Asam fluoroasetat: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29304526; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Fluoroacetic_Acid_V.1.svg|thumb|right|280px|Fluoroacetic Acid V.1]] | |||
Chemical compound | Chemical compound | ||
'''Asam fluoroasetat''' adalah [[senyawa organofluorin]] dengan rumus CH<sub>2</sub>FCO<sub>2</sub>H. Senyawa ini berupa padatan tak berwarna dan terkenal akan toksisitasnya yang relatif tinggi. Basa konjugatnya, [[Fluoroacetate|fluoroasetat]] terdapat [[Pertahanan tanaman terhadap herbivora|secara alami]] pada sekurangkurangnya 40 tanaman di [[Australia]], [[Brasil]], dan [[Afrika]]. Asam fluoroasetat adalah salah satu dari lima produk alami yang diketahui mengandung fluor organik. | '''Asam fluoroasetat''' adalah [[senyawa organofluorin]] dengan rumus CH<sub>2</sub>FCO<sub>2</sub>H. Senyawa ini berupa padatan tak berwarna dan terkenal akan toksisitasnya yang relatif tinggi.<ref>Christopher M. Timperley. ''Fluorine Chemistry at the Millennium''. 2000. hlm. 499–538. doi:10.1016/B978-008043405-6/50040-2. ISBN 9780080434056.</ref> Basa konjugatnya, [[Fluoroacetate|fluoroasetat]] terdapat [[Pertahanan tanaman terhadap herbivora|secara alami]] pada sekurangkurangnya 40 tanaman di [[Australia]], [[Brasil]], dan [[Afrika]]. Asam fluoroasetat adalah salah satu dari lima produk alami yang diketahui mengandung fluor organik.<ref>K.K. Jason Chan. ''The Rare Fluorinated Natural Products and Biotechnological Prospects for Fluorine Enzymology''. ''Methods in Enzymology''. 2012. Vol. 516. hlm. 219–235. doi:10.1016/B978-0-12-394291-3.00003-4. ISBN 9780123942913.</ref> | ||
== Toksisitas == | == Toksisitas == | ||
Asam fluoroasetat adalah metabolit berbahaya dari obat-obatan yang mengandung fluor (dosis mematikan rata-rata, LD50 = 10 mg/kg pada manusia). Sumber metabolisme asam fluoroasetat yang paling umum adalah [[fluoroamina]] dan [[fluoroeter]]. Asam fluoroasetat dapat mengganggu [[Siklus asam sitrat|siklus Krebs]]. | Asam fluoroasetat adalah metabolit berbahaya dari obat-obatan yang mengandung fluor (dosis mematikan rata-rata, LD50 = 10 mg/kg pada manusia). Sumber metabolisme asam fluoroasetat yang paling umum adalah [[fluoroamina]] dan [[fluoroeter]]. Asam fluoroasetat dapat mengganggu [[Siklus asam sitrat|siklus Krebs]].<ref>Jillian L. Kyzer. ''Metabolism and Toxicity of Fluorine Compounds''. ''Chemical Research in Toxicology''. 15 March 2021. Vol. 34 (3). hlm. 678–680. doi:10.1021/acs.chemrestox.0c00439.</ref> | ||
Berbeda dengan asam monofluoroasetat, [[asam difluoroasetat]] dan asam [[Asam trifluoroasetat|trifluoroasetat]] memiliki toksisitas yang jauh lebih rendah. pKa asam monofluoroasetat adalah 2,66; berbeda dengan asam di- dan trimonoasetat yang masing-masing memiliki pKa 1,24 dan 0,23. | Berbeda dengan asam monofluoroasetat, [[asam difluoroasetat]] dan asam [[Asam trifluoroasetat|trifluoroasetat]] memiliki toksisitas yang jauh lebih rendah. pKa asam monofluoroasetat adalah 2,66; berbeda dengan asam di- dan trimonoasetat yang masing-masing memiliki pKa 1,24 dan 0,23.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+fluoroasetat&oldid=29304526 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
== Penggunaan == | == Penggunaan == | ||
