Valsartan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27198983; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Valsartan_skeletal.svg|thumb|right|280px|Valsartan skeletal]] | |||
Valsartan dengan rumus kimia <chem>C24H29N5O3</chem> dikembangkan oleh [[Novartis]] dan dipasarkan di beberapa negara berkembang dengan merek dagang Diovan. Nama dagang Valsartan di Indonesia antara lain Co Diovan, Diovan, Exforge, Valesco, dan Valsartan Ni. Valsartan diserap dengan baik pada pemberian secara oral dan diekskresikan melalui urin dan feses masing-masing sekitar 13% dan 86%. | '''Valsartan''' merupakan obat golongan [[Antagonis reseptor angiotensin II|ARB]] yang bekerja dengan menghambat reseptor angiotensin II yang menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah pada pasien dengan [[hipertensi]]. Valsartan termasuk obat keras sehingga harus dikonsumsi dengan resep dokter. Valsartan dapat dikonsumsi tunggal maupun kombinasi dengan obat-obatan antihipertensi lain. Namun, penggunaan bersama [[Inhibitor ACE|ACE inhibitor]] dan golongan [[Beta blocker|Beta Blocker]] tidak dianjurkan.<ref>Qi-Fang Huang. [https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3883632/ Overview of clinical use and side effect profile of valsartan in Chinese hypertensive patients]. ''Drug Design, Development and Therapy''. 2013-12-30. Vol. 8. hlm. 79–86. doi:10.2147/DDDT.S38617.</ref> | ||
Valsartan dengan rumus kimia <chem>C24H29N5O3</chem> dikembangkan oleh [[Novartis]] dan dipasarkan di beberapa negara berkembang dengan merek dagang Diovan.<ref>[https://www.japsonline.com/admin/php/uploads/54_pdf.pdf sumber].</ref> Nama dagang Valsartan di Indonesia antara lain Co Diovan, Diovan, Exforge, Valesco, dan Valsartan Ni.<ref>[http://pionas.pom.go.id/monografi/valsartan VALSARTAN PIO Nas]. ''pionas.pom.go.id''.</ref> Valsartan diserap dengan baik pada pemberian secara oral dan diekskresikan melalui urin dan feses masing-masing sekitar 13% dan 86%.<ref>[https://reference.medscape.com/drug/entresto-sacubitril-valsartan-1000010#91 Entresto (sacubitril/valsartan) dosing, indications, interactions, adverse effects, and more]. ''reference.medscape.com''.</ref> | |||
Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika ([[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat|FDA]]), Valsartan termasuk obat-obatan kategori D artinya terbukti berisiko terhadap janin. Namun dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh lebih besar daripada risiko. Penggunaan pada ibu hamil tidak direkomendasikan karena dapat menyebabkan [[oligohidramnion]] yang dapat mengakibatkan kematian janin. | Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika ([[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat|FDA]]), Valsartan termasuk obat-obatan kategori D artinya terbukti berisiko terhadap janin. Namun dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh lebih besar daripada risiko. Penggunaan pada ibu hamil tidak direkomendasikan karena dapat menyebabkan [[oligohidramnion]] yang dapat mengakibatkan kematian janin. | ||
Efek samping yang timbul akibat penggunaan Valsartan antara lain hipotensi ortostatik, ruam, hiperkalemia, gangguan saluran pernapasan, dispneu, diare, mual, muntah, dispepsia, dan impotensi. Valsartan tidak diberikan pada pasien dengan kegagalan fungsi hati berat, sirosis hati, dan obstruksi empedu. | Efek samping yang timbul akibat penggunaan Valsartan antara lain hipotensi ortostatik, ruam, hiperkalemia, gangguan saluran pernapasan, dispneu, diare, mual, muntah, dispepsia, dan impotensi. Valsartan tidak diberikan pada pasien dengan kegagalan fungsi hati berat, sirosis hati, dan obstruksi empedu.<ref>Office of the Commissioner. [http://www.fda.gov/news-events/press-announcements/fda-approves-new-generic-valsartan FDA approves a new generic valsartan]. ''FDA''. 2019-09-11.</ref> | ||
