Lompat ke isi

Safranin: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26856387; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Safranin''' ('''Safranin O''' atau '''merah dasar 2''') adalah pewarna biologis yang digunakan dalam [[histologi]] dan [[biologi sel|sitologi]]. Safranin digunakan sebagai pewarna tandingan dalam beberapa protokol pewarnaan, yang mewarnai [[inti sel]] menjadi merah. Ini adalah pewarna tandingan klasik dalam [[pewarnaan Gram]] dan pewarnaan endospora. Safranin juga dapat digunakan untuk mendeteksi [[tulang rawan]], musin, dan granula [[mastosit|sel mast]].
[[File:Safranin_Cl.svg|thumb|right|280px|Safranin Cl]]
 
'''Safranin''' ('''Safranin O''' atau '''merah dasar 2''') adalah pewarna biologis yang digunakan dalam [[histologi]] dan [[biologi sel|sitologi]]. Safranin digunakan sebagai pewarna tandingan dalam beberapa protokol pewarnaan, yang mewarnai [[inti sel]] menjadi merah. Ini adalah pewarna tandingan klasik dalam [[pewarnaan Gram]] dan pewarnaan endospora. Safranin juga dapat digunakan untuk mendeteksi [[tulang rawan]],<ref>Rosenberg L. [http://www.ejbjs.org/cgi/content/abstract/53/1/69 Chemical Basis for the Histological Use of Safranin O in the Study of Articular Cartilage]. ''J Bone Joint Surg Am''. 1971. Vol. 53 (1). hlm. 69–82. doi:10.2106/00004623-197153010-00007.</ref> musin, dan granula [[mastosit|sel mast]].


Safranin biasanya memiliki struktur kimia yang ditunjukkan di sebelah kanan (kadang-kadang digambarkan sebagai dimetil safranin). Ada juga trimetil safranin, yang memiliki [[gugus metil]] tambahan pada posisi ''orto'' (lihat pola substitusi Arena) pada cincin bawah. Kedua senyawa tersebut pada dasarnya berperilaku identik dalam aplikasi pewarnaan biologis, dan sebagian besar produsen safranin tidak membedakan keduanya. Sediaan safranin komersial sering kali mengandung campuran kedua jenis tersebut.
Safranin biasanya memiliki struktur kimia yang ditunjukkan di sebelah kanan (kadang-kadang digambarkan sebagai dimetil safranin). Ada juga trimetil safranin, yang memiliki [[gugus metil]] tambahan pada posisi ''orto'' (lihat pola substitusi Arena) pada cincin bawah. Kedua senyawa tersebut pada dasarnya berperilaku identik dalam aplikasi pewarnaan biologis, dan sebagian besar produsen safranin tidak membedakan keduanya. Sediaan safranin komersial sering kali mengandung campuran kedua jenis tersebut.
Baris 5: Baris 7:
Safranin juga digunakan sebagai [[indikator redoks]] dalam [[kimia analisis]].
Safranin juga digunakan sebagai [[indikator redoks]] dalam [[kimia analisis]].
==Safranina==
==Safranina==
Safranina adalah senyawa azonium dari 2,8-dimetil-3,7-diaminofenazin yang [[simetri]]s. Senyawa ini diperoleh melalui [[redoks|oksidasi]] gabungan satu molekul ''para''-diamina dengan dua molekul [[amina]] primer; melalui kondensasi senyawa ''para''-aminoazo dengan amina primer, dan melalui aksi ''para''-nitrosodialkilanilina dengan [[basa]] sekunder seperti difenilmetafenilenadiamin. Senyawa ini berupa padatan [[kristal]] yang menunjukkan [[kilau (mineralogi)|kilau]] metalik hijau yang khas; senyawa ini mudah larut dalam air dan berwarna merah atau ungu. Senyawa ini merupakan basa kuat dan membentuk [[garam (kimia)|garam]] monasam yang stabil. Larutan alkoholnya menunjukkan [[fluoresensi]] kuning-merah.
Safranina adalah senyawa azonium dari 2,8-dimetil-3,7-diaminofenazin yang [[simetri]]s. Senyawa ini diperoleh melalui [[redoks|oksidasi]] gabungan satu molekul ''para''-diamina dengan dua molekul [[amina]] primer; melalui kondensasi senyawa ''para''-aminoazo dengan amina primer, dan melalui aksi ''para''-nitrosodialkilanilina dengan [[basa]] sekunder seperti difenilmetafenilenadiamin. Senyawa ini berupa padatan [[kristal]] yang menunjukkan [[kilau (mineralogi)|kilau]] metalik hijau yang khas; senyawa ini mudah larut dalam air dan berwarna merah atau ungu. Senyawa ini merupakan basa kuat dan membentuk [[garam (kimia)|garam]] monasam yang stabil. Larutan alkoholnya menunjukkan [[fluoresensi]] kuning-merah.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Safranin&oldid=26856387 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


