Lompat ke isi

Kobalt(III) oksida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27535628; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kobalt(III) oksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dengan [[rumus kimia]] Co<sub>2</sub>O<sub>3</sub>. Meskipun hanya dua oksida kobalt yang terkarakterisasi dengan baik, [[Kobalt(II) oksida|CoO]] dan [[Kobalt(II,III) oksida|Co<sub>3</sub>O<sub>4</sub>]], prosedur yang mengklaim menghasilkan Co<sub>2</sub>O<sub>3</sub> telah dijelaskan. Dengan demikian, pereaksian garam Co(II) seperti [[kobalt(II) sulfat]] dengan larutan [[natrium hipoklorit]] berair (juga dikenal sebagai pemutih) akan menghasilkan suatu padatan hitam:
[[File:Cobalt(III)_oxide.JPG|thumb|right|280px|Cobalt(III) oxide]]
 
'''Kobalt(III) oksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dengan [[rumus kimia]] Co<sub>2</sub>O<sub>3</sub>. Meskipun hanya dua oksida kobalt yang terkarakterisasi dengan baik, [[Kobalt(II) oksida|CoO]] dan [[Kobalt(II,III) oksida|Co<sub>3</sub>O<sub>4</sub>]],<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kobalt%28III%29+oksida&oldid=27535628 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> prosedur yang mengklaim menghasilkan Co<sub>2</sub>O<sub>3</sub> telah dijelaskan. Dengan demikian, pereaksian garam Co(II) seperti [[kobalt(II) sulfat]] dengan larutan [[natrium hipoklorit]] berair (juga dikenal sebagai pemutih) akan menghasilkan suatu padatan hitam:<ref>Handbook of Preparative Inorganic Chemistry, 2nd Ed. Edited by G. Brauer, Academic Press, 1963, NY. p. 1675.</ref><ref>Erwin Hüttner. [https://zenodo.org/record/2455069 Beiträge zur Kenntnis der Oxyde des Kobalts]. ''Zeitschrift für anorganische Chemie''. Wiley. 2 Mei 1901. Vol. 27 (1). hlm. 81–124. doi:10.1002/zaac.19010270113.</ref>


:2CoSO<sub>4</sub>  +  4NaOH + NaOCl  →  Co<sub>2</sub>O<sub>3</sub> + 2Na<sub>2</sub>SO<sub>4</sub> + NaCl
:2CoSO<sub>4</sub>  +  4NaOH + NaOCl  →  Co<sub>2</sub>O<sub>3</sub> + 2Na<sub>2</sub>SO<sub>4</sub> + NaCl
Baris 5: Baris 7:
Beberapa formulasi katalis [[hopkalit]] mengandung "Co<sub>2</sub>O<sub>3</sub>".
Beberapa formulasi katalis [[hopkalit]] mengandung "Co<sub>2</sub>O<sub>3</sub>".


Beberapa penelitian tidak dapat menyintesis senyawa ini, dan melaporkan bahwa senyawa ini secara teoretis tidak stabil.
Beberapa penelitian tidak dapat menyintesis senyawa ini, dan melaporkan bahwa senyawa ini secara teoretis tidak stabil.<ref>Pavitra N. Shanbhag. ''Elusive Co2O3: A Combined Experimental and Theoretical Study''. ''ACS Omega''. American Chemical Society (ACS). 2 November 2020. Vol. 5 (45). hlm. 29009–29016. doi:10.1021/acsomega.0c03397.</ref>


Senyawa tersebut larut dalam [[asam sulfat]] encer dingin dan akan menghasilkan Co<sub>2</sub>[SO<sub>4</sub>]<sub>3</sub>, yang memiliki warna biru dalam larutan berair.
Senyawa tersebut larut dalam [[asam sulfat]] encer dingin dan akan menghasilkan Co<sub>2</sub>[SO<sub>4</sub>]<sub>3</sub>, yang memiliki warna biru dalam larutan berair.
Baris 11: Baris 13:
: Co<sub>2</sub>O<sub>3</sub>  +  3H<sub>2</sub>SO<sub>4</sub>  →  Co<sub>2</sub>[SO<sub>4</sub>]<sub>3</sub>  +  3H<sub>2</sub>O
: Co<sub>2</sub>O<sub>3</sub>  +  3H<sub>2</sub>SO<sub>4</sub>  →  Co<sub>2</sub>[SO<sub>4</sub>]<sub>3</sub>  +  3H<sub>2</sub>O


Ion kobalt(III) merupakan [[oksidator]] kuat dalam larutan asam. [[Potensial elektrode standar|Potensial elektroda standar]]nya adalah +1,84&nbsp;V dalam situasi ini.
Ion kobalt(III) merupakan [[oksidator]] kuat dalam larutan asam. [[Potensial elektrode standar|Potensial elektroda standar]]nya adalah +1,84&nbsp;V dalam situasi ini.<ref>Wu Guoqing. [https://archive.org/details/wujihuaxuexiace0003unse 无机化学 (Inorganic Chemistry)]. 高等教育出版社 (Higher Education Press). 2003. hlm. [https://archive.org/details/wujihuaxuexiace0003unse/page/n358 781]. ISBN 9787040115833.</ref>


==Lihat pula==
==Lihat pula==
*[[Nanopartikel kobalt oksida]]
*[[Nanopartikel kobalt oksida]]


==Referensi==
== Referensi ==
 
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kobalt%28III%29+oksida&oldid=27535628 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27535628 (2025-07-12T14:30:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kobalt%28III%29+oksida&oldid=27535628 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27535628 (2025-07-12T14:30:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.02

Cobalt(III) oxide

Kobalt(III) oksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia Co2O3. Meskipun hanya dua oksida kobalt yang terkarakterisasi dengan baik, CoO dan Co3O4,[1] prosedur yang mengklaim menghasilkan Co2O3 telah dijelaskan. Dengan demikian, pereaksian garam Co(II) seperti kobalt(II) sulfat dengan larutan natrium hipoklorit berair (juga dikenal sebagai pemutih) akan menghasilkan suatu padatan hitam:[2][3]

2CoSO4 + 4NaOH + NaOCl → Co2O3 + 2Na2SO4 + NaCl

Beberapa formulasi katalis hopkalit mengandung "Co2O3".

Beberapa penelitian tidak dapat menyintesis senyawa ini, dan melaporkan bahwa senyawa ini secara teoretis tidak stabil.[4]

Senyawa tersebut larut dalam asam sulfat encer dingin dan akan menghasilkan Co2[SO4]3, yang memiliki warna biru dalam larutan berair.

Co2O3 + 3H