Lompat ke isi

Beta-karoten: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27359041; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''β-Karoten''' adalah [[pigmen]] berwarna dominan merah-jingga yang ditemukan secara alami pada tumbuhan dan [[buah-buahan]]. Beta karoten merupakan [[senyawa organik]], secara kimiawi diklasifikasikan sebagai [[hidrokarbon]], dan secara spesifik diklasifikasikan sebagai [[terpenoid]] (isoprenoid), mencerminkan bahwa ia merupakan turunan unit [[isoprena]]. Beta karoten disintesis oleh tumbuhan dari [[geranilgeranil pirofosfat]].
[[File:Β-Carotene_powder.jpg|thumb|right|280px|Β-Carotene powder]]
 
'''β-Karoten''' adalah [[pigmen]] berwarna dominan merah-jingga yang ditemukan secara alami pada tumbuhan dan [[buah-buahan]]. Beta karoten merupakan [[senyawa organik]], secara kimiawi diklasifikasikan sebagai [[hidrokarbon]], dan secara spesifik diklasifikasikan sebagai [[terpenoid]] (isoprenoid), mencerminkan bahwa ia merupakan turunan unit [[isoprena]]. Beta karoten disintesis oleh tumbuhan dari [[geranilgeranil pirofosfat]].<ref>Susan D. Van Arnum. ''Vitamin A in Kirk-Othmer Encyclopedia of Chemical Technology''. John Wiley. 1998. hlm. 99–107. doi:10.1002/0471238961.2209200101181421.a01. ISBN 0-471-23896-1.</ref>


Beta karoten merupakan anggota [[karoten]], yang merupakan [[tetraterpena]] turunan dari isoprena dan memiliki rantai karbon berjumlah 40. Di antara semua karoten, beta karoten dicirikan dengan keberadaan cincin beta pada kedua ujung molekulnya. Penyerapan beta karoten oleh tubuh meningkat dengan meningkatnya asupan lemak, karena karoten larut oleh lemak.
Beta karoten merupakan anggota [[karoten]], yang merupakan [[tetraterpena]] turunan dari isoprena dan memiliki rantai karbon berjumlah 40. Di antara semua karoten, beta karoten dicirikan dengan keberadaan cincin beta pada kedua ujung molekulnya. Penyerapan beta karoten oleh tubuh meningkat dengan meningkatnya asupan lemak, karena karoten larut oleh lemak.


Beta karoten adalah senyawa yang memberikan warna jingga pada [[wortel]], [[labu]], dan [[ubi]], dan merupakan senyawa karoten yang paling umum pada tumbuhan. Ketika diaplikasikan sebagai pewarna makanan, beta karoten memiliki [[bilangan E|bilangan]] E160. Di alam, beta karoten adalah bentuk awal dari [[Vitamin A]] melalui enzim [[beta-carotene 15,15'-monooxygenase]]. Isolasi beta karoten di dalam buah-buahan umumnya menggunakan metode [[kromatografi]] kolom. Pemisahan beta karoten dari campuran dengan senyawa karotenoid lainnya berdasarkan polaritasnya. Beta karoten bersifat non-polar, sehingga dapat dipisahkan dengan pelarut non-polar seperti [[heksana]].
Beta karoten adalah senyawa yang memberikan warna jingga pada [[wortel]], [[labu]], dan [[ubi]], dan merupakan senyawa karoten yang paling umum pada tumbuhan. Ketika diaplikasikan sebagai pewarna makanan, beta karoten memiliki [[bilangan E|bilangan]] E160.<ref>Milne, George W. A. [https://archive.org/details/gardnerscommerci0000unse Gardner's commercially important chemicals: synonyms, trade names, and properties]. Wiley-Interscience. 2005. ISBN 0-471-73518-3.</ref> Di alam, beta karoten adalah bentuk awal dari [[Vitamin A]] melalui enzim [[beta-carotene 15,15'-monooxygenase]].<ref>Susan D. Van Arnum. ''Vitamin A in Kirk-Othmer Encyclopedia of Chemical Technology''. John Wiley. 1998. hlm. 99–107. doi:10.1002/0471238961.2209200101181421.a01. ISBN 0-471-23896-1.</ref> Isolasi beta karoten di dalam buah-buahan umumnya menggunakan metode [[kromatografi]] kolom. Pemisahan beta karoten dari campuran dengan senyawa karotenoid lainnya berdasarkan polaritasnya. Beta karoten bersifat non-polar, sehingga dapat dipisahkan dengan pelarut non-polar seperti [[heksana]].<ref>Mercadante, A.Z., Steck, A., Pfander, H. ''Carotenoids from Guava (Psidium guajava L.): Isolation and Structure Elucidation''. ''J. Agric. Food Chem''. 1999. Vol. 47 (1). hlm. 145–151. doi:10.1021/jf980405r.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 10: Baris 12:
* [[Lutein]]
* [[Lutein]]
* [[Zeaksantin]]
* [[Zeaksantin]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.ars.usda.gov/research/publications/publications.htm?SEQ_NO_115=153965 USDA Webpage on β-carotene Content of Gac] - Fatty Acids and Carotenoids in Gac (Momordica Cochinchinensis Spreng) Fruit.
* [http://www.ars.usda.gov/research/publications/publications.htm?SEQ_NO_115=153965 USDA Webpage on β-carotene Content of Gac] - Fatty Acids and Carotenoids in Gac (Momordica Cochinchinensis Spreng) Fruit.


