Proses Solvay: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29208134; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Proses Solvay''' atau '''proses amonia-soda''' adalah proses pembuatan [[natrium karbonat]] (soda cuci) yang sering digunakan di bidang perindustrian. Proses ini pertama kali dikembangkan oleh [[Ernest Solvay]] pada tahun 1860-an sebagai pengganti [[proses Leblanc]] yang kurang efisien. Bahan bakunya mudah diperoleh dan tidak mahal, yaitu [[air garam]] dan [[batu kapur]]. Produksi soda cuci di seluruh dunia pada tahun 2005 diperkirakan mencapai 42 juta ton metrik, atau lebih dari enam kilogram per tahun untuk setiap orang di Bumi. Pabrik-pabrik kimia yang menggunakan proses Solvay kini memproduksi sekitar tiga per empat persediaan ini, sementara sisanya ditambang dari kandungan alami. | [[File:Solvay_process_reaction_scheme.svg|thumb|right|280px|Diagram proses Solvay]] | ||
'''Proses Solvay''' atau '''proses amonia-soda''' adalah proses pembuatan [[natrium karbonat]] (soda cuci) yang sering digunakan di bidang perindustrian. Proses ini pertama kali dikembangkan oleh [[Ernest Solvay]] pada tahun 1860-an sebagai pengganti [[proses Leblanc]] yang kurang efisien. Bahan bakunya mudah diperoleh dan tidak mahal, yaitu [[air garam]] dan [[batu kapur]]. Produksi soda cuci di seluruh dunia pada tahun 2005 diperkirakan mencapai 42 juta ton metrik,<ref>Kostick, Dennis (2006). [http://minerals.usgs.gov/minerals/pubs/commodity/soda_ash/soda_myb05.pdf "Soda Ash"], chapter in ''2005 Minerals Yearbook,'' United States Geological Survey. See Table I.</ref> atau lebih dari enam kilogram per tahun untuk setiap orang di Bumi. Pabrik-pabrik kimia yang menggunakan proses Solvay kini memproduksi sekitar tiga per empat persediaan ini, sementara sisanya ditambang dari kandungan alami. | |||
== Reaksi kimia == | == Reaksi kimia == | ||
Proses Solvay menghasilkan soda cuci (terutama dalam bentuk [[natrium karbonat]] (Na<sub>2</sub>CO<sub>3</sub>)) dari air garam (sebagai sumber [[natrium klorida]] atau NaCl) dan batu kapur (sebagai sumber [[kalsium karbonat]] atau CaCO<sub>3</sub>). Proses kimia Solvay secara keseluruhan adalah: | Proses Solvay menghasilkan soda cuci (terutama dalam bentuk [[natrium karbonat]] (Na<sub>2</sub>CO<sub>3</sub>)) dari air garam (sebagai sumber [[natrium klorida]] atau NaCl) dan batu kapur (sebagai sumber [[kalsium karbonat]] atau CaCO<sub>3</sub>).<ref>Kiefer, David M. [http://pubs.acs.org/subscribe/journals/tcaw/11/i02/html/02chemchron.html Soda Ash, Solvay Style]. ''Today's Chemist at Work''. February 2002. Vol. 11 (2). hlm. 87–88, 90.</ref> Proses kimia Solvay secara keseluruhan adalah: | ||
: 2 NaCl + CaCO<sub>3</sub> → Na<sub>2</sub>CO<sub>3</sub> + CaCl<sub>2</sub> | : 2 NaCl + CaCO<sub>3</sub> → Na<sub>2</sub>CO<sub>3</sub> + CaCl<sub>2</sub> | ||
Namun, rincian proses Solvay yang sebenarnya cukup rumit. Rincian tersebut dapat disederhanakan menjadi empat reaksi kimia yang saling berinteraksi seperti pada gambar di kanan atas. Pertama-tama larutan natrium klorida (NaCl) bereaksi dengan [[amonia]] (NH<sub>3</sub>) dan [[karbon dioksida]] (CO<sub>2</sub>). | Namun, rincian proses Solvay yang sebenarnya cukup rumit.<ref>James Speight. [https://archive.org/details/chemicalprocessd0000spei Chemical Process and Design Handbook]. McGraw Hill. 2001. doi:10.1036/0071374337. ISBN 0-07-137433-7.</ref><ref>[https://web.archive.org/web/20080407001754/http://www.cefic.be/files/Publications/ESAPA_Soda_Ash_Process_BREF3.pdf "Process Best Practices Reference Document (BREF) for Soda Ash,"] report produced by the [http://www.cefic.be/templates/shwAssocDetails.asp?NID=473&HID=27&ID=60 European Soda Ash Producer's Association] , March 2004. Archived at WebCite from [http://www.cefic.be/files/Publications/ESAPA_Soda_Ash_Process_BREF3.pdf this original URL] on 2008-03-01.</ref><ref>John T. Edd Moore. [https://archive.org/details/chemistrymadesim00moor Chemistry Made Simple]. Broadway Books. 2005. hlm. [https://archive.org/details/chemistrymadesim00moor/page/190 190]. ISBN 0-7679-1702-2.</ref> Rincian tersebut dapat disederhanakan menjadi empat reaksi kimia yang saling berinteraksi seperti pada gambar di kanan atas. Pertama-tama larutan natrium klorida (NaCl) bereaksi dengan [[amonia]] (NH<sub>3</sub>) dan [[karbon dioksida]] (CO<sub>2</sub>). | ||
: [[natrium klorida|NaCl]] + [[karbon dioksida|CO<sub>2</sub>]] + [[amonia|NH<sub>3</sub>]] + [[air|H<sub>2</sub>O]] → [[natrium bikarbonat|NaHCO<sub>3</sub>]] + [[amonium klorida|NH<sub>4</sub>Cl]] (I) | : [[natrium klorida|NaCl]] + [[karbon dioksida|CO<sub>2</sub>]] + [[amonia|NH<sub>3</sub>]] + [[air|H<sub>2</sub>O]] → [[natrium bikarbonat|NaHCO<sub>3</sub>]] + [[amonium klorida|NH<sub>4</sub>Cl]] (I) | ||
