Sentrifugasi diferensial: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28656492; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Differentielle_zentrifugation.png|thumb|right|280px|Sentrifugasi diferensial]] | |||
Setelah setiap sentrifugasi, ''supernatan'' (larutan non-pelet) dikeluarkan dari tabung dan disentrifugasi ulang dengan [[gaya sentrifugal]] dan/atau waktu yang ditingkatkan. Sentrifugasi diferensial cocok digunakan untuk pemisahan minyak mentah berdasarkan laju sedimentasi, tetapi pemurnian yang lebih halus dapat dilakukan berdasarkan kerapatan melalui [[Sentrifugasi kerapatan apung|sentrifugasi gradien-kerapatan kesetimbangan]]. Dengan demikian, metode sentrifugasi diferensial adalah pemeletan partikel secara berurutan dari supernatan sebelumnya, dengan menggunakan gaya sentrifugasi yang semakin tinggi. Organel seluler yang dipisahkan dengan sentrifugasi diferensial mempertahankan tingkat fungsi normal yang relatif tinggi, selama tidak mengalami kondisi denaturasi selama isolasi. | Dalam [[biokimia]] dan [[biologi sel]], '''sentrifugasi diferensial''' (juga dikenal sebagai '''sentrifugasi kecepatan diferensial''') adalah prosedur umum yang digunakan untuk memisahkan [[organel]] dan partikel sub-seluler lainnya berdasarkan [[Svedberg|laju sedimentasi]]nya. Meskipun sering diterapkan dalam analisis biologis, sentrifugasi diferensial adalah teknik umum yang juga cocok untuk pemurnian kasar pada partikel tersuspensi yang tidak hidup (misalnya [[nanopartikel]], partikel [[sistem koloid|koloid]], [[virus]]). Dalam kasus tipikal di mana sentrifugasi diferensial digunakan untuk menganalisis fenomena biologis sel (misalnya distribusi organel), sampel [[jaringan]] pertama-tama di[[lisis]]kan untuk memecahkan [[membran sel]] dan melepaskan organel dan [[sitosol]]. Lisat kemudian mengalami [[sentrifugasi]] berulang, di mana partikel yang mengendap dengan cukup cepat pada gaya sentrifugal yang diberikan untuk waktu tertentu membentuk "pelet" yang kompak di bagian bawah tabung sentrifugasi.<ref>Kay Ohlendieck. ''Centrifugation and Ultracentrifugation''. ''Wilson and Walker's Principles and Techniques of Biochemistry and Molecular Biology''. 19 April 2018. hlm. 424–453. doi:10.1017/9781316677056.014. ISBN 9781107162273.</ref> | ||
Setelah setiap sentrifugasi, ''supernatan'' (larutan non-pelet) dikeluarkan dari tabung dan disentrifugasi ulang dengan [[gaya sentrifugal]] dan/atau waktu yang ditingkatkan. Sentrifugasi diferensial cocok digunakan untuk pemisahan minyak mentah berdasarkan laju sedimentasi, tetapi pemurnian yang lebih halus dapat dilakukan berdasarkan kerapatan melalui [[Sentrifugasi kerapatan apung|sentrifugasi gradien-kerapatan kesetimbangan]].<ref>James Darnell. [https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK21492/ Purification of Cells and Their Parts]. 2000.</ref> Dengan demikian, metode sentrifugasi diferensial adalah pemeletan partikel secara berurutan dari supernatan sebelumnya, dengan menggunakan gaya sentrifugasi yang semakin tinggi.<ref>Owen Mitch Griffith. [https://thermofisher.co.nz/Uploads/file/Scientific/Applications/Equipment-Furniture/Practical-Techniques-for-Centrifugal-Separations.pdf Practical Techniques for Centrifugal Separations – Application Guide]. Principles & Techniques of Biochemistry and Molecular Biology. 2010. hlm. 1-27.</ref> Organel seluler yang dipisahkan dengan sentrifugasi diferensial mempertahankan tingkat fungsi normal yang relatif tinggi, selama tidak mengalami kondisi denaturasi selama isolasi.<ref>Gerald Karp. [https://books.google.com/books?id=arRGYE0GxRQC&q=%22Differential+centrifugation%22&pg=PR28 Cell and Molecular Biology: Concepts and Experiments]. John Wiley & Sons. 19 Oktober 2009. hlm. 28–. ISBN 978-0-470-48337-4.</ref><ref>Mikhail A. Livshits. ''Isolation of exosomes by differential centrifugation: Theoretical analysis of a commonly used protocol''. ''Scientific Reports''. 30 November 2015. Vol. 5 (1). hlm. 17319. doi:10.1038/srep17319.</ref> | |||
