Lompat ke isi

Protonasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29578683; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam kimia, '''protonasi''' adalah penambahan [[Proton#Ion hidrogen|proton]] ([[Hidron (kimia)|H<sup>+</sup>]]) pada suatu [[atom]], [[molekul]], atau [[ion]], menghasilkan [[asam konjugasi]]. Sebagai contoh di antaranya:
[[File:Aqueous_protonation_of_aniline.tiff|thumb|right|280px|Aqueous protonation of aniline]]
 
Dalam kimia, '''protonasi''' adalah penambahan [[Proton#Ion hidrogen|proton]] ([[Hidron (kimia)|H<sup>+</sup>]]) pada suatu [[atom]], [[molekul]], atau [[ion]], menghasilkan [[asam konjugasi]].<ref>S. S. Zumdahl. [https://archive.org/details/chemistry0000zumd Chemistry]. Heath. 1986. ISBN 0-669-04529-2.</ref> Sebagai contoh di antaranya:
* Protonasi [[air]] oleh [[asam sulfat]]:
* Protonasi [[air]] oleh [[asam sulfat]]:
*: H<sub>2</sub>SO<sub>4</sub> + H<sub>2</sub>O  H<sub>3</sub>O<sup>+</sup> +
*: H<sub>2</sub>SO<sub>4</sub> + H<sub>2</sub>O  H<sub>3</sub>O<sup>+</sup> +  
* Protonasi [[isobutena]] dalam pembentukan [[karbokation]]:
* Protonasi [[isobutena]] dalam pembentukan [[karbokation]]:
*: (CH<sub>3</sub>)<sub>2</sub>C=CH<sub>2</sub> + HBF<sub>4</sub>  (CH<sub>3</sub>)<sub>3</sub>C<sup>+</sup> +
*: (CH<sub>3</sub>)<sub>2</sub>C=CH<sub>2</sub> + HBF<sub>4</sub>  (CH<sub>3</sub>)<sub>3</sub>C<sup>+</sup> +  
* Protonasi [[amonia]] dalam pembentukan [[amonium klorida]] dari amonia dan [[hidrogen klorida]]:
* Protonasi [[amonia]] dalam pembentukan [[amonium klorida]] dari amonia dan [[hidrogen klorida]]:
*: NH<sub>3</sub><sub>([[gas|g]])</sub> + HCl<sub>([[gas|g]])</sub> → NH<sub>4</sub>Cl<sub>([[padatan|s]])</sub>
*: NH<sub>3</sub><sub>([[gas|g]])</sub> + HCl<sub>([[gas|g]])</sub> → NH<sub>4</sub>Cl<sub>([[padatan|s]])</sub>
Baris 12: Baris 14:


== Laju protonasi dan deprotonasi ==
== Laju protonasi dan deprotonasi ==
Protonasi terkadang bersifat cepat, sebagian dikarenakan mobilitas proton yang cepat dalam banyak [[pelarut]]. [[Laju reaksi|Laju]] protonasi terkait erat dengan [[keasaman]] dari spesi yang memprotonasi: protonasi oleh [[asam lemah]] lebih lambat dibandingkan protonasi basa yang sama oleh [[asam|asam kuat]]. Laju protonasi dan [[deprotonasi]] dapat sangat lambat ketika protonasi memicu terjadinya perubahan struktur yang signifikan.
Protonasi terkadang bersifat cepat, sebagian dikarenakan mobilitas proton yang cepat dalam banyak [[pelarut]]. [[Laju reaksi|Laju]] protonasi terkait erat dengan [[keasaman]] dari spesi yang memprotonasi: protonasi oleh [[asam lemah]] lebih lambat dibandingkan protonasi basa yang sama oleh [[asam|asam kuat]]. Laju protonasi dan [[deprotonasi]] dapat sangat lambat ketika protonasi memicu terjadinya perubahan struktur yang signifikan.<ref>K. W. Kramarz. ''Slow Proton Transfer Reactions in Organometallic and Bioinorganic Chemistry''. ''Progress in Inorganic Chemistry''. 1994. Vol. 42. hlm. 1–65. doi:10.1002/9780470166437.ch1.</ref><ref>Patrick B. Smith. [https://archive.org/details/american-chemical-society-journal_1981-10-07_103_20/page/6044 Proton cryptates. Kinetics and thermodynamics of protonation of the [1.1.1] macrobicyclic cryptand]. ''J. Am. Chem. Soc''. 1981. Vol. 103 (20). hlm. 6044–6048. doi:10.1021/ja00410a009.</ref>


