Lompat ke isi

2,4-Dinitrofenol: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29316007; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:2,4-Dinitrophenol.svg|thumb|right|280px|2,4-Dinitrophenol]]
'''2,4-Dinitrofenol''' ('''2,4-DNP''' atau disederhanakan sebagai '''DNP''') adalah suatu senyawa organik dengan rumus kimia HOC<sub>6</sub>H<sub>3</sub>(NO<sub>2</sub>)<sub>2</sub>. Senyawa ini digunakan dalam pembuatan [[peledak]] dan sebagai pestisida dan herbisida.
'''2,4-Dinitrofenol''' ('''2,4-DNP''' atau disederhanakan sebagai '''DNP''') adalah suatu senyawa organik dengan rumus kimia HOC<sub>6</sub>H<sub>3</sub>(NO<sub>2</sub>)<sub>2</sub>. Senyawa ini digunakan dalam pembuatan [[peledak]] dan sebagai pestisida dan herbisida.


Baris 4: Baris 6:


== Sifat kimia ==
== Sifat kimia ==
DNP memiliki rumus kimia HOC<sub>6</sub>H<sub>3</sub>(NO<sub>2</sub>)<sub>2</sub>. Sebagai padatan, senyawa ini berwarna kuning, berbentuk kristal, dan memiliki aroma manis serta agak apek.<ref>Daniela Sousa. ''Diet aid or aid to die: an update on 2,4-dinitrophenol (2,4-DNP) use as a weight-loss product''. ''Archives of Toxicology''. April 2020. Vol. 94 (4). hlm. 1071–1083. doi:10.1007/s00204-020-02675-9.</ref><ref>[https://archive.org/details/merckindexency00buda/page/1900 The Merck index : an encyclopedia of chemicals, drugs, and biologicals]. Merck. 1989. hlm. [https://archive.org/details/merckindexency00buda/page/1900 1900]. ISBN 978-0-911910-28-5.</ref> Senyawa ini dapat menyublim, mudah menguap bersama uap air, dan larut dalam sebagian besar [[pelarut organik]] serta dalam larutan basa berair.<ref>[https://archive.org/details/merckindexency00buda/page/1900 The Merck index : an encyclopedia of chemicals, drugs, and biologicals]. Merck. 1989. hlm. [https://archive.org/details/merckindexency00buda/page/1900 1900]. ISBN 978-0-911910-28-5.</ref> DNP termasuk dalam keluarga senyawa kimia [[dinitrofenol]].<ref>Daniela Sousa. ''Diet aid or aid to die: an update on 2,4-dinitrophenol (2,4-DNP) use as a weight-loss product''. ''Archives of Toxicology''. April 2020. Vol. 94 (4). hlm. 1071–1083. doi:10.1007/s00204-020-02675-9.</ref>


DNP dapat dihasilkan melalui [[hidrolisis]] [[2,4-dinitroklorobenzena]].<ref>Daniela Sousa. ''Diet aid or aid to die: an update on 2,4-dinitrophenol (2,4-DNP) use as a weight-loss product''. ''Archives of Toxicology''. April 2020. Vol. 94 (4). hlm. 1071–1083. doi:10.1007/s00204-020-02675-9.</ref><ref>Gerald Booth "Nitro Compounds, Aromatic" in "Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry" 2007; Wiley-VCH, Weinheim.</ref> Jalur sintesis DNP lainnya meliputi [[nitrasi]] [[monoklorobenzena]], nitrasi [[benzena]] dengan [[nitrogen dioksida]] dan [[raksa(I) nitrat]], [[oksidasi]] [[1,3-dinitrobenzena]], serta nitrasi [[fenol]] dengan [[asam nitrat]].<ref>Yu. G. Khabarov. ''Synthesis of 2,4-dinitrophenol''. ''Russian Journal of Applied Chemistry''. 1 October 2012. Vol. 85 (10). hlm. 1577–1580. doi:10.1134/S1070427212100163.</ref>


DNP memiliki rumus kimia HOC<sub>6</sub>H<sub>3</sub>(NO<sub>2</sub>)<sub>2</sub>. Sebagai padatan, senyawa ini berwarna kuning, berbentuk kristal, dan memiliki aroma manis serta agak apek. Senyawa ini dapat menyublim, mudah menguap bersama uap air, dan larut dalam sebagian besar [[pelarut organik]] serta dalam larutan basa berair. DNP termasuk dalam keluarga senyawa kimia [[dinitrofenol]].
Ledakan debu dapat terjadi pada DNP dalam bentuk serbuk atau butiran ketika bercampur dengan udara. DNP juga dapat terurai secara eksplosif apabila terkena benturan, gesekan, atau guncangan, dan bahkan dapat meledak ketika dipanaskan.<ref>Jeanne Mager Stellman. [https://books.google.com/books?id=e4_S46UcI2AC&pg=PT399 Encyclopaedia of Occupational Health and Safety: Guides, indexes, directory]. International Labour Organization. 1998. ISBN 978-92-2-109817-1.</ref> DNP dapat membentuk garam yang bersifat eksplosif dengan [[basa (kimia)|basa kuat]] maupun dengan [[amonia]]. Saat dipanaskan hingga terurai, senyawa ini melepaskan asap beracun berupa [[nitrogen dioksida]].<ref>N.Irving Sax. [https://archive.org/details/dangerouspropert00saxn Dangerous properties of industrial materials]. John Wiley & Sons. 1989. Vol. 3. ISBN 0-442-27368-1.</ref> Kekuatan ledak DNP adalah sekitar 81% dari [[TNT]], berdasarkan hasil uji blok timbal Trauzl.<ref>Rudolf Meyer. [https://books.google.com/books?id=4TIkDAAAQBAJ&pg=PT340 Explosives]. John Wiley & Sons. 2016. ISBN 978-3-527-68961-3.</ref>
 
