Lompat ke isi

Pelindian (metalurgi): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25488438; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Pelindian''' adalah proses yang banyak digunakan dalam [[metalurgi ekstraktif]] di mana [[bijih]] diperlakukan dengan bahan kimia untuk mengubah logam berharga di dalamnya menjadi [[garam (kimia)|garam]] yang dapat larut sementara [[Ketakmurnian|pengotor]]nya tetap [[kelarutan|tak dapat larut]]. Garam-garam tersebut kemudian dapat dicuci dan diproses untuk menghasilkan logam murni; bahan yang tersisa umumnya dikenal sebagai [[tailing]]. Dibandingkan dengan [[pirometalurgi]], pelindian lebih mudah dilakukan, membutuhkan lebih sedikit energi dan berpotensi lebih tidak berbahaya karena tidak ada [[pencemaran|polusi]] [[gas]] yang terjadi. Kelemahan pelindian meliputi efisiensinya yang lebih rendah dan sering kali menghasilkan limbah buangan dan tailing dalam jumlah yang signifikan, yang biasanya bersifat sangat asam atau alkali dan juga beracun (misalnya [[lumpur merah|tailing bauksit]]).
'''Pelindian''' adalah proses yang banyak digunakan dalam [[metalurgi ekstraktif]] di mana [[bijih]] diperlakukan dengan bahan kimia untuk mengubah logam berharga di dalamnya menjadi [[garam (kimia)|garam]] yang dapat larut sementara [[Ketakmurnian|pengotor]]nya tetap [[kelarutan|tak dapat larut]]. Garam-garam tersebut kemudian dapat dicuci dan diproses untuk menghasilkan logam murni; bahan yang tersisa umumnya dikenal sebagai [[tailing]]. Dibandingkan dengan [[pirometalurgi]], pelindian lebih mudah dilakukan, membutuhkan lebih sedikit energi dan berpotensi lebih tidak berbahaya karena tidak ada [[pencemaran|polusi]] [[gas]] yang terjadi. Kelemahan pelindian meliputi efisiensinya yang lebih rendah dan sering kali menghasilkan limbah buangan dan tailing dalam jumlah yang signifikan, yang biasanya bersifat sangat asam atau alkali dan juga beracun (misalnya [[lumpur merah|tailing bauksit]]).  


Terdapat empat jenis pelindian:
Terdapat empat jenis pelindian:  


# Pelindian [[sianida]] (misalnya bijih emas)
# Pelindian [[sianida]] (misalnya bijih emas)
# Pelindian [[amonia]] (misalnya bijih yang dihancurkan)
# Pelindian [[amonia]] (misalnya bijih yang dihancurkan)
# Pelindian [[alkali]] (misalnya bijih [[bauksit]])
# Pelindian [[alkali]] (misalnya bijih [[bauksit]])
# Pelindian [[asam]] (misalnya bijih [[sulfida]])
# Pelindian [[asam]] (misalnya bijih [[sulfida]])
==Kimia==
==Kimia==
Baris 14: Baris 14:
Reaksi ini berlangsung pada suhu di atas [[titik didih]] air, sehingga menciptakan [[tekanan uap]] di dalam bejana. Oksigen disuntikkan di bawah tekanan, membuat tekanan total di dalam autoklaf lebih dari 0,6 M[[Pascal (satuan)|Pa]] dan suhu pada 473-523 K.
Reaksi ini berlangsung pada suhu di atas [[titik didih]] air, sehingga menciptakan [[tekanan uap]] di dalam bejana. Oksigen disuntikkan di bawah tekanan, membuat tekanan total di dalam autoklaf lebih dari 0,6 M[[Pascal (satuan)|Pa]] dan suhu pada 473-523 K.


Pelindian [[logam berharga]] seperti [[emas]] dapat dilakukan dengan sianida atau [[ozon]] dalam kondisi ringan.
Pelindian [[logam berharga]] seperti [[emas]] dapat dilakukan dengan sianida atau [[ozon]] dalam kondisi ringan.<ref>J. Viñals. ''Leaching of gold and palladium with aqueous ozone in dilute chloride media''. ''Hydrometallurgy''. Februari 2006. Vol. 81 (2). hlm. 142–151. doi:10.1016/j.hydromet.2005.12.004.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 30: Baris 30:
* [[Pelindian tumpuk]]
* [[Pelindian tumpuk]]


==Referensi==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelindian+%28metalurgi%29&oldid=25488438 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25488438 (2024-03-29T11:57:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pelindian+%28metalurgi%29&oldid=25488438 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25488438 (2024-03-29T11:57:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.12

Pelindian adalah proses yang banyak digunakan dalam metalurgi ekstraktif di mana bijih diperlakukan dengan bahan kimia untuk mengubah logam berharga di dalamnya menjadi garam yang dapat larut sementara pengotornya tetap tak dapat larut. Garam-garam tersebut kemudian dapat dicuci dan diproses untuk menghasilkan logam murni; bahan yang tersisa umumnya dikenal sebagai tailing. Dibandingkan dengan pirometalurgi, pelindian lebih mudah dilakukan, membutuhkan lebih sedikit energi dan berpotensi lebih tidak berbahaya karena tidak ada polusi gas yang terjadi. Kelemahan pelindian meliputi efisiensinya yang lebih rendah dan sering kali menghasilkan limbah buangan dan tailing dalam jumlah yang signifikan, yang biasanya bersifat sangat asam atau alkali dan juga beracun (misalnya tailing bauksit).

Terdapat empat jenis pelindian:

  1. Pelindian sianida (misalnya bijih emas)
  2. Pelindian amonia (misalnya bijih yang dihancurkan)
  3. Pelindian alkali (misalnya bijih bauksit)
  4. Pelindian asam (misalnya bijih sulfida)

Kimia

Pelindian dilakukan di dalam bejana bertekanan panjang yang berbentuk silinder (horizontal atau vertikal) atau tabung horizontal yang dikenal sebagai autoklaf. Contoh yang baik dari proses pelindian autoklaf juga dapat ditemukan dalam metalurgi seng. Hal ini paling baik dijelaskan oleh reaksi kimia berikut:

Reaksi ini berlangsung pada suhu di atas titik didih air, sehingga menciptakan tekanan uap di dalam bejana. Oksigen disuntikkan di bawah tekanan, membuat tekanan total di dalam autoklaf lebih dari 0,6 MPa dan suhu pada 473-523 K.

Pelindian logam berharga seperti emas dapat dilakukan dengan sianida atau ozon dalam kondisi ringan.[1]

Lihat pula

Referensi

  1. J. Viñals. Leaching of gold and palladium with aqueous ozone in dilute chloride media. Hydrometallurgy. Februari 2006. Vol. 81 (2). hlm. 142–151. doi:10.1016/j.hydromet.2005.12.004.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25488438 (2024-03-29T11:57:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.