Lompat ke isi

Heteroatom: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29304504; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[kimia]], suatu '''heteroatom''' (dari [[Bahasa Yunani Kuno|Yunani Kuno]] ''heteros'', "berbeda", + ''atomos'', "tidak dapat dibagi-bagi") adalah segala [[atom]] yang bukan [[karbon]] ataupun [[hidrogen]].
Dalam [[kimia]], suatu '''heteroatom''' (dari [[Bahasa Yunani Kuno|Yunani Kuno]] ''heteros'', "berbeda", + ''atomos'', "tidak dapat dibagi-bagi") adalah segala [[atom]] yang bukan [[karbon]] ataupun [[hidrogen]].<ref>Catherine E. Housecroft. [https://archive.org/details/chemistryintrodu0000hous Chemistry - An introduction to organic, inorganic and physical chemistry]. Prentice Hall. 2006. hlm. [https://archive.org/details/chemistryintrodu0000hous/page/945 945]. ISBN 978-0131275676.</ref>


Dalam praktiknya, istilah ini biasanya digunakan secara lebih spesifik, untuk menandakan bahwa atom non-karbon telah menggantikan karbon dalam tulang punggung struktur molekul. Heteroatom yang khas diantaranya [[nitrogen]] (N), [[oksigen]] (O), [[belerang]] (S), [[fosforus]] (P), [[klor]] (Cl), [[bromin]] (Br), dan [[iodium]] (I), serta logam [[litium]] dan [[magnesium]].
Dalam praktiknya, istilah ini biasanya digunakan secara lebih spesifik, untuk menandakan bahwa atom non-karbon telah menggantikan karbon dalam tulang punggung struktur molekul. Heteroatom yang khas diantaranya [[nitrogen]] (N), [[oksigen]] (O), [[belerang]] (S), [[fosforus]] (P), [[klor]] (Cl), [[bromin]] (Br), dan [[iodium]] (I),<ref>Y. Senda. ''Role of the heteroatom on stereoselectivity in the complex metal hydride reduction of six-membered cyclic ketones''. ''Chirality''. 2002. Vol. 14 (2–3). hlm. 110–120. doi:10.1002/chir.10051.</ref><ref>Cheves Walling. ''The Role of Heteroatoms in Oxidation''. 1968. Vol. 75. hlm. 166–173. doi:10.1021/ba-1968-0075.ch013. ISBN 9780841200760.</ref> serta logam [[litium]] dan [[magnesium]].


Istilah ini juga digunakan dalam konteks khusus. Dalam penjelasan struktur [[protein]], khususnya dalam format berkas [[Protein Data Bank]], suatu rekam heteroatom (HETATM) menjelaskan atom tersebut sebagai kofaktor molekul kecil dan bukannya bagian dari suatu rantai [[biopolimer]].
Istilah ini juga digunakan dalam konteks khusus. Dalam penjelasan struktur [[protein]], khususnya dalam format berkas [[Protein Data Bank]], suatu rekam heteroatom (HETATM) menjelaskan atom tersebut sebagai kofaktor molekul kecil dan bukannya bagian dari suatu rantai [[biopolimer]].<ref>[http://www.wwpdb.org/documentation/format32/v3.2.html Atomic Coordinate Entry Format Version 3.2]. wwPDB. Oktober 2008.</ref>


Dalam konteks [[zeolit]], istilah ''heteroatom'' merujuk pada sebagian besar [[substitusi isomorf]] dari kerangka atom yang khas ([[silikon]], [[aluminium]], dan [[fosforus]]) dengan unsur lain seperti [[berilium]], [[vanadium]], dan [[kromium]]. Tujuannya adalah untuk menyesuaikan sifat bahan (misalnya, keasaman Lewis) untuk mengoptimalkan bahan bagi aplikasi tertentu (misalnya, [[katalisis]]).
Dalam konteks [[zeolit]], istilah ''heteroatom'' merujuk pada sebagian besar [[substitusi isomorf]] dari kerangka atom yang khas ([[silikon]], [[aluminium]], dan [[fosforus]]) dengan unsur lain seperti [[berilium]], [[vanadium]], dan [[kromium]].<ref>Xu. [https://archive.org/details/chemistryofzeoli0000unse Chemistry of Zeolites and Related Porous Materials: Synthesis and Structure]. 2007. hlm. [https://archive.org/details/chemistryofzeoli0000unse/page/373 373]. ISBN 978-0470822333.</ref> Tujuannya adalah untuk menyesuaikan sifat bahan (misalnya, keasaman Lewis) untuk mengoptimalkan bahan bagi aplikasi tertentu (misalnya, [[katalisis]]).