DNP dapat dihasilkan melalui [[hidrolisis]] [[2,4-dinitroklorobenzena]]. Jalur sintesis DNP lainnya meliputi [[nitrasi]] [[monoklorobenzena]], nitrasi [[benzena]] dengan [[nitrogen dioksida]] dan [[raksa(I) nitrat]], [[oksidasi]] [[1,3-dinitrobenzena]], serta nitrasi [[fenol]] dengan [[asam nitrat]].
 
Ledakan debu dapat terjadi pada DNP dalam bentuk serbuk atau butiran ketika bercampur dengan udara. DNP juga dapat terurai secara eksplosif apabila terkena benturan, gesekan, atau guncangan, dan bahkan dapat meledak ketika dipanaskan. DNP dapat membentuk garam yang bersifat eksplosif dengan [[basa (kimia)|basa kuat]] maupun dengan [[amonia]]. Saat dipanaskan hingga terurai, senyawa ini melepaskan asap beracun berupa [[nitrogen dioksida]]. Kekuatan ledak DNP adalah sekitar 81% dari [[TNT]], berdasarkan hasil uji blok timbal Trauzl.


== Kegunaan ==
== Kegunaan ==
=== Industri ===
=== Industri ===
Secara historis, DNP telah digunakan sebagai antiseptik dan sebagai pestisida non-selektif yang bersifat [[bioakumulasi|terakumulasi secara biologis]].
Secara historis, DNP telah digunakan sebagai antiseptik dan sebagai pestisida non-selektif yang bersifat [[bioakumulasi|terakumulasi secara biologis]].<ref>[https://www.epa.gov/sites/default/files/2016-09/documents/2-4-dinitrophenol.pdf 2,4-Dinitrophenol]. Environmental Protection Agency.</ref>


DNP sangat berguna sebagai herbisida, terutama bila digunakan bersamaan dengan herbisida dinitrofenol lain yang memiliki sifat serupa, seperti [[Dinitro-orto-kresol|2,4-dinitro-''o''-kresol]] (DNOC), [[dinoseb]] dan [[dinoterb]]. Sejak 1998, DNP telah ditarik dari penggunaan pertanian. Saat ini, tidak ada pestisida yang secara aktif terdaftar mengandung DNP di Amerika Serikat maupun Eropa. Dinoseb digunakan secara industri sebagai [[inhibitor polimerisasi]] selama produksi [[stirena]]. Pada tahun 2023, [[Home Office]] menyatakan bahwa mereka tidak dapat menemukan penggunaan industri yang sah untuk DNP di Britania Raya.
DNP sangat berguna sebagai herbisida, terutama bila digunakan bersamaan dengan herbisida dinitrofenol lain yang memiliki sifat serupa, seperti [[Dinitro-orto-kresol|2,4-dinitro-''o''-kresol]] (DNOC), [[dinoseb]] dan [[dinoterb]].<ref>[https://archive.org/details/reproductivedeve0000unse_i6r0 Reproductive and developmental toxicology]. Academic Press. 2011. hlm. [https://archive.org/details/reproductivedeve0000unse_i6r0/page/508 509]. ISBN 978-0-12-382032-7.</ref> Sejak 1998, DNP telah ditarik dari penggunaan pertanian.<ref>Richard P. Pohanish. [https://books.google.com/books?id=RYt0Wzb60b4C&pg=PA1088 Sittig's Handbook of Toxic and Hazardous Chemicals and Carcinogens]. William Andrew. 2011. ISBN 978-1-4377-7870-0.</ref> Saat ini, tidak ada pestisida yang secara aktif terdaftar mengandung DNP di Amerika Serikat maupun Eropa.<ref>[https://www.atsdr.cdc.gov/ToxProfiles/tp64.pdf Toxicological Profile for Dinitrophenols]. ''Agency for Toxic Substances and Disease Registry''. U.S. Department of Health and Human Services. August 2021.</ref><ref>Richard P. Pohanish. [https://books.google.com/books?id=--rEAgAAQBAJ&pg=PA296 Sittig's Handbook of Pesticides and Agricultural Chemicals]. William Andrew. 2014. ISBN 978-1-4557-3157-2.</ref> Dinoseb digunakan secara industri sebagai [[inhibitor polimerisasi]] selama produksi [[stirena]]. Pada tahun 2023, [[Home Office]] menyatakan bahwa mereka tidak dapat menemukan penggunaan industri yang sah untuk DNP di Britania Raya.<ref>[https://www.parallelparliament.co.uk/question/136690/dinitrophenol Q. Dinitrophenol]. ''www.parallelparliament.co.uk''.</ref>


