Lompat ke isi

Ramipril: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29579127; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Ramipril''' merupakan obat jenis [[inhibitor ACE]] yang digunakan untuk mengobati [[tekanan darah tinggi]], [[gagal jantung]], dan penyakit ginjal diabetik. Obat ini juga dapat digunakan sebagai obat pencegahan pada pasien berusia di atas 55 tahun untuk mengurangi risiko serangan jantung, stroke, atau kematian kardiovaskular pada pasien yang terbukti berisiko tinggi, seperti beberapa penderita diabetes dan pasien dengan penyakit pembuluh darah. Obat ini adalah obat awal yang masuk akal untuk tekanan darah tinggi. Obat ini digunakan secara oral.
[[File:Ramipril_structure.svg|thumb|right|280px|Ramipril structure]]


Efek samping yang umum termasuk sakit kepala, pusing, rasa lelah, dan batuk. Efek samping yang serius mungkin termasuk masalah hati, [[edema angioneurotik]], [[gagal ginjal]], dan [[hiperkalemia]]. Penggunaan pada [[kehamilan]] dan [[menyusui]] tidak dianjurkan. Obat ini merupakan penghambat ACE dan bekerja dengan menurunkan aktivitas [[sistem renin-angiotensin]]-aldosteron.
'''Ramipril''' merupakan obat jenis [[inhibitor ACE]] yang digunakan untuk mengobati [[tekanan darah tinggi]], [[gagal jantung]], dan penyakit ginjal diabetik.<ref>[https://www.drugs.com/monograph/ramipril.html Ramipril Monograph for Professionals]. ''Drugs.com''. American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Obat ini juga dapat digunakan sebagai obat pencegahan pada pasien berusia di atas 55 tahun untuk mengurangi risiko serangan jantung, stroke, atau kematian kardiovaskular pada pasien yang terbukti berisiko tinggi, seperti beberapa penderita diabetes dan pasien dengan penyakit pembuluh darah.<ref>''Effects of an angiotensin-converting-enzyme inhibitor, ramipril, on cardiovascular events in high-risk patients''. ''The New England Journal of Medicine''. January 2000. Vol. 342 (3). hlm. 145–53. doi:10.1056/NEJM200001203420301.</ref><ref>HOPE study investigators. [https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0140673699123237 Effects of ramipril on cardiovascular and microvascular outcomes in people with diabetes mellitus: results of the HOPE study and MICRO-HOPE substudy]. ''The Lancet''. January 2000. Vol. 355 (9200). hlm. 253–259. doi:10.1016/S0140-6736(99)12323-7.</ref><ref>''A meta-analysis reporting effects of angiotensin-converting enzyme inhibitors and angiotensin receptor blockers in patients without heart failure''. ''Journal of the American College of Cardiology''. January 2013. Vol. 61 (2). hlm. 131–42. doi:10.1016/j.jacc.2012.10.011.</ref> Obat ini adalah obat awal yang masuk akal untuk tekanan darah tinggi. Obat ini digunakan secara oral.<ref>[https://www.drugs.com/monograph/ramipril.html Ramipril Monograph for Professionals]. ''Drugs.com''. American Society of Health-System Pharmacists.</ref>


Ramipril dipatenkan pada tahun 1981 dan disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1989. Obat ini tersedia sebagai [[obat generik]]. Pada tahun 2021, ini adalah obat ke-201 yang paling sering diresepkan di Amerika Serikat dengan lebih dari 2 juta resep.
Efek samping yang umum termasuk sakit kepala, pusing, rasa lelah, dan batuk. Efek samping yang serius mungkin termasuk masalah hati, [[edema angioneurotik]], [[gagal ginjal]], dan [[hiperkalemia]].<ref>[https://www.drugs.com/monograph/ramipril.html Ramipril Monograph for Professionals]. ''Drugs.com''. American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Penggunaan pada [[kehamilan]] dan [[menyusui]] tidak dianjurkan.<ref>[https://www.drugs.com/pregnancy/ramipril.html Ramipril Pregnancy and Breastfeeding Warnings]. ''Drugs.com''.</ref> Obat ini merupakan penghambat ACE dan bekerja dengan menurunkan aktivitas [[sistem renin-angiotensin]]-aldosteron.<ref>[https://www.drugs.com/monograph/ramipril.html Ramipril Monograph for Professionals]. ''Drugs.com''. American Society of Health-System Pharmacists.</ref>
 