Semua heteroatom memiliki tarikan terhadap elektron yang lebih besar atau lebih kecil dibanding karbon. Karenanya, setiap ikatan antara karbon dan heteroatom bersifat [[Polaritas (kimia)|polar]], dan derajat polaritasnya bergantung pada perbedaan antara sifat penarik-elektron di antara kedua atom tersebut. Pengelompokan atom paling penting yang mengandung ikatan reaktif polar tersebut juga mampu menghasilkan [[gugus fungsional]].
Semua heteroatom memiliki tarikan terhadap elektron yang lebih besar atau lebih kecil dibanding karbon. Karenanya, setiap ikatan antara karbon dan heteroatom bersifat [[Polaritas (kimia)|polar]], dan derajat polaritasnya bergantung pada perbedaan antara sifat penarik-elektron di antara kedua atom tersebut. Pengelompokan atom paling penting yang mengandung ikatan reaktif polar tersebut juga mampu menghasilkan [[gugus fungsional]].<ref>[https://www.britannica.com/science/chemical-compound/Functional-groups#ref615778 Functional groups]. ''Encyclopædia Britannica''.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 13: Baris 13:
* [[Zat antara]]
* [[Zat antara]]
* [[Rantai samping]]
* [[Rantai samping]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*  [http://onlinelibrary.wiley.com/journal/10.1002/%28ISSN%291098-1071/issues Journal - Heteroatom Chemistry]
*  [http://onlinelibrary.wiley.com/journal/10.1002/%28ISSN%291098-1071/issues Journal - Heteroatom Chemistry]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Heteroatom&oldid=29304504 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29304504 (2026-06-01T15:23:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Heteroatom&oldid=29304504 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29304504 (2026-06-01T15:23:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.06

Dalam kimia, suatu heteroatom (dari Yunani Kuno heteros, "berbeda", + atomos, "tidak dapat dibagi-bagi") adalah segala atom yang bukan karbon ataupun hidrogen.[1]

Dalam praktiknya, istilah ini biasanya digunakan secara lebih spesifik, untuk menandakan bahwa atom non-karbon telah menggantikan karbon dalam tulang punggung struktur molekul. Heteroatom yang khas diantaranya nitrogen (N), oksigen (O), belerang (S), fosforus (P), klor (Cl), bromin (Br), dan iodium (I),[2][3] serta logam litium dan magnesium.

Istilah ini juga digunakan dalam konteks khusus. Dalam penjelasan struktur protein, khususnya dalam format berkas Protein Data Bank, suatu rekam heteroatom (HETATM) menjelaskan atom tersebut sebagai kofaktor molekul kecil dan bukannya bagian dari suatu rantai biopolimer.[4]

Dalam konteks zeolit, istilah heteroatom merujuk pada sebagian besar substitusi isomorf dari kerangka atom yang khas (silikon, aluminium, dan fosforus) dengan unsur lain seperti berilium, vanadium, dan kromium.[5] Tujuannya adalah untuk menyesuaikan sifat bahan (misalnya, keasaman Lewis) untuk mengoptimalkan bahan bagi aplikasi tertentu (misalnya, katalisis).

Semua heteroatom memiliki tarikan terhadap elektron yang lebih besar atau lebih kecil dibanding karbon. Karenanya, setiap ikatan antara karbon dan heteroatom bersifat polar, dan derajat polaritasnya bergantung pada perbedaan antara sifat penarik-elektron di antara kedua atom tersebut. Pengelompokan atom paling penting yang mengandung ikatan reaktif polar tersebut juga mampu menghasilkan gugus fungsional.[6]

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Catherine E. Housecroft. Chemistry - An introduction to organic, inorganic and physical chemistry. Prentice Hall. 2006. hlm. 945. ISBN 978-0131275676.
  2. Y. Senda. Role of the heteroatom on stereoselectivity in the complex metal hydride reduction of six-membered cyclic ketones. Chirality. 2002. Vol. 14 (2–3). hlm. 110–120. doi:10.1002/chir.10051.
  3. Cheves Walling. The Role of Heteroatoms in Oxidation. 1968. Vol. 75. hlm. 166–173. doi:10.1021/ba-1968-0075.ch013. ISBN 9780841200760.
  4. Atomic Coordinate Entry Format Version 3.2. wwPDB. Oktober 2008.
  5. Xu. Chemistry of Zeolites and Related Porous Materials: Synthesis and Structure. 2007. hlm. 373. ISBN 978-0470822333.
  6. Functional groups. Encyclopædia Britannica.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29304504 (2026-06-01T15:23:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.