Lompat ke isi

Terminal peti kemas: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28741047; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Port_of_Singapore_Keppel_Terminal.jpg|thumb|right|280px|Port of Singapore Keppel Terminal]]
'''Terminal peti kemas''' adalah [[terminal]] di mana dilakukan pengumpulan [[peti kemas]] dari hinterland ataupun [[pelabuhan]] lainnya untuk selanjutnya diangkut ke tempat tujuan ataupun terminal peti kemas (''Unit Terminal Container'' disingkat secara umum "UTC") yang lebih besar lagi.
'''Terminal peti kemas''' adalah [[terminal]] di mana dilakukan pengumpulan [[peti kemas]] dari hinterland ataupun [[pelabuhan]] lainnya untuk selanjutnya diangkut ke tempat tujuan ataupun terminal peti kemas (''Unit Terminal Container'' disingkat secara umum "UTC") yang lebih besar lagi.


Baris 11: Baris 13:


== Modernisasi dan Teknologi Pelabuhan Pintar ==
== Modernisasi dan Teknologi Pelabuhan Pintar ==
Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan metodologis di bidang pengoperasian pelabuhan kontainer telah mengalami peningkatan yang signifikan, khususnya dalam bidang perancangan pelabuhan kontainer. Pelabuhan pintar menggunakan teknologi yang mencakup Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) untuk pengolahan barang yang lebih efisien. Pelabuhan pintar biasanya menggunakan perangkat lunak berbasis cloud dalam proses otomatisasi yang lebih besar, guna membantu menciptakan alur operasional yang memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan metodologis di bidang pengoperasian pelabuhan kontainer telah mengalami peningkatan yang signifikan, khususnya dalam bidang perancangan pelabuhan kontainer. Pelabuhan pintar menggunakan teknologi yang mencakup Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) untuk pengolahan barang yang lebih efisien.<ref>[https://www.information-age.com/smart-ports-brexit-13523/ Navigating Brexit: why smart ports are the answer]. ''www.information-age.com''.</ref><ref>[https://academic.oup.com/iti/article/doi/10.1093/iti/liad022/7379739 Smart container port development: recent technologies and research advances]. ''academic.oup.com''.</ref><ref>[https://www.martide.com/en/blog/everything-you-need-to-know-about-smart-ports Everything You Need to Know About Smart Ports]. ''www.martide.com''.</ref> Pelabuhan pintar biasanya menggunakan perangkat lunak berbasis cloud dalam proses otomatisasi yang lebih besar, guna membantu menciptakan alur operasional yang memastikan kelancaran operasional pelabuhan.<ref>[https://journalofbusiness.org/index.php/GJMBR/article/view/3225/6-Influence-of-Work-Automation_html View of Influence of Work Automation on the Performance of Nigerian Ports]. ''journalofbusiness.org''.</ref><ref>[https://www.surajinformatics.ae/port-terminal-automation-system-service/ Port Automation System]. ''www.surajinformatics.ae''.</ref>