Asam fluoroasetat digunakan untuk memproduksi [[pestisida]] terutama [[rodentisida]] (lihat [[natrium fluoroasetat]]). Proyeksi pasar keseluruhan diperkirakan akan meningkat pada tingkat yang cukup besar selama periode 2021 hingga 2027. | Asam fluoroasetat digunakan untuk memproduksi [[pestisida]] terutama [[rodentisida]] (lihat [[natrium fluoroasetat]]). Proyeksi pasar keseluruhan diperkirakan akan meningkat pada tingkat yang cukup besar selama periode 2021 hingga 2027.<ref>Industry Research. [https://www.marketwatch.com/press-release/global-fluoroacetic-acid-market-share-size-2021-consumption-analysis-by-applications-future-demand-top-leading-players-competitive-situation-and-emerging-trends-and-forecast-to-2027-2021-10-25 Global Fluoroacetic Acid Market Share, Size 2021: Consumption Analysis By Applications, Future Demand, Top Leading Players, Competitive Situation and Emerging Trends, and Forecast to 2027]. MarketWatch. October 25, 2021.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Asam+fluoroasetat&oldid=29304526 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29304526 (2026-06-01T15:27:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.03
Chemical compound Asam fluoroasetat adalah senyawa organofluorin dengan rumus CH2FCO2H. Senyawa ini berupa padatan tak berwarna dan terkenal akan toksisitasnya yang relatif tinggi.[1] Basa konjugatnya, fluoroasetat terdapat secara alami pada sekurangkurangnya 40 tanaman di Australia, Brasil, dan Afrika. Asam fluoroasetat adalah salah satu dari lima produk alami yang diketahui mengandung fluor organik.[2]
Toksisitas
Asam fluoroasetat adalah metabolit berbahaya dari obat-obatan yang mengandung fluor (dosis mematikan rata-rata, LD50 = 10 mg/kg pada manusia). Sumber metabolisme asam fluoroasetat yang paling umum adalah fluoroamina dan fluoroeter. Asam fluoroasetat dapat mengganggu siklus Krebs.[3]
Berbeda dengan asam monofluoroasetat, asam difluoroasetat dan asam trifluoroasetat memiliki toksisitas yang jauh lebih rendah. pKa asam monofluoroasetat adalah 2,66; berbeda dengan asam di- dan trimonoasetat yang masing-masing memiliki pKa 1,24 dan 0,23.[4]
Penggunaan
Asam fluoroasetat digunakan untuk memproduksi pestisida terutama rodentisida (lihat natrium fluoroasetat). Proyeksi pasar keseluruhan diperkirakan akan meningkat pada tingkat yang cukup besar selama periode 2021 hingga 2027.[5]
Referensi
- ↑ Christopher M. Timperley. Fluorine Chemistry at the Millennium. 2000. hlm. 499–538. doi:10.1016/B978-008043405-6/50040-2. ISBN 9780080434056.
- ↑ K.K. Jason Chan. The Rare Fluorinated Natural Products and Biotechnological Prospects for Fluorine Enzymology. Methods in Enzymology. 2012. Vol. 516. hlm. 219–235. doi:10.1016/B978-0-12-394291-3.00003-4. ISBN 9780123942913.
- ↑ Jillian L. Kyzer. Metabolism and Toxicity of Fluorine Compounds. Chemical Research in Toxicology. 15 March 2021. Vol. 34 (3). hlm. 678–680. doi:10.1021/acs.chemrestox.0c00439.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Industry Research. Global Fluoroacetic Acid Market Share, Size 2021: Consumption Analysis By Applications, Future Demand, Top Leading Players, Competitive Situation and Emerging Trends, and Forecast to 2027. MarketWatch. October 25, 2021.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29304526 (2026-06-01T15:27:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.