.1136/bmj.329.7477.1293.</ref><ref>Deer B. [http://www.timesonline.co.uk/tol/newspapers/sunday_times/britain/article1265373.ece MMR doctor given legal aid thousands]. ''The Sunday Times''. 31 December 2006.</ref> yang menyebabkan penarikan makalah tersebut pada Februari 2010<ref>Clare Dyer. [https://www.bmj.com/content/340/bmj.c696 Lancet retracts Wakefield's MMR paper]. ''BMJ''. 2010-02-02. Vol. 340. hlm. c696. doi:10.1136/bmj.c696.</ref> dan Wakefield dicabut dari daftar tenaga medis Inggris terpercaya tiga bulan kemudian. Wakefield dilaporkan dapat menghasilkan hingga US$43 juta per tahun dengan menjual kit diagnostik untuk sindrom palsu yang dia klaim telah ditemukan.<ref>Rob Stein. [http://voices.washingtonpost.com/checkup/2011/01/wakefield_tried_to_capitalize.html Wakefield tried to capitalize on autism-vaccine link, report says]. ''The Washington Post''. 11 January 2011.</ref> Dia juga memegang paten untuk vaksin pesaing pada waktu itu, dan dia dipekerjakan oleh seorang pengacara yang mewakili orang tua dalam gugatan terhadap sebuah produsen vaksin.


Konsensus ilmiah tentang [[vaksin]] dan [[autisme]] secara umum menyepakati bahwa sama sekali tidak ada hubungan sebab-akibat antara vaksin MMR, atau vaksin lainnya, dengan autisme.
Konsensus ilmiah tentang [[vaksin]] dan [[autisme]] secara umum menyepakati bahwa sama sekali tidak ada hubungan sebab-akibat antara vaksin MMR, atau vaksin lainnya, dengan autisme.


==Awal mula==
==Awal mula==
Pada Bulan Februari 1998, sebuah kelompok yang dipimpin oleh [[Andrew Wakefield]] menerbitkan sebuah makalah di media penerbitan jurnal medis Inggris ''[[The Lancet]]'', yang didukung oleh konferensi pers di [[Royal Free Hospital]] di [[London]], tempat penelitian tersebut dilakukan. Makalah ini melaporkan tentang dua belas anak dengan gangguan perkembangan yang dirujuk ke [[rumah sakit]] dan menggambarkan konstelasi gejala [[saluran pencernaan]], serta temuan hasil pemeriksaan [[endoskopi]] dan [[biopsi]], yang dikatakan sebagai bukti dari "sindrom" baru yang kemudian selanjutya disebut ''" enterokolitis autistik"'' oleh Wakefield. Makalah tersebut menggambarkan vaksin MMR sebagai "peristiwa pemicu yang jelas", menyebutkan delapan orang tuadari dua belas anak tersebut yang mengaitkan gejala perkembangan mereka dengan vaksinasi MMR, meyakini bahwa hubungan antara autisme dan [[patologi]] [[gastrointestinal]] itu nyata adanya, dan menyerukan penelitian lebih lanjut. Namun, makalah itu mengakui bahwa penelitian ini tidak secara langsung "membuktikan" adanya hubungan antara vaksin MMR dan autisme.
Pada Bulan Februari 1998, sebuah kelompok yang dipimpin oleh [[Andrew Wakefield]] menerbitkan sebuah makalah<ref>[https://www.thelancet.com/journals/lancet/article/PIIS0140-6736(97)11096-0/fulltext Ileal-lymphoid-nodular hyperplasia, non-specific colitis, and pervasive developmental disorder in children]. ''The Lancet''. 1998. Vol. 351 (9103). hlm. 637–41. doi:10.1016/S0140-6736(97)11096-0.</ref> di media penerbitan jurnal medis Inggris ''[[The Lancet]]'', yang didukung oleh konferensi pers di [[Royal Free Hospital]] di [[London]], tempat penelitian tersebut dilakukan.<ref>[http://briandeer.com/mmr/royal-free-press-1998.pdf New Research Links Autism and Bowel Disease]. ''Royal Free Hospital School of Medicine''. 26 February 1998.</ref> Makalah ini melaporkan tentang dua belas anak dengan gangguan perkembangan yang dirujuk ke [[rumah sakit]] dan menggambarkan konstelasi gejala [[saluran pencernaan]], serta temuan hasil pemeriksaan [[endoskopi]] dan [[biopsi]], yang dikatakan sebagai bukti dari "sindrom" baru yang kemudian selanjutya disebut ''" enterokolitis autistik"'' oleh Wakefield. Makalah tersebut menggambarkan vaksin MMR sebagai "peristiwa pemicu yang jelas", menyebutkan delapan orang tuadari dua belas anak tersebut yang mengaitkan gejala perkembangan mereka dengan vaksinasi MMR, meyakini bahwa hubungan antara autisme dan [[patologi]] [[gastrointestinal]] itu nyata adanya, dan menyerukan penelitian lebih lanjut.<ref>Deer B. [http://briandeer.com/mmr/lancet-summary.htm The MMR–autism crisis – our story so far]. 2 November 2008.</ref> Namun, makalah itu mengakui bahwa penelitian ini tidak secara langsung "membuktikan" adanya hubungan antara vaksin MMR dan autisme.


Wakefield awalnya tidak bersikap anti vaksinasi. Dia mengatakan bahwa lebih bijaksana untuk menggunakan vaksin tunggal yang disuntikkan bergantian, daripada vaksin kombinasi MMR. Wakefield berkata, "Saya tidak bisa mendukung penggunaan ketiga vaksin ini yang diberikan dalam kombinasi sampai masalah ini dapat diselesaikan." Dalam sebuah video rilis berita yang dikeluarkan oleh rumah sakit untuk kepentingan penyiaran sebelum konferensi pers, dia menyerukan agar vaksin MMR "ditangguhkan demi vaksin tunggal".
Wakefield awalnya tidak bersikap anti vaksinasi. Dia mengatakan bahwa lebih bijaksana untuk menggunakan vaksin tunggal yang disuntikkan bergantian, daripada vaksin kombinasi MMR. Wakefield berkata, "Saya tidak bisa mendukung penggunaan ketiga vaksin ini yang diberikan dalam kombinasi sampai masalah ini dapat diselesaikan."<ref>Deer B. [http://briandeer.com/mmr/lancet-summary.htm The MMR–autism crisis – our story so far]. 2 November 2008.</ref> Dalam sebuah video rilis berita yang dikeluarkan oleh rumah sakit untuk kepentingan penyiaran sebelum konferensi pers, dia menyerukan agar vaksin MMR "ditangguhkan demi vaksin tunggal".<ref>Deer B. [http://briandeer.com/wakefield/royal-video.htm Royal Free facilitates attack on MMR, in Dr Andrew Wakefield "single shots" video].</ref>
===Tanggapan media===
===Tanggapan media===
Liputan televisi Inggris tentang konferensi pers tersebut sangat intens, tetapi tanggapan pers sebenarnya  beragam. ''The Guardian'' dan ''The Independent'' melaporkannya di halaman depan mereka, sementara ''Daily Mail'' hanya memberi cerita tersebut porsi kecil di tengah [[Koran|surat kabar]], dan ''The Sun'' tidak memberitakannya sama sekali.
Liputan televisi Inggris tentang konferensi pers tersebut sangat intens,<ref>Deer B. [https://archive.org/details/doctorwhofooledw0000bria The Doctor Who Fooled the World: Science, Deception, and the War on Vaccines]. Johns Hopkins University Press. 2020. ISBN 978-1-4214-3800-9.</ref> tetapi tanggapan pers sebenarnya  beragam. ''The Guardian'' dan ''The Independent'' melaporkannya di halaman depan mereka, sementara ''Daily Mail'' hanya memberi cerita tersebut porsi kecil di tengah [[Koran|surat kabar]], dan ''The Sun'' tidak memberitakannya sama sekali.<ref>Goldacre B. [https://www.theguardian.com/society/2008/aug/30/mmr.health.media The MMR hoax]. ''The Guardian''. 30 August 2008.</ref>