Ramipril dipatenkan pada tahun 1981 dan disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1989.<ref>[https://books.google.com/books?id=FjKfqkaKkAAC&pg=PA469 Analogue-based Drug Discovery]. John Wiley & Sons. 2006. hlm. 469. ISBN 9783527607495.</ref> Obat ini tersedia sebagai [[obat generik]].<ref>''British national formulary : BNF 76''. Pharmaceutical Press. 2018. hlm. 172–173. ISBN 9780857113382.</ref> Pada tahun 2021, ini adalah obat ke-201 yang paling sering diresepkan di Amerika Serikat dengan lebih dari 2 juta resep.<ref>[https://clincalc.com/DrugStats/Top300Drugs.aspx The Top 300 of 2021]. ''ClinCalc''.</ref><ref>[https://clincalc.com/DrugStats/Drugs/Ramipril Ramipril - Drug Usage Statistics]. ''ClinCalc''.</ref>


==Aktivasi dan pengikatan==
==Aktivasi dan pengikatan==
Baris 10: Baris 12:
==Kegunaan dalam Medis==
==Kegunaan dalam Medis==
*Tekanan darah tinggi
*Tekanan darah tinggi
*Gagal jantung kongestif
*Gagal jantung kongestif<ref>''Effect of different angiotensin-converting-enzyme inhibitors on mortality among elderly patients with congestive heart failure''. ''CMAJ''. May 2008. Vol. 178 (10). hlm. 1303–11. doi:10.1503/cmaj.060068.</ref>
*Serangan jantung pada orang dengan bukti gagal jantung
*Serangan jantung pada orang dengan bukti gagal jantung
*Orang berusia di atas 55 tahun berisiko tinggi: pencegahan serangan jantung, stroke, kematian kardiovaskular, atau memerlukan prosedur revaskularisasi
*Orang berusia di atas 55 tahun berisiko tinggi: pencegahan serangan jantung, stroke, kematian kardiovaskular, atau memerlukan prosedur revaskularisasi
*Mencegah timbulnya dan/atau menunda perkembangan penyakit ginjal diabetik, dengan atau tanpa proteinuria. Bukti uji coba secara acak menunjukkan bahwa dosis maksimum yang dapat ditoleransi mencegah kejadian kardiovaskular dan kematian pada pasien dengan penyakit ginjal diabetik.
*Mencegah timbulnya dan/atau menunda perkembangan penyakit ginjal diabetik, dengan atau tanpa proteinuria.<ref>''Prevention and treatment of diabetic renal disease in type 2 diabetes: the BENEDICT study''. ''Journal of the American Society of Nephrology''. April 2006. Vol. 17 (4 Suppl 2). hlm. S90-7. doi:10.1681/ASN.2005121324.</ref> Bukti uji coba secara acak menunjukkan bahwa dosis maksimum yang dapat ditoleransi mencegah kejadian kardiovaskular dan kematian pada pasien dengan penyakit ginjal diabetik.


==Kontraindikasi==
==Kontraindikasi==
Kontraindikasi penggunaannya termasuk pasien dengan penurunan volume, riwayat [[edema angioneurotik]] saat menggunakan inhibitor ACE, kehamilan, dan hipotensi.
Kontraindikasi penggunaannya termasuk pasien dengan penurunan volume, riwayat [[edema angioneurotik]] saat menggunakan inhibitor ACE, kehamilan, dan hipotensi.