Senyawa ini merupakan bahan kimia perantara dalam produksi [[pewarna belerang]], pengawet kayu serta [[asam pikrat]]. Sebagai prekursor bagi [[2,4,6-trinitrotoluena]] (TNT), DNP juga pernah digunakan dalam pembuatan pengembang fotografi dan bahan peledak. DNP digolongkan sebagai [[bahan peledak]] di Britania Raya dan di Amerika Serikat.
Senyawa ini merupakan bahan kimia perantara dalam produksi [[pewarna belerang]],<ref>Gerald Booth "Nitro Compounds, Aromatic" in "Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry" 2007; Wiley-VCH, Weinheim.</ref> pengawet kayu<ref>[https://www.epa.gov/sites/default/files/2016-09/documents/2-4-dinitrophenol.pdf 2,4-Dinitrophenol]. Environmental Protection Agency.</ref> serta [[asam pikrat]].<ref>Jai Prakash Agrawal. [https://books.google.com/books?id=2B4VqK18VOUC&pg=PA132 Organic Chemistry of Explosives]. John Wiley & Sons. 2007. ISBN 978-0-470-05935-7.</ref> Sebagai prekursor bagi [[2,4,6-trinitrotoluena]] (TNT), DNP juga pernah digunakan dalam pembuatan pengembang fotografi dan bahan peledak.<ref>Nick Bateman. [https://books.google.com/books?id=8WYHBAAAQBAJ&pg=PA259 Oxford Desk Reference: Toxicology]. Oxford University Press. 2014. hlm. 258–259. ISBN 978-0-19-102248-7.</ref><ref>Johann Grundlingh. ''2,4-Dinitrophenol (DNP): A Weight Loss Agent with Significant Acute Toxicity and Risk of Death''. ''Journal of Medical Toxicology''. 1 September 2011. Vol. 7 (3). hlm. 205–212. doi:10.1007/s13181-011-0162-6.</ref> DNP digolongkan sebagai [[bahan peledak]] di Britania Raya<ref>Peter Urben. [https://books.google.com/books?id=rnXUDAAAQBAJ&pg=PA452 Bretherick's Handbook of Reactive Chemical Hazards]. Elsevier. 2017. ISBN 978-0-08-101059-4.</ref> dan di Amerika Serikat.<ref>[https://www.federalregister.gov/documents/2017/12/28/2017-28010/commerce-in-explosives-2017-annual-list-of-explosive-materials Commerce in Explosives; 2017 Annual List of Explosive Materials]. ''Federal Register''. 28 Desember 2017.</ref>


=== Dalam manusia ===
=== Dalam manusia ===
DNP meningkatkan [[pengeluaran energi]] sebesar 30 hingga 40 persen dan menyebabkan penurunan berat badan sekitar  per minggu.<ref>Berit Østergaard Christoffersen. ''Beyond appetite regulation: Targeting energy expenditure, fat oxidation, and lean mass preservation for sustainable weight loss''. ''Obesity''. April 2022. Vol. 30 (4). hlm. 841–857. doi:10.1002/oby.23374.</ref> Meskipun DNP tidak lagi digunakan secara klinis sebagai [[Pengobatan antikegemukan|obat penurun berat badan]] karena efek sampingnya yang berbahaya, [[mekanisme aksi]]nya masih diteliti sebagai pendekatan potensial untuk pengobatan obesitas dan [[penyakit perlemakan hati non-alkoholik]].<ref>Daniela Sousa. ''Diet aid or aid to die: an update on 2,4-dinitrophenol (2,4-DNP) use as a weight-loss product''. ''Archives of Toxicology''. April 2020. Vol. 94 (4). hlm. 1071–1083. doi:10.1007/s00204-020-02675-9.</ref><ref>Mario Ost. ''Targeted mitochondrial uncoupling beyond UCP1 – The fine line between death and metabolic health''. ''Biochimie''. March 2017. Vol. 134. hlm. 77–85. doi:10.1016/j.biochi.2016.11.013.</ref><ref>Lyndsey F. Meyer. [https://link.springer.com/article/10.1007/s10928-022-09806-y Physiologically-based pharmacokinetic model for 2,4-dinitrophenol]. ''Journal of Pharmacokinetics and Pharmacodynamics''. 1 June 2022. Vol. 49 (3). hlm. 325–336. doi:10.1007/s10928-022-09806-y.</ref> Para peneliti mengembangkan sebuah [[prodrug]], bernama [[HU6]], yang dimetabolisme menjadi DNP di hati untuk menghasilkan konsentrasi darah yang lebih stabil. HU6 telah menyelesaikan uji klinis fase II, di mana obat ini menunjukkan penurunan signifikan pada lemak hati dan berat badan pada orang kelebihan berat badan dengan kadar lemak hati tinggi, tanpa menimbulkan efek samping serius.<ref>Stephen A. Harrison. ''Clinical Trial Landscape in NASH''. ''Clinical Gastroenterology and Hepatology''. July 2023. Vol. 21 (8). hlm. 2001–2014. doi:10.1016/j.cgh.2023.03.041.</ref>


