Lompat ke isi

Deiodinasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 16265438; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Pada [[hormon tiroid]], '''deiodinasi''' adalah proses [[katabolisme]] [[hormon|prohormon]] [[tetra-iodotironina|T4]] yang memiliki 4 buah [[atom]] [[iodin|yodium]] menjadi [[tri-iodotironina|T3]] dengan 3 atom yodium, dan kemudian menjadi [[di-iodotironina|T2]] dan [[mono-iodotironina|T1]] dengan masing-masing 2 dan 1 atom yodium.
Pada [[hormon tiroid]], '''deiodinasi''' adalah proses [[katabolisme]] [[hormon|prohormon]] [[tetra-iodotironina|T4]] yang memiliki 4 buah [[atom]] [[iodin|yodium]] menjadi [[tri-iodotironina|T3]] dengan 3 atom yodium, dan kemudian menjadi [[di-iodotironina|T2]] dan [[mono-iodotironina|T1]] dengan masing-masing 2 dan 1 atom yodium.


Proses deiodinasi terjadi 2 kali, yang pertama terjadi di dalam [[plasma darah]] oleh aktivitas hormon [[glukokortikoid]] ''hydrocortisone'', sebagai promoter dengan [[enzim]] [[iodotironina deiodinase-1|ID-I]] yang terdapat pada [[hati]] maupun [[ginjal]], dan enzim [[iodotironina deiodinase-2|ID-2]] yang terdapat pada [[otak]], [[hipofisis|kelenjar pituitari]] dan [[jaringan]] [[lemak|adiposa]] cokelat. Reaksi deiodinasi T4 yang kedua terjadi di dalam [[mitokondria]] dengan promoter berupa [[peroksidase]]+[[hidrogen peroksida|H<sub>2</sub>O<sub>2</sub>]], dan [[katalis]]ator berupa [[NADH]].
Proses deiodinasi terjadi 2 kali, yang pertama terjadi di dalam [[plasma darah]] oleh aktivitas hormon [[glukokortikoid]] ''hydrocortisone'',<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC425418/pdf/jcinvest00138-0372.pdf Ontogenesis of lodothyronine-5'-Deiodinase]. ''Department ofMedicine, Institute of Clinical Endocrinology, Tokyo Women's Medical College; Kanji Sato, Hisoko Mimura, Doo Chol Han, Toshio Tsushima, dan Kazuo Shizume''.</ref> sebagai promoter dengan [[enzim]] [[iodotironina deiodinase-1|ID-I]] yang terdapat pada [[hati]] maupun [[ginjal]], dan enzim [[iodotironina deiodinase-2|ID-2]] yang terdapat pada [[otak]], [[hipofisis|kelenjar pituitari]] dan [[jaringan]] [[lemak|adiposa]] cokelat.<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1149735/pdf/biochemj00170-0250.pdf Hepatic iodothyronine 5'-deiodinase : The role of selenium]. ''Division of Biochemical Sciences, Rowett Research Institute, University Department of Clinical Chemistry; John R. ARTHUR, Fergus NICOL dan Geoffrey J. BECKETT''.</ref> Reaksi deiodinasi T4 yang kedua terjadi di dalam [[mitokondria]] dengan promoter berupa [[peroksidase]]+[[hidrogen peroksida|H<sub>2</sub>O<sub>2</sub>]], dan [[katalis]]ator berupa [[NADH]].<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1178193/pdf/biochemj00641-0205.pdf Deiodination of L-Thyroxine and its Activity on the Oxidation in vitro of Reduced Nicotinamide-Adenine Dinucleotide by Peroxidase plus Hydrogen Peroxide]. ''Thyroid Research Unit, Inttuto G. Marani6n, Ctentro de Investigaciones Biol6gicas, Consejo Superior de Investigaciones Cientlflcas; TRINIDAD JOLIN AND GABRIELLA MORREALE DE ESCOBAR''.</ref>
 
== Rujukan ==
 


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Deiodinasi&oldid=16265438 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 16265438 (2019-12-06T05:47:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Deiodinasi&oldid=16265438 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 16265438 (2019-12-06T05:47:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.14

Pada hormon tiroid, deiodinasi adalah proses katabolisme prohormon T4 yang memiliki 4 buah atom yodium menjadi T3 dengan 3 atom yodium, dan kemudian menjadi T2 dan T1 dengan masing-masing 2 dan 1 atom yodium.

Proses deiodinasi terjadi 2 kali, yang pertama terjadi di dalam plasma darah oleh aktivitas hormon glukokortikoid hydrocortisone,[1] sebagai promoter dengan enzim ID-I yang terdapat pada hati maupun ginjal, dan enzim ID-2 yang terdapat pada otak, kelenjar pituitari dan jaringan adiposa cokelat.[2] Reaksi deiodinasi T4 yang kedua terjadi di dalam mitokondria dengan promoter berupa peroksidase+H2O2, dan katalisator berupa NADH.[3]

Referensi

  1. Ontogenesis of lodothyronine-5'-Deiodinase. Department ofMedicine, Institute of Clinical Endocrinology, Tokyo Women's Medical College; Kanji Sato, Hisoko Mimura, Doo Chol Han, Toshio Tsushima, dan Kazuo Shizume.
  2. Hepatic iodothyronine 5'-deiodinase : The role of selenium. Division of Biochemical Sciences, Rowett Research Institute, University Department of Clinical Chemistry; John R. ARTHUR, Fergus NICOL dan Geoffrey J. BECKETT.
  3. Deiodination of L-Thyroxine and its Activity on the Oxidation in vitro of Reduced Nicotinamide-Adenine Dinucleotide by Peroxidase plus Hydrogen Peroxide. Thyroid Research Unit, Inttuto G. Marani6n, Ctentro de Investigaciones Biol6gicas, Consejo Superior de Investigaciones Cientlflcas; TRINIDAD JOLIN AND GABRIELLA MORREALE DE ESCOBAR.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 16265438 (2019-12-06T05:47:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.