Senyawa ini dapat dengan mudah diazotisasi, dan garam diazonium ketika direbus dengan [[alkohol]] menghasilkan aposafranina atau benzena indulina, C<sub>18</sub>H<sub>12</sub>N<sub>3</sub>. Friedrich Kehrmann menunjukkan bahwa aposafranina dapat didiazotasi dengan adanya [[asam sulfat]] pekat dingin, dan garam diazonium yang direbus dengan alkohol menghasilkan garam fenilfenazonium. Aposafranina, C<sub>18</sub>H<sub>12</sub>N<sub>2</sub>O, terbentuk dengan memanaskan aposafranina dengan [[asam klorida]] pekat. Ketiga senyawa ini mungkin dapat direpresentasikan sebagai ''orto''- atau ''para''-[[kuinona]]. "Safranin" yang diperdagangkan adalah orto-tolusafranin. Zat warna [[anilin]] pertama yang disiapkan dalam skala produksi adalah mauvein, yang diperoleh oleh Sir [[William Henry Perkin]] dengan memanaskan anilin mentah dengan [[kalium dikromat]] dan asam sulfat.
Senyawa ini dapat dengan mudah diazotisasi, dan garam diazonium ketika direbus dengan [[alkohol]] menghasilkan aposafranina atau benzena indulina, C<sub>18</sub>H<sub>12</sub>N<sub>3</sub>. Friedrich Kehrmann menunjukkan bahwa aposafranina dapat didiazotasi dengan adanya [[asam sulfat]] pekat dingin, dan garam diazonium yang direbus dengan alkohol menghasilkan garam fenilfenazonium. Aposafranina, C<sub>18</sub>H<sub>12</sub>N<sub>2</sub>O, terbentuk dengan memanaskan aposafranina dengan [[asam klorida]] pekat. Ketiga senyawa ini mungkin dapat direpresentasikan sebagai ''orto''- atau ''para''-[[kuinona]]. "Safranin" yang diperdagangkan adalah orto-tolusafranin. Zat warna [[anilin]] pertama yang disiapkan dalam skala produksi adalah mauvein, yang diperoleh oleh Sir [[William Henry Perkin]] dengan memanaskan anilin mentah dengan [[kalium dikromat]] dan asam sulfat.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Safranin&oldid=26856387 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


Mauvein diubah menjadi ''parasafranin'' (1,8-dimetilsafranin) oleh Perkin pada tahun 1878 melalui kehilangan oksidatif/reduktif gugus 7''N''-''para''-tolil. Safranin lain yang terkenal adalah fenosafranin (C.I. 50200, 3,7-diamino-5-fenilfenazinium klorida) yang banyak digunakan sebagai pewarna histologis, fotosensitizer dan probe redoks.
Mauvein diubah menjadi ''parasafranin'' (1,8-dimetilsafranin) oleh Perkin pada tahun 1878 melalui kehilangan oksidatif/reduktif gugus 7''N''-''para''-tolil.<ref>W. H. Perkin F.R.S. [https://zenodo.org/record/2010519 LXXIV.—On mauveine and allied colouring matters]. ''J. Chem. Soc., Trans''. 1879. Vol. 35. hlm. 717–732. doi:10.1039/CT8793500717.</ref> Safranin lain yang terkenal adalah fenosafranin (C.I. 50200, 3,7-diamino-5-fenilfenazinium klorida) yang banyak digunakan sebagai pewarna histologis, fotosensitizer dan probe redoks.<ref>Paolo Zucca. ''Is the bleaching of phenosafranine by hydrogen peroxide oxidation catalyzed by silica-supported 5,10,15,20-tetrakis-(sulfonatophenyl)porphine-Mn(III) really biomimetic?''. ''Journal of Molecular Catalysis A: Chemical''. 14 April 2010. Vol. 321 (1–2). hlm. 27–33. doi:10.1016/j.molcata.2010.01.015.</ref>
 