DNP meningkatkan [[pengeluaran energi]] sebesar 30 hingga 40 persen dan menyebabkan penurunan berat badan sekitar  per minggu. Meskipun DNP tidak lagi digunakan secara klinis sebagai [[Pengobatan antikegemukan|obat penurun berat badan]] karena efek sampingnya yang berbahaya, [[mekanisme aksi]]nya masih diteliti sebagai pendekatan potensial untuk pengobatan obesitas dan [[penyakit perlemakan hati non-alkoholik]]. Para peneliti mengembangkan sebuah [[prodrug]], bernama [[HU6]], yang dimetabolisme menjadi DNP di hati untuk menghasilkan konsentrasi darah yang lebih stabil. HU6 telah menyelesaikan uji klinis fase II, di mana obat ini menunjukkan penurunan signifikan pada lemak hati dan berat badan pada orang kelebihan berat badan dengan kadar lemak hati tinggi, tanpa menimbulkan efek samping serius.
DNP digunakan oleh para [[binaragawan]], penggemar kebugaran, dan individu dengan [[gangguan makan]] untuk menurunkan berat badan. Profil penggunanya mirip dengan pengguna [[steroid anabolik]]; banyak yang menganggap DNP efektif dan risikonya masih dapat dikelola.<ref>Andrea Petróczi. ''Russian roulette with unlicensed fat-burner drug 2,4-dinitrophenol (DNP): evidence from a multidisciplinary study of the internet, bodybuilding supplements and DNP users''. ''Substance Abuse Treatment, Prevention, and Policy''. 14 October 2015. Vol. 10 (1). hlm. 39. doi:10.1186/s13011-015-0034-1.</ref> Meskipun berbagai lembaga regulator telah mengeluarkan peringatan kesehatan, DNP tetap mudah diperoleh secara daring<ref>Andrea Petróczi. ''Russian roulette with unlicensed fat-burner drug 2,4-dinitrophenol (DNP): evidence from a multidisciplinary study of the internet, bodybuilding supplements and DNP users''. ''Substance Abuse Treatment, Prevention, and Policy''. 14 October 2015. Vol. 10 (1). hlm. 39. doi:10.1186/s13011-015-0034-1.</ref> dan kadang dijual dengan nama lain seperti Dinosan, Dnoc, Solfo Black, Nitrophen, Aldifen, dan Chemox.<ref>Johann Grundlingh. ''2,4-Dinitrophenol (DNP): A Weight Loss Agent with Significant Acute Toxicity and Risk of Death''. ''Journal of Medical Toxicology''. 1 September 2011. Vol. 7 (3). hlm. 205–212. doi:10.1007/s13181-011-0162-6.</ref><ref>Andrea Petróczi. ''Russian roulette with unlicensed fat-burner drug 2,4-dinitrophenol (DNP): evidence from a multidisciplinary study of the internet, bodybuilding supplements and DNP users''. ''Substance Abuse Treatment, Prevention, and Policy''. 14 October 2015. Vol. 10 (1). hlm. 39. doi:10.1186/s13011-015-0034-1.</ref> DNP umumnya dijual dalam bentuk tablet berisi 100 hingga 200 mg,<ref>Daniela Sousa. ''Diet aid or aid to die: an update on 2,4-dinitrophenol (2,4-DNP) use as a weight-loss product''. ''Archives of Toxicology''. April 2020. Vol. 94 (4). hlm. 1071–1083. doi:10.1007/s00204-020-02675-9.</ref> dan dapat dipasarkan bersama zat lain seperti [[steroid anabolik]] dan [[tiroksin]].<ref>Johann Grundlingh. ''2,4-Dinitrophenol (DNP): A Weight Loss Agent with Significant Acute Toxicity and Risk of Death''. ''Journal of Medical Toxicology''. 1 September 2011. Vol. 7 (3). hlm. 205–212. doi:10.1007/s13181-011-0162-6.</ref> Senyawa ini juga dapat ditemukan sebagai kontaminan dalam [[Suplemen makanan|suplemen]] [[binaraga]] lain yang tidak secara eksplisit mencantumkan DNP sebagai kandungan.<ref>Andrea Petróczi. ''Russian roulette with unlicensed fat-burner drug 2,4-dinitrophenol (DNP): evidence from a multidisciplinary study of the internet, bodybuilding supplements and DNP users''. ''Substance Abuse Treatment, Prevention, and Policy''. 14 October 2015. Vol. 10 (1). hlm. 39. doi:10.1186/s13011-015-0034-1.</ref><ref>Johann Grundlingh. ''2,4-Dinitrophenol (DNP): A Weight Loss Agent with Significant Acute Toxicity and Risk of Death''. ''Journal of Medical Toxicology''. 1 September 2011. Vol. 7 (3). hlm. 205–212. doi:10.1007/s13181-011-0162-6.</ref><ref>Andrea Petróczi. ''Russian roulette with unlicensed fat-burner drug 2,4-dinitrophenol (DNP): evidence from a multidisciplinary study of the internet, bodybuilding supplements and DNP users''. ''Substance Abuse Treatment, Prevention, and Policy''. 14 October 2015. Vol. 10 (1). hlm. 39. doi:10.1186/s13011-015-0034-1.</ref><ref>Jim McVeigh. [https://e-space.mmu.ac.uk/624834/1/DNP%2520final%2520submission.pdf 2,4-Dinitrophenol, the inferno drug: a netnographic study of user experiences in the quest for leanness]. ''Journal of Substance Use''. 2017. Vol. 22 (2). hlm. 131–138. doi:10.3109/14659891.2016.1149238.</ref> Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2023, dosis yang paling sering dilaporkan berada di kisaran 150 hingga 300 mg per hari.<ref>Ali Abdelati. ''Sublethal toxicities of 2,4-dinitrophenol as inferred from online self-reports''. ''PLOS ONE''. 2023. Vol. 18 (9). doi:10.1371/journal.pone.0290630.</ref> Antara tahun 2010 dan 2020, laporan kasus overdosis lebih banyak terjadi di kawasan Australasia, Eropa, dan Amerika Utara dibandingkan di Asia, Afrika, serta Amerika Selatan atau Tengah.<ref>Tomasz Gziut. ''International trends in systemic human exposures to 2,4 dinitrophenol reported to poisons centres''. ''Clinical Toxicology''. 2021-11-23. Vol. 60 (5). hlm. 628–631. doi:10.1080/15563650.2021.2005797.</ref>
 