Untuk tetap kompetitif secara ekonomi, pelabuhan perlu mengoptimalkan alur kerja secara efektif dan meminimalkan biaya. Jika alur pergerakan kapal yang optimal dapat ditentukan secara otomatis, waktu bongkar muat barang dapat dioptimalkan untuk menghemat waktu, sehingga lebih banyak kapal dan barang dapat diolah dalam waktu yang lebih singkat. Perangkat IoT memungkinkan pelacakan kontainer secara real-time, memberikan manajemen persediaan yang akurat dan efisien. Selain itu, analitik prediktif berbasis kecerdasan buatan membantu operator pelabuhan memprediksi potensi kemacetan dan mengoptimalkan distribusi sumber daya.
Untuk tetap kompetitif secara ekonomi, pelabuhan perlu mengoptimalkan alur kerja secara efektif dan meminimalkan biaya.<ref>[https://wilsonsons.com.br/en/blog/the-importance-of-port-infrastructure-for-the-competitiveness-of-foreign-trade/ The Importance of Port Infrastructure for the Competitiveness of Foreign Trade]. ''wilsonsons.com.br''.</ref> Jika alur pergerakan kapal yang optimal dapat ditentukan secara otomatis, waktu bongkar muat barang dapat dioptimalkan untuk menghemat waktu, sehingga lebih banyak kapal dan barang dapat diolah dalam waktu yang lebih singkat.<ref>[https://www.porttechnology.org/news/ports_in_the_cloud_the_next_step_in_automation/ Ports in the Cloud: The Next Step in Automation?]. ''www.porttechnology.org''.</ref> Perangkat IoT memungkinkan pelacakan kontainer secara real-time, memberikan manajemen persediaan yang akurat dan efisien. Selain itu, analitik prediktif berbasis kecerdasan buatan membantu operator pelabuhan memprediksi potensi kemacetan dan mengoptimalkan distribusi sumber daya.<ref>[https://www.innovez-one.com/post/top-solutions-to-boost-port-efficiency Top Solutions to Boost Port Efficiency]. ''www.innovez-one.com''.</ref>


Karena otomatisasi berpotensi mengurangi biaya overhead dan pengeluaran, pelabuhan pintar dapat menjadi kurang bergantung secara finansial pada otoritas politik, sehingga memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi investasi dan perbaikan swasta.
Karena otomatisasi berpotensi mengurangi biaya overhead dan pengeluaran, pelabuhan pintar dapat menjadi kurang bergantung secara finansial pada otoritas politik, sehingga memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi investasi dan perbaikan swasta.<ref>[https://irp.cdn-website.com/48020b6c/files/uploaded/WP_smart_ports_en.pdf Supporting and optimising the transition to ‘smart’ ports]. ''irp.cdn-website.com''.</ref>


Saat ini, sebagian besar pelabuhan di dunia telah mengadopsi teknologi tertentu, jika bukan pengelolaan penuh. Namun, berkat inisiatif pemerintah global dan pertumbuhan eksponensial perdagangan maritim, jumlah pelabuhan pintar terus bertambah secara bertahap. Dalam sebuah laporan dari penyedia analisis bisnis Visiongain, diperkirakan pengeluaran di pasar pelabuhan pintar akan mencapai 1,5 miliar dolar pada tahun 2019.
Saat ini, sebagian besar pelabuhan di dunia telah mengadopsi teknologi tertentu, jika bukan pengelolaan penuh. Namun, berkat inisiatif pemerintah global dan pertumbuhan eksponensial perdagangan maritim, jumlah pelabuhan pintar terus bertambah secara bertahap. Dalam sebuah laporan dari penyedia analisis bisnis Visiongain, diperkirakan pengeluaran di pasar pelabuhan pintar akan mencapai 1,5 miliar dolar pada tahun 2019.<ref>[https://www.schain24.com/2025/08/10/box-logistics-containerization-ports-in-a-global-shipping-network/ What Are Box Logistics, Containerization, Ports In A Global Shipping Network?]. ''www.schain24.com''.</ref><ref>[https://visiongain.com/smart-ports-market-growth-analysis/ Smart Ports Market spending will reach $1.5bn in 2019]. ''visiongain.com''.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 24: Baris 26:
* [[Kapal peti kemas]]
* [[Kapal peti kemas]]


== Referensi ==
Amir M.s,''Peti Kemas'',1997, Jakarta: Pustaka Binaman Pressindo
== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.portvision.eu/Terminals/Terminals.aspx Terminals database at www.portvision.eu]
* [http://www.portvision.eu/Terminals/Terminals.aspx Terminals database at www.portvision.eu]  
* [http://www.searates.com/reference/map/ Container terminals]
* [http://www.searates.com/reference/map/ Container terminals]  
* [http://www.tps.co.id/ Terminal Peti Kemas Surabaya]
* [http://www.tps.co.id/ Terminal Peti Kemas Surabaya]
* [http://www.tpkkoja.co.id/ Terminal Peti Kemas Koja]
* [http://www.tpkkoja.co.id/ Terminal Peti Kemas Koja]
* [http://utpk.inaport1.co.id/ Terminal Peti Kemas Belawan]
* [http://utpk.inaport1.co.id/ Terminal Peti Kemas Belawan]  
* [http://www.tpkpalaran.co.id/ Terminal Peti Kemas Palaran, Samarinda]
* [http://www.tpkpalaran.co.id/ Terminal Peti Kemas Palaran, Samarinda]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Terminal+peti+kemas&oldid=28741047 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28741047 (2025-12-26T03:58:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Terminal+peti+kemas&oldid=28741047 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28741047 (2025-12-26T03:58:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.06

