Sarin: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26234168; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Sarin-2D-by-AHRLS-2011.png|thumb|right|280px|Sarin-2D-by-AHRLS-2011]] | |||
Sarin pada umumnya dipandang sebagai [[senjata pemusnah massal]]. Produksi dan penimbunan sarin dilarang per April 1997 oleh [[Konvensi Senjata Kimia]] 1993, dan senyawa ini diklasifikasikan sebagai [[Daftar substansi Daftar 1 (CWC)|substansi Daftar 1]]. Pada Juni 1994, Komisi Khusus PBB dalam Pelucutan Senjata Irak melaporkan bahwa mereka telah menghancurkan persediaan Sarin Irak. | '''Sarin''', atau penamaan [[NATO]] '''GB''' ([[Agen saraf#Deret-G|Deret-G]], 'B'), adalah senyawa [[organofosfat]] sintetik yang sangat beracun.<ref>[https://www.cdc.gov/niosh/ershdb/EmergencyResponseCard_29750001.html Sarin (GB)]. Emergency Response Safety and Health Database. National Institute for Occupational Safety and Health. Diakses pada 20 April 2009.</ref> Sebuah cairan takberwarna dan takberbau, sarin digunakan sebagai [[senjata kimia]] disebabkan oleh potensi ekstrem yang dimilikinya sebagai [[agen saraf]]. Terpapar olehnya merupakan letal walaupun dengan konsentrasi yang sangat rendah dengan kematian dapat terjadi dalam satu hingga sepuluh menit setelah menghirup dosis letal secara langsung,<ref>Kenneth Anderson. [https://www.lawfareblog.com/poisonous-affair-america-iraq-and-gassing-halabja-joost-r-hiltermann A Poisonous Affair: America, Iraq, and the Gassing of Halabja review of A Poisonous Affair: America, Iraq, and the Gassing of Halabja by Joost R. Hiltermann (Cambridge UP 2007)]. ''Lawfare: Hard National Security Choices''. 17 September 2013.</ref><ref>Michael Smith. [https://www.telegraph.co.uk/news/worldnews/middleeast/iraq/1405440/Saddam-to-be-target-of-Britains-E-bomb.html Saddam to be target of Britain's 'E-bomb']. ''The Daily Telegraph''. 26 Agustus 2002. hlm. A18.</ref> hal ini terjadi akibat mati lemas dari kelumpuhan otot paru-paru, kecuali jika obat penawar diberikan segera.<ref>[https://www.cdc.gov/niosh/ershdb/EmergencyResponseCard_29750001.html Sarin (GB)]. Emergency Response Safety and Health Database. National Institute for Occupational Safety and Health. Diakses pada 20 April 2009.</ref> Orang yang menyerap dosis takletal, tetapi tidak segera menerima pengobatan medis, dapat menderita kerusakan saraf permanen. | ||
Sarin pada umumnya dipandang sebagai [[senjata pemusnah massal]]. Produksi dan penimbunan sarin dilarang per April 1997 oleh [[Konvensi Senjata Kimia]] 1993, dan senyawa ini diklasifikasikan sebagai [[Daftar substansi Daftar 1 (CWC)|substansi Daftar 1]]. Pada Juni 1994, Komisi Khusus PBB dalam Pelucutan Senjata Irak melaporkan bahwa mereka telah menghancurkan persediaan Sarin Irak.<ref>[https://www.questia.com/magazine/1G1-16435096/nearly-half-a-million-liters-of-chemical-warfare-agents Nearly half a million litres of chemical warfare agents destroyed in two-year operation]. ''UN Chronicle''. 1 September 1994. Vol. 31 (3). hlm. 36.</ref> | |||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sarin&oldid=26234168 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26234168 (2024-08-29T15:53:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.00

Sarin, atau penamaan NATO GB (Deret-G, 'B'), adalah senyawa organofosfat sintetik yang sangat beracun.[1] Sebuah cairan takberwarna dan takberbau, sarin digunakan sebagai senjata kimia disebabkan oleh potensi ekstrem yang dimilikinya sebagai agen saraf. Terpapar olehnya merupakan letal walaupun dengan konsentrasi yang sangat rendah dengan kematian dapat terjadi dalam satu hingga sepuluh menit setelah menghirup dosis letal secara langsung,[2][3] hal ini terjadi akibat mati lemas dari kelumpuhan otot paru-paru, kecuali jika obat penawar diberikan segera.[4] Orang yang menyerap dosis takletal, tetapi tidak segera menerima pengobatan medis, dapat menderita kerusakan saraf permanen.
Sarin pada umumnya dipandang sebagai senjata pemusnah massal. Produksi dan penimbunan sarin dilarang per April 1997 oleh Konvensi Senjata Kimia 1993, dan senyawa ini diklasifikasikan sebagai substansi Daftar 1. Pada Juni 1994, Komisi Khusus PBB dalam Pelucutan Senjata Irak melaporkan bahwa mereka telah menghancurkan persediaan Sarin Irak.[5]
Referensi
- ↑ Sarin (GB). Emergency Response Safety and Health Database. National Institute for Occupational Safety and Health. Diakses pada 20 April 2009.
- ↑ Kenneth Anderson. A Poisonous Affair: America, Iraq, and the Gassing of Halabja review of A Poisonous Affair: America, Iraq, and the Gassing of Halabja by Joost R. Hiltermann (Cambridge UP 2007). Lawfare: Hard National Security Choices. 17 September 2013.
- ↑ Michael Smith. Saddam to be target of Britain's 'E-bomb'. The Daily Telegraph. 26 Agustus 2002. hlm. A18.
- ↑ Sarin (GB). Emergency Response Safety and Health Database. National Institute for Occupational Safety and Health. Diakses pada 20 April 2009.
- ↑ Nearly half a million litres of chemical warfare agents destroyed in two-year operation. UN Chronicle. 1 September 1994. Vol. 31 (3). hlm. 36.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26234168 (2024-08-29T15:53:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.