Kalsium sianamida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29501258; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kalsium sianamida''' adalah [[senyawa anorganik]] dengan rumus CaCN<sub>2</sub>. Senyawa ini sering digunakan sebagai [[pupuk]]. Kalsium sianamida pertama kali disintesiskan pada tahun 1898 oleh [[Adolph Frank]] dan [[Nikodem Caro]] ([[proses Frank-Caro]]). It is commercially known as nitrolime. | [[File:CaCN2Xray.tif|thumb|right|280px|CaCN2Xray]] | ||
'''Kalsium sianamida''' adalah [[senyawa anorganik]] dengan rumus CaCN<sub>2</sub>. Senyawa ini sering digunakan sebagai [[pupuk]].<ref>Auchmoody, L.R. [http://www.treesearch.fs.fed.us/pubs/23629 Effect of calcium cyanamide on growth and nutrition of plan fed yellow-poplar seedlings]. U.S. Department of Agriculture, Forest Service. 1973.</ref> Kalsium sianamida pertama kali disintesiskan pada tahun 1898 oleh [[Adolph Frank]] dan [[Nikodem Caro]] ([[proses Frank-Caro]]).<ref>[http://www.degussa-history.com/geschichte/en/inventions/calcium_cyanamide/ History of Degussa: Rich harvest, healthy environment].</ref> It is commercially known as nitrolime. | |||
== Pembuatan == | == Pembuatan == | ||
Kalsium sianamida dibuat dari [[kalsium karbida]]. Bubuk karbida dipanaskan hingga suhu 1.000 °C di dalam tungku elektrik dan nitrogen dialirkan ke dalamnya selama beberapa jam. Hasilnya didinginkan hingga suhunya sama dengan suhu lingkungan dan karbida yang belum bereaksi dikeluarkan secara hati-hati dengan air. | Kalsium sianamida dibuat dari [[kalsium karbida]]. Bubuk karbida dipanaskan hingga suhu 1.000 °C di dalam tungku elektrik dan nitrogen dialirkan ke dalamnya selama beberapa jam.<ref>Thomas Güthner. ''Cyanamides''. Wiley-VCH. 2006. doi:10.1002/14356007.a08_139.pub2.</ref> Hasilnya didinginkan hingga suhunya sama dengan suhu lingkungan dan karbida yang belum bereaksi dikeluarkan secara hati-hati dengan air. | ||
:CaC<sub>2</sub> + N<sub>2</sub> → CaCN<sub>2</sub> + C (ΔHƒ°= –69.0 kcal/mol pada suhu 25 °C) | :CaC<sub>2</sub> + N<sub>2</sub> → CaCN<sub>2</sub> + C (ΔHƒ°= –69.0 kcal/mol pada suhu 25 °C) | ||
== Kegunaan == | == Kegunaan == | ||
Kegunaan utama kalsium sianamida adalah sebagai pupuk. Saat bersentuhan dengan air, senyawa ini akan mengeluarkan [[amonia]]: | Kegunaan utama kalsium sianamida adalah sebagai pupuk.<ref>Auchmoody, L.R. [http://www.treesearch.fs.fed.us/pubs/23629 Effect of calcium cyanamide on growth and nutrition of plan fed yellow-poplar seedlings]. U.S. Department of Agriculture, Forest Service. 1973.</ref> Saat bersentuhan dengan air, senyawa ini akan mengeluarkan [[amonia]]: | ||
: CaCN<sub>2</sub> + 3 H<sub>2</sub>O → 2 NH<sub>3</sub> + CaCO<sub>3</sub> | : CaCN<sub>2</sub> + 3 H<sub>2</sub>O → 2 NH<sub>3</sub> + CaCO<sub>3</sub> | ||
| Baris 18: | Baris 20: | ||
:CaCN<sub>2</sub> + H<sub>2</sub>O + CO<sub>2</sub> → CaCO<sub>3</sub> + H<sub>2</sub>NCN | :CaCN<sub>2</sub> + H<sub>2</sub>O + CO<sub>2</sub> → CaCO<sub>3</sub> + H<sub>2</sub>NCN | ||
[[Tiourea]] juga dapat dihasilkan dari reaksi [[hidrogen sulfida]] dengan kalsium sianamida di tengah keberadaan karbon dioksida. | [[Tiourea]] juga dapat dihasilkan dari reaksi [[hidrogen sulfida]] dengan kalsium sianamida di tengah keberadaan karbon dioksida.<ref>Bernd Mertschenk. ''Thiourea and Thiourea Derivatives''. 2000. doi:10.1002/14356007.a26_803.</ref> | ||