Pada tahun 2018, telah dilakukan penarikan obat antihipertensi berbahan aktif Valsartan karena ditemukan adanya cemaran ''[[Nitrosodimethylamine]]'' (NDMA) yang bersifat karsinogenik pada penggunaan jangka panjang. | Pada tahun 2018, telah dilakukan penarikan obat antihipertensi berbahan aktif Valsartan karena ditemukan adanya cemaran ''[[Nitrosodimethylamine]]'' (NDMA) yang bersifat karsinogenik pada penggunaan jangka panjang.<ref>[https://www.pom.go.id/new/view/more/klarifikasi/88/PENJELASAN-BPOM-RI--TENTANG--PENARIKAN-OBAT-ANTIHIPERTENSI-YANG-MENGANDUNG-ZAT-AKTIF-VALSARTAN.html PENJELASAN BPOM RI TENTANG PENARIKAN OBAT ANTIHIPERTENSI YANG MENGANDUNG ZAT AKTIF VALSARTAN].</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Valsartan&oldid=27198983 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27198983 (2025-04-27T15:08:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 08.58
Valsartan merupakan obat golongan ARB yang bekerja dengan menghambat reseptor angiotensin II yang menyebabkan terjadinya penurunan tekanan darah pada pasien dengan hipertensi. Valsartan termasuk obat keras sehingga harus dikonsumsi dengan resep dokter. Valsartan dapat dikonsumsi tunggal maupun kombinasi dengan obat-obatan antihipertensi lain. Namun, penggunaan bersama ACE inhibitor dan golongan Beta Blocker tidak dianjurkan.[1]
Valsartan dengan rumus kimia dikembangkan oleh Novartis dan dipasarkan di beberapa negara berkembang dengan merek dagang Diovan.[2] Nama dagang Valsartan di Indonesia antara lain Co Diovan, Diovan, Exforge, Valesco, dan Valsartan Ni.[3] Valsartan diserap dengan baik pada pemberian secara oral dan diekskresikan melalui urin dan feses masing-masing sekitar 13% dan 86%.[4]
Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan Amerika (FDA), Valsartan termasuk obat-obatan kategori D artinya terbukti berisiko terhadap janin. Namun dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh lebih besar daripada risiko. Penggunaan pada ibu hamil tidak direkomendasikan karena dapat menyebabkan oligohidramnion yang dapat mengakibatkan kematian janin.
Efek samping yang timbul akibat penggunaan Valsartan antara lain hipotensi ortostatik, ruam, hiperkalemia, gangguan saluran pernapasan, dispneu, diare, mual, muntah, dispepsia, dan impotensi. Valsartan tidak diberikan pada pasien dengan kegagalan fungsi hati berat, sirosis hati, dan obstruksi empedu.[5]
Pada tahun 2018, telah dilakukan penarikan obat antihipertensi berbahan aktif Valsartan karena ditemukan adanya cemaran Nitrosodimethylamine (NDMA) yang bersifat karsinogenik pada penggunaan jangka panjang.[6]
Referensi
- ↑ Qi-Fang Huang. Overview of clinical use and side effect profile of valsartan in Chinese hypertensive patients. Drug Design, Development and Therapy. 2013-12-30. Vol. 8. hlm. 79–86. doi:10.2147/DDDT.S38617.
- ↑ sumber.
- ↑ VALSARTAN PIO Nas. pionas.pom.go.id.
- ↑ Entresto (sacubitril/valsartan) dosing, indications, interactions, adverse effects, and more. reference.medscape.com.
- ↑ Office of the Commissioner. FDA approves a new generic valsartan. FDA. 2019-09-11.
- ↑ PENJELASAN BPOM RI TENTANG PENARIKAN OBAT ANTIHIPERTENSI YANG MENGANDUNG ZAT AKTIF VALSARTAN.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27198983 (2025-04-27T15:08:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.