== Reversibilitas dan katalisis ==
== Reversibilitas dan katalisis ==
Protonasi biasanya bersifat reversibel (dapat bolak-balik), dan struktur serta pengikatan basa konjugasinya biasanya tidak mengalami perubahan terhadap protonasi. Dalam beberapa kasus, tetapi, protonasi memicu terjadinya [[Isomerisme cis-trans|isomerisasi]], sebagai contoh ''cis''-[[alkena]] dapat diubah menjadi ''trans''-alkena menggunakan sejumlah tertentu dari agen protonasi katalitik. Banyak [[enzim]], seperti [[serin hidrolase]], beroperasi melalui mekanisme yang melibatkan protonasi substrat secara bolak-balik.
Protonasi biasanya bersifat reversibel (dapat bolak-balik), dan struktur serta pengikatan basa konjugasinya biasanya tidak mengalami perubahan terhadap protonasi. Dalam beberapa kasus, tetapi, protonasi memicu terjadinya [[Isomerisme cis-trans|isomerisasi]], sebagai contoh ''cis''-[[alkena]] dapat diubah menjadi ''trans''-alkena menggunakan sejumlah tertentu dari agen protonasi katalitik.<ref>Edward P. Hunter. ''Protonation of C3H6 isomers: isotope exchange and isomerization''. ''J. Phys. Chem''. 1982. Vol. 86 (14). hlm. 2769–2775. doi:10.1021/j100211a042.</ref> Banyak [[enzim]], seperti [[serin hidrolase]], beroperasi melalui mekanisme yang melibatkan protonasi substrat secara bolak-balik.<ref>Driant, T.; Nachon, F.; Ollivier, C.; Renard, P. Y.; Derat, E. ''On the Influence of the Protonation States of Active Site Residues on AChE Reactivation: A QM/MM Approach''. ''Chembiochem''. 2017. Vol. 18 (7). hlm. 666-675. doi:10.1002/cbic.201600646.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 22: Baris 24:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Protonasi&oldid=29578683 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29578683 (2026-08-14T20:04:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Protonasi&oldid=29578683 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29578683 (2026-08-14T20:04:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.04

Aqueous protonation of aniline

Dalam kimia, protonasi adalah penambahan proton (H+) pada suatu atom, molekul, atau ion, menghasilkan asam konjugasi.[1] Sebagai contoh di antaranya:

Protonasi adalah proses penambahan kation hidrogen (ion H+) ke suatu senyawa, umumnya nukleofil, karena ion H+ adalah elektrofil.

Protonasi adalah reaksi kimia yang sangat mendasar dan merupakan tahapan dalam banyak proses katalitik dan stoikiometrik. Beberapa ion dan molekul dapat mengalami lebih dari satu protonasi dan dilabeli sebagai polibasa, yang biasanya terdapat pada banyak makromolekul biologis. Protonasi dan deprotonasi (pelepasan proton) terjadi dalam sebagian besar reaksi asam-basa; mereka adalah inti dari sebagian besar teori reaksi asam-basa. Suatu asam Brønsted–Lowry didefinisikan sebagai suatu zat kimia yang memprotonasi zat lain. Setelah memprotonasi substrat, massa dan muatan spesi tersebut bertambah masing-masing satu unit, membuatnya sebagai tahapan penting dalam beberapa prosedur analitik seperti spektrometri massa semburan elektron. Protonasi dan deprotonasi suatu molekul atau ion dapat mengubah banyak sifat kimia lainnya, tidak hanya massa dan muatan, seperti perubahan hidrofilisitas, potensial reduksi, dan sifat optisnya.

Laju protonasi dan deprotonasi

Protonasi terkadang bersifat cepat, sebagian dikarenakan mobilitas proton yang cepat dalam banyak pelarut. Laju protonasi terkait erat dengan keasaman dari spesi yang memprotonasi: protonasi oleh asam lemah lebih lambat dibandingkan protonasi basa yang sama oleh asam kuat. Laju protonasi dan deprotonasi dapat sangat lambat ketika protonasi memicu terjadinya perubahan struktur yang signifikan.[2][3]

Reversibilitas dan katalisis

Protonasi biasanya bersifat reversibel (dapat bolak-balik), dan struktur serta pengikatan basa konjugasinya biasanya tidak mengalami perubahan terhadap protonasi. Dalam beberapa kasus, tetapi, protonasi memicu terjadinya isomerisasi, sebagai contoh cis-alkena dapat diubah menjadi trans-alkena menggunakan sejumlah tertentu dari agen protonasi katalitik.[4] Banyak enzim, seperti serin hidrolase, beroperasi melalui mekanisme yang melibatkan protonasi substrat secara bolak-balik.[5]

Lihat pula

Referensi

  1. S. S. Zumdahl. Chemistry. Heath. 1986. ISBN 0-669-04529-2.
  2. K. W. Kramarz. Slow Proton Transfer Reactions in Organometallic and Bioinorganic Chemistry. Progress in Inorganic Chemistry. 1994. Vol. 42. hlm. 1–65. doi:10.1002/9780470166437.ch1.
  3. Patrick B. Smith. Proton cryptates. Kinetics and thermodynamics of protonation of the [1.1.1 macrobicyclic cryptand]. J. Am. Chem. Soc. 1981. Vol. 103 (20). hlm. 6044–6048. doi:10.1021/ja00410a009.
  4. Edward P. Hunter. Protonation of C3H6 isomers: isotope exchange and isomerization. J. Phys. Chem. 1982. Vol. 86 (14). hlm. 2769–2775. doi:10.1021/j100211a042.
  5. Driant, T.; Nachon, F.; Ollivier, C.; Renard, P. Y.; Derat, E. On the Influence of the Protonation States of Active Site Residues on AChE Reactivation: A QM/MM Approach. Chembiochem. 2017. Vol. 18 (7). hlm. 666-675. doi:10.1002/cbic.201600646.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29578683 (2026-08-14T20:04:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.