| Baris 27: | Baris 29: | ||
Karbondioksida dari langkah (IV) didaurulang untuk reaksi (I). Jika dirancang dengan benar, pabrik yang menggunakan proses Solvay dapat mendaur ulang hampir seluruh amonianya. Sementara itu, [[kalsium klorida]] yang menjadi produk sampingan dapat dijual sebagai garam jalanan. | Karbondioksida dari langkah (IV) didaurulang untuk reaksi (I). Jika dirancang dengan benar, pabrik yang menggunakan proses Solvay dapat mendaur ulang hampir seluruh amonianya. Sementara itu, [[kalsium klorida]] yang menjadi produk sampingan dapat dijual sebagai garam jalanan. | ||
== Bacaan lanjut == | == Bacaan lanjut == | ||
* The minimum energy required to calcine limestone is about per tonne. | * The minimum energy required to calcine limestone is about per tonne. | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Proses+Solvay&oldid=29208134 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29208134 (2026-05-10T00:19:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.00

Proses Solvay atau proses amonia-soda adalah proses pembuatan natrium karbonat (soda cuci) yang sering digunakan di bidang perindustrian. Proses ini pertama kali dikembangkan oleh Ernest Solvay pada tahun 1860-an sebagai pengganti proses Leblanc yang kurang efisien. Bahan bakunya mudah diperoleh dan tidak mahal, yaitu air garam dan batu kapur. Produksi soda cuci di seluruh dunia pada tahun 2005 diperkirakan mencapai 42 juta ton metrik,[1] atau lebih dari enam kilogram per tahun untuk setiap orang di Bumi. Pabrik-pabrik kimia yang menggunakan proses Solvay kini memproduksi sekitar tiga per empat persediaan ini, sementara sisanya ditambang dari kandungan alami.
Reaksi kimia
Proses Solvay menghasilkan soda cuci (terutama dalam bentuk natrium karbonat (Na2CO3)) dari air garam (sebagai sumber natrium klorida atau NaCl) dan batu kapur (sebagai sumber kalsium karbonat atau CaCO3).[2] Proses kimia Solvay secara keseluruhan adalah:
- 2 NaCl + CaCO3 → Na2CO3 + CaCl2
Namun, rincian proses Solvay yang sebenarnya cukup rumit.[3][4][5] Rincian tersebut dapat disederhanakan menjadi empat reaksi kimia yang saling berinteraksi seperti pada gambar di kanan atas. Pertama-tama larutan natrium klorida (NaCl) bereaksi dengan amonia (NH3) dan karbon dioksida (CO2).
Di pabrik-pabrik, reaksi ini dilakukan dengan mengalirkan air garam melalui dua menara. Di menara pertama, air garam diserapkan dengan gas amonia. Di menara kedua, gas karbon dioksida melewati air garam yang telah menyerap amonia, dan natrium bikarbonat lalu mengalami pengendapan.
Amonia yang diperlukan untuk reaksi (I) akan diperoleh dari langkah berikutnya, sehingga proses ini tidak memerlukan banyak amonia. Karbon dioksida yang dibutuhkan untuk reaksi (I) dihasilkan lewat proses pemanasan ("kalsinasi") batu kapur pada suhu 950–1100 °C. Kalsium karbonat (CaCO3) di dalam batu kapur diubah sebagian menjadi kalsium oksida (CaO) dan karbon dioksida:
Natrium bikarbonat (NaHCO3) yang mengalami pengendapan pada reaksi (I) disaring dari larutan amonium klorida yang panas (NH4Cl), dan amonium klorida lalu bereaksi dengan kalsium oksida (CaO) dari proses pemanasan batu kapur dalam langkah (II).
CaO merupakan larutan basa yang kuat. Amonia dari reaksi (III) didaurulang untuk reaksi (I).
Endapan natrium bikarbonat (NaHCO3) dari reaksi (I) lalu diubah menjadi natrium karbonat (Na2CO3) lewat proses kalsinasi pada suhu 160–230 °C dengan air dan karbon dioksida sebagai produk sampingan:
Karbondioksida dari langkah (IV) didaurulang untuk reaksi (I). Jika dirancang dengan benar, pabrik yang menggunakan proses Solvay dapat mendaur ulang hampir seluruh amonianya. Sementara itu, kalsium klorida yang menjadi produk sampingan dapat dijual sebagai garam jalanan.
Bacaan lanjut
- The minimum energy required to calcine limestone is about per tonne.
Referensi
- ↑ Kostick, Dennis (2006). "Soda Ash", chapter in 2005 Minerals Yearbook, United States Geological Survey. See Table I.
- ↑ Kiefer, David M. Soda Ash, Solvay Style. Today's Chemist at Work. February 2002. Vol. 11 (2). hlm. 87–88, 90.
- ↑ James Speight. Chemical Process and Design Handbook. McGraw Hill. 2001. doi:10.1036/0071374337. ISBN 0-07-137433-7.
- ↑ "Process Best Practices Reference Document (BREF) for Soda Ash," report produced by the European Soda Ash Producer's Association , March 2004. Archived at WebCite from this original URL on 2008-03-01.
- ↑ John T. Edd Moore. Chemistry Made Simple. Broadway Books. 2005. hlm. 190. ISBN 0-7679-1702-2.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29208134 (2026-05-10T00:19:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.