DNP digunakan oleh para [[binaragawan]], penggemar kebugaran, dan individu dengan [[gangguan makan]] untuk menurunkan berat badan. Profil penggunanya mirip dengan pengguna [[steroid anabolik]]; banyak yang menganggap DNP efektif dan risikonya masih dapat dikelola. Meskipun berbagai lembaga regulator telah mengeluarkan peringatan kesehatan, DNP tetap mudah diperoleh secara daring dan kadang dijual dengan nama lain seperti Dinosan, Dnoc, Solfo Black, Nitrophen, Aldifen, dan Chemox. DNP umumnya dijual dalam bentuk tablet berisi 100 hingga 200 mg, dan dapat dipasarkan bersama zat lain seperti [[steroid anabolik]] dan [[tiroksin]]. Senyawa ini juga dapat ditemukan sebagai kontaminan dalam [[Suplemen makanan|suplemen]] [[binaraga]] lain yang tidak secara eksplisit mencantumkan DNP sebagai kandungan. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2023, dosis yang paling sering dilaporkan berada di kisaran 150 hingga 300 mg per hari. Antara tahun 2010 dan 2020, laporan kasus overdosis lebih banyak terjadi di kawasan Australasia, Eropa, dan Amerika Utara dibandingkan di Asia, Afrika, serta Amerika Selatan atau Tengah.
 
Senyawa ini juga pernah digunakan sebagai cara [[bunuh diri]], sebagaimana tercatat dalam beberapa laporan kasus.
 
== Referensi ==


Senyawa ini juga pernah digunakan sebagai cara [[bunuh diri]], sebagaimana tercatat dalam beberapa laporan kasus.<ref>Johann Grundlingh. ''2,4-Dinitrophenol (DNP): A Weight Loss Agent with Significant Acute Toxicity and Risk of Death''. ''Journal of Medical Toxicology''. 1 September 2011. Vol. 7 (3). hlm. 205–212. doi:10.1007/s13181-011-0162-6.</ref>


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=2%2C4-Dinitrofenol&oldid=29316007 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29316007 (2026-06-06T00:26:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=2%2C4-Dinitrofenol&oldid=29316007 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29316007 (2026-06-06T00:26:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.01

2,4-Dinitrophenol

2,4-Dinitrofenol (2,4-DNP atau disederhanakan sebagai DNP) adalah suatu senyawa organik dengan rumus kimia HOC6H3(NO2)2. Senyawa ini digunakan dalam pembuatan peledak dan sebagai pestisida dan herbisida.

Pada manusia, DNP menyebabkan uncoupling mitokondria secara tergantung dosis, yang mengakibatkan hilangnya ATP (Adenosina trifosfat) dengan cepat sebagai panas dan memicu hipertermia yang tidak terkendali—hingga mencapai —serta kematian jika terjadi overdosis. Para peneliti awalnya menyadari efeknya dalam meningkatkan laju metabolisme basal saat terjadi paparan tidak sengaja, dan kemudian mengembangkan DNP sebagai salah satu obat penurun berat badan pertama pada awal abad ke-20. Penggunaan DNP pada manusia dilarang pada akhir 1930-an karena risiko kematian dan efek toksik yang serius. Meskipun dilarang, DNP tetap digunakan dan kembali populer setelah tersedia melalui internet.

