Lompat ke isi

Ekologi perairan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28125950; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 2: Baris 2:


== Lingkup kajian ==
== Lingkup kajian ==
Ekologi perairan merupakan jenis ekologi yang dikaji dari segi kawasan atau [[habitat]]. Kajian dalam ekologi perairan terbatas pada makhluk hidup yang berada di perairan. Ekologi perairan juga dibatasi pada faktor-faktor yang memengaruhi makhluk hidup di perairan. Faktor-faktor yang dikaji hanya dari segi faktor fisik lingkungannya.
Ekologi perairan merupakan jenis ekologi yang dikaji dari segi kawasan atau [[habitat]]. Kajian dalam ekologi perairan terbatas pada makhluk hidup yang berada di perairan. Ekologi perairan juga dibatasi pada faktor-faktor yang memengaruhi makhluk hidup di perairan. Faktor-faktor yang dikaji hanya dari segi faktor fisik lingkungannya.<ref>Rosmawati T. [http://repository.iainambon.ac.id/59/1/BUKU%20EKOLOGI%20PERAIRAN%202017.pdf Ekologi Perairan]. Hilliana Press. 2011. hlm. 7. ISBN 978-602-8375-04-7.</ref>


== Jenis ==
== Jenis ==
=== Berdasarkan bidang kajian ===
=== Berdasarkan bidang kajian ===
==== Autoekologi ====
==== Autoekologi ====
[[Autekologi|Autoekologi]] mengkaji ekologi makhluk hidup berdasarkan spesiesnya. Spesies makhluk hidup tertentu dikaji mengenai interaksinya dengan lingkungan hidupnya. Perhatian utama dalam autoekologi adalah siklus hidup, kemampuan adaptasi dan perilaku hidup dari spesies tertentu. Contohnya adalah kajian tentang spesies [[ikan]] dengan lingkungan hidupnya.
[[Autekologi|Autoekologi]] mengkaji ekologi makhluk hidup berdasarkan spesiesnya. Spesies makhluk hidup tertentu dikaji mengenai interaksinya dengan lingkungan hidupnya. Perhatian utama dalam autoekologi adalah siklus hidup, kemampuan adaptasi dan perilaku hidup dari spesies tertentu. Contohnya adalah kajian tentang spesies [[ikan]] dengan lingkungan hidupnya.
Baris 15: Baris 13:


=== Berdasarkan ekosistemnya ===
=== Berdasarkan ekosistemnya ===
==== Ekologi perairan laut ====
==== Ekologi perairan laut ====
Ekologi perairan laut mengkaji ekosistem yang lingkungan perairannya terbentuk oleh [[air laut]]. Kajian ekologi perairan laut berkaitan dengan pengaruh air laut terhadap ekosistem perairannya. Jenis ekologi perairan laut antara lain ekologi [[terumbu karang]], ekologi [[estuari]], ekologi [[hutan bakau]], ekologi [[lamun]], ekologi laut dangkal dan ekologi [[laut dalam]].
Ekologi perairan laut mengkaji ekosistem yang lingkungan perairannya terbentuk oleh [[air laut]]. Kajian ekologi perairan laut berkaitan dengan pengaruh air laut terhadap ekosistem perairannya. Jenis ekologi perairan laut antara lain ekologi [[terumbu karang]], ekologi [[estuari]], ekologi [[hutan bakau]], ekologi [[lamun]], ekologi laut dangkal dan ekologi [[laut dalam]].
Baris 23: Baris 20:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
=== Catatan kaki ===
 
 
=== Daftar pustaka ===
 
*
 
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ekologi+perairan&oldid=28125950 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28125950 (2025-10-22T00:19:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ekologi+perairan&oldid=28125950 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28125950 (2025-10-22T00:19:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 23.07

Ekologi perairan adalah cabang keilmuan ekologi yang membahas mengenai makhluk hidup di perairan dan faktor lingkungannya. Jenis kajian ekologi perairan dapat dibedakan berdasarkan bidang kajiannya maupun berdasarkan ekosistemnya.

Lingkup kajian

Ekologi perairan merupakan jenis ekologi yang dikaji dari segi kawasan atau habitat. Kajian dalam ekologi perairan terbatas pada makhluk hidup yang berada di perairan. Ekologi perairan juga dibatasi pada faktor-faktor yang memengaruhi makhluk hidup di perairan. Faktor-faktor yang dikaji hanya dari segi faktor fisik lingkungannya.[1]

Jenis

Berdasarkan bidang kajian

Autoekologi

Autoekologi mengkaji ekologi makhluk hidup berdasarkan spesiesnya. Spesies makhluk hidup tertentu dikaji mengenai interaksinya dengan lingkungan hidupnya. Perhatian utama dalam autoekologi adalah siklus hidup, kemampuan adaptasi dan perilaku hidup dari spesies tertentu. Contohnya adalah kajian tentang spesies ikan dengan lingkungan hidupnya.

Sinekologi

Sinekologi mengkaji ekologi makhluk hidup dalam satu lingkungan tertentu yang berinteraksi sebagai satu kesatuan. Salah satu contohnya adalah struktur dan komposisi tumbuhan air pada suatu ekosistem perairan.

Berdasarkan ekosistemnya

Ekologi perairan laut

Ekologi perairan laut mengkaji ekosistem yang lingkungan perairannya terbentuk oleh air laut. Kajian ekologi perairan laut berkaitan dengan pengaruh air laut terhadap ekosistem perairannya. Jenis ekologi perairan laut antara lain ekologi terumbu karang, ekologi estuari, ekologi hutan bakau, ekologi lamun, ekologi laut dangkal dan ekologi laut dalam.

Ekologi perairan tawar

Ekologi perairan tawar mengkaji ekosistem yang lingkungan perairannya terbentuk oleh air tawar. Kajian ekologi perairan tawar dibedakan menjadi ekologi perairan menggenang dan ekologi perairan mengalir. Pembedaan ini ditetapkan berdasarkan keberadaan dan pergerakan massa air. Jenis ekologi perairan menggenang antara lain ekologi danau, ekologi rawa dan ekologi kolam. Sedangkan jenis ekologi perairan mengalir antara lain ekologi sungai, ekologi parit, ekologi selokan dan ekologi saluran irigasi.

Referensi

  1. Rosmawati T. Ekologi Perairan. Hilliana Press. 2011. hlm. 7. ISBN 978-602-8375-04-7.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28125950 (2025-10-22T00:19:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.