==Referensi==


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Safranin&oldid=26856387 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26856387 (2025-01-29T07:23:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Safranin&oldid=26856387 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26856387 (2025-01-29T07:23:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.05

Safranin Cl

Safranin (Safranin O atau merah dasar 2) adalah pewarna biologis yang digunakan dalam histologi dan sitologi. Safranin digunakan sebagai pewarna tandingan dalam beberapa protokol pewarnaan, yang mewarnai inti sel menjadi merah. Ini adalah pewarna tandingan klasik dalam pewarnaan Gram dan pewarnaan endospora. Safranin juga dapat digunakan untuk mendeteksi tulang rawan,[1] musin, dan granula sel mast.

Safranin biasanya memiliki struktur kimia yang ditunjukkan di sebelah kanan (kadang-kadang digambarkan sebagai dimetil safranin). Ada juga trimetil safranin, yang memiliki gugus metil tambahan pada posisi orto (lihat pola substitusi Arena) pada cincin bawah. Kedua senyawa tersebut pada dasarnya berperilaku identik dalam aplikasi pewarnaan biologis, dan sebagian besar produsen safranin tidak membedakan keduanya. Sediaan safranin komersial sering kali mengandung campuran kedua jenis tersebut.

Safranin juga digunakan sebagai indikator redoks dalam kimia analisis.

Safranina

Safranina adalah senyawa azonium dari 2,8-dimetil-3,7-diaminofenazin yang simetris. Senyawa ini diperoleh melalui oksidasi gabungan satu molekul para-diamina dengan dua molekul amina primer; melalui kondensasi senyawa para-aminoazo dengan amina primer, dan melalui aksi para-nitrosodialkilanilina dengan basa sekunder seperti difenilmetafenilenadiamin. Senyawa ini berupa padatan kristal yang menunjukkan kilau metalik hijau yang khas; senyawa ini mudah larut dalam air dan berwarna merah atau ungu. Senyawa ini merupakan basa kuat dan membentuk garam monasam yang stabil. Larutan alkoholnya menunjukkan fluoresensi kuning-merah.[2]

Senyawa ini dapat dengan mudah diazotisasi, dan garam diazonium ketika direbus dengan alkohol menghasilkan aposafranina atau benzena indulina, C18H12N3. Friedrich Kehrmann menunjukkan bahwa aposafranina dapat didiazotasi dengan adanya asam sulfat pekat dingin, dan garam diazonium yang direbus dengan alkohol menghasilkan garam fenilfenazonium. Aposafranina, C18H12N2O, terbentuk dengan memanaskan aposafranina dengan asam klorida pekat. Ketiga senyawa ini mungkin dapat direpresentasikan sebagai orto- atau para-kuinona. "Safranin" yang diperdagangkan adalah orto-tolusafranin. Zat warna anilin pertama yang disiapkan dalam skala produksi adalah mauvein, yang diperoleh oleh Sir William Henry Perkin dengan memanaskan anilin mentah dengan kalium dikromat dan asam sulfat.[3]

Mauvein diubah menjadi parasafranin (1,8-dimetilsafranin) oleh Perkin pada tahun 1878 melalui kehilangan oksidatif/reduktif gugus 7N-para-tolil.[4] Safranin lain yang terkenal adalah fenosafranin (C.I. 50200, 3,7-diamino-5-fenilfenazinium klorida) yang banyak digunakan sebagai pewarna histologis, fotosensitizer dan probe redoks.[5]

Referensi

  1. Rosenberg L. Chemical Basis for the Histological Use of Safranin O in the Study of Articular Cartilage. J Bone Joint Surg Am. 1971. Vol. 53 (1). hlm. 69–82. doi:10.2106/00004623-197153010-00007.
  2. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  3. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  4. W. H. Perkin F.R.S. LXXIV.—On mauveine and allied colouring matters. J. Chem. Soc., Trans. 1879. Vol. 35. hlm. 717–732. doi:10.1039/CT8793500717.
  5. Paolo Zucca. Is the bleaching of phenosafranine by hydrogen peroxide oxidation catalyzed by silica-supported 5,10,15,20-tetrakis-(sulfonatophenyl)porphine-Mn(III) really biomimetic?. Journal of Molecular Catalysis A: Chemical. 14 April 2010. Vol. 321 (1–2). hlm. 27–33. doi:10.1016/j.molcata.2010.01.015.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26856387 (2025-01-29T07:23:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.