== Keamanan == | == Keamanan == | ||
Senyawa ini dapat memicu [[intoleransi alkohol]] sebelum atau sesudah mengonsumsi alkohol. | Senyawa ini dapat memicu [[intoleransi alkohol]] sebelum atau sesudah mengonsumsi alkohol.<ref>[http://ec.europa.eu/health/scientific_committees/environmental_risks/docs/scher_o_169.pdf ''Potential risks to human health and the environment from the use of calcium cyanamide as fertiliser''], Scientific Committee on Health and Environmental Risks, PDF, 1,534 Kb, March 2016, Retrieved 22 July 2017</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kalsium+sianamida&oldid=29501258 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29501258 (2026-07-28T08:43:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.02
Kalsium sianamida adalah senyawa anorganik dengan rumus CaCN2. Senyawa ini sering digunakan sebagai pupuk.[1] Kalsium sianamida pertama kali disintesiskan pada tahun 1898 oleh Adolph Frank dan Nikodem Caro (proses Frank-Caro).[2] It is commercially known as nitrolime.
Pembuatan
Kalsium sianamida dibuat dari kalsium karbida. Bubuk karbida dipanaskan hingga suhu 1.000 °C di dalam tungku elektrik dan nitrogen dialirkan ke dalamnya selama beberapa jam.[3] Hasilnya didinginkan hingga suhunya sama dengan suhu lingkungan dan karbida yang belum bereaksi dikeluarkan secara hati-hati dengan air.
- CaC2 + N2 → CaCN2 + C (ΔHƒ°= –69.0 kcal/mol pada suhu 25 °C)
Kegunaan
Kegunaan utama kalsium sianamida adalah sebagai pupuk.[4] Saat bersentuhan dengan air, senyawa ini akan mengeluarkan amonia:
- CaCN2 + 3 H2O → 2 NH3 + CaCO3
Senyawa ini juga digunakan untuk menghasilkan natrium sianida dari reaksi dengan natrium karbonat:
- CaCN2 + Na2CO3 + 2C → 2 NaCN + CaO + 2CO
Natrium sianida sendiri digunakan dalam proses sianida untuk menambang emas.
Melalui proses hidrolisis, kalsium sianamida dapat menghasilkan sianamida:
- CaCN2 + H2O + CO2 → CaCO3 + H2NCN
Tiourea juga dapat dihasilkan dari reaksi hidrogen sulfida dengan kalsium sianamida di tengah keberadaan karbon dioksida.[5]
Keamanan
Senyawa ini dapat memicu intoleransi alkohol sebelum atau sesudah mengonsumsi alkohol.[6]
Referensi
- ↑ Auchmoody, L.R. Effect of calcium cyanamide on growth and nutrition of plan fed yellow-poplar seedlings. U.S. Department of Agriculture, Forest Service. 1973.
- ↑ History of Degussa: Rich harvest, healthy environment.
- ↑ Thomas Güthner. Cyanamides. Wiley-VCH. 2006. doi:10.1002/14356007.a08_139.pub2.
- ↑ Auchmoody, L.R. Effect of calcium cyanamide on growth and nutrition of plan fed yellow-poplar seedlings. U.S. Department of Agriculture, Forest Service. 1973.
- ↑ Bernd Mertschenk. Thiourea and Thiourea Derivatives. 2000. doi:10.1002/14356007.a26_803.
- ↑ Potential risks to human health and the environment from the use of calcium cyanamide as fertiliser, Scientific Committee on Health and Environmental Risks, PDF, 1,534 Kb, March 2016, Retrieved 22 July 2017
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29501258 (2026-07-28T08:43:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.