==Investigasi==
==Investigasi==
Dalam laporan Bulan April 2010 di ''[[The BMJ]]'', Deer mengembangkan temuan tentang aspek laboratorium dengan menceritakan bagaimana hasil pemeriksaan [[histopatologi]] klinis normal yang dilakuka oleh [[Royal Free Hospital]] kemudian diubah di sekolah kedokteran menjadi hasil yang tidak normal, yang dipublikasikan dalam ''The Lancet''. Deer menulis artikel di ''The BMJ'', dengan mempertanyakan kondisi "enterokolitis autis" yang diklaim oleh Wakefield telah ditemukan. Dalam edisi yang sama, Deirdre Kelly, Presiden European Society of Pediatric Gastroenterology and Nutrition dan Editor dari ''[[Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition]]'', menyatakan beberapa kekhawatiran tentang publikasi artikel ini di ''The BMJ'' sementara proses GMC masih berlangsung.
Dalam laporan Bulan April 2010 di ''[[The BMJ]]'', Deer mengembangkan temuan tentang aspek laboratorium dengan menceritakan bagaimana hasil pemeriksaan [[histopatologi]] klinis normal yang dilakuka oleh [[Royal Free Hospital]] kemudian diubah di sekolah kedokteran menjadi hasil yang tidak normal, yang dipublikasikan dalam ''The Lancet''.<ref>Brian Deer. [http://www.bmj.com/cgi/content/full/340/apr15_2/c1127 Wakefield's 'autistic enterocolitis' under the microscope]. ''The BMJ''. 2010. Vol. 340 (apr15 2). hlm. c1127. doi:10.1136/bmj.c1127.</ref> Deer menulis artikel di ''The BMJ'', dengan mempertanyakan kondisi "enterokolitis autis" yang diklaim oleh Wakefield telah ditemukan.<ref>Brian Deer. [http://www.bmj.com/cgi/content/full/340/apr15_2/c1127 Wakefield's 'autistic enterocolitis' under the microscope]. ''The BMJ''. 2010. Vol. 340 (apr15 2). hlm. c1127. doi:10.1136/bmj.c1127.</ref> Dalam edisi yang sama, Deirdre Kelly, Presiden European Society of Pediatric Gastroenterology and Nutrition dan Editor dari ''[[Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition]]'', menyatakan beberapa kekhawatiran tentang publikasi artikel ini di ''The BMJ'' sementara proses GMC masih berlangsung.<ref>Brian Deer. [http://www.bmj.com/cgi/eletters/340/apr15_2/c1127#235356 Response to feature Wakefield's 'autistic enterocolitis' under the microscope from ESPGHAN]. ''The BMJ''.</ref>


Pada tanggal 5 Januari 2011, ''The BMJ'' menerbitkan artikel perdana dari serangkaian artikel oleh Brian Deer, yang merinci bagaimana Wakefield dan koleganya telah memalsukan beberapa data di balik artikel Lancet 1998. Dengan melihat catatan dan mewawancarai orang tua, Deer menemukan bahwa dari semua 12 anak dalam studi Wakefield, diagnosisnya telah disesuaikan atau tanggal diubah agar sesuai dengan kesimpulan artikel. Melanjutkan seri ''BMJ'' pada 11 Januari 2011, Deer menyatakan bahwa berdasarkan dokumen yang ia peroleh melalui undang-undang [[kebebasan informasi]], Wakefield telah bekerja sama dengan ayah dari salah satu anak dalam studi—telah merencanakan untuk meluncurkan sebuah usaha yang memanipulasi ketakutan akan vaksin MMR yang akan meraup keuntungan dari tes medis baru dan "pengujian yang dipicu oleh upaya litigasi". Menurut ''The Washington Post'', Deer menyatakan bahwa Wakefield memprediksi ia "dapat menghasilkan lebih dari $43 juta setahun dari kit diagnostik" untuk kondisi baru, [[enterokolitis autistis]]. [[WebMD]] melaporkan tentang laporan ''BMJ'' dari Deer, yang menyatakan bahwa keuntungan tahunan yang diprediksi sebesar $43 juta itu akan datang dari pemasaran kit untuk "mendiagnosis pasien dengan autisme" dan "pasar awal untuk pengujian diagnostik akan didorong oleh litigasi pasien dengan AE [enterokolitis autistik, kondisi yang tidak terbukti yang dibuat-buat sendiri oleh Wakefield] dari Inggris dan Amerika Serikat". Menurut ''WebMD'', artikel ''BMJ'' juga mengklaim bahwa usaha tersebut bisa jadi akan berhasil dalam memasarkan produk dan mengembangkan vaksin pengganti jika saja "kepercayaan publik terhadap vaksin MMR benar-benar berhasil rusak".
Pada tanggal 5 Januari 2011, ''The BMJ'' menerbitkan artikel perdana dari serangkaian artikel oleh Brian Deer, yang merinci bagaimana Wakefield dan koleganya telah memalsukan beberapa data di balik artikel Lancet 1998. Dengan melihat catatan dan mewawancarai orang tua, Deer menemukan bahwa dari semua 12 anak dalam studi Wakefield, diagnosisnya telah disesuaikan atau tanggal diubah agar sesuai dengan kesimpulan artikel.<ref>Brian Deer. [http://www.bmj.com/content/342/bmj.c5347.full How the case against the MMR vaccine was fixed]. ''The BMJ''. 2011. Vol. 342 (jan05 1). hlm. c5347. doi:10.1136/bmj.c5347.</ref> Melanjutkan seri ''BMJ'' pada 11 Januari 2011,<ref>Brian Deer. [http://www.bmj.com/content/342/bmj.c5258.full How the vaccine crisis was meant to make money]. ''The BMJ''. 11 January 2011. Vol. 342 (jan11 4). hlm. c5258. doi:10.1136/bmj.c5258.</ref> Deer menyatakan bahwa berdasarkan dokumen yang ia peroleh melalui undang-undang [[kebebasan informasi]],<ref>Rob Stein. [http://voices.washingtonpost.com/checkup/2011/01/wakefield_tried_to_capitalize.html Wakefield tried to capitalize on autism-vaccine link, report says]. ''The Washington Post''. 11 January 2011.</ref> Wakefield telah bekerja sama dengan ayah dari salah satu anak dalam studi—telah merencanakan untuk meluncurkan sebuah usaha yang memanipulasi ketakutan akan vaksin MMR yang akan meraup keuntungan dari tes medis baru dan "pengujian yang dipicu oleh upaya litigasi".<ref>[http://www.cnn.com/2011/HEALTH/01/11/autism.vaccines/?hpt=Sbin Vaccine study's author held related patent, medical journal reports]. CNN. 11 January 2011.</ref> Menurut ''The Washington Post'', Deer menyatakan bahwa Wakefield memprediksi ia "dapat menghasilkan lebih dari $43 juta setahun dari kit diagnostik" untuk kondisi baru, [[enterokolitis autistis]].<ref>Rob Stein. [http://voices.washingtonpost.com/checkup/2011/01/wakefield_tried_to_capitalize.html Wakefield tried to capitalize on autism-vaccine link, report says]. ''The Washington Post''. 11 January 2011.</ref> [[WebMD]] melaporkan tentang laporan ''BMJ'' dari Deer, yang menyatakan bahwa keuntungan tahunan yang diprediksi sebesar $43 juta itu akan datang dari pemasaran kit untuk "mendiagnosis pasien dengan autisme" dan "pasar awal untuk pengujian diagnostik akan didorong oleh litigasi pasien dengan AE [enterokolitis autistik, kondisi yang tidak terbukti yang dibuat-buat sendiri oleh Wakefield] dari Inggris dan Amerika Serikat".<ref>Peter Russell. [http://www.webmd.com/brain/autism/news/20110111/mmr-doctor-planned-make-millions-journal-claims MMR Doctor 'Planned to Make Millions,' Journal Claims]. WebMD Health News. 11 January 2011.</ref> Menurut ''WebMD'', artikel ''BMJ'' juga mengklaim bahwa usaha tersebut bisa jadi akan berhasil dalam memasarkan produk dan mengembangkan vaksin pengganti jika saja "kepercayaan publik terhadap vaksin MMR benar-benar berhasil rusak".<ref>Peter Russell. [http://www.webmd.com/brain/autism/news/20110111/mmr-doctor-planned-make-millions-journal-claims MMR Doctor 'Planned to Make Millions,' Journal Claims]. WebMD Health News. 11 January 2011.</ref>


Dalam editorial yang menyertai seri Deer pada 2011, ''The BMJ'' mengatakan, "butuh skeptisisme teliti dari satu orang, yang berdiri di luar kedokteran dan sains, untuk menunjukkan bahwa artikel itu sebenarnya adalah penipuan yang rumit", dan bertanya:
Dalam editorial yang menyertai seri Deer pada 2011, ''The BMJ'' mengatakan, "butuh skeptisisme teliti dari satu orang, yang berdiri di luar kedokteran dan sains, untuk menunjukkan bahwa artikel itu sebenarnya adalah penipuan yang rumit", dan bertanya:


Ringkasan temuan Januari 2011 dalam ''The BMJ'', memperlihatkan bahwa Deer memberi analisis sebagai berikut tentang kasus-kasus yang dilaporkan dalam studi tersebut:<ref>Brian Deer. [http://www.bmj.com/content/342/bmj.c5347.full How the case against the MMR vaccine was fixed]. ''The BMJ''. 2011. Vol. 342 (jan05 1). hlm. c5347. doi:10.1136/bmj.c5347.</ref>


Ringkasan temuan Januari 2011 dalam ''The BMJ'', memperlihatkan bahwa Deer memberi analisis sebagai berikut tentang kasus-kasus yang dilaporkan dalam studi tersebut:
Dalam pengungkapan berikutnya dari penyelidikan tersebut, Deer memperoleh salinan laporan pemeriksaan patologi gastrointestinal yang belum dipublikasikan tentang anak-anak dalam studi ''Lancet'' yang diklaim Wakefield menunjukkan "kolitis non-spesifik" dan "enterokolitis autistik". Namun analisis ahli terhadap laporan ini menemukan biopsi usus dari anak-anak tersebut sebagian besar normal dan tidak ada bukti enterokolitis sama sekali.<ref>Brian Deer. [https://www.bmj.com/content/343/bmj.d6823 Pathology reports solve 'new bowel disease' riddle]. ''The BMJ''. 2011. Vol. 343 (nov11). hlm. c6823. doi:10.1136/bmj.d6823.</ref>
 
 
Dalam pengungkapan berikutnya dari penyelidikan tersebut, Deer memperoleh salinan laporan pemeriksaan patologi gastrointestinal yang belum dipublikasikan tentang anak-anak dalam studi ''Lancet'' yang diklaim Wakefield menunjukkan "kolitis non-spesifik" dan "enterokolitis autistik". Namun analisis ahli terhadap laporan ini menemukan biopsi usus dari anak-anak tersebut sebagian besar normal dan tidak ada bukti enterokolitis sama sekali.


Pada September 2020, [[Johns Hopkins University Press]] menerbitkan tuduhan Deer tentang penipuan ini dalam bukunya ''[[The Doctor Who Fooled the World: Science, Deception, and the War on Vaccines]]''. Buku ini mencakup laporan dari orangtua yang anak-anaknya termasuk di antara dua belas yang direkrut oleh Wakefield dalam studi ''Lancet''. Salah satu orangtua menggambarkan artikel tersebut sebagai "penipuan", sementara yang lain mengeluhkan "pembuatannya yang terang-terangan".
Pada September 2020, [[Johns Hopkins University Press]] menerbitkan tuduhan Deer tentang penipuan ini dalam bukunya ''[[The Doctor Who Fooled the World: Science, Deception, and the War on Vaccines]]''. Buku ini mencakup laporan dari orangtua yang anak-anaknya termasuk di antara dua belas yang direkrut oleh Wakefield dalam studi ''Lancet''. Salah satu orangtua menggambarkan artikel tersebut sebagai "penipuan", sementara yang lain mengeluhkan "pembuatannya yang terang-terangan".
Baris 33: Baris 33:
Pemahaman publik tentang klaim tersebut berubah haluan dengan cepat pada Februari 2004, dengan terungkapnya penelitian lebih lanjut oleh ''The Sunday Times'' mengenai [[konflik kepentingan]] yang tidak diungkapkan dari pihak Wakefield, yaitu dua tahun sebelum publikasi makalah tersebut, ia telah didekati oleh Richard Barr, seorang pengacara dari [[JABS|Justice, Awareness and Basic Support]], yang mencari [[saksi ahli]] untuk memulai rencana tuntutan ''[[class action]]'' terkait "kerusakan vaksin" yang diduga telah terjadi. Barr mempekerjakan Wakefield dengan bayaran £150 per jam, plus biaya, dan baru setelah itu mereka merekrut dua belas anak tersebut, secara aktif mencari orang tua dari kasus yang mungkin mengindikasikan hubungan antara MMR dan autisme. Barr dan Wakefield meyakinkan [[Legal Services Commission|Komisi Bantuan Hukum]] Inggris, sebuah organisasi pemerintah Inggris yang memberikan dukungan finansial kepada orang-orang yang tidak mampu mengakses keadilan, untuk memberikan £55.000 guna mendanai tahap awal penelitian tersebut. Menurut jurnalis Brian Deer, proyek tersebut dimaksudkan untuk menciptakan bukti untuk kasus pengadilan, tetapi hal ini baru diketahui publik enam tahun setelah laporan yang dipublikasi ''The Lancet'', dengan pengungkapan pertama oleh surat kabar tersebut.
Pemahaman publik tentang klaim tersebut berubah haluan dengan cepat pada Februari 2004, dengan terungkapnya penelitian lebih lanjut oleh ''The Sunday Times'' mengenai [[konflik kepentingan]] yang tidak diungkapkan dari pihak Wakefield, yaitu dua tahun sebelum publikasi makalah tersebut, ia telah didekati oleh Richard Barr, seorang pengacara dari [[JABS|Justice, Awareness and Basic Support]], yang mencari [[saksi ahli]] untuk memulai rencana tuntutan ''[[class action]]'' terkait "kerusakan vaksin" yang diduga telah terjadi. Barr mempekerjakan Wakefield dengan bayaran £150 per jam, plus biaya, dan baru setelah itu mereka merekrut dua belas anak tersebut, secara aktif mencari orang tua dari kasus yang mungkin mengindikasikan hubungan antara MMR dan autisme. Barr dan Wakefield meyakinkan [[Legal Services Commission|Komisi Bantuan Hukum]] Inggris, sebuah organisasi pemerintah Inggris yang memberikan dukungan finansial kepada orang-orang yang tidak mampu mengakses keadilan, untuk memberikan £55.000 guna mendanai tahap awal penelitian tersebut. Menurut jurnalis Brian Deer, proyek tersebut dimaksudkan untuk menciptakan bukti untuk kasus pengadilan, tetapi hal ini baru diketahui publik enam tahun setelah laporan yang dipublikasi ''The Lancet'', dengan pengungkapan pertama oleh surat kabar tersebut.


Berdasarkan bukti dari Deer, Kepala Editor ''The Lancet'' [[Richard Horton (editor)|Richard Horton]] sebenarnya mengakui bahwa makalah Wakefield seharusnya tidak pernah diterbitkan karena temuan-temuannya "sepenuhnya cacat". Meskipun Wakefield tetap berpendapat bahwa pendanaan bantuan hukum tersebut untuk penelitian terpisah yang belum dipublikasikan (sebuah posisi yang kemudian ditolak oleh panel [[General Medical Council]] Inggris), para editor ''The Lancet'' menilai bahwa sumber pendanaan tersebut seharusnya diungkapkan kepada mereka. Horton menulis, "Sekarang terlihat jelas bahwa jika kami memahami konteks penuh di mana pekerjaan yang dilaporkan dalam makalah ''Lancet'' tahun 1998 oleh Wakefield dan rekan-rekannya dilakukan, publikasi tersebut tidak akan terjadi seperti yang terjadi." Beberapa rekan peneliti Wakefield juga mengkritik keras minimnya pengungkapan konflik kepentingan tersebut secara jujur oleh Wakefield.
Berdasarkan bukti dari Deer, Kepala Editor ''The Lancet'' [[Richard Horton (editor)|Richard Horton]] sebenarnya mengakui bahwa makalah Wakefield seharusnya tidak pernah diterbitkan karena temuan-temuannya "sepenuhnya cacat".<ref>''The Sunday Times'' 2004: *Deer B. [http://www.timesonline.co.uk/tol/news/uk/health/article1027603.ece Revealed: MMR research scandal]. ''The Sunday Times''. 22 February 2004. *Deer B. [http://briandeer.com/mmr-lancet.htm The Lancet scandal]. 2007.</ref> Meskipun Wakefield tetap berpendapat bahwa pendanaan bantuan hukum tersebut untuk penelitian terpisah yang belum dipublikasikan<ref>Wakefield A. [https://archive.org/details/sim_the-lancet_2004-03-06_363_9411/page/822 A statement by Dr Andrew Wakefield]. ''The Lancet''. 2004. Vol. 363 (9411). hlm. 823–4. doi:10.1016/S0140-6736(04)15710-3.</ref> (sebuah posisi yang kemudian ditolak oleh panel [[General Medical Council]] Inggris), para editor ''The Lancet'' menilai bahwa sumber pendanaan tersebut seharusnya diungkapkan kepada mereka.<ref>Horton R. [https://archive.org/details/sim_the-lancet_2004-03-06_363_9411/page/820 A statement by the editors of ''The Lancet'']. ''The Lancet''. 2004. Vol. 363 (9411). hlm. 820–1. doi:10.1016/S0140-6736(04)15699-7.</ref> Horton menulis, "Sekarang terlihat jelas bahwa jika kami memahami konteks penuh di mana pekerjaan yang dilaporkan dalam makalah ''Lancet'' tahun 1998 oleh Wakefield dan rekan-rekannya dilakukan, publikasi tersebut tidak akan terjadi seperti yang terjadi."<ref>Horton R. [https://archive.org/details/sim_the-lancet_2004-03-06_363_9411/page/746 The lessons of MMR]. ''The Lancet''. 2004. Vol. 363 (9411). hlm. 747–9. doi:10.1016/S0140-6736(04)15714-0.</ref> Beberapa rekan peneliti Wakefield juga mengkritik keras minimnya pengungkapan konflik kepentingan tersebut secara jujur oleh Wakefield.<ref>''The Sunday Times'' 2004: *Deer B. [http://www.timesonline.co.uk/tol/news/uk/health/article1027603.ece Revealed: MMR research scandal]. ''The Sunday Times''. 22 February 2004. *Deer B. [http://briandeer.com/mmr-lancet.htm The Lancet scandal]. 2007.</ref>


