Lompat ke isi

Selenium trioksida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27497500; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Selenium trioksida''' adalah [[senyawa anorganik]] dengan rumus [[Selenium|Se]][[Oxygen|O<sub>3</sub>]]. Senyawa ini merupakan senyawa [[higroskopik]] yang padat dan berwarna putih. Senyawa ini juga tergolong sebagai [[oksidator]] dan [[asam Lewis]]. Bahan ini adalah mendahulu senyawa Se(VI).
'''Selenium trioksida''' adalah [[senyawa anorganik]] dengan rumus [[Selenium|Se]][[Oxygen|O<sub>3</sub>]]. Senyawa ini merupakan senyawa [[higroskopik]] yang padat dan berwarna putih. Senyawa ini juga tergolong sebagai [[oksidator]] dan [[asam Lewis]]. Bahan ini adalah mendahulu senyawa Se(VI).<ref>Egon Wiberg, Arnold Frederick Holleman (2001) ''Inorganic Chemistry'', Elsevier</ref>


== Preparasi ==
== Preparasi ==
Baris 5: Baris 5:
:2 SeO<sub>3</sub>  →  2 SeO<sub>2</sub> + O<sub>2</sub>
:2 SeO<sub>3</sub>  →  2 SeO<sub>2</sub> + O<sub>2</sub>


Senyawa ini telah dibuat dengan sejumlah cara walaupun dioksidanya tidak terbakar dalam keadaan normal. Salah satu metodenya memerlukan proses dehidrasi [[asam selenat]] anhidrat dengan [[fosfor pentoksida]] pada suhu 150–160&nbsp;°C. Cara lain adalah dari reaksi [[sulfur trioksida]] cair dengan [[kalium selenat]]
Senyawa ini telah dibuat dengan sejumlah cara walaupun dioksidanya tidak terbakar dalam keadaan normal.<ref>Egon Wiberg, Arnold Frederick Holleman (2001) ''Inorganic Chemistry'', Elsevier</ref> Salah satu metodenya memerlukan proses dehidrasi [[asam selenat]] anhidrat dengan [[fosfor pentoksida]] pada suhu 150–160&nbsp;°C. Cara lain adalah dari reaksi [[sulfur trioksida]] cair dengan [[kalium selenat]]  
:SO<sub>3</sub> + K<sub>2</sub>SeO<sub>4</sub> → K<sub>2</sub>SO<sub>4</sub> + SeO<sub>3</sub>
:SO<sub>3</sub> + K<sub>2</sub>SeO<sub>4</sub> → K<sub>2</sub>SO<sub>4</sub> + SeO<sub>3</sub>


== Reaksi ==
== Reaksi ==
SeO<sub>3</sub> memiliki karakteristik yang lebih menyerupai [[sulfur trioksida]] SO<sub>3</sub> daripada [[telurium trioksida]], TeO<sub>3</sub>.
SeO<sub>3</sub> memiliki karakteristik yang lebih menyerupai [[sulfur trioksida]] SO<sub>3</sub> daripada [[telurium trioksida]], TeO<sub>3</sub>.<ref>Egon Wiberg, Arnold Frederick Holleman (2001) ''Inorganic Chemistry'', Elsevier</ref>


Pada suhu 120&nbsp;°C SeO<sub>3</sub>, bereaksi dengan [[selenium dioksida]] dan membentuk senyawa Se(VI)-Se(IV):
Pada suhu 120&nbsp;°C SeO<sub>3</sub>, bereaksi dengan [[selenium dioksida]] dan membentuk senyawa Se(VI)-Se(IV):<ref>Z. Žák "Crystal structure of diselenium pentoxide Se 2 O 5 " Zeitschrift für anorganische und allgemeine Chemie 1980, volume 460, pp. 81–85.</ref>
:SeO<sub>3</sub>  +  SeO<sub>2</sub> →  Se<sub>2</sub>O<sub>5</sub>
:SeO<sub>3</sub>  +  SeO<sub>2</sub> →  Se<sub>2</sub>O<sub>5</sub>


