Lompat ke isi

Fosil jejak: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29419699; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Fosil jejak''' atau '''iknofosil''' (; dari  ''ikhnos'' "jejak") adalah catatan geologis dari [[Bentuk kehidupan paling awal yang diketahui|aktivitas biologis]]. Mereka masuk ke golongan [[fosil]], tetapi bukan [[makhluk hidup]] itu sendiri. Kemungkinan contoh yang paling umum diketahui adalah fosil jejak kaki [[dinosaurus]].
'''Fosil jejak''' atau '''iknofosil''' (; dari  ''ikhnos'' "jejak") adalah catatan geologis dari [[Bentuk kehidupan paling awal yang diketahui|aktivitas biologis]].<ref>Seilacher A. 2007. ''Trace fossil analysis''. Springer-Verlag.</ref> Mereka masuk ke golongan [[fosil]], tetapi bukan [[makhluk hidup]] itu sendiri. Kemungkinan contoh yang paling umum diketahui adalah fosil jejak kaki [[dinosaurus]].


Ichnofosil bisa berupa jejak yang terbentuk di sebuah [[Substrat (biologi laut)|substrat]] oleh suatu makhluk hidup. Contohnya adalah galian hewan, jejak kaki, dan rongga akar. Iknofosil juga berarti material yang diproduksi oleh suatu organisme, contohnya [[koprolit]] atau petanda kimiawi. Contoh yang paling umum diketahui adalah [[stromatolit]], yang diproduksi oleh [[bakteri]]. Namun, sebagian besar [[struktur sedimen]] (contohnya yang terbentuk dari cangkang kerang kosong yang menggelinding di dasar laut) tidak terbentuk dari [[perilaku]] sebuah organisme, dan oleh karena itu tidak termasuk fosil jejak.
Ichnofosil bisa berupa jejak yang terbentuk di sebuah [[Substrat (biologi laut)|substrat]] oleh suatu makhluk hidup. Contohnya adalah galian hewan,<ref>Bromley R.G. 1970. Borings as trace fossils and ''Entobia cretacea'' Portlock as an example. In: Crimes T.P. and Harper J.C. (eds) Trace fossils. ''Geological Journal Special Issue 3'', 49-90.</ref> jejak kaki, dan rongga akar. Iknofosil juga berarti material yang diproduksi oleh suatu organisme, contohnya [[koprolit]] atau petanda kimiawi. Contoh yang paling umum diketahui adalah [[stromatolit]], yang diproduksi oleh [[bakteri]]. Namun, sebagian besar [[struktur sedimen]] (contohnya yang terbentuk dari cangkang kerang kosong yang menggelinding di dasar laut) tidak terbentuk dari [[perilaku]] sebuah organisme, dan oleh karena itu tidak termasuk fosil jejak.


Studi mengenai fosil jejak disebut dengan [[iknologi]]. Jejak ini dapat memberi tahu kita mengenai perilaku hewan, dan umumnya tak memberi suatu petunjuk mengenai afinitas biologi mereka. Mereka diberi nama sendiri dalam [[taksonomi]], berdasarkan penampilan dan/atau perilaku mereka, berdasarkan petunjuk dari fosil jejak organisme yang terkait.
Studi mengenai fosil jejak disebut dengan [[iknologi]]. Jejak ini dapat memberi tahu kita mengenai perilaku hewan, dan umumnya tak memberi suatu petunjuk mengenai afinitas biologi mereka. Mereka diberi nama sendiri dalam [[taksonomi]], berdasarkan penampilan dan/atau perilaku mereka, berdasarkan petunjuk dari fosil jejak organisme yang terkait.


== Galeri ==
== Galeri ==
== Lihat Pula ==
== Lihat Pula ==
* [[Ichnologi]]
* [[Ichnologi]]


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fosil+jejak&oldid=29419699 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29419699 (2026-07-04T16:05:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fosil+jejak&oldid=29419699 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29419699 (2026-07-04T16:05:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.11

Fosil jejak atau iknofosil (; dari ikhnos "jejak") adalah catatan geologis dari aktivitas biologis.[1] Mereka masuk ke golongan fosil, tetapi bukan makhluk hidup itu sendiri. Kemungkinan contoh yang paling umum diketahui adalah fosil jejak kaki dinosaurus.

Ichnofosil bisa berupa jejak yang terbentuk di sebuah substrat oleh suatu makhluk hidup. Contohnya adalah galian hewan,[2] jejak kaki, dan rongga akar. Iknofosil juga berarti material yang diproduksi oleh suatu organisme, contohnya koprolit atau petanda kimiawi. Contoh yang paling umum diketahui adalah stromatolit, yang diproduksi oleh bakteri. Namun, sebagian besar struktur sedimen (contohnya yang terbentuk dari cangkang kerang kosong yang menggelinding di dasar laut) tidak terbentuk dari perilaku sebuah organisme, dan oleh karena itu tidak termasuk fosil jejak.

Studi mengenai fosil jejak disebut dengan iknologi. Jejak ini dapat memberi tahu kita mengenai perilaku hewan, dan umumnya tak memberi suatu petunjuk mengenai afinitas biologi mereka. Mereka diberi nama sendiri dalam taksonomi, berdasarkan penampilan dan/atau perilaku mereka, berdasarkan petunjuk dari fosil jejak organisme yang terkait.

Galeri

Lihat Pula

Referensi

  1. Seilacher A. 2007. Trace fossil analysis. Springer-Verlag.
  2. Bromley R.G. 1970. Borings as trace fossils and Entobia cretacea Portlock as an example. In: Crimes T.P. and Harper J.C. (eds) Trace fossils. Geological Journal Special Issue 3, 49-90.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29419699 (2026-07-04T16:05:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.