Lompat ke isi

Basis data terpadu: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 19077754; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Basis Data Terpadu''' (BDT), berdasarkan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), merupakan sistem basis data elektronik yang terdiri dari informasi rumah tangga miskin dan rentan di Indonesia. Data ini dirancang untuk mendukung kementerian dan lembaga dalam merencanakan program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan. Program Perlindungan Sosial (PPLS 2011) merupakan salah satu sumber data BDT. PPLS 2011 dirancang untuk mengatasi masalah akurasi dan efektivitas selama Pendataan Sosial Ekonomi (PSE) 2005 dan PPLS 2008. Akumulasi dan akomodasi berbagai data rumah tangga miskin yang dikumpulkan dari tahun 2005 digunakan untuk membangun BDT 2015. Per 2017, BDT sudah memiliki data 28 juta rumah tangga ekonomi terbawah atau menurut proyeksi Badan Pusat Statistik ([[Badan Pusat Statistik|BPS]]) sekitar 40% dari total rumah tangga Indonesia.
'''Basis Data Terpadu''' (BDT), berdasarkan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), merupakan sistem basis data elektronik yang terdiri dari informasi rumah tangga miskin dan rentan di Indonesia.<ref>Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). [http://tnp2k.go.id/download/6713920180214-Buku%20Laporan%20BDT.pdf Basis Data Terpadu 2015: Untuk Memilah Penerima Manfaat Program Penanganan Fakir Miskin Berdasarkan Parameter Yang Diinginkan]. TNP2K. 2017. hlm. 2.</ref> Data ini dirancang untuk mendukung kementerian dan lembaga dalam merencanakan program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan. Program Perlindungan Sosial (PPLS 2011) merupakan salah satu sumber data BDT. PPLS 2011 dirancang untuk mengatasi masalah akurasi dan efektivitas selama Pendataan Sosial Ekonomi (PSE) 2005 dan PPLS 2008.<ref>Bah, Adama., Suahasil Nazara dan Elan Satriawan. [http://tnp2k.go.id/images/uploads/downloads/IPC%20policy%20brief_Indonesia_s_Single_Registry_for_Social_Protection_Programmes.pdf Indonesia’s Single Registry for Social Protection Programmes]. ''The International Policy Centre for Inclusive Growth, Research Brief''. 2015. hlm. 2.</ref> Akumulasi dan akomodasi berbagai data rumah tangga miskin yang dikumpulkan dari tahun 2005 digunakan untuk membangun BDT 2015. Per 2017, BDT sudah memiliki data 28 juta rumah tangga ekonomi terbawah atau menurut proyeksi Badan Pusat Statistik ([[Badan Pusat Statistik|BPS]]) sekitar 40% dari total rumah tangga Indonesia.


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Basis+data+terpadu&oldid=19077754 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 19077754 (2021-09-06T11:11:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Basis+data+terpadu&oldid=19077754 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 19077754 (2021-09-06T11:11:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 13.55

Basis Data Terpadu (BDT), berdasarkan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), merupakan sistem basis data elektronik yang terdiri dari informasi rumah tangga miskin dan rentan di Indonesia.[1] Data ini dirancang untuk mendukung kementerian dan lembaga dalam merencanakan program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan. Program Perlindungan Sosial (PPLS 2011) merupakan salah satu sumber data BDT. PPLS 2011 dirancang untuk mengatasi masalah akurasi dan efektivitas selama Pendataan Sosial Ekonomi (PSE) 2005 dan PPLS 2008.[2] Akumulasi dan akomodasi berbagai data rumah tangga miskin yang dikumpulkan dari tahun 2005 digunakan untuk membangun BDT 2015. Per 2017, BDT sudah memiliki data 28 juta rumah tangga ekonomi terbawah atau menurut proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) sekitar 40% dari total rumah tangga Indonesia.

Referensi

  1. Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Basis Data Terpadu 2015: Untuk Memilah Penerima Manfaat Program Penanganan Fakir Miskin Berdasarkan Parameter Yang Diinginkan. TNP2K. 2017. hlm. 2.
  2. Bah, Adama., Suahasil Nazara dan Elan Satriawan. Indonesia’s Single Registry for Social Protection Programmes. The International Policy Centre for Inclusive Growth, Research Brief. 2015. hlm. 2.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 19077754 (2021-09-06T11:11:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.