==Lihat pula== | ==Lihat pula== | ||
* [[Jerome Vinograd]] | * [[Jerome Vinograd]] | ||
* [[Svedberg]] | * [[Svedberg]] | ||
* [[Sentrifugasi kerapatan apung|Ultrasentrifugasi kerapatan apung]] | * [[Sentrifugasi kerapatan apung|Ultrasentrifugasi kerapatan apung]] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sentrifugasi+diferensial&oldid=28656492 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28656492 (2025-12-03T05:57:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.01

Dalam biokimia dan biologi sel, sentrifugasi diferensial (juga dikenal sebagai sentrifugasi kecepatan diferensial) adalah prosedur umum yang digunakan untuk memisahkan organel dan partikel sub-seluler lainnya berdasarkan laju sedimentasinya. Meskipun sering diterapkan dalam analisis biologis, sentrifugasi diferensial adalah teknik umum yang juga cocok untuk pemurnian kasar pada partikel tersuspensi yang tidak hidup (misalnya nanopartikel, partikel koloid, virus). Dalam kasus tipikal di mana sentrifugasi diferensial digunakan untuk menganalisis fenomena biologis sel (misalnya distribusi organel), sampel jaringan pertama-tama dilisiskan untuk memecahkan membran sel dan melepaskan organel dan sitosol. Lisat kemudian mengalami sentrifugasi berulang, di mana partikel yang mengendap dengan cukup cepat pada gaya sentrifugal yang diberikan untuk waktu tertentu membentuk "pelet" yang kompak di bagian bawah tabung sentrifugasi.[1]
Setelah setiap sentrifugasi, supernatan (larutan non-pelet) dikeluarkan dari tabung dan disentrifugasi ulang dengan gaya sentrifugal dan/atau waktu yang ditingkatkan. Sentrifugasi diferensial cocok digunakan untuk pemisahan minyak mentah berdasarkan laju sedimentasi, tetapi pemurnian yang lebih halus dapat dilakukan berdasarkan kerapatan melalui sentrifugasi gradien-kerapatan kesetimbangan.[2] Dengan demikian, metode sentrifugasi diferensial adalah pemeletan partikel secara berurutan dari supernatan sebelumnya, dengan menggunakan gaya sentrifugasi yang semakin tinggi.[3] Organel seluler yang dipisahkan dengan sentrifugasi diferensial mempertahankan tingkat fungsi normal yang relatif tinggi, selama tidak mengalami kondisi denaturasi selama isolasi.[4][5]
Lihat pula
Referensi
- ↑ Kay Ohlendieck. Centrifugation and Ultracentrifugation. Wilson and Walker's Principles and Techniques of Biochemistry and Molecular Biology. 19 April 2018. hlm. 424–453. doi:10.1017/9781316677056.014. ISBN 9781107162273.
- ↑ James Darnell. Purification of Cells and Their Parts. 2000.
- ↑ Owen Mitch Griffith. Practical Techniques for Centrifugal Separations – Application Guide. Principles & Techniques of Biochemistry and Molecular Biology. 2010. hlm. 1-27.
- ↑ Gerald Karp. Cell and Molecular Biology: Concepts and Experiments. John Wiley & Sons. 19 Oktober 2009. hlm. 28–. ISBN 978-0-470-48337-4.
- ↑ Mikhail A. Livshits. Isolation of exosomes by differential centrifugation: Theoretical analysis of a commonly used protocol. Scientific Reports. 30 November 2015. Vol. 5 (1). hlm. 17319. doi:10.1038/srep17319.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28656492 (2025-12-03T05:57:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.