Sifat kimia

DNP memiliki rumus kimia HOC6H3(NO2)2. Sebagai padatan, senyawa ini berwarna kuning, berbentuk kristal, dan memiliki aroma manis serta agak apek.[1][2] Senyawa ini dapat menyublim, mudah menguap bersama uap air, dan larut dalam sebagian besar pelarut organik serta dalam larutan basa berair.[3] DNP termasuk dalam keluarga senyawa kimia dinitrofenol.[4]

DNP dapat dihasilkan melalui hidrolisis 2,4-dinitroklorobenzena.[5][6] Jalur sintesis DNP lainnya meliputi nitrasi monoklorobenzena, nitrasi benzena dengan nitrogen dioksida dan raksa(I) nitrat, oksidasi 1,3-dinitrobenzena, serta nitrasi fenol dengan asam nitrat.[7]

Ledakan debu dapat terjadi pada DNP dalam bentuk serbuk atau butiran ketika bercampur dengan udara. DNP juga dapat terurai secara eksplosif apabila terkena benturan, gesekan, atau guncangan, dan bahkan dapat meledak ketika dipanaskan.[8] DNP dapat membentuk garam yang bersifat eksplosif dengan basa kuat maupun dengan amonia. Saat dipanaskan hingga terurai, senyawa ini melepaskan asap beracun berupa nitrogen dioksida.[9] Kekuatan ledak DNP adalah sekitar 81% dari TNT, berdasarkan hasil uji blok timbal Trauzl.[10]

Kegunaan

Industri

Secara historis, DNP telah digunakan sebagai antiseptik dan sebagai pestisida non-selektif yang bersifat terakumulasi secara biologis.[11]

DNP sangat berguna sebagai herbisida, terutama bila digunakan bersamaan dengan herbisida dinitrofenol lain yang memiliki sifat serupa, seperti 2,4-dinitro-o-kresol (DNOC), dinoseb dan dinoterb.[12] Sejak 1998, DNP telah ditarik dari penggunaan pertanian.[13] Saat ini, tidak ada pestisida yang secara aktif terdaftar mengandung DNP di Amerika Serikat maupun Eropa.[14][15] Dinoseb digunakan secara industri sebagai inhibitor polimerisasi selama produksi stirena. Pada tahun 2023, Home Office menyatakan bahwa mereka tidak dapat menemukan penggunaan industri yang sah untuk DNP di Britania Raya.[16]

Senyawa ini merupakan bahan kimia perantara dalam produksi pewarna belerang,[17] pengawet kayu[18] serta asam pikrat.[19] Sebagai prekursor bagi 2,4,6-trinitrotoluena (TNT), DNP juga pernah digunakan dalam pembuatan pengembang fotografi dan bahan peledak.[20][21] DNP digolongkan sebagai bahan peledak di Britania Raya[22] dan di Amerika Serikat.[23]

Dalam manusia

DNP meningkatkan pengeluaran energi sebesar 30 hingga 40 persen dan menyebabkan penurunan berat badan sekitar per minggu.[24] Meskipun DNP tidak lagi digunakan secara klinis sebagai obat penurun berat badan karena efek sampingnya yang berbahaya, mekanisme aksinya masih diteliti sebagai pendekatan potensial untuk pengobatan obesitas dan penyakit perlemakan hati non-alkoholik.[25][26][27] Para peneliti mengembangkan sebuah prodrug, bernama HU6, yang dimetabolisme menjadi DNP di hati untuk menghasilkan konsentrasi darah yang lebih stabil. HU6 telah menyelesaikan uji klinis fase II, di mana obat ini menunjukkan penurunan signifikan pada lemak hati dan berat badan pada orang kelebihan berat badan dengan kadar lemak hati tinggi, tanpa menimbulkan efek samping serius.[28]

DNP digunakan oleh para binaragawan, penggemar kebugaran, dan individu dengan gangguan makan untuk menurunkan berat badan. Profil penggunanya mirip dengan pengguna steroid anabolik; banyak yang menganggap DNP efektif dan risikonya masih dapat dikelola.[29] Meskipun berbagai lembaga regulator telah mengeluarkan peringatan kesehatan, DNP tetap mudah diperoleh secara daring[30] dan kadang dijual dengan nama lain seperti Dinosan, Dnoc, Solfo Black, Nitrophen, Aldifen, dan Chemox.[31][32] DNP umumnya dijual dalam bentuk tablet berisi 100 hingga 200 mg,[33] dan dapat dipasarkan bersama zat lain seperti steroid anabolik dan tiroksin.[34] Senyawa ini juga dapat ditemukan sebagai kontaminan dalam suplemen binaraga lain yang tidak secara eksplisit mencantumkan DNP sebagai kandungan.[35][36][37][38] Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2023, dosis yang paling sering dilaporkan berada di kisaran 150 hingga 300 mg per hari.[39] Antara tahun 2010 dan 2020, laporan kasus overdosis lebih banyak terjadi di kawasan Australasia, Eropa, dan Amerika Utara dibandingkan di Asia, Afrika, serta Amerika Selatan atau Tengah.[40]