Orang tidak boleh mengonsumsi ramipril (atau inhibitor ACE apa pun) jika mereka menderita hiperkalemia. Disarankan juga untuk menghindari penggunaan pengganti garam karena dapat semakin meningkatkan kadar kalium dalam darah.
Orang tidak boleh mengonsumsi ramipril (atau inhibitor ACE apa pun) jika mereka menderita hiperkalemia. Disarankan juga untuk menghindari penggunaan pengganti garam karena dapat semakin meningkatkan kadar kalium dalam darah.<ref>[https://www.drugs.com/monograph/ramipril.html Ramipril Monograph for Professionals]. ''Drugs.com''. American Society of Health-System Pharmacists.</ref>


Ramipril dapat dipertimbangkan pada pasien dengan stenosis arteri ginjal (RAS) bilateral atau unilateral yang signifikan. Peningkatan awal kreatinin serum di atas batas awal diperkirakan terjadi setelah memulai terapi dengan Ramipril, tetapi pemantauan biokimia serum dan fungsi ginjal setelah inisiasi sangatlah penting. Pengobatan dengan Ramipril pada beberapa pasien dengan penyempitan signifikan pada kedua ginjal dapat meningkatkan konsentrasi kreatinin serum (diukur dalam tes darah), yang kembali ke nilai awal setelah penghentian terapi.
Ramipril dapat dipertimbangkan pada pasien dengan stenosis arteri ginjal (RAS) bilateral atau unilateral yang signifikan.<ref>''Dispelling the myth: the use of renin-angiotensin blockade in atheromatous renovascular disease''. ''Nephrology, Dialysis, Transplantation''. April 2012. Vol. 27 (4). hlm. 1403–1409. doi:10.1093/ndt/gfr496.</ref> Peningkatan awal kreatinin serum di atas batas awal diperkirakan terjadi setelah memulai terapi dengan Ramipril, tetapi pemantauan biokimia serum dan fungsi ginjal setelah inisiasi sangatlah penting.<ref>''Dispelling the myth: the use of renin-angiotensin blockade in atheromatous renovascular disease''. ''Nephrology, Dialysis, Transplantation''. April 2012. Vol. 27 (4). hlm. 1403–1409. doi:10.1093/ndt/gfr496.</ref><ref>[https://archive.org/details/sim_journal-of-the-american-geriatrics-society_2002-07_50_7/page/1297 Use of angiotensin-converting enzyme inhibitors in patients with heart failure and renal insufficiency: how concerned should we be by the rise in serum creatinine?]. ''Journal of the American Geriatrics Society''. July 2002. Vol. 50 (7). hlm. 1297–1300. doi:10.1046/j.1532-5415.2002.50321.x.</ref> Pengobatan dengan Ramipril pada beberapa pasien dengan penyempitan signifikan pada kedua ginjal dapat meningkatkan konsentrasi kreatinin serum (diukur dalam tes darah), yang kembali ke nilai awal setelah penghentian terapi.<ref>''Dispelling the myth: the use of renin-angiotensin blockade in atheromatous renovascular disease''. ''Nephrology, Dialysis, Transplantation''. April 2012. Vol. 27 (4). hlm. 1403–1409. doi:10.1093/ndt/gfr496.</ref>


==Efek Samping==
==Efek Samping==
Baris 33: Baris 35:
*Nyeri dada
*Nyeri dada
*Neutropenia (sel darah putih rendah)
*Neutropenia (sel darah putih rendah)
*[[Disfungsi ereksi|Impotensi]] (disfungsi ereksi)
*[[Disfungsi ereksi|Impotensi]] (disfungsi ereksi)<ref>[http://heart-disease.emedtv.com/ramipril/ramipril-side-effects.html Ramipril Side Effects]. ''eMedTV: Health Information Brought To Life''.</ref>
*[[Hiperkalemia]]
*[[Hiperkalemia]]


Baris 39: Baris 41:


==Mekanisme Kerja==
==Mekanisme Kerja==
[[Inhibitor ACE]] (termasuk ramipril) menghambat kerja enzim pengonversi angiotensin (ACE), sehingga menurunkan produksi [[angiotensin]] II dan menurunkan pemecahan bradikinin. Penurunan angiotensin II menyebabkan relaksasi otot polos arteriol yang menyebabkan penurunan resistensi perifer total, menurunkan tekanan darah saat darah dipompa melalui pembuluh darah yang melebar. Efeknya terhadap bradikinin menyebabkan efek samping batuk kering.
[[Inhibitor ACE]] (termasuk ramipril) menghambat kerja enzim pengonversi angiotensin (ACE), sehingga menurunkan produksi [[angiotensin]] II dan menurunkan pemecahan bradikinin. Penurunan angiotensin II menyebabkan relaksasi otot polos arteriol yang menyebabkan penurunan resistensi perifer total, menurunkan tekanan darah saat darah dipompa melalui pembuluh darah yang melebar. Efeknya terhadap bradikinin menyebabkan efek samping batuk kering.


