Lompat ke isi

Reaktor unggun terfluidisasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29530027; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Fluidized_Bed_Reactor_Graphic.svg|thumb|right|280px|Fluidized Bed Reactor Graphic]]
'''Reaktor unggun terfluidisasi''' (, '''FBR''') adalah jenis perangkat [[reaktor kimia|reaktor]] yang dapat digunakan untuk menjalankan berbagai reaksi kimia [[Fase benda|multifase]]. Pada jenis reaktor ini, suatu [[zat alir|fluida]] (gas atau cairan) dialirkan melalui [[material butiran]] padat (biasanya berupa [[katalisis|katalis]]) dengan kecepatan yang cukup tinggi sehingga partikel padat tersebut tersuspensi dan berperilaku seolah-olah merupakan fluida. Proses ini, yang dikenal sebagai [[fluidisasi]], memberikan banyak keuntungan penting bagi FBR. Oleh karena itu, FBR banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri.
'''Reaktor unggun terfluidisasi''' (, '''FBR''') adalah jenis perangkat [[reaktor kimia|reaktor]] yang dapat digunakan untuk menjalankan berbagai reaksi kimia [[Fase benda|multifase]]. Pada jenis reaktor ini, suatu [[zat alir|fluida]] (gas atau cairan) dialirkan melalui [[material butiran]] padat (biasanya berupa [[katalisis|katalis]]) dengan kecepatan yang cukup tinggi sehingga partikel padat tersebut tersuspensi dan berperilaku seolah-olah merupakan fluida. Proses ini, yang dikenal sebagai [[fluidisasi]], memberikan banyak keuntungan penting bagi FBR. Oleh karena itu, FBR banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri.


==Prinsip dasar==
==Prinsip dasar==
Material padat penyusun unggun (yaitu material katalitik tempat spesies kimia bereaksi) pada FBR umumnya ditopang oleh sebuah pelat [[Porositas|berpori]] yang disebut distributor. Selanjutnya, fluida dipaksa mengalir melalui distributor dan naik menembus material padat tersebut. Pada kecepatan fluida yang rendah, partikel padat tetap berada di tempatnya sementara fluida mengalir melalui celah-celah di antara partikel. Kondisi ini dikenal sebagai [[reaktor unggun tetap]] (''packed bed reactor''). Ketika kecepatan fluida ditingkatkan, reaktor akan mencapai kondisi di mana gaya yang diberikan fluida pada partikel padat cukup untuk menyeimbangkan berat material padat tersebut. Tahap ini disebut fluidisasi awal dan terjadi pada kecepatan minimum fluidisasi. Setelah kecepatan minimum ini terlampaui, isi unggun reaktor mulai mengembang dan berputar, menyerupai cairan dalam tangki yang diaduk atau air yang sedang mendidih. Pada kondisi inilah reaktor disebut sebagai reaktor unggun terfluidisasi. Bergantung pada kondisi operasi dan sifat fase padat yang digunakan, berbagai rezim aliran dapat terjadi di dalam reaktor ini.
Material padat penyusun unggun (yaitu material katalitik tempat spesies kimia bereaksi) pada FBR umumnya ditopang oleh sebuah pelat [[Porositas|berpori]] yang disebut distributor.<ref>Howard, J. R. (1989). ''Fluidized Bed Technology: Principles and Applications.'' New York, NY: Adam Higler.</ref> Selanjutnya, fluida dipaksa mengalir melalui distributor dan naik menembus material padat tersebut. Pada kecepatan fluida yang rendah, partikel padat tetap berada di tempatnya sementara fluida mengalir melalui celah-celah di antara partikel. Kondisi ini dikenal sebagai [[reaktor unggun tetap]] (''packed bed reactor''). Ketika kecepatan fluida ditingkatkan, reaktor akan mencapai kondisi di mana gaya yang diberikan fluida pada partikel padat cukup untuk menyeimbangkan berat material padat tersebut. Tahap ini disebut fluidisasi awal dan terjadi pada kecepatan minimum fluidisasi. Setelah kecepatan minimum ini terlampaui, isi unggun reaktor mulai mengembang dan berputar, menyerupai cairan dalam tangki yang diaduk atau air yang sedang mendidih. Pada kondisi inilah reaktor disebut sebagai reaktor unggun terfluidisasi. Bergantung pada kondisi operasi dan sifat fase padat yang digunakan, berbagai rezim aliran dapat terjadi di dalam reaktor ini.
==Lihat pula==
==Lihat pula==
* [[Pembakaran unggun terfluidisasi]]
* [[Pembakaran unggun terfluidisasi]]
Baris 9: Baris 10:
* [[Reaktor kimia]]
* [[Reaktor kimia]]
* [[Teknik kimia]]
* [[Teknik kimia]]
==Referensi==


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaktor+unggun+terfluidisasi&oldid=29530027 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29530027 (2026-08-05T17:41:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Reaktor+unggun+terfluidisasi&oldid=29530027 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29530027 (2026-08-05T17:41:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.13

Fluidized Bed Reactor Graphic

Reaktor unggun terfluidisasi (, FBR) adalah jenis perangkat reaktor yang dapat digunakan untuk menjalankan berbagai reaksi kimia multifase. Pada jenis reaktor ini, suatu fluida (gas atau cairan) dialirkan melalui material butiran padat (biasanya berupa katalis) dengan kecepatan yang cukup tinggi sehingga partikel padat tersebut tersuspensi dan berperilaku seolah-olah merupakan fluida. Proses ini, yang dikenal sebagai fluidisasi, memberikan banyak keuntungan penting bagi FBR. Oleh karena itu, FBR banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri.

Prinsip dasar

Material padat penyusun unggun (yaitu material katalitik tempat spesies kimia bereaksi) pada FBR umumnya ditopang oleh sebuah pelat berpori yang disebut distributor.[1] Selanjutnya, fluida dipaksa mengalir melalui distributor dan naik menembus material padat tersebut. Pada kecepatan fluida yang rendah, partikel padat tetap berada di tempatnya sementara fluida mengalir melalui celah-celah di antara partikel. Kondisi ini dikenal sebagai reaktor unggun tetap (packed bed reactor). Ketika kecepatan fluida ditingkatkan, reaktor akan mencapai kondisi di mana gaya yang diberikan fluida pada partikel padat cukup untuk menyeimbangkan berat material padat tersebut. Tahap ini disebut fluidisasi awal dan terjadi pada kecepatan minimum fluidisasi. Setelah kecepatan minimum ini terlampaui, isi unggun reaktor mulai mengembang dan berputar, menyerupai cairan dalam tangki yang diaduk atau air yang sedang mendidih. Pada kondisi inilah reaktor disebut sebagai reaktor unggun terfluidisasi. Bergantung pada kondisi operasi dan sifat fase padat yang digunakan, berbagai rezim aliran dapat terjadi di dalam reaktor ini.

Lihat pula

Referensi

  1. Howard, J. R. (1989). Fluidized Bed Technology: Principles and Applications. New York, NY: Adam Higler.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29530027 (2026-08-05T17:41:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.