===Pelanggaran etika===
===Pelanggaran etika===
Di antara tuduhan awal yang dilaporkan oleh Deer adalah bahwa, bertentangan dengan pernyataan dalam makalah tersebut, penelitian Wakefield tentang 12 anak dilakukan tanpa izin sama sekali dari lembaga peninjau penelitian institusional—sebuah klaim yang segera dibantah pada Februari 2004 oleh penulis makalah tersebut dan ''The Lancet''. Makalah itu sendiri mengatakan, "Persetujuan etis dan izin atas penyelidikan disetujui oleh Komite Praktik Etik dari Royal Free Hospital NHS Trust, dan orang tua memberikan persetujuan yang diinformasikan." Perselisihan tentang hal ini akan tetap tidak terselesaikan, tetapi, hingga diselesaikan di Pengadilan Tinggi Inggris pada Maret 2012, di mana seorang hakim senior membenarkan penyataan Deer. Mengutip teks tersebut, Justice Mitting memutuskan, "Pernyataan (makalah tersebut) tidak benar dan seharusnya tidak dinyatakan di dalam makalah."
Di antara tuduhan awal yang dilaporkan oleh Deer adalah bahwa, bertentangan dengan pernyataan dalam makalah tersebut, penelitian Wakefield tentang 12 anak dilakukan tanpa izin sama sekali dari lembaga peninjau penelitian institusional—sebuah klaim yang segera dibantah pada Februari 2004 oleh penulis makalah tersebut dan ''The Lancet''.<ref>Boseley S. [https://www.theguardian.com/science/2004/feb/26/thisweekssciencequestions1 Was the original MMR study unethical?]. ''The Guardian''. 26 February 2004.</ref> Makalah itu sendiri mengatakan, "Persetujuan etis dan izin atas penyelidikan disetujui oleh Komite Praktik Etik dari Royal Free Hospital NHS Trust, dan orang tua memberikan persetujuan yang diinformasikan." Perselisihan tentang hal ini akan tetap tidak terselesaikan, tetapi, hingga diselesaikan di Pengadilan Tinggi Inggris pada Maret 2012, di mana seorang hakim senior membenarkan penyataan Deer. Mengutip teks tersebut, Justice Mitting memutuskan, "Pernyataan (makalah tersebut) tidak benar dan seharusnya tidak dinyatakan di dalam makalah."<ref>[http://www.bailii.org/ew/cases/EWHC/Admin/2012/503.html Professor John Walker-Smith v. General Medical Council 2012 EWHC 503 (Admin) (7 March 2012)]. ''www.bailii.org''.</ref>


==Dampak==
==Dampak==
Baris 42: Baris 42:


===Pencabutan interpretasi===
===Pencabutan interpretasi===
''The Lancet'' dan banyak jurnal medis lainnya mengharuskan makalah untuk mencantumkan kesimpulan penulis tentang penelitian mereka, yang dikenal sebagai "interpretasi". Ringkasan makalah ''Lancet'' 1998 diakhiri sebagai berikut:
''The Lancet'' dan banyak jurnal medis lainnya mengharuskan makalah untuk mencantumkan kesimpulan penulis tentang penelitian mereka, yang dikenal sebagai "interpretasi". Ringkasan makalah ''Lancet'' 1998 diakhiri sebagai berikut:<ref>[https://www.thelancet.com/journals/lancet/article/PIIS0140-6736(97)11096-0/fulltext Ileal-lymphoid-nodular hyperplasia, non-specific colitis, and pervasive developmental disorder in children]. ''The Lancet''. 1998. Vol. 351 (9103). hlm. 637–41. doi:10.1016/S0140-6736(97)11096-0.</ref>
 


atau terjemahan bebasnya,
atau terjemahan bebasnya,


Pada Bulan Maret 2004, segera setelah berita tentang tuduhan konflik kepentingan, sepuluh dari dua belas rekan penulis Wakefield menarik kembali interpretasi ini,<ref>[https://archive.org/details/sim_the-lancet_2004-03-06_363_9411/page/746 Retraction of an interpretation]. ''The Lancet''. 2004. Vol. 363 (9411). hlm. 750. doi:10.1016/S0140-6736(04)15715-2.</ref> dan kemudian menegaskan bahwa kemungkinan adanya kondisi gastrointestinal yang khas pada anak-anak dengan autisme perlu penyelidikan lebih lanjut.<ref>Fitzpatrick M. [https://books.google.com/books?id=XMWuvsJ1WY4C MMR and Autism: What Parents Need to Know]. Routledge. 2004. ISBN 978-0-415-32179-2.</ref> Namun, sebuah studi terpisah tentang anak-anak dengan gangguan gastrointestinal tidak menemukan perbedaan antara mereka yang memiliki [[gangguan spektrum autisme]] dan yang tidak, terkait dengan keberadaan RNA virus campak [[measles]] di usus; studi itu juga menemukan bahwa gejala gastrointestinal dan munculnya autisme tidak berkaitan dengan waktu pemberian vaksin MMR.<ref>''Lack of association between measles virus vaccine and autism with enteropathy: a case-control study''. ''PLOS ONE''. 2008. Vol. 3 (9). hlm. e3140. doi:10.1371/journal.pone.0003140. *Shankar Vedantam. [https://www.washingtonpost.com/wp-dyn/content/article/2008/09/03/AR2008090303396.html Study Finds No Autism Link in Vaccine]. ''The Washington Post''. September 4, 2008.</ref>


Pada Bulan Maret 2004, segera setelah berita tentang tuduhan konflik kepentingan, sepuluh dari dua belas rekan penulis Wakefield menarik kembali interpretasi ini, dan kemudian menegaskan bahwa kemungkinan adanya kondisi gastrointestinal yang khas pada anak-anak dengan autisme perlu penyelidikan lebih lanjut. Namun, sebuah studi terpisah tentang anak-anak dengan gangguan gastrointestinal tidak menemukan perbedaan antara mereka yang memiliki [[gangguan spektrum autisme]] dan yang tidak, terkait dengan keberadaan RNA virus campak [[measles]] di usus; studi itu juga menemukan bahwa gejala gastrointestinal dan munculnya autisme tidak berkaitan dengan waktu pemberian vaksin MMR.
Kemudian pada tahun 2004, penyelidikan media juga menemukan bahwa Wakefield memiliki konflik kepentingan lebih lanjut berupa [[paten]] untuk vaksin campak tunggal,<ref>''The Sunday Times'' 2004: *Deer B. [http://www.timesonline.co.uk/tol/news/uk/health/article1027603.ece Revealed: MMR research scandal]. ''The Sunday Times''. 22 February 2004. *Deer B. [http://briandeer.com/mmr-lancet.htm The Lancet scandal]. 2007.</ref><ref>2004 BBC documentary: *Deer B. [http://briandeer.com/wakefield-deer.htm The Wakefield factor]. 2007. *Berger A. ''Dispatches. MMR: What They Didn't Tell You''. ''The BMJ''. 2004. Vol. 329 (7477). hlm. 1293. doi:10.1136/bmj.329.7477.1293.</ref> telah memanipulasi bukti, dan melanggar kode etik lainnya. Makalah ''Lancet'' sebagian ditarik kembali pada tahun 2004 dan sepenuhnya ditarik kembali pada tahun 2010, ketika editor-in-chief ''Lancet'' [[Richard Horton (editor)|Richard Horton]] menggambarkannya sebagai "sama sekali salah" dan mengatakan bahwa jurnal tersebut adalah sebuah skandal.<ref>Boseley, Sarah. [https://www.theguardian.com/society/2010/feb/02/lancet-retracts-mmr-paper Lancet retracts 'utterly false' MMR paper]. ''The Guardian''. 2 February 2010.</ref> Wakefield dinyatakan bersalah oleh [[General Medical Council]] atas pelanggaran profesional yang serius pada Mei 2010 dan dicoret dari [[General Medical Council#Registering doctors to practise in the UK|Medical Register]], yang berarti ia tidak bisa lagi berpraktik sebagai dokter di Inggris.<ref>Triggle, Nick. [http://news.bbc.co.uk/1/hi/health/8695267.stm MMR doctor struck off register]. ''BBC News''. 24 May 2010.</ref> Pada tahun 2011, Deer memberikan informasi lebih lanjut tentang praktik penelitian yang tidak benar dari Wakefield kepada ''[[British Medical Journal]]'', yang dalam editorial yang ditandatangani menggambarkan makalah asli sebagai skandal penipuan.<ref>Deer B. [http://www.bmj.com/content/342/bmj.c5347.full Wakefield's article linking MMR vaccine and autism was fraudulent]. ''The BMJ''. 2011. Vol. 342. hlm. c5347. doi:10.1136/bmj.c5347.</ref>
 