Ramipril, suatu [[bakal obat]] atau [[Prekursor (kimia)|prekursor]], diubah menjadi [[metabolit]] aktif ramiprilat oleh karboksilesterase 1. Ramiprilat sebagian besar di[[ekskresi]]kan oleh ginjal. [[Waktu paruh]]nya bervariasi (3–16 jam), dan diperpanjang karena gagal jantung dan hati, serta gagal ginjal. Efek puncak terjadi antara 3 dan 6 jam setelah pemberian dosis, dengan sekitar 50% dari efek ini bertahan setelah 24 jam.
Ramipril, suatu [[bakal obat]] atau [[Prekursor (kimia)|prekursor]], diubah menjadi [[metabolit]] aktif ramiprilat oleh karboksilesterase 1.<ref>''Ramipril. An updated review of its therapeutic use in essential hypertension and heart failure''. ''Drugs''. March 1995. Vol. 49 (3). hlm. 440–466. doi:10.2165/00003495-199549030-00008.</ref><ref>''In vitro drug metabolism by human carboxylesterase 1: focus on angiotensin-converting enzyme inhibitors''. ''Drug Metabolism and Disposition''. January 2014. Vol. 42 (1). hlm. 126–133. doi:10.1124/dmd.113.053512.</ref> Ramiprilat sebagian besar di[[ekskresi]]kan oleh ginjal. [[Waktu paruh]]nya bervariasi (3–16 jam), dan diperpanjang karena gagal jantung dan hati, serta gagal ginjal. Efek puncak terjadi antara 3 dan 6 jam setelah pemberian dosis, dengan sekitar 50% dari efek ini bertahan setelah 24 jam.<ref>''24-hour blood pressure profiles in hypertensive patients administered ramipril or placebo once daily: magnitude and duration of antihypertensive effects''. ''Clinical Cardiology''. Wiley. September 1991. Vol. 14 (9). hlm. 737–742. doi:10.1002/clc.4960140908.</ref>


==Riset==
==Riset==
Uji coba Evaluasi Hasil dan Pencegahan Jantung pada tahun 2001 tampaknya menunjukkan ramipril memiliki kualitas kardioprotektif yang melampaui kualitasnya sebagai antihipertensi, Namun persidangan dan interpretasi hasilnya mendapat kritik.
Uji coba Evaluasi Hasil dan Pencegahan Jantung pada tahun 2001 tampaknya menunjukkan ramipril memiliki kualitas kardioprotektif yang melampaui kualitasnya sebagai antihipertensi,<ref>[http://www.hypertensiononline.org/slides2/slide01.cfm?q=ramipril&dpg=10 HOPE Trial: Main Outcomes and Serum Creatinine]. Hypertension Online. 13 August 2001.</ref><ref>''Ramipril reduced mortality and cardiovascular morbidity in high risk adults''. ''BMJ Evidence-Based Medicine''. BMJ Publishing Group Ltd. March 2000. Vol. 5 (2). hlm. 47. doi:10.1136/ebm.5.2.47.</ref> Namun persidangan dan interpretasi hasilnya mendapat kritik.<ref>[http://www.medscape.com/viewarticle/430926 Debate: Do ACE Inhibitors Have Unique Properties, Beyond Their Antihypertensive Effect?]. ''MedScape''. 2002.</ref>


Uji coba ''Acute Infarction Ramipril Efficacy'' (AIRE) menunjukkan penurunan angka kematian sebesar 27% pada pasien yang menerima ramipril untuk gagal jantung kronis setelah [[serangan jantung]].
Uji coba ''Acute Infarction Ramipril Efficacy'' (AIRE)<ref>''Ramipril. An updated review of its therapeutic use in essential hypertension and heart failure''. ''Drugs''. March 1995. Vol. 49 (3). hlm. 440–466. doi:10.2165/00003495-199549030-00008.</ref><ref>[https://archive.org/details/sim_the-lancet_1993-10-02_342_8875/page/821 Effect of ramipril on mortality and morbidity of survivors of acute myocardial infarction with clinical evidence of heart failure. The Acute Infarction Ramipril Efficacy (AIRE) Study Investigators]. ''Lancet''. October 1993. Vol. 342 (8875). hlm. 821–8. doi:10.1016/0140-6736(93)92693-N.</ref> menunjukkan penurunan angka kematian sebesar 27% pada pasien yang menerima ramipril untuk gagal jantung kronis setelah [[serangan jantung]].


