Lompat ke isi

Asam palmitoleat: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 17116949; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Palmitoleic_acid.svg|thumb|right|280px|Palmitoleic acid]]
'''Asam palmitoleat''' adalah [[asam lemak tak jenuh tunggal]] omega-7 (16:1n-7) dengan rumus H<sub>3</sub>(CH<sub>2</sub>)<sub>5</sub>CH=CH(CH<sub>2</sub>)<sub>7</sub>COOH yang merupakan unsur umum gliserida dari jaringan [[adipositas]] manusia. Ini hadir di semua jaringan tetapi, secara umum, ditemukan dalam konsentrasi yang lebih tinggi di hati. Ini biosintesis dari asam palmitat oleh aksi enzim Stearoyl-CoA desaturase-1.
'''Asam palmitoleat''' adalah [[asam lemak tak jenuh tunggal]] omega-7 (16:1n-7) dengan rumus H<sub>3</sub>(CH<sub>2</sub>)<sub>5</sub>CH=CH(CH<sub>2</sub>)<sub>7</sub>COOH yang merupakan unsur umum gliserida dari jaringan [[adipositas]] manusia. Ini hadir di semua jaringan tetapi, secara umum, ditemukan dalam konsentrasi yang lebih tinggi di hati. Ini biosintesis dari asam palmitat oleh aksi enzim Stearoyl-CoA desaturase-1.


Penelitian pada hewan dan kultur sel menunjukkan bahwa asam palmitoleat adalah anti-inflamasi, dan meningkatkan sensitivitas insulin pada hati dan otot rangka, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan aksinya pada manusia. Banyak efek asam palmitoleat disebabkan oleh aktivasi PPAR-alpha.
Penelitian pada hewan dan kultur sel menunjukkan bahwa asam palmitoleat adalah anti-inflamasi, dan meningkatkan sensitivitas insulin pada hati dan otot rangka, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan aksinya pada manusia.<ref>[https://eprints.soton.ac.uk/414390/1/Palmitoleic_review_FINAL_Revised3.pdf Is Palmitoleic Acid a Plausible Nonpharmacological Strategy to Prevent or Control Chronic Metabolic and Inflammatory Disorders?]. ''Molecular Nutrition & Food Research''. 2018. Vol. 62 (1). hlm. 1700504. doi:10.1002/mnfr.201700504.</ref> Banyak efek asam palmitoleat disebabkan oleh aktivasi PPAR-alpha.


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+palmitoleat&oldid=17116949 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 17116949 (2020-06-27T15:08:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+palmitoleat&oldid=17116949 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 17116949 (2020-06-27T15:08:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.14

Palmitoleic acid

Asam palmitoleat adalah asam lemak tak jenuh tunggal omega-7 (16:1n-7) dengan rumus H3(CH2)5CH=CH(CH2)7COOH yang merupakan unsur umum gliserida dari jaringan adipositas manusia. Ini hadir di semua jaringan tetapi, secara umum, ditemukan dalam konsentrasi yang lebih tinggi di hati. Ini biosintesis dari asam palmitat oleh aksi enzim Stearoyl-CoA desaturase-1.

Penelitian pada hewan dan kultur sel menunjukkan bahwa asam palmitoleat adalah anti-inflamasi, dan meningkatkan sensitivitas insulin pada hati dan otot rangka, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan aksinya pada manusia.[1] Banyak efek asam palmitoleat disebabkan oleh aktivasi PPAR-alpha.

Referensi

  1. Is Palmitoleic Acid a Plausible Nonpharmacological Strategy to Prevent or Control Chronic Metabolic and Inflammatory Disorders?. Molecular Nutrition & Food Research. 2018. Vol. 62 (1). hlm. 1700504. doi:10.1002/mnfr.201700504.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 17116949 (2020-06-27T15:08:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.