Port of Singapore Keppel Terminal

Terminal peti kemas adalah terminal di mana dilakukan pengumpulan peti kemas dari hinterland ataupun pelabuhan lainnya untuk selanjutnya diangkut ke tempat tujuan ataupun terminal peti kemas (Unit Terminal Container disingkat secara umum "UTC") yang lebih besar lagi.

Perkembangan di Indonesia

Terminal peti kemas (UTC) pertama di Indonesia terletak di Pelabuhan III Timur Tanjung Priok, Jakarta. Peresmian pengoperasiannya pada tanggal 20 Mei 1981. Terminal peti kemas yang berkembang dengan pesat dalam beberapa tahun belakangan ini adalah terminal peti kemas JICT, KOJA di Jakarta, Bojonegara di Cilegon, TPS di Surabaya, TPK Semarang, TPK Belawan, TPK Trisakti di Banjarmasin, dan TPK Palaran di Samarinda.

Komponen terminal peti kemas

  1. Dermaga untuk sandar
  2. Lapangan penumpukan
  3. Derek raksasa

Modernisasi dan Teknologi Pelabuhan Pintar

Dalam beberapa tahun terakhir, pengembangan metodologis di bidang pengoperasian pelabuhan kontainer telah mengalami peningkatan yang signifikan, khususnya dalam bidang perancangan pelabuhan kontainer. Pelabuhan pintar menggunakan teknologi yang mencakup Internet of Things (IoT) dan kecerdasan buatan (AI) untuk pengolahan barang yang lebih efisien.[1][2][3] Pelabuhan pintar biasanya menggunakan perangkat lunak berbasis cloud dalam proses otomatisasi yang lebih besar, guna membantu menciptakan alur operasional yang memastikan kelancaran operasional pelabuhan.[4][5]

Untuk tetap kompetitif secara ekonomi, pelabuhan perlu mengoptimalkan alur kerja secara efektif dan meminimalkan biaya.[6] Jika alur pergerakan kapal yang optimal dapat ditentukan secara otomatis, waktu bongkar muat barang dapat dioptimalkan untuk menghemat waktu, sehingga lebih banyak kapal dan barang dapat diolah dalam waktu yang lebih singkat.[7] Perangkat IoT memungkinkan pelacakan kontainer secara real-time, memberikan manajemen persediaan yang akurat dan efisien. Selain itu, analitik prediktif berbasis kecerdasan buatan membantu operator pelabuhan memprediksi potensi kemacetan dan mengoptimalkan distribusi sumber daya.[8]

Karena otomatisasi berpotensi mengurangi biaya overhead dan pengeluaran, pelabuhan pintar dapat menjadi kurang bergantung secara finansial pada otoritas politik, sehingga memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi investasi dan perbaikan swasta.[9]

Saat ini, sebagian besar pelabuhan di dunia telah mengadopsi teknologi tertentu, jika bukan pengelolaan penuh. Namun, berkat inisiatif pemerintah global dan pertumbuhan eksponensial perdagangan maritim, jumlah pelabuhan pintar terus bertambah secara bertahap. Dalam sebuah laporan dari penyedia analisis bisnis Visiongain, diperkirakan pengeluaran di pasar pelabuhan pintar akan mencapai 1,5 miliar dolar pada tahun 2019.[10][11]

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28741047 (2025-12-26T03:58:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.