Ramipril ditemukan memiliki hasil yang serupa dengan [[telmisartan]], suatu obat [[antagonis reseptor angiotensin II]].
Ramipril ditemukan memiliki hasil yang serupa dengan [[telmisartan]], suatu obat [[antagonis reseptor angiotensin II]].<ref>[https://archive.org/details/sim_new-england-journal-of-medicine_2008-04-10_358_15/page/1547 Telmisartan, ramipril, or both in patients at high risk for vascular events]. ''The New England Journal of Medicine''. April 2008. Vol. 358 (15). hlm. 1547–59. doi:10.1056/NEJMoa0801317.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ramipril&oldid=29579127 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29579127 (2026-08-14T23:15:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ramipril&oldid=29579127 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29579127 (2026-08-14T23:15:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.17

Ramipril structure

Ramipril merupakan obat jenis inhibitor ACE yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, gagal jantung, dan penyakit ginjal diabetik.[1] Obat ini juga dapat digunakan sebagai obat pencegahan pada pasien berusia di atas 55 tahun untuk mengurangi risiko serangan jantung, stroke, atau kematian kardiovaskular pada pasien yang terbukti berisiko tinggi, seperti beberapa penderita diabetes dan pasien dengan penyakit pembuluh darah.[2][3][4] Obat ini adalah obat awal yang masuk akal untuk tekanan darah tinggi. Obat ini digunakan secara oral.[5]

Efek samping yang umum termasuk sakit kepala, pusing, rasa lelah, dan batuk. Efek samping yang serius mungkin termasuk masalah hati, edema angioneurotik, gagal ginjal, dan hiperkalemia.[6] Penggunaan pada kehamilan dan menyusui tidak dianjurkan.[7] Obat ini merupakan penghambat ACE dan bekerja dengan menurunkan aktivitas sistem renin-angiotensin-aldosteron.[8]

Ramipril dipatenkan pada tahun 1981 dan disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1989.[9] Obat ini tersedia sebagai obat generik.[10] Pada tahun 2021, ini adalah obat ke-201 yang paling sering diresepkan di Amerika Serikat dengan lebih dari 2 juta resep.[11][12]

Aktivasi dan pengikatan

Ramipril adalah bakal obat. Molekul ini harus dihidrolisis oleh esterase pada OCH2CH3 dan membentuk karboksilat. Karboksilat ini kemudian berinteraksi dengan Zn+2 positif untuk menghambat enzim ACE. COOH membantu mengarahkannya dengan enzim. Ramipril memiliki struktur yang mirip dengan trandolapril, tetapi ia memiliki cincin siklopentana kedua, bukan cincin sikloheksana.

Kegunaan dalam Medis

  • Tekanan darah tinggi
  • Gagal jantung kongestif[13]
  • Serangan jantung pada orang dengan bukti gagal jantung
  • Orang berusia di atas 55 tahun berisiko tinggi: pencegahan serangan jantung, stroke, kematian kardiovaskular, atau memerlukan prosedur revaskularisasi
  • Mencegah timbulnya dan/atau menunda perkembangan penyakit ginjal diabetik, dengan atau tanpa proteinuria.[14] Bukti uji coba secara acak menunjukkan bahwa dosis maksimum yang dapat ditoleransi mencegah kejadian kardiovaskular dan kematian pada pasien dengan penyakit ginjal diabetik.

Kontraindikasi

Kontraindikasi penggunaannya termasuk pasien dengan penurunan volume, riwayat edema angioneurotik saat menggunakan inhibitor ACE, kehamilan, dan hipotensi.

