Lompat ke isi

Logam pengisi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23506128; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 6: Baris 6:


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
* [[Patri]]
* [[Patri]]
* [[Solder]]
* [[Solder]]
Baris 13: Baris 12:
* [[Foil mematri amorf|Kertas patri amorf]]
* [[Foil mematri amorf|Kertas patri amorf]]
* [[Pengelasan autogenous|Pengelasan autogen]], proses pengelasan tanpa logam pengisi
* [[Pengelasan autogenous|Pengelasan autogen]], proses pengelasan tanpa logam pengisi
== Referensi ==
* PCary, Howard B. dan Scott C. Helzer (2005). Teknologi Pengelasan Modern. Upper Saddle River, [[New Jersey]] : Pendidikan Pearson. .


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Logam+pengisi&oldid=23506128 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23506128 (2023-05-17T23:41:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Logam+pengisi&oldid=23506128 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23506128 (2023-05-17T23:41:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 09.15

Logam pengisi adalah logam yang dibubuhkan pada proses penyambungan dengan cara pengelasan, pematrian, atau penyolderan.

Proses penyolderan dan pematrian sangat bergantung pada logam pengisi yang ditambahkan pada bagian sambungan untuk mengikat kedua bagian logam induk. Penyolderan dan pematrian menggunakan logam pengisi yang mampu meleleh pada suhu yang lebih rendah dari logam induk. Penyolderan menggunakan logam pengisi yang disebut solder, yang memiliki titik leleh yang rendah (kurang dari 450 °C), yang biasanya terdiri dari bahan logam paduan timah-timbal. Pematrian menggunakan logam pengisi yang disebut sebagai patri dengan titik leleh lebih tinggi (lebih dari 450 °C) yang mungkin mendekati suhu logam induk, dan yang dapat membentuk paduan logam eutektik dengan logam induk. Patri terdiri dari berbagai macam logam tertentu tergantung tujuan dan cara penggunaan pada logam induk.

Proses pengelasan menggunakan panas dengan suhu kurang lebih pada titik leleh logam induk yang membuat bagian ujung dari logam induk itu meleleh. Las biasanya membutuhkan distribusi panas yang tepat sasaran dan bukan membatasi panas yang dihasilkan dari alat pengelas, untuk menghindari pelelehan logam pada bagian yang tidak perlu atau tidak seharusnya dan untuk menghindari panas dari bunga api membahayakan objek-objek di sekitarnya. Jika logam pengisi digunakan, logam paduan tersebut biasanya menggunakan logam dengan karakteristik dan titik leleh yang mirip dengan logam induk.

Lihat juga

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23506128 (2023-05-17T23:41:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.