Faktor retardasi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 16815579; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Dalam [[kromatografi]], '''faktor retardasi''' ('''''R''''') didefinisikan sebagai fraksi analit dalam fase gerak suatu sistem kromatografi. Pada [[Kromatografi|kromatografi planar]], terutama, faktor retardasi '''''R''<sub>f</sub>''' didefinisikan sebagai rasio jarak yang ditempuh noda terhadap jarak yang ditempuh pelarut. Idealnya, nilai ''R<sub>F</sub>'' ekivalen dengan nilai ''R'' yang digunakan dalam [[kromatografi kolom]]. | Dalam [[kromatografi]], '''faktor retardasi''' ('''''R''''') didefinisikan sebagai fraksi analit dalam fase gerak suatu sistem kromatografi.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+retardasi&oldid=16815579 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Pada [[Kromatografi|kromatografi planar]], terutama, faktor retardasi '''''R''<sub>f</sub>''' didefinisikan sebagai rasio jarak yang ditempuh noda terhadap jarak yang ditempuh pelarut.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+retardasi&oldid=16815579 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Idealnya, nilai ''R<sub>F</sub>'' ekivalen dengan nilai ''R'' yang digunakan dalam [[kromatografi kolom]].<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+retardasi&oldid=16815579 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
Meskipun '''faktor retensi''' kadang-kadang digunakan secara bergantian dengan faktor retardasi dalam kromatografi planar, istilah faktor retensi tidak didefinisikan dalam konteks ini. Meski demikian, dalam [[kromatografi kolom]], faktor retensi atau '''faktor kapasitas''' ('''''k''''') didefinisikan sebagai perbandingan waktu tertahannya analit dalam fase diam terhadap waktu tertahannya fase gerak oleh fase diam. Dengan definisi seperti ini, faktor kapasitas berbanding terbalik dengan faktor retardasi. | Meskipun '''faktor retensi''' kadang-kadang digunakan secara bergantian dengan faktor retardasi dalam kromatografi planar, istilah faktor retensi tidak didefinisikan dalam konteks ini. Meski demikian, dalam [[kromatografi kolom]], faktor retensi atau '''faktor kapasitas''' ('''''k''''') didefinisikan sebagai perbandingan waktu tertahannya analit dalam fase diam terhadap waktu tertahannya fase gerak oleh fase diam.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+retardasi&oldid=16815579 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Dengan definisi seperti ini, faktor kapasitas berbanding terbalik dengan faktor retardasi. | ||
== Definisi umum == | == Definisi umum == | ||
Dalam kromatografi, faktor retardasi, ''R'', adalah fraksi sampel dalam fase gerak pada kesetimbangan, yang didefinisikan sebagai: | Dalam kromatografi, faktor retardasi, ''R'', adalah fraksi sampel dalam fase gerak pada kesetimbangan, yang didefinisikan sebagai:<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+retardasi&oldid=16815579 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
:<math>\ R = \frac{\mbox{jumlah zat dalam fase gerak}}{\mbox{total jumlah zat dalam sistem}}</math> | :<math>\ R = \frac{\mbox{jumlah zat dalam fase gerak}}{\mbox{total jumlah zat dalam sistem}}</math> | ||
== Kromatografi planar == | == Kromatografi planar == | ||
Faktor retardasi ''R<sub>f</sub>'', umumnya digunakan dalam [[kromatografi kertas]] dan [[kromatografi lapisan tipis]] untuk menganalisis dan membandingkan zat yang berbeda. Secara matematis dapat didefinisikan dalam persamaan berikut:<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+retardasi&oldid=16815579 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | |||
Faktor retardasi ''R<sub>f</sub>'', umumnya digunakan dalam [[kromatografi kertas]] dan [[kromatografi lapisan tipis]] untuk menganalisis dan membandingkan zat yang berbeda. Secara matematis dapat didefinisikan dalam persamaan berikut: | |||
:<math>\ R_f = \frac{\mbox{jarak tempuh zat}}{\mbox{jarak tempuh pelarut}}</math> | :<math>\ R_f = \frac{\mbox{jarak tempuh zat}}{\mbox{jarak tempuh pelarut}}</math> | ||
| Baris 28: | Baris 27: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+retardasi&oldid=16815579 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 16815579 (2020-04-11T03:19:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Faktor+retardasi&oldid=16815579 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 16815579 (2020-04-11T03:19:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.09
Dalam kromatografi, faktor retardasi (R) didefinisikan sebagai fraksi analit dalam fase gerak suatu sistem kromatografi.[1] Pada kromatografi planar, terutama, faktor retardasi Rf didefinisikan sebagai rasio jarak yang ditempuh noda terhadap jarak yang ditempuh pelarut.[2] Idealnya, nilai RF ekivalen dengan nilai R yang digunakan dalam kromatografi kolom.[3]
Meskipun faktor retensi kadang-kadang digunakan secara bergantian dengan faktor retardasi dalam kromatografi planar, istilah faktor retensi tidak didefinisikan dalam konteks ini. Meski demikian, dalam kromatografi kolom, faktor retensi atau faktor kapasitas (k) didefinisikan sebagai perbandingan waktu tertahannya analit dalam fase diam terhadap waktu tertahannya fase gerak oleh fase diam.[4] Dengan definisi seperti ini, faktor kapasitas berbanding terbalik dengan faktor retardasi.
Definisi umum
Dalam kromatografi, faktor retardasi, R, adalah fraksi sampel dalam fase gerak pada kesetimbangan, yang didefinisikan sebagai:[5]
Kromatografi planar
Faktor retardasi Rf, umumnya digunakan dalam kromatografi kertas dan kromatografi lapisan tipis untuk menganalisis dan membandingkan zat yang berbeda. Secara matematis dapat didefinisikan dalam persamaan berikut:[6]
Nilai Rf selalu berada pada rentang 0 sampai 1; ketika zat bergerak, ia hanya bisa bergerak searah dengan aliran pelarut, dan tidak dapat bergerak lebih cepat daripada pelarutnya. Sebagai contoh, jika suatu zat tertentu dalam suatu campuran anu menempuh jarak 2,5 cm dan jarak tempuh solven terjauh adalah 5,0 cm, maka faktor retardasinya adalah 0,5. Fase gerak dapat dipilih dengan karakteristik yang berbeda (terutama polaritas), untuk mengendalikan jarak tempuh zat yang sedang diteliti.
Suatu nilai Rf khas untuk setiap senyawa (menggunakan fase gerak dan fase diam yang sama). Ia dapat menyajikan bukti nyata identitas suatu senyawa. Jika identitas suatu senyawa telah dicurigai tetapi belum terbukti, sampel asli senyawa tersebut, dan standardnya, ditotolkan dan dielusi berdampingan pada pelat KLT. Perlu diperhatikan bahwa pemeriksaan identitas ini harus dilakukan di atas pelat tunggal, karena sulit menggandakan seluruh faktor yang dapat menghasilkan Rf yang persis sama dari satu percobaan ke percobaan lainnya.
Hubungan dengan faktor retensi
Dalam hubungannya dengan faktor retensi (k), faktor retardasi (R) didefinisikan sebagai berikut:
dan sebaliknya:
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 16815579 (2020-04-11T03:19:37Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.