Orang tidak boleh mengonsumsi ramipril (atau inhibitor ACE apa pun) jika mereka menderita hiperkalemia. Disarankan juga untuk menghindari penggunaan pengganti garam karena dapat semakin meningkatkan kadar kalium dalam darah.[15]

Ramipril dapat dipertimbangkan pada pasien dengan stenosis arteri ginjal (RAS) bilateral atau unilateral yang signifikan.[16] Peningkatan awal kreatinin serum di atas batas awal diperkirakan terjadi setelah memulai terapi dengan Ramipril, tetapi pemantauan biokimia serum dan fungsi ginjal setelah inisiasi sangatlah penting.[17][18] Pengobatan dengan Ramipril pada beberapa pasien dengan penyempitan signifikan pada kedua ginjal dapat meningkatkan konsentrasi kreatinin serum (diukur dalam tes darah), yang kembali ke nilai awal setelah penghentian terapi.[19]

Efek Samping

Reaksi alergi yang serius terhadap obat ini kecil kemungkinannya terjadi, namun perhatian medis segera harus dicari jika terjadi. Dalam kasus ekstrem, ramipril dapat menyebabkan masalah hati yang fatal.

Mekanisme Kerja

Inhibitor ACE (termasuk ramipril) menghambat kerja enzim pengonversi angiotensin (ACE), sehingga menurunkan produksi angiotensin II dan menurunkan pemecahan bradikinin. Penurunan angiotensin II menyebabkan relaksasi otot polos arteriol yang menyebabkan penurunan resistensi perifer total, menurunkan tekanan darah saat darah dipompa melalui pembuluh darah yang melebar. Efeknya terhadap bradikinin menyebabkan efek samping batuk kering.

Ramipril, suatu bakal obat atau prekursor, diubah menjadi metabolit aktif ramiprilat oleh karboksilesterase 1.[21][22] Ramiprilat sebagian besar diekskresikan oleh ginjal. Waktu paruhnya bervariasi (3–16 jam), dan diperpanjang karena gagal jantung dan hati, serta gagal ginjal. Efek puncak terjadi antara 3 dan 6 jam setelah pemberian dosis, dengan sekitar 50% dari efek ini bertahan setelah 24 jam.[23]

Riset

Uji coba Evaluasi Hasil dan Pencegahan Jantung pada tahun 2001 tampaknya menunjukkan ramipril memiliki kualitas kardioprotektif yang melampaui kualitasnya sebagai antihipertensi,[24][25] Namun persidangan dan interpretasi hasilnya mendapat kritik.[26]

Uji coba Acute Infarction Ramipril Efficacy (AIRE)[27][28] menunjukkan penurunan angka kematian sebesar 27% pada pasien yang menerima ramipril untuk gagal jantung kronis setelah serangan jantung.

Ramipril ditemukan memiliki hasil yang serupa dengan telmisartan, suatu obat antagonis reseptor angiotensin II.[29]