Kemudian pada tahun 2004, penyelidikan media juga menemukan bahwa Wakefield memiliki konflik kepentingan lebih lanjut berupa [[paten]] untuk vaksin campak tunggal, telah memanipulasi bukti, dan melanggar kode etik lainnya. Makalah ''Lancet'' sebagian ditarik kembali pada tahun 2004 dan sepenuhnya ditarik kembali pada tahun 2010, ketika editor-in-chief ''Lancet'' [[Richard Horton (editor)|Richard Horton]] menggambarkannya sebagai "sama sekali salah" dan mengatakan bahwa jurnal tersebut adalah sebuah skandal. Wakefield dinyatakan bersalah oleh [[General Medical Council]] atas pelanggaran profesional yang serius pada Mei 2010 dan dicoret dari [[General Medical Council#Registering doctors to practise in the UK|Medical Register]], yang berarti ia tidak bisa lagi berpraktik sebagai dokter di Inggris. Pada tahun 2011, Deer memberikan informasi lebih lanjut tentang praktik penelitian yang tidak benar dari Wakefield kepada ''[[British Medical Journal]]'', yang dalam editorial yang ditandatangani menggambarkan makalah asli sebagai skandal penipuan.


Deer melanjutkan pelaporannya dalam sebuah dokumenter televisi [[Channel 4]] ''[[Dispatches (TV series)|Dispatches]]'', ''MMR: What They Didn't Tell You'', yang disiarkan pada 18 November 2004. Dokumenter ini melaporkan bahwa Wakefield telah mengajukan paten untuk vaksin campak tunggal yang mengklaim produknya adalah pesaing MMR, dan bahwa dia mengetahui hasil tes dari laboratoriumnya sendiri di [[Royal Free Hospital]] yang bertentangan dengan klaim-klaimnya sendiri. Permohonan paten Wakefield juga dicatat dalam buku [[Paul Offit]] 2008, ''[[Autism's False Prophets]]''.
Deer melanjutkan pelaporannya dalam sebuah dokumenter televisi [[Channel 4]] ''[[Dispatches (TV series)|Dispatches]]'', ''MMR: What They Didn't Tell You'', yang disiarkan pada 18 November 2004. Dokumenter ini melaporkan bahwa Wakefield telah mengajukan paten untuk vaksin campak tunggal yang mengklaim produknya adalah pesaing MMR, dan bahwa dia mengetahui hasil tes dari laboratoriumnya sendiri di [[Royal Free Hospital]] yang bertentangan dengan klaim-klaimnya sendiri.<ref>2004 BBC documentary: *Deer B. [http://briandeer.com/wakefield-deer.htm The Wakefield factor]. 2007. *Berger A. ''Dispatches. MMR: What They Didn't Tell You''. ''The BMJ''. 2004. Vol. 329 (7477). hlm. 1293. doi:10.1136/bmj.329.7477.1293.</ref> Permohonan paten Wakefield juga dicatat dalam buku [[Paul Offit]] 2008, ''[[Autism's False Prophets]]''.


Pada Januari 2005, Wakefield menggugat Channel 4, 20/20 Productions, dan jurnalis investigasi Brian Deer, yang menyajikan program Dispatches tersebut. Namun, setelah dua tahun litigasi, dan terungkapnya pembayaran lebih dari £400,000 tidak diumumkan oleh pengacara kepada Wakefield, ia menghentikan tindakannya dan membayar semua biaya peradilan.
Pada Januari 2005, Wakefield menggugat Channel 4, 20/20 Productions, dan jurnalis investigasi Brian Deer, yang menyajikan program Dispatches tersebut. Namun, setelah dua tahun litigasi, dan terungkapnya pembayaran lebih dari £400,000 tidak diumumkan oleh pengacara kepada Wakefield, ia menghentikan tindakannya dan membayar semua biaya peradilan.


Pada 2006, Deer melaporkan di ''The Sunday Times'' bahwa Wakefield telah dibayar £435.643, plus biaya, oleh pengacara percobaan Inggris yang berusaha membuktikan bahwa vaksin itu berbahaya, lewat transaksi yang tidak diumumkan dimulai dua tahun sebelum publikasi makalah ''Lancet''. Pendanaan ini berasal dari dana bantuan hukum Inggris, sebuah dana yang dimaksudkan untuk memberikan layanan hukum kepada orang miskin.
Pada 2006, Deer melaporkan di ''The Sunday Times'' bahwa Wakefield telah dibayar £435.643, plus biaya, oleh pengacara percobaan Inggris yang berusaha membuktikan bahwa vaksin itu berbahaya, lewat transaksi yang tidak diumumkan dimulai dua tahun sebelum publikasi makalah ''Lancet''. Pendanaan ini berasal dari dana bantuan hukum Inggris, sebuah dana yang dimaksudkan untuk memberikan layanan hukum kepada orang miskin.<ref>Deer B. [http://briandeer.com/mmr/lancet-summary.htm The MMR–autism crisis – our story so far]. 2 November 2008.</ref>


===Pencabutan menyeluruh ===
===Pencabutan menyeluruh ===
The Lancet mengumumkan penarikan menyeluruh terhadap publikasi  Wakefield pada 2 Februari 2010. Sekalipun pencabutan tersebut dianggap kabar baik dan memang sudah seharusnya, tetapi beberapa pihak menyayangkan keputusan itu sudah terlalu terlambat, karena [[disinformasi]] sudah telanjur menyebar dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap vaksin.
The Lancet mengumumkan penarikan menyeluruh terhadap publikasi  Wakefield pada 2 Februari 2010. Sekalipun pencabutan tersebut dianggap kabar baik dan memang sudah seharusnya, tetapi beberapa pihak menyayangkan keputusan itu sudah terlalu terlambat, karena [[disinformasi]] sudah telanjur menyebar dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap vaksin.<ref>[https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC2831678/ ''Lancet retracts 12-year-old article linking autism to MMR vaccines''. ] dari situs nih.gov</ref>


===Pencabutan izin Wakefield===
===Pencabutan izin Wakefield===
Akibat tindakan tidak jujurnya, setelah sidang selama 217 hari, pada 24 Mei 2010, General Medical Council memutuskan Wakefield bersalah, dikecam, dan izinnya dicabut.
Akibat tindakan tidak jujurnya, setelah sidang selama 217 hari, pada 24 Mei 2010, General Medical Council memutuskan Wakefield bersalah, dikecam, dan izinnya dicabut.<ref>[https://www.theguardian.com/society/2010/may/24/andrew-wakefield-struck-off-gmc ''MMR-autism controversy doctor portrays himself as a victim of British establishment pragmatism.''.] dari situs theguardian</ref>


==Kesimpulan==
==Kesimpulan==
Skandal ini dianggap "penipuan medis paling merusak pada abad ke-20", karena artikel ''The Lancet'' menyebabkan penurunan tajam dalam tingkat vaksinasi di Inggris dan Irlandia.
Skandal ini dianggap "penipuan medis paling merusak pada abad ke-20",<ref>Dennis K. Flaherty. [https://archive.org/details/sim_annals-of-pharmacotherapy_2011-10_45_10/page/1302 The vaccine-autism connection: a public health crisis caused by unethical medical practices and fraudulent science]. ''The Annals of Pharmacotherapy''. 2011-09-13. Vol. 45 (10). hlm. 1302–1304. doi:10.1345/aph.1Q318.</ref> karena artikel ''The Lancet'' menyebabkan penurunan tajam dalam tingkat vaksinasi di Inggris dan Irlandia.
 
