Fenobukarb: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23876364; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:BPMC.svg|thumb|right|280px|BPMC]] | |||
'''2-(1-Metilpropil)fenil N-metilkarbamat''' (atau '''2-(1-methylpropyl)phenyl N-methylcarbamate'''), [[Nomor registrasi CAS|nomor CAS]] 3766-81-2, adalah suatu [[bahan aktif]] [[insektisida]] golongan [[karbamat]]. [[Rumus kimia]] senyawa ini adalah C<sub>12</sub>H<sub>17</sub>NO<sub>2</sub>. Wujudnya berupa cairan berwarna kuning pucat atau merah pucat. | '''2-(1-Metilpropil)fenil N-metilkarbamat''' (atau '''2-(1-methylpropyl)phenyl N-methylcarbamate'''), [[Nomor registrasi CAS|nomor CAS]] 3766-81-2, adalah suatu [[bahan aktif]] [[insektisida]] golongan [[karbamat]]. [[Rumus kimia]] senyawa ini adalah C<sub>12</sub>H<sub>17</sub>NO<sub>2</sub>. Wujudnya berupa cairan berwarna kuning pucat atau merah pucat. | ||
Sebagai senyawa karbamat ia digunakan untuk mengendalikan [[hama]] [[serangga]] pada [[padi]] dan [[kapas]]. Ia bersifat anti[[kolinesterase]] sehingga merupakan [[racun saraf]]. Pada dosis rendah menyebabkan keluarnya liur dan air mata dan pada dosis yang lebih besar menyebabkan kejang otot dan kematian. | Sebagai senyawa karbamat ia digunakan untuk mengendalikan [[hama]] [[serangga]] pada [[padi]] dan [[kapas]]. Ia bersifat anti[[kolinesterase]] sehingga merupakan [[racun saraf]]. Pada dosis rendah menyebabkan keluarnya liur dan air mata dan pada dosis yang lebih besar menyebabkan kejang otot dan kematian. | ||
Senyawa ini diketahui menjadi penyebab "[[Wabah Kanigoro|penyakit misterius]]" yang berujung pada kematian 10 warga Desa [[Kanigoro, Ngablak, Magelang]] pada bulan Juni [[2007]] dan sakitnya berpuluh-puluh warga lainnya. | Senyawa ini diketahui menjadi penyebab "[[Wabah Kanigoro|penyakit misterius]]" yang berujung pada kematian 10 warga Desa [[Kanigoro, Ngablak, Magelang]] pada bulan Juni [[2007]] dan sakitnya berpuluh-puluh warga lainnya.<ref>[http://www.mediaindonesia.com/berita.asp?id=142249] Media Indonesia Online edisi 7 September 2007</ref> | ||
== Sinonim == | == Sinonim == | ||
| Baris 18: | Baris 20: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Fenobukarb&oldid=23876364 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23876364 (2023-07-19T21:49:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.12
2-(1-Metilpropil)fenil N-metilkarbamat (atau 2-(1-methylpropyl)phenyl N-methylcarbamate), nomor CAS 3766-81-2, adalah suatu bahan aktif insektisida golongan karbamat. Rumus kimia senyawa ini adalah C12H17NO2. Wujudnya berupa cairan berwarna kuning pucat atau merah pucat.
Sebagai senyawa karbamat ia digunakan untuk mengendalikan hama serangga pada padi dan kapas. Ia bersifat antikolinesterase sehingga merupakan racun saraf. Pada dosis rendah menyebabkan keluarnya liur dan air mata dan pada dosis yang lebih besar menyebabkan kejang otot dan kematian.
Senyawa ini diketahui menjadi penyebab "penyakit misterius" yang berujung pada kematian 10 warga Desa Kanigoro, Ngablak, Magelang pada bulan Juni 2007 dan sakitnya berpuluh-puluh warga lainnya.[1]
Sinonim
- 2-(1-Metilpropil)fenol metilkarbamat
- 2-sec-Butilfenil N-metilkarbamat
- BPMC
Nama dagang
Fenobucarb, Osbac, Bassa
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23876364 (2023-07-19T21:49:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.