Lompat ke isi

Algoritma Naranjo: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29396989; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Algoritma Naranjo''' adalah kuesioner yang dikembangkan oleh Naranjo ''dkk'' pada tahun 19[[80-an]]. Pertanyaan di dalamnya memberi peneliti informasi tentang tingkat kemungkinan reaksi [[obat]] yang merugikan. Hal ini dapat menghasilkan, tergantung pada skor yang diperoleh, definitif, mungkin, memungkinkan, dan meragukan.
'''Algoritma Naranjo''' adalah kuesioner yang dikembangkan oleh Naranjo ''dkk'' pada tahun 19[[80-an]]. Pertanyaan di dalamnya memberi peneliti informasi tentang tingkat kemungkinan reaksi [[obat]] yang merugikan. Hal ini dapat menghasilkan, tergantung pada skor yang diperoleh, definitif, mungkin, memungkinkan, dan meragukan.<ref>BRUMÓS, Lourdes Girona. Introducción a las interacciones farmacológicas. 1. ed. Madrid Sociedad Española de Farmacia Hospitalaria, 2013</ref>


Algoritma ini dikembangkan oleh tim yang terdiri dari empat [[apoteker]] dan dua [[dokter]] yang mengevaluasi publikasi dari tahun 1978, yang melibatkan reaksi obat yang merugikan.
Algoritma ini dikembangkan oleh tim yang terdiri dari empat [[apoteker]] dan dua [[dokter]] yang mengevaluasi publikasi dari tahun 1978, yang melibatkan reaksi obat yang merugikan.<ref>MASTROIANNI, Patricia. VARALLO, Fabiana Rossi. [https://books.google.com.br/books?id=vKY5AgAAQBAJ&pg=PA66&dq=escala+de+naranjo&hl=pt-BR&sa=X&redir_esc=y#v=onepage&q=escala%20de%20naranjo&f=false Farmacovigilância para Promoção do Uso Correto de Medicamentos]. Artmed, 2013</ref>


Keuntungan menggunakannya adalah kemudahan dalam penyelesaian dan interpretasi hasilnya. Keterbatasannya adalah mengabaikan keberadaan dua obat dalam suatu kejadian dan beberapa pertanyaannya sulit untuk dikontekstualisasikan dalam interaksi [[farmakologi]]s, selain tidak menjawab dengan jelas apakah efek tersebut disebabkan oleh interaksi farmakologis.
Keuntungan menggunakannya adalah kemudahan dalam penyelesaian dan interpretasi hasilnya. Keterbatasannya adalah mengabaikan keberadaan dua obat dalam suatu kejadian dan beberapa pertanyaannya sulit untuk dikontekstualisasikan dalam interaksi [[farmakologi]]s, selain tidak menjawab dengan jelas apakah efek tersebut disebabkan oleh interaksi farmakologis.<ref>BRUMÓS, Lourdes Girona. Introducción a las interacciones farmacológicas. 1. ed. Madrid Sociedad Española de Farmacia Hospitalaria, 2013</ref>
==Daftar pertanyaan==
==Daftar pertanyaan==
1. Apakah ada laporan konklusif sebelumnya mengenai reaksi ini?
1. Apakah ada laporan konklusif sebelumnya mengenai reaksi ini?
Baris 89: Baris 89:
* 1-4 = kemungkinan terjadi ADR
* 1-4 = kemungkinan terjadi ADR
* 0 = ADR diragukan terjadi
* 0 = ADR diragukan terjadi
==Referensi==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
Baris 96: Baris 94:
*[http://farmacologiaclinica.info/scales/Naranjo_algorithm Online calculator]
*[http://farmacologiaclinica.info/scales/Naranjo_algorithm Online calculator]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Algoritma+Naranjo&oldid=29396989 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29396989 (2026-06-28T16:33:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Algoritma+Naranjo&oldid=29396989 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29396989 (2026-06-28T16:33:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.09

Algoritma Naranjo adalah kuesioner yang dikembangkan oleh Naranjo dkk pada tahun 1980-an. Pertanyaan di dalamnya memberi peneliti informasi tentang tingkat kemungkinan reaksi obat yang merugikan. Hal ini dapat menghasilkan, tergantung pada skor yang diperoleh, definitif, mungkin, memungkinkan, dan meragukan.[1]

Algoritma ini dikembangkan oleh tim yang terdiri dari empat apoteker dan dua dokter yang mengevaluasi publikasi dari tahun 1978, yang melibatkan reaksi obat yang merugikan.[2]

Keuntungan menggunakannya adalah kemudahan dalam penyelesaian dan interpretasi hasilnya. Keterbatasannya adalah mengabaikan keberadaan dua obat dalam suatu kejadian dan beberapa pertanyaannya sulit untuk dikontekstualisasikan dalam interaksi farmakologis, selain tidak menjawab dengan jelas apakah efek tersebut disebabkan oleh interaksi farmakologis.[3]

Daftar pertanyaan

1. Apakah ada laporan konklusif sebelumnya mengenai reaksi ini?

Ya (+1) Tidak (0) Tidak tahu atau belum dilakukan (0)

2. Apakah efek samping muncul setelah obat yang diduga diberikan?

Ya (+1) Tidak (0) Tidak tahu atau belum dilakukan (0)

3. Apakah reaksi yang merugikan membaik ketika obat dihentikan atau antagonis spesifik diberikan?

Ya (+1) Tidak (0) Tidak tahu atau belum dilakukan (0)

4. Apakah reaksi yang merugikan muncul saat obat diberikan kembali?

Ya (+1) Tidak (0) Tidak tahu atau belum dilakukan (0)

5. Apakah ada penyebab alternatif yang dapat menimbulkan reaksi tersebut?

Ya (+1) Tidak (0) Tidak tahu atau belum dilakukan (0)

6. Apakah reaksinya muncul kembali saat plasebo diberikan?

Ya (+1) Tidak (0) Tidak tahu atau belum dilakukan (0)

7. Apakah obat tersebut terdeteksi dalam cairan tubuh dalam konsentrasi toksik?

Ya (+1) Tidak (0) Tidak tahu atau belum dilakukan (0)

8. Apakah reaksinya lebih parah ketika dosisnya ditingkatkan, atau kurang parah ketika dosisnya dikurangi?

Ya (+1) Tidak (0) Tidak tahu atau belum dilakukan (0)

9. Apakah pasien mengalami reaksi serupa terhadap obat yang sama atau serupa pada paparan sebelumnya?

Ya (+1) Tidak (0) Tidak tahu atau belum dilakukan (0)

10. Apakah kejadian buruk tersebut dikonfirmasi oleh bukti objektif apa pun?

Ya (+1) Tidak (0) Tidak tahu atau belum dilakukan (0)

Skor

  • ≥ 9 = pasti terjadi ADR (reaksi obat yang merugikan)
  • 5-8 = kemungkinan besar terjadi ADR
  • 1-4 = kemungkinan terjadi ADR
  • 0 = ADR diragukan terjadi

Pranala luar

Referensi

  1. BRUMÓS, Lourdes Girona. Introducción a las interacciones farmacológicas. 1. ed. Madrid Sociedad Española de Farmacia Hospitalaria, 2013
  2. MASTROIANNI, Patricia. VARALLO, Fabiana Rossi. Farmacovigilância para Promoção do Uso Correto de Medicamentos. Artmed, 2013
  3. BRUMÓS, Lourdes Girona. Introducción a las interacciones farmacológicas. 1. ed. Madrid Sociedad Española de Farmacia Hospitalaria, 2013

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29396989 (2026-06-28T16:33:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.