==Referensi==


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Skandal+riset+hubungan+vaksin+MMR+dengan+autisme&oldid=29619662 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29619662 (2026-08-23T06:59:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Skandal+riset+hubungan+vaksin+MMR+dengan+autisme&oldid=29619662 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29619662 (2026-08-23T06:59:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 15.01

Andrew Wakefield with Justyna Socha Warsaw 2019

Skandal riset hubungan MMR dengan autisme adalah publikasi pada Bulan Februari 1998 dari makalah penelitian palsu berjudul "Ileal-lymphoid-nodular hyperplasia, non-specific colitis, and pervasive developmental disorder in children" di media penerbitan jurnal ilmiah, The Lancet.[1] Skandal ini menghasilkan kecaman karena hingga kini masih banyak digunakan kaum anti vaksin sebagai bahan propaganda seolah memang ada kaitan antara vaksin dengan autisme, sekalipun publikasi tersebut sudah dicabut, dinyatakan tidak ilmiah, bertentangan dengan penelitian, dan izin medis penelitinya dicabut.[2][3]

Sekalipun sudah jelas penelitiannya keliru dan sudah dihukum dengan pencabutan kredensial, Andrew Wakefield masih dijadikan figur yang berpengaruh di kalangan penentang vaksin, bahkan aktif mengikuti kampanye anti vaksin.[4]

Skandal secara umum

Makalah ini, yang ditulis oleh Andrew Wakefield, bersama dua belas rekan penulis, dengan salah klaim hubungan sebab akibat antara vaksin MMR dan autisme, termasuk hubungan kolitis dengan autisme. Penipuan ini melibatkan teknik pemilahan data, manipulasi data, dan dua konflik kepentingan yang tidak diungkapkan. Kejadian ini terungkap dalam penyelidikan panjang oleh reporter Brian Deer di Sunday Times,[5][6][7] yang menyebabkan penarikan makalah tersebut pada Februari 2010[8] dan Wakefield dicabut dari daftar tenaga medis Inggris terpercaya tiga bulan kemudian. Wakefield dilaporkan dapat menghasilkan hingga US$43 juta per tahun dengan menjual kit diagnostik untuk sindrom palsu yang dia klaim telah ditemukan.[9] Dia juga memegang paten untuk vaksin pesaing pada waktu itu, dan dia dipekerjakan oleh seorang pengacara yang mewakili orang tua dalam gugatan terhadap sebuah produsen vaksin.

Konsensus ilmiah tentang vaksin dan autisme secara umum menyepakati bahwa sama sekali tidak ada hubungan sebab-akibat antara vaksin MMR, atau vaksin lainnya, dengan autisme.

Awal mula

Pada Bulan Februari 1998, sebuah kelompok yang dipimpin oleh Andrew Wakefield menerbitkan sebuah makalah[10] di media penerbitan jurnal medis Inggris The Lancet, yang didukung oleh konferensi pers di Royal Free Hospital di London, tempat penelitian tersebut dilakukan.[11] Makalah ini melaporkan tentang dua belas anak dengan gangguan perkembangan yang dirujuk ke rumah sakit dan menggambarkan konstelasi gejala saluran pencernaan, serta temuan hasil pemeriksaan endoskopi dan biopsi, yang dikatakan sebagai bukti dari "sindrom" baru yang kemudian selanjutya disebut " enterokolitis autistik" oleh Wakefield. Makalah tersebut menggambarkan vaksin MMR sebagai "peristiwa pemicu yang jelas", menyebutkan delapan orang tuadari dua belas anak tersebut yang mengaitkan gejala perkembangan mereka dengan vaksinasi MMR, meyakini bahwa hubungan antara autisme dan patologi gastrointestinal itu nyata adanya, dan menyerukan penelitian lebih lanjut.[12] Namun, makalah itu mengakui bahwa penelitian ini tidak secara langsung "membuktikan" adanya hubungan antara vaksin MMR dan autisme.

Wakefield awalnya tidak bersikap anti vaksinasi. Dia mengatakan bahwa lebih bijaksana untuk menggunakan vaksin tunggal yang disuntikkan bergantian, daripada vaksin kombinasi MMR. Wakefield berkata, "Saya tidak bisa mendukung penggunaan ketiga vaksin ini yang diberikan dalam kombinasi sampai masalah ini dapat diselesaikan."[13] Dalam sebuah video rilis berita yang dikeluarkan oleh rumah sakit untuk kepentingan penyiaran sebelum konferensi pers, dia menyerukan agar vaksin MMR "ditangguhkan demi vaksin tunggal".[14]

Tanggapan media

Liputan televisi Inggris tentang konferensi pers tersebut sangat intens,[15] tetapi tanggapan pers sebenarnya beragam. The Guardian dan The Independent melaporkannya di halaman depan mereka, sementara Daily Mail hanya memberi cerita tersebut porsi kecil di tengah surat kabar, dan The Sun tidak memberitakannya sama sekali.[16]

Investigasi

Dalam laporan Bulan April 2010 di The BMJ, Deer mengembangkan temuan tentang aspek laboratorium dengan menceritakan bagaimana hasil pemeriksaan histopatologi klinis normal yang dilakuka oleh Royal Free Hospital kemudian diubah di sekolah kedokteran menjadi hasil yang tidak normal, yang dipublikasikan dalam The Lancet.[17] Deer menulis artikel di The BMJ, dengan mempertanyakan kondisi "enterokolitis autis" yang diklaim oleh Wakefield telah ditemukan.[18] Dalam edisi yang sama, Deirdre Kelly, Presiden European Society of Pediatric Gastroenterology and Nutrition dan Editor dari Journal of Pediatric Gastroenterology and Nutrition, menyatakan beberapa kekhawatiran tentang publikasi artikel ini di The BMJ sementara proses GMC masih berlangsung.[19]

Pada tanggal 5 Januari 2011, The BMJ menerbitkan artikel perdana dari serangkaian artikel oleh Brian Deer, yang merinci bagaimana Wakefield dan koleganya telah memalsukan beberapa data di balik artikel Lancet 1998. Dengan melihat catatan dan mewawancarai orang tua, Deer menemukan bahwa dari semua 12 anak dalam studi Wakefield, diagnosisnya telah disesuaikan atau tanggal diubah agar sesuai dengan kesimpulan artikel.[20] Melanjutkan seri BMJ pada 11 Januari 2011,[21] Deer menyatakan bahwa berdasarkan dokumen yang ia peroleh melalui undang-undang kebebasan informasi,[22] Wakefield telah bekerja sama dengan ayah dari salah satu anak dalam studi—telah merencanakan untuk meluncurkan sebuah usaha yang memanipulasi ketakutan akan vaksin MMR yang akan meraup keuntungan dari tes medis baru dan "pengujian yang dipicu oleh upaya litigasi".[23] Menurut The Washington Post, Deer menyatakan bahwa Wakefield memprediksi ia "dapat menghasilkan lebih dari $43 juta setahun dari kit diagnostik" untuk kondisi baru, enterokolitis autistis.[24] WebMD melaporkan tentang laporan BMJ dari Deer, yang menyatakan bahwa keuntungan tahunan yang diprediksi sebesar $43 juta itu akan datang dari pemasaran kit untuk "mendiagnosis pasien dengan autisme" dan "pasar awal untuk pengujian diagnostik akan didorong oleh litigasi pasien dengan AE [enterokolitis autistik, kondisi yang tidak terbukti yang dibuat-buat sendiri oleh Wakefield] dari Inggris dan Amerika Serikat".[25] Menurut WebMD, artikel BMJ juga mengklaim bahwa usaha tersebut bisa jadi akan berhasil dalam memasarkan produk dan mengembangkan vaksin pengganti jika saja "kepercayaan publik terhadap vaksin MMR benar-benar berhasil rusak".[26]

Dalam editorial yang menyertai seri Deer pada 2011, The BMJ mengatakan, "butuh skeptisisme teliti dari satu orang, yang berdiri di luar kedokteran dan sains, untuk menunjukkan bahwa artikel itu sebenarnya adalah penipuan yang rumit", dan bertanya:

Ringkasan temuan Januari 2011 dalam The BMJ, memperlihatkan bahwa Deer memberi analisis sebagai berikut tentang kasus-kasus yang dilaporkan dalam studi tersebut:[27]

Dalam pengungkapan berikutnya dari penyelidikan tersebut, Deer memperoleh salinan laporan pemeriksaan patologi gastrointestinal yang belum dipublikasikan tentang anak-anak dalam studi Lancet yang diklaim Wakefield menunjukkan "kolitis non-spesifik" dan "enterokolitis autistik". Namun analisis ahli terhadap laporan ini menemukan biopsi usus dari anak-anak tersebut sebagian besar normal dan tidak ada bukti enterokolitis sama sekali.[28]

Pada September 2020, Johns Hopkins University Press menerbitkan tuduhan Deer tentang penipuan ini dalam bukunya The Doctor Who Fooled the World: Science, Deception, and the War on Vaccines. Buku ini mencakup laporan dari orangtua yang anak-anaknya termasuk di antara dua belas yang direkrut oleh Wakefield dalam studi Lancet. Salah satu orangtua menggambarkan artikel tersebut sebagai "penipuan", sementara yang lain mengeluhkan "pembuatannya yang terang-terangan".