Senyawa ini juga pernah digunakan sebagai cara bunuh diri, sebagaimana tercatat dalam beberapa laporan kasus.[41]

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. Daniela Sousa. Diet aid or aid to die: an update on 2,4-dinitrophenol (2,4-DNP) use as a weight-loss product. Archives of Toxicology. April 2020. Vol. 94 (4). hlm. 1071–1083. doi:10.1007/s00204-020-02675-9.
  2. The Merck index : an encyclopedia of chemicals, drugs, and biologicals. Merck. 1989. hlm. 1900. ISBN 978-0-911910-28-5.
  3. The Merck index : an encyclopedia of chemicals, drugs, and biologicals. Merck. 1989. hlm. 1900. ISBN 978-0-911910-28-5.
  4. Daniela Sousa. Diet aid or aid to die: an update on 2,4-dinitrophenol (2,4-DNP) use as a weight-loss product. Archives of Toxicology. April 2020. Vol. 94 (4). hlm. 1071–1083. doi:10.1007/s00204-020-02675-9.
  5. Daniela Sousa. Diet aid or aid to die: an update on 2,4-dinitrophenol (2,4-DNP) use as a weight-loss product. Archives of Toxicology. April 2020. Vol. 94 (4). hlm. 1071–1083. doi:10.1007/s00204-020-02675-9.
  6. Gerald Booth "Nitro Compounds, Aromatic" in "Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry" 2007; Wiley-VCH, Weinheim.
  7. Yu. G. Khabarov. Synthesis of 2,4-dinitrophenol. Russian Journal of Applied Chemistry. 1 October 2012. Vol. 85 (10). hlm. 1577–1580. doi:10.1134/S1070427212100163.
  8. Jeanne Mager Stellman. Encyclopaedia of Occupational Health and Safety: Guides, indexes, directory. International Labour Organization. 1998. ISBN 978-92-2-109817-1.
  9. N.Irving Sax. Dangerous properties of industrial materials. John Wiley & Sons. 1989. Vol. 3. ISBN 0-442-27368-1.
  10. Rudolf Meyer. Explosives. John Wiley & Sons. 2016. ISBN 978-3-527-68961-3.
  11. 2,4-Dinitrophenol. Environmental Protection Agency.
  12. Reproductive and developmental toxicology. Academic Press. 2011. hlm. 509. ISBN 978-0-12-382032-7.
  13. Richard P. Pohanish. Sittig's Handbook of Toxic and Hazardous Chemicals and Carcinogens. William Andrew. 2011. ISBN 978-1-4377-7870-0.
  14. Toxicological Profile for Dinitrophenols. Agency for Toxic Substances and Disease Registry. U.S. Department of Health and Human Services. August 2021.
  15. Richard P. Pohanish. Sittig's Handbook of Pesticides and Agricultural Chemicals. William Andrew. 2014. ISBN 978-1-4557-3157-2.
  16. Q. Dinitrophenol. www.parallelparliament.co.uk.
  17. Gerald Booth "Nitro Compounds, Aromatic" in "Ullmann's Encyclopedia of Industrial Chemistry" 2007; Wiley-VCH, Weinheim.
  18. 2,4-Dinitrophenol. Environmental Protection Agency.
  19. Jai Prakash Agrawal. Organic Chemistry of Explosives. John Wiley & Sons. 2007. ISBN 978-0-470-05935-7.
  20. Nick Bateman. Oxford Desk Reference: Toxicology. Oxford University Press. 2014. hlm. 258–259. ISBN 978-0-19-102248-7.
  21. Johann Grundlingh. 2,4-Dinitrophenol (DNP): A Weight Loss Agent with Significant Acute Toxicity and Risk of Death. Journal of Medical Toxicology. 1 September 2011. Vol. 7 (3). hlm. 205–212. doi:10.1007/s13181-011-0162-6.
  22. Peter Urben. Bretherick's Handbook of Reactive Chemical Hazards. Elsevier. 2017. ISBN 978-0-08-101059-4.
  23. Commerce in Explosives; 2017 Annual List of Explosive Materials. Federal Register. 28 Desember 2017.
  24. Berit Østergaard Christoffersen. Beyond appetite regulation: Targeting energy expenditure, fat oxidation, and lean mass preservation for sustainable weight loss. Obesity. April 2022. Vol. 30 (4). hlm. 841–857. doi:10.1002/oby.23374.
  25. Daniela Sousa. Diet aid or aid to die: an update on 2,4-dinitrophenol (2,4-DNP) use as a weight-loss product. Archives of Toxicology. April 2020. Vol. 94 (4). hlm. 1071–1083. doi:10.1007/s00204-020-02675-9.
  26. Mario Ost. Targeted mitochondrial uncoupling beyond UCP1 – The fine line between death and metabolic health. Biochimie. March 2017. Vol. 134. hlm. 77–85. doi:10.1016/j.biochi.2016.11.013.