Baris 17: Baris 17:
:SeO<sub>3</sub> + SeF<sub>4</sub> → SeO<sub>2</sub>F<sub>2</sub>
:SeO<sub>3</sub> + SeF<sub>4</sub> → SeO<sub>2</sub>F<sub>2</sub>


Jika direaksikan dengan [[litium oksida]] dan [[natrium oksida]], unsur ini dapat membentuk garam Se<sup>VI</sup>O<sub>5</sub><sup>4−</sup> dan Se<sup>VI</sup>O<sub>6</sub><sup>6−</sup>:
Jika direaksikan dengan [[litium oksida]] dan [[natrium oksida]], unsur ini dapat membentuk garam Se<sup>VI</sup>O<sub>5</sub><sup>4−</sup> dan Se<sup>VI</sup>O<sub>6</sub><sup>6−</sup>:<ref>Handbook of Chalcogen Chemistry: New Perspectives in Sulfur, Selenium and Tellurium, Franceso A. Devillanova, Royal Society of Chemistry, 2007,</ref>
 
==Referensi==
 


==Bacaan lebih lanjut==
==Bacaan lebih lanjut==
Baris 26: Baris 23:
*
*


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Selenium+trioksida&oldid=27497500 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27497500 (2025-07-04T16:02:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Selenium+trioksida&oldid=27497500 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27497500 (2025-07-04T16:02:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.01

Selenium trioksida adalah senyawa anorganik dengan rumus SeO3. Senyawa ini merupakan senyawa higroskopik yang padat dan berwarna putih. Senyawa ini juga tergolong sebagai oksidator dan asam Lewis. Bahan ini adalah mendahulu senyawa Se(VI).[1]

Preparasi

Selenium trioksida sulit disiapkan karena dioksidanya sangat tidak stabil:

2 SeO3 → 2 SeO2 + O2

Senyawa ini telah dibuat dengan sejumlah cara walaupun dioksidanya tidak terbakar dalam keadaan normal.[2] Salah satu metodenya memerlukan proses dehidrasi asam selenat anhidrat dengan fosfor pentoksida pada suhu 150–160 °C. Cara lain adalah dari reaksi sulfur trioksida cair dengan kalium selenat

SO3 + K2SeO4 → K2SO4 + SeO3

Reaksi

SeO3 memiliki karakteristik yang lebih menyerupai sulfur trioksida SO3 daripada telurium trioksida, TeO3.[3]

Pada suhu 120 °C SeO3, bereaksi dengan selenium dioksida dan membentuk senyawa Se(VI)-Se(IV):[4]

SeO3 + SeO2 → Se2O5

Selenium trioksida juga dapat bereaksi dengan selenium tetrafluorida dan membentuk selenoil fluorida (analog sulfuril fluorida):

SeO3 + SeF4 → SeO2F2

Jika direaksikan dengan litium oksida dan natrium oksida, unsur ini dapat membentuk garam SeVIO54− dan SeVIO66−:[5]

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. Egon Wiberg, Arnold Frederick Holleman (2001) Inorganic Chemistry, Elsevier
  2. Egon Wiberg, Arnold Frederick Holleman (2001) Inorganic Chemistry, Elsevier
  3. Egon Wiberg, Arnold Frederick Holleman (2001) Inorganic Chemistry, Elsevier
  4. Z. Žák "Crystal structure of diselenium pentoxide Se 2 O 5 " Zeitschrift für anorganische und allgemeine Chemie 1980, volume 460, pp. 81–85.
  5. Handbook of Chalcogen Chemistry: New Perspectives in Sulfur, Selenium and Tellurium, Franceso A. Devillanova, Royal Society of Chemistry, 2007,

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27497500 (2025-07-04T16:02:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.