Konflik kepentingan

Pemahaman publik tentang klaim tersebut berubah haluan dengan cepat pada Februari 2004, dengan terungkapnya penelitian lebih lanjut oleh The Sunday Times mengenai konflik kepentingan yang tidak diungkapkan dari pihak Wakefield, yaitu dua tahun sebelum publikasi makalah tersebut, ia telah didekati oleh Richard Barr, seorang pengacara dari Justice, Awareness and Basic Support, yang mencari saksi ahli untuk memulai rencana tuntutan class action terkait "kerusakan vaksin" yang diduga telah terjadi. Barr mempekerjakan Wakefield dengan bayaran £150 per jam, plus biaya, dan baru setelah itu mereka merekrut dua belas anak tersebut, secara aktif mencari orang tua dari kasus yang mungkin mengindikasikan hubungan antara MMR dan autisme. Barr dan Wakefield meyakinkan Komisi Bantuan Hukum Inggris, sebuah organisasi pemerintah Inggris yang memberikan dukungan finansial kepada orang-orang yang tidak mampu mengakses keadilan, untuk memberikan £55.000 guna mendanai tahap awal penelitian tersebut. Menurut jurnalis Brian Deer, proyek tersebut dimaksudkan untuk menciptakan bukti untuk kasus pengadilan, tetapi hal ini baru diketahui publik enam tahun setelah laporan yang dipublikasi The Lancet, dengan pengungkapan pertama oleh surat kabar tersebut.

Berdasarkan bukti dari Deer, Kepala Editor The Lancet Richard Horton sebenarnya mengakui bahwa makalah Wakefield seharusnya tidak pernah diterbitkan karena temuan-temuannya "sepenuhnya cacat".[29] Meskipun Wakefield tetap berpendapat bahwa pendanaan bantuan hukum tersebut untuk penelitian terpisah yang belum dipublikasikan[30] (sebuah posisi yang kemudian ditolak oleh panel General Medical Council Inggris), para editor The Lancet menilai bahwa sumber pendanaan tersebut seharusnya diungkapkan kepada mereka.[31] Horton menulis, "Sekarang terlihat jelas bahwa jika kami memahami konteks penuh di mana pekerjaan yang dilaporkan dalam makalah Lancet tahun 1998 oleh Wakefield dan rekan-rekannya dilakukan, publikasi tersebut tidak akan terjadi seperti yang terjadi."[32] Beberapa rekan peneliti Wakefield juga mengkritik keras minimnya pengungkapan konflik kepentingan tersebut secara jujur oleh Wakefield.[33]

Pelanggaran etika

Di antara tuduhan awal yang dilaporkan oleh Deer adalah bahwa, bertentangan dengan pernyataan dalam makalah tersebut, penelitian Wakefield tentang 12 anak dilakukan tanpa izin sama sekali dari lembaga peninjau penelitian institusional—sebuah klaim yang segera dibantah pada Februari 2004 oleh penulis makalah tersebut dan The Lancet.[34] Makalah itu sendiri mengatakan, "Persetujuan etis dan izin atas penyelidikan disetujui oleh Komite Praktik Etik dari Royal Free Hospital NHS Trust, dan orang tua memberikan persetujuan yang diinformasikan." Perselisihan tentang hal ini akan tetap tidak terselesaikan, tetapi, hingga diselesaikan di Pengadilan Tinggi Inggris pada Maret 2012, di mana seorang hakim senior membenarkan penyataan Deer. Mengutip teks tersebut, Justice Mitting memutuskan, "Pernyataan (makalah tersebut) tidak benar dan seharusnya tidak dinyatakan di dalam makalah."[35]

Dampak

Skandal ini merusak kepercayaan terhadap The Lancet sebagai media penerbitan jurnal ilmiah yang sebelumnya dipercaya. Proses editorialnya mendapat kritik tajam. Akhirnya secara bertahap publikasi ini dicabut.

Pencabutan interpretasi

The Lancet dan banyak jurnal medis lainnya mengharuskan makalah untuk mencantumkan kesimpulan penulis tentang penelitian mereka, yang dikenal sebagai "interpretasi". Ringkasan makalah Lancet 1998 diakhiri sebagai berikut:[36]

atau terjemahan bebasnya,

Pada Bulan Maret 2004, segera setelah berita tentang tuduhan konflik kepentingan, sepuluh dari dua belas rekan penulis Wakefield menarik kembali interpretasi ini,[37] dan kemudian menegaskan bahwa kemungkinan adanya kondisi gastrointestinal yang khas pada anak-anak dengan autisme perlu penyelidikan lebih lanjut.[38] Namun, sebuah studi terpisah tentang anak-anak dengan gangguan gastrointestinal tidak menemukan perbedaan antara mereka yang memiliki gangguan spektrum autisme dan yang tidak, terkait dengan keberadaan RNA virus campak measles di usus; studi itu juga menemukan bahwa gejala gastrointestinal dan munculnya autisme tidak berkaitan dengan waktu pemberian vaksin MMR.[39]

Kemudian pada tahun 2004, penyelidikan media juga menemukan bahwa Wakefield memiliki konflik kepentingan lebih lanjut berupa paten untuk vaksin campak tunggal,[40][41] telah memanipulasi bukti, dan melanggar kode etik lainnya. Makalah Lancet sebagian ditarik kembali pada tahun 2004 dan sepenuhnya ditarik kembali pada tahun 2010, ketika editor-in-chief Lancet Richard Horton menggambarkannya sebagai "sama sekali salah" dan mengatakan bahwa jurnal tersebut adalah sebuah skandal.[42] Wakefield dinyatakan bersalah oleh General Medical Council atas pelanggaran profesional yang serius pada Mei 2010 dan dicoret dari Medical Register, yang berarti ia tidak bisa lagi berpraktik sebagai dokter di Inggris.[43] Pada tahun 2011, Deer memberikan informasi lebih lanjut tentang praktik penelitian yang tidak benar dari Wakefield kepada British Medical Journal, yang dalam editorial yang ditandatangani menggambarkan makalah asli sebagai skandal penipuan.[44]

Deer melanjutkan pelaporannya dalam sebuah dokumenter televisi Channel 4 Dispatches, MMR: What They Didn't Tell You, yang disiarkan pada 18 November 2004. Dokumenter ini melaporkan bahwa Wakefield telah mengajukan paten untuk vaksin campak tunggal yang mengklaim produknya adalah pesaing MMR, dan bahwa dia mengetahui hasil tes dari laboratoriumnya sendiri di Royal Free Hospital yang bertentangan dengan klaim-klaimnya sendiri.[45] Permohonan paten Wakefield juga dicatat dalam buku Paul Offit 2008, Autism's False Prophets.

Pada Januari 2005, Wakefield menggugat Channel 4, 20/20 Productions, dan jurnalis investigasi Brian Deer, yang menyajikan program Dispatches tersebut. Namun, setelah dua tahun litigasi, dan terungkapnya pembayaran lebih dari £400,000 tidak diumumkan oleh pengacara kepada Wakefield, ia menghentikan tindakannya dan membayar semua biaya peradilan.

Pada 2006, Deer melaporkan di The Sunday Times bahwa Wakefield telah dibayar £435.643, plus biaya, oleh pengacara percobaan Inggris yang berusaha membuktikan bahwa vaksin itu berbahaya, lewat transaksi yang tidak diumumkan dimulai dua tahun sebelum publikasi makalah Lancet. Pendanaan ini berasal dari dana bantuan hukum Inggris, sebuah dana yang dimaksudkan untuk memberikan layanan hukum kepada orang miskin.[46]

Pencabutan menyeluruh

The Lancet mengumumkan penarikan menyeluruh terhadap publikasi Wakefield pada 2 Februari 2010. Sekalipun pencabutan tersebut dianggap kabar baik dan memang sudah seharusnya, tetapi beberapa pihak menyayangkan keputusan itu sudah terlalu terlambat, karena disinformasi sudah telanjur menyebar dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap vaksin.[47]

Pencabutan izin Wakefield

Akibat tindakan tidak jujurnya, setelah sidang selama 217 hari, pada 24 Mei 2010, General Medical Council memutuskan Wakefield bersalah, dikecam, dan izinnya dicabut.[48]

Kesimpulan

Skandal ini dianggap "penipuan medis paling merusak pada abad ke-20",[49] karena artikel The Lancet menyebabkan penurunan tajam dalam tingkat vaksinasi di Inggris dan Irlandia.