  27. Lyndsey F. Meyer. Physiologically-based pharmacokinetic model for 2,4-dinitrophenol. Journal of Pharmacokinetics and Pharmacodynamics. 1 June 2022. Vol. 49 (3). hlm. 325–336. doi:10.1007/s10928-022-09806-y.
  28. Stephen A. Harrison. Clinical Trial Landscape in NASH. Clinical Gastroenterology and Hepatology. July 2023. Vol. 21 (8). hlm. 2001–2014. doi:10.1016/j.cgh.2023.03.041.
  29. Andrea Petróczi. Russian roulette with unlicensed fat-burner drug 2,4-dinitrophenol (DNP): evidence from a multidisciplinary study of the internet, bodybuilding supplements and DNP users. Substance Abuse Treatment, Prevention, and Policy. 14 October 2015. Vol. 10 (1). hlm. 39. doi:10.1186/s13011-015-0034-1.
  30. Andrea Petróczi. Russian roulette with unlicensed fat-burner drug 2,4-dinitrophenol (DNP): evidence from a multidisciplinary study of the internet, bodybuilding supplements and DNP users. Substance Abuse Treatment, Prevention, and Policy. 14 October 2015. Vol. 10 (1). hlm. 39. doi:10.1186/s13011-015-0034-1.
  31. Johann Grundlingh. 2,4-Dinitrophenol (DNP): A Weight Loss Agent with Significant Acute Toxicity and Risk of Death. Journal of Medical Toxicology. 1 September 2011. Vol. 7 (3). hlm. 205–212. doi:10.1007/s13181-011-0162-6.
  32. Andrea Petróczi. Russian roulette with unlicensed fat-burner drug 2,4-dinitrophenol (DNP): evidence from a multidisciplinary study of the internet, bodybuilding supplements and DNP users. Substance Abuse Treatment, Prevention, and Policy. 14 October 2015. Vol. 10 (1). hlm. 39. doi:10.1186/s13011-015-0034-1.
  33. Daniela Sousa. Diet aid or aid to die: an update on 2,4-dinitrophenol (2,4-DNP) use as a weight-loss product. Archives of Toxicology. April 2020. Vol. 94 (4). hlm. 1071–1083. doi:10.1007/s00204-020-02675-9.
  34. Johann Grundlingh. 2,4-Dinitrophenol (DNP): A Weight Loss Agent with Significant Acute Toxicity and Risk of Death. Journal of Medical Toxicology. 1 September 2011. Vol. 7 (3). hlm. 205–212. doi:10.1007/s13181-011-0162-6.
  35. Andrea Petróczi. Russian roulette with unlicensed fat-burner drug 2,4-dinitrophenol (DNP): evidence from a multidisciplinary study of the internet, bodybuilding supplements and DNP users. Substance Abuse Treatment, Prevention, and Policy. 14 October 2015. Vol. 10 (1). hlm. 39. doi:10.1186/s13011-015-0034-1.
  36. Johann Grundlingh. 2,4-Dinitrophenol (DNP): A Weight Loss Agent with Significant Acute Toxicity and Risk of Death. Journal of Medical Toxicology. 1 September 2011. Vol. 7 (3). hlm. 205–212. doi:10.1007/s13181-011-0162-6.
  37. Andrea Petróczi. Russian roulette with unlicensed fat-burner drug 2,4-dinitrophenol (DNP): evidence from a multidisciplinary study of the internet, bodybuilding supplements and DNP users. Substance Abuse Treatment, Prevention, and Policy. 14 October 2015. Vol. 10 (1). hlm. 39. doi:10.1186/s13011-015-0034-1.
  38. Jim McVeigh. 2,4-Dinitrophenol, the inferno drug: a netnographic study of user experiences in the quest for leanness. Journal of Substance Use. 2017. Vol. 22 (2). hlm. 131–138. doi:10.3109/14659891.2016.1149238.
  39. Ali Abdelati. Sublethal toxicities of 2,4-dinitrophenol as inferred from online self-reports. PLOS ONE. 2023. Vol. 18 (9). doi:10.1371/journal.pone.0290630.
  40. Tomasz Gziut. International trends in systemic human exposures to 2,4 dinitrophenol reported to poisons centres. Clinical Toxicology. 2021-11-23. Vol. 60 (5). hlm. 628–631. doi:10.1080/15563650.2021.2005797.
  41. Johann Grundlingh. 2,4-Dinitrophenol (DNP): A Weight Loss Agent with Significant Acute Toxicity and Risk of Death. Journal of Medical Toxicology. 1 September 2011. Vol. 7 (3). hlm. 205–212. doi:10.1007/s13181-011-0162-6.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29316007 (2026-06-06T00:26:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.