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Beta-karoten&oldid=27359041 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27359041 (2025-06-05T00:50:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Beta-karoten&oldid=27359041 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27359041 (2025-06-05T00:50:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 13.58

Berkas:Β-Carotene powder.jpg
Β-Carotene powder

β-Karoten adalah pigmen berwarna dominan merah-jingga yang ditemukan secara alami pada tumbuhan dan buah-buahan. Beta karoten merupakan senyawa organik, secara kimiawi diklasifikasikan sebagai hidrokarbon, dan secara spesifik diklasifikasikan sebagai terpenoid (isoprenoid), mencerminkan bahwa ia merupakan turunan unit isoprena. Beta karoten disintesis oleh tumbuhan dari geranilgeranil pirofosfat.[1]

Beta karoten merupakan anggota karoten, yang merupakan tetraterpena turunan dari isoprena dan memiliki rantai karbon berjumlah 40. Di antara semua karoten, beta karoten dicirikan dengan keberadaan cincin beta pada kedua ujung molekulnya. Penyerapan beta karoten oleh tubuh meningkat dengan meningkatnya asupan lemak, karena karoten larut oleh lemak.

Beta karoten adalah senyawa yang memberikan warna jingga pada wortel, labu, dan ubi, dan merupakan senyawa karoten yang paling umum pada tumbuhan. Ketika diaplikasikan sebagai pewarna makanan, beta karoten memiliki bilangan E160.[2] Di alam, beta karoten adalah bentuk awal dari Vitamin A melalui enzim beta-carotene 15,15'-monooxygenase.[3] Isolasi beta karoten di dalam buah-buahan umumnya menggunakan metode kromatografi kolom. Pemisahan beta karoten dari campuran dengan senyawa karotenoid lainnya berdasarkan polaritasnya. Beta karoten bersifat non-polar, sehingga dapat dipisahkan dengan pelarut non-polar seperti heksana.[4]

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Susan D. Van Arnum. Vitamin A in Kirk-Othmer Encyclopedia of Chemical Technology. John Wiley. 1998. hlm. 99–107. doi:10.1002/0471238961.2209200101181421.a01. ISBN 0-471-23896-1.
  2. Milne, George W. A. Gardner's commercially important chemicals: synonyms, trade names, and properties. Wiley-Interscience. 2005. ISBN 0-471-73518-3.
  3. Susan D. Van Arnum. Vitamin A in Kirk-Othmer Encyclopedia of Chemical Technology. John Wiley. 1998. hlm. 99–107. doi:10.1002/0471238961.2209200101181421.a01. ISBN 0-471-23896-1.
  4. Mercadante, A.Z., Steck, A., Pfander, H. Carotenoids from Guava (Psidium guajava L.): Isolation and Structure Elucidation. J. Agric. Food Chem. 1999. Vol. 47 (1). hlm. 145–151. doi:10.1021/jf980405r.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27359041 (2025-06-05T00:50:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.