Referensi

  1. Ileal-lymphoid-nodular hyperplasia, non-specific colitis, and pervasive developmental disorder in children. The Lancet. 1998. Vol. 351 (9103). hlm. 637–41. doi:10.1016/S0140-6736(97)11096-0.
  2. A scientific fraud with tragic consequences: The MMR vaccine and autism. dari situs encyclopedie-environnement.org
  3. Vaccine Safety and Other Conditions. dari situs chop.edu
  4. How disgraced anti-vaxxer Andrew Wakefield was embraced by Trump's America. dari situs theguardian.com
  5. The Sunday Times 2004: *Deer B. Revealed: MMR research scandal. The Sunday Times. 22 February 2004. *Deer B. The Lancet scandal. 2007.
  6. 2004 BBC documentary: *Deer B. The Wakefield factor. 2007. *Berger A. Dispatches. MMR: What They Didn't Tell You. The BMJ. 2004. Vol. 329 (7477). hlm. 1293. doi:10.1136/bmj.329.7477.1293.
  7. Deer B. MMR doctor given legal aid thousands. The Sunday Times. 31 December 2006.
  8. Clare Dyer. Lancet retracts Wakefield's MMR paper. BMJ. 2010-02-02. Vol. 340. hlm. c696. doi:10.1136/bmj.c696.
  9. Rob Stein. Wakefield tried to capitalize on autism-vaccine link, report says. The Washington Post. 11 January 2011.
  10. Ileal-lymphoid-nodular hyperplasia, non-specific colitis, and pervasive developmental disorder in children. The Lancet. 1998. Vol. 351 (9103). hlm. 637–41. doi:10.1016/S0140-6736(97)11096-0.
  11. New Research Links Autism and Bowel Disease. Royal Free Hospital School of Medicine. 26 February 1998.
  12. Deer B. The MMR–autism crisis – our story so far. 2 November 2008.
  13. Deer B. The MMR–autism crisis – our story so far. 2 November 2008.
  14. Deer B. Royal Free facilitates attack on MMR, in Dr Andrew Wakefield "single shots" video.
  15. Deer B. The Doctor Who Fooled the World: Science, Deception, and the War on Vaccines. Johns Hopkins University Press. 2020. ISBN 978-1-4214-3800-9.
  16. Goldacre B. The MMR hoax. The Guardian. 30 August 2008.
  17. Brian Deer. Wakefield's 'autistic enterocolitis' under the microscope. The BMJ. 2010. Vol. 340 (apr15 2). hlm. c1127. doi:10.1136/bmj.c1127.
  18. Brian Deer. Wakefield's 'autistic enterocolitis' under the microscope. The BMJ. 2010. Vol. 340 (apr15 2). hlm. c1127. doi:10.1136/bmj.c1127.
  19. Brian Deer. Response to feature Wakefield's 'autistic enterocolitis' under the microscope from ESPGHAN. The BMJ.
  20. Brian Deer. How the case against the MMR vaccine was fixed. The BMJ. 2011. Vol. 342 (jan05 1). hlm. c5347. doi:10.1136/bmj.c5347.
  21. Brian Deer. How the vaccine crisis was meant to make money. The BMJ. 11 January 2011. Vol. 342 (jan11 4). hlm. c5258. doi:10.1136/bmj.c5258.
  22. Rob Stein. Wakefield tried to capitalize on autism-vaccine link, report says. The Washington Post. 11 January 2011.
  23. Vaccine study's author held related patent, medical journal reports. CNN. 11 January 2011.
  24. Rob Stein. Wakefield tried to capitalize on autism-vaccine link, report says. The Washington Post. 11 January 2011.
  25. Peter Russell. MMR Doctor 'Planned to Make Millions,' Journal Claims. WebMD Health News. 11 January 2011.
  26. Peter Russell. MMR Doctor 'Planned to Make Millions,' Journal Claims. WebMD Health News. 11 January 2011.
  27. Brian Deer. How the case against the MMR vaccine was fixed. The BMJ. 2011. Vol. 342 (jan05 1). hlm. c5347. doi:10.1136/bmj.c5347.
  28. Brian Deer. Pathology reports solve 'new bowel disease' riddle. The BMJ. 2011. Vol. 343 (nov11). hlm. c6823. doi:10.1136/bmj.d6823.
  29. The Sunday Times 2004: *Deer B. Revealed: MMR research scandal. The Sunday Times. 22 February 2004. *Deer B. The Lancet scandal. 2007.
  30. Wakefield A. A statement by Dr Andrew Wakefield. The Lancet. 2004. Vol. 363 (9411). hlm. 823–4. doi:10.1016/S0140-6736(04)15710-3.
  31. Horton R. A statement by the editors of The Lancet. The Lancet. 2004. Vol. 363 (9411). hlm. 820–1. doi:10.1016/S0140-6736(04)15699-7.
  32. Horton R. The lessons of MMR. The Lancet. 2004. Vol. 363 (9411). hlm. 747–9. doi:10.1016/S0140-6736(04)15714-0.
  33. The Sunday Times 2004: *Deer B. Revealed: MMR research scandal. The Sunday Times. 22 February 2004. *Deer B. The Lancet scandal. 2007.
  34. Boseley S. Was the original MMR study unethical?. The Guardian. 26 February 2004.
  35. Professor John Walker-Smith v. General Medical Council 2012 EWHC 503 (Admin) (7 March 2012). www.bailii.org.
  36. Ileal-lymphoid-nodular hyperplasia, non-specific colitis, and pervasive developmental disorder in children. The Lancet. 1998. Vol. 351 (9103). hlm. 637–41. doi:10.1016/S0140-6736(97)11096-0.
  37. Retraction of an interpretation. The Lancet. 2004. Vol. 363 (9411). hlm. 750. doi:10.1016/S0140-6736(04)15715-2.
  38. Fitzpatrick M. MMR and Autism: What Parents Need to Know. Routledge. 2004. ISBN 978-0-415-32179-2.
  39. Lack of association between measles virus vaccine and autism with enteropathy: a case-control study. PLOS ONE. 2008. Vol. 3 (9). hlm. e3140. doi:10.1371/journal.pone.0003140. *Shankar Vedantam. Study Finds No Autism Link in Vaccine. The Washington Post. September 4, 2008.
  40. The Sunday Times 2004: *Deer B. Revealed: MMR research scandal. The Sunday Times. 22 February 2004. *Deer B. The Lancet scandal. 2007.
  41. 2004 BBC documentary: *Deer B. The Wakefield factor. 2007. *Berger A. Dispatches. MMR: What They Didn't Tell You. The BMJ. 2004. Vol. 329 (7477). hlm. 1293. doi:10.1136/bmj.329.7477.1293.
  42. Boseley, Sarah. Lancet retracts 'utterly false' MMR paper. The Guardian. 2 February 2010.
  43. Triggle, Nick. MMR doctor struck off register. BBC News. 24 May 2010.
  44. Deer B. Wakefield's article linking MMR vaccine and autism was fraudulent. The BMJ. 2011. Vol. 342. hlm. c5347. doi:10.1136/bmj.c5347.
  45. 2004 BBC documentary: *Deer B. The Wakefield factor. 2007. *Berger A. Dispatches. MMR: What They Didn't Tell You. The BMJ. 2004. Vol. 329 (7477). hlm. 1293. doi:10.1136/bmj.329.7477.1293.
  46. Deer B. The MMR–autism crisis – our story so far. 2 November 2008.
  47. Lancet retracts 12-year-old article linking autism to MMR vaccines. dari situs nih.gov
  48. MMR-autism controversy doctor portrays himself as a victim of British establishment pragmatism.. dari situs theguardian
  49. Dennis K. Flaherty. The vaccine-autism connection: a public health crisis caused by unethical medical practices and fraudulent science. The Annals of Pharmacotherapy. 2011-09-13. Vol. 45 (10). hlm. 1302–1304. doi:10.1345/aph.1Q318.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29619662 (2026-08-23T06:59:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.