Linalool: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 20857252; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Linalool''' mengacu pada dua enansiomer dari alkohol [[terpen]] yang terjadi secara alami yang ditemukan di banyak bunga dan tanaman rempah-rempah. Ini memiliki beberapa aplikasi komersial, yang sebagian besar didasarkan pada aroma yang menyenangkan (bunga, dengan sentuhan kepedasan). Ia memiliki nama lain seperti β-linalool, linalyl alkohol, linaloyl ksida, allo-osimenol, dan 3,7-dimethyl-1,6-octadien-3-ol. | [[File:(S)-Linalool_molecule_ball.png|thumb|right|280px|(S)-Linalool molecule ball]] | ||
'''Linalool''' mengacu pada dua enansiomer dari alkohol [[terpen]] yang terjadi secara alami yang ditemukan di banyak bunga dan tanaman rempah-rempah.<ref>[https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Linalool Linalool]. PubChem, US National Library of Medicine. 12 February 2017.</ref> Ini memiliki beberapa aplikasi komersial, yang sebagian besar didasarkan pada aroma yang menyenangkan (bunga, dengan sentuhan kepedasan). Ia memiliki nama lain seperti β-linalool, linalyl alkohol, linaloyl ksida, allo-osimenol, dan 3,7-dimethyl-1,6-octadien-3-ol.<ref>[https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov/compound/Linalool Linalool]. PubChem, US National Library of Medicine. 12 February 2017.</ref> | |||
Lebih dari 200 spesies tanaman menghasilkan linalool, terutama dari famili [[Lamiaceae]] ([[mint]] dan herbal lainnya), Lauraceae (salam, [[kayu manis]], [[rosewood]]), dan Rutaceae (buah [[jeruk]]), tetapi juga pohon birch dan tanaman lain, dari zona iklim tropis ke boreal, termasuk jamur. | Lebih dari 200 spesies tanaman menghasilkan linalool, terutama dari famili [[Lamiaceae]] ([[mint]] dan herbal lainnya), Lauraceae (salam, [[kayu manis]], [[rosewood]]), dan Rutaceae (buah [[jeruk]]), tetapi juga pohon birch dan tanaman lain, dari zona iklim tropis ke boreal, termasuk jamur. | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [https://web.archive.org/web/20131007220230/http://www.inchem.org/documents/sids/sids/78706.pdf Comprehensive data sheet] | * [https://web.archive.org/web/20131007220230/http://www.inchem.org/documents/sids/sids/78706.pdf Comprehensive data sheet] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Linalool&oldid=20857252 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 20857252 (2022-03-18T03:04:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.10
Linalool mengacu pada dua enansiomer dari alkohol terpen yang terjadi secara alami yang ditemukan di banyak bunga dan tanaman rempah-rempah.[1] Ini memiliki beberapa aplikasi komersial, yang sebagian besar didasarkan pada aroma yang menyenangkan (bunga, dengan sentuhan kepedasan). Ia memiliki nama lain seperti β-linalool, linalyl alkohol, linaloyl ksida, allo-osimenol, dan 3,7-dimethyl-1,6-octadien-3-ol.[2]
Lebih dari 200 spesies tanaman menghasilkan linalool, terutama dari famili Lamiaceae (mint dan herbal lainnya), Lauraceae (salam, kayu manis, rosewood), dan Rutaceae (buah jeruk), tetapi juga pohon birch dan tanaman lain, dari zona iklim tropis ke boreal, termasuk jamur.
Pranala luar
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 20857252 (2022-03-18T03:04:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.