Referensi

  1. Ramipril Monograph for Professionals. Drugs.com. American Society of Health-System Pharmacists.
  2. Effects of an angiotensin-converting-enzyme inhibitor, ramipril, on cardiovascular events in high-risk patients. The New England Journal of Medicine. January 2000. Vol. 342 (3). hlm. 145–53. doi:10.1056/NEJM200001203420301.
  3. HOPE study investigators. Effects of ramipril on cardiovascular and microvascular outcomes in people with diabetes mellitus: results of the HOPE study and MICRO-HOPE substudy. The Lancet. January 2000. Vol. 355 (9200). hlm. 253–259. doi:10.1016/S0140-6736(99)12323-7.
  4. A meta-analysis reporting effects of angiotensin-converting enzyme inhibitors and angiotensin receptor blockers in patients without heart failure. Journal of the American College of Cardiology. January 2013. Vol. 61 (2). hlm. 131–42. doi:10.1016/j.jacc.2012.10.011.
  5. Ramipril Monograph for Professionals. Drugs.com. American Society of Health-System Pharmacists.
  6. Ramipril Monograph for Professionals. Drugs.com. American Society of Health-System Pharmacists.
  7. Ramipril Pregnancy and Breastfeeding Warnings. Drugs.com.
  8. Ramipril Monograph for Professionals. Drugs.com. American Society of Health-System Pharmacists.
  9. Analogue-based Drug Discovery. John Wiley & Sons. 2006. hlm. 469. ISBN 9783527607495.
  10. British national formulary : BNF 76. Pharmaceutical Press. 2018. hlm. 172–173. ISBN 9780857113382.
  11. The Top 300 of 2021. ClinCalc.
  12. Ramipril - Drug Usage Statistics. ClinCalc.
  13. Effect of different angiotensin-converting-enzyme inhibitors on mortality among elderly patients with congestive heart failure. CMAJ. May 2008. Vol. 178 (10). hlm. 1303–11. doi:10.1503/cmaj.060068.
  14. Prevention and treatment of diabetic renal disease in type 2 diabetes: the BENEDICT study. Journal of the American Society of Nephrology. April 2006. Vol. 17 (4 Suppl 2). hlm. S90-7. doi:10.1681/ASN.2005121324.
  15. Ramipril Monograph for Professionals. Drugs.com. American Society of Health-System Pharmacists.
  16. Dispelling the myth: the use of renin-angiotensin blockade in atheromatous renovascular disease. Nephrology, Dialysis, Transplantation. April 2012. Vol. 27 (4). hlm. 1403–1409. doi:10.1093/ndt/gfr496.
  17. Dispelling the myth: the use of renin-angiotensin blockade in atheromatous renovascular disease. Nephrology, Dialysis, Transplantation. April 2012. Vol. 27 (4). hlm. 1403–1409. doi:10.1093/ndt/gfr496.
  18. Use of angiotensin-converting enzyme inhibitors in patients with heart failure and renal insufficiency: how concerned should we be by the rise in serum creatinine?. Journal of the American Geriatrics Society. July 2002. Vol. 50 (7). hlm. 1297–1300. doi:10.1046/j.1532-5415.2002.50321.x.
  19. Dispelling the myth: the use of renin-angiotensin blockade in atheromatous renovascular disease. Nephrology, Dialysis, Transplantation. April 2012. Vol. 27 (4). hlm. 1403–1409. doi:10.1093/ndt/gfr496.
  20. Ramipril Side Effects. eMedTV: Health Information Brought To Life.
  21. Ramipril. An updated review of its therapeutic use in essential hypertension and heart failure. Drugs. March 1995. Vol. 49 (3). hlm. 440–466. doi:10.2165/00003495-199549030-00008.
  22. In vitro drug metabolism by human carboxylesterase 1: focus on angiotensin-converting enzyme inhibitors. Drug Metabolism and Disposition. January 2014. Vol. 42 (1). hlm. 126–133. doi:10.1124/dmd.113.053512.
  23. 24-hour blood pressure profiles in hypertensive patients administered ramipril or placebo once daily: magnitude and duration of antihypertensive effects. Clinical Cardiology. Wiley. September 1991. Vol. 14 (9). hlm. 737–742. doi:10.1002/clc.4960140908.
  24. HOPE Trial: Main Outcomes and Serum Creatinine. Hypertension Online. 13 August 2001.
  25. Ramipril reduced mortality and cardiovascular morbidity in high risk adults. BMJ Evidence-Based Medicine. BMJ Publishing Group Ltd. March 2000. Vol. 5 (2). hlm. 47. doi:10.1136/ebm.5.2.47.
  26. Debate: Do ACE Inhibitors Have Unique Properties, Beyond Their Antihypertensive Effect?. MedScape. 2002.
  27. Ramipril. An updated review of its therapeutic use in essential hypertension and heart failure. Drugs. March 1995. Vol. 49 (3). hlm. 440–466. doi:10.2165/00003495-199549030-00008.
  28. Effect of ramipril on mortality and morbidity of survivors of acute myocardial infarction with clinical evidence of heart failure. The Acute Infarction Ramipril Efficacy (AIRE) Study Investigators. Lancet. October 1993. Vol. 342 (8875). hlm. 821–8. doi:10.1016/0140-6736(93)92693-N.
  29. Telmisartan, ramipril, or both in patients at high risk for vascular events. The New England Journal of Medicine. April 2008. Vol. 358 (15). hlm. 1547–59. doi:10.1056/NEJMoa0801317.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29579127 (2026-08-14T23:15:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.