Lompat ke isi

Kolesistitis: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29018987; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kolesistitis''' adalah gejala peradangan ([[inflamasi]]) kantung [[empedu]] dengan berbagai penyebab.
'''Kolesistitis''' adalah gejala peradangan ([[inflamasi]]) kantung [[empedu]] dengan berbagai penyebab.<ref>Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis''. Jakarta: Erlangga.</ref>


== Jenis ==
== Jenis ==
=== Kolesistitis kronis ===
=== Kolesistitis kronis ===
Bagian dari kolesistitis yang terjadi biasanya terhubung dengan kandung empedu. Biasanya serangan pada kolesistitis kronis lebih ringan dibandingkan kolesistitis akut. Penyakit ini dapat berupa [[ulkus peptikum]] dan [[esofagitis peptikum]]. Penyakit ini memiliki risiko untuk salah dikenali sebagai penyakit [[iskemia miokard]] yang terjadi pada jantung apabila letak rasa nyeri tinggi.
Bagian dari kolesistitis yang terjadi biasanya terhubung dengan kandung empedu.<ref>Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis''. Jakarta: Erlangga.</ref> Biasanya serangan pada kolesistitis kronis lebih ringan dibandingkan kolesistitis akut.<ref>Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis''. Jakarta: Erlangga.</ref> Penyakit ini dapat berupa [[ulkus peptikum]] dan [[esofagitis peptikum]].<ref>Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis''. Jakarta: Erlangga.</ref> Penyakit ini memiliki risiko untuk salah dikenali sebagai penyakit [[iskemia miokard]] yang terjadi pada jantung apabila letak rasa nyeri tinggi.<ref>Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis''. Jakarta: Erlangga.</ref>


=== Kolesistitis tanpa batu akut ===
=== Kolesistitis tanpa batu akut ===
Penyakit ini bersifat jarang terjadi pada anak-anak, dan biasanya disebabkan oleh infeksi. Infeksi yang terjadi disebabkan oleh bakteri. Bakteri yang umumnya menyerang adalah ''[[Streptococcus]]'' kelompok A dan B, serta bakteri-bakteri [[Gram negatif]], seperti ''[[Salmonella]]'' dan ''[[Leptospira interrogans]]''. Infeksi parasit lainnya seperti oleh [[cacing askaris]] atau ''[[Giardia lamblia]]'' juga ditemukan. Gejala klinis dari penyakit ini adalah rasa [[nyeri]] pada daerah kanan atas suatu [[epigastrium]]. Gejala seperti mual, muntah, dan demam juga lazim ditemui. Bagian kanan atas daerah perut akan mengeras dan ada tekanan. Jika diperiksa dengan [[ultrasonografi]], maka akan terlihat kantung empedu membesar dan dindingnya menebal. Jika diperiksa dengan uji biokimia, maka aktivitas enzim [[alkali fosfatase]] dan kadar [[bilirubin]] akan meningkat.
Penyakit ini bersifat jarang terjadi pada anak-anak, dan biasanya disebabkan oleh infeksi.<ref>Wahab AS. 1996. ''Ilmu Kesehatan Anak Nelson''. Jakarta: EGC.</ref> Infeksi yang terjadi disebabkan oleh bakteri.<ref>Wahab AS. 1996. ''Ilmu Kesehatan Anak Nelson''. Jakarta: EGC.</ref> Bakteri yang umumnya menyerang adalah ''[[Streptococcus]]'' kelompok A dan B, serta bakteri-bakteri [[Gram negatif]], seperti ''[[Salmonella]]'' dan ''[[Leptospira interrogans]]''.<ref>Wahab AS. 1996. ''Ilmu Kesehatan Anak Nelson''. Jakarta: EGC.</ref> Infeksi parasit lainnya seperti oleh [[cacing askaris]] atau ''[[Giardia lamblia]]'' juga ditemukan.<ref>Wahab AS. 1996. ''Ilmu Kesehatan Anak Nelson''. Jakarta: EGC.</ref> Gejala klinis dari penyakit ini adalah rasa [[nyeri]] pada daerah kanan atas suatu [[epigastrium]].<ref>Wahab AS. 1996. ''Ilmu Kesehatan Anak Nelson''. Jakarta: EGC.</ref> Gejala seperti mual, muntah, dan demam juga lazim ditemui.<ref>Wahab AS. 1996. ''Ilmu Kesehatan Anak Nelson''. Jakarta: EGC.</ref> Bagian kanan atas daerah perut akan mengeras dan ada tekanan.<ref>Wahab AS. 1996. ''Ilmu Kesehatan Anak Nelson''. Jakarta: EGC.</ref> Jika diperiksa dengan [[ultrasonografi]], maka akan terlihat kantung empedu membesar dan dindingnya menebal.<ref>Wahab AS. 1996. ''Ilmu Kesehatan Anak Nelson''. Jakarta: EGC.</ref> Jika diperiksa dengan uji biokimia, maka aktivitas enzim [[alkali fosfatase]] dan kadar [[bilirubin]] akan meningkat.<ref>Wahab AS. 1996. ''Ilmu Kesehatan Anak Nelson''. Jakarta: EGC.</ref>
 
== Rujukan ==
 


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kolesistitis&oldid=29018987 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29018987 (2026-03-08T13:20:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kolesistitis&oldid=29018987 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29018987 (2026-03-08T13:20:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 23.07

Kolesistitis adalah gejala peradangan (inflamasi) kantung empedu dengan berbagai penyebab.[1]

Jenis

Kolesistitis kronis

Bagian dari kolesistitis yang terjadi biasanya terhubung dengan kandung empedu.[2] Biasanya serangan pada kolesistitis kronis lebih ringan dibandingkan kolesistitis akut.[3] Penyakit ini dapat berupa ulkus peptikum dan esofagitis peptikum.[4] Penyakit ini memiliki risiko untuk salah dikenali sebagai penyakit iskemia miokard yang terjadi pada jantung apabila letak rasa nyeri tinggi.[5]

Kolesistitis tanpa batu akut

Penyakit ini bersifat jarang terjadi pada anak-anak, dan biasanya disebabkan oleh infeksi.[6] Infeksi yang terjadi disebabkan oleh bakteri.[7] Bakteri yang umumnya menyerang adalah Streptococcus kelompok A dan B, serta bakteri-bakteri Gram negatif, seperti Salmonella dan Leptospira interrogans.[8] Infeksi parasit lainnya seperti oleh cacing askaris atau Giardia lamblia juga ditemukan.[9] Gejala klinis dari penyakit ini adalah rasa nyeri pada daerah kanan atas suatu epigastrium.[10] Gejala seperti mual, muntah, dan demam juga lazim ditemui.[11] Bagian kanan atas daerah perut akan mengeras dan ada tekanan.[12] Jika diperiksa dengan ultrasonografi, maka akan terlihat kantung empedu membesar dan dindingnya menebal.[13] Jika diperiksa dengan uji biokimia, maka aktivitas enzim alkali fosfatase dan kadar bilirubin akan meningkat.[14]

Referensi

  1. Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis. Jakarta: Erlangga.
  2. Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis. Jakarta: Erlangga.
  3. Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis. Jakarta: Erlangga.
  4. Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis. Jakarta: Erlangga.
  5. Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis. Jakarta: Erlangga.
  6. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  7. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  8. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  9. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  10. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  11. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  12. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  13. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  14. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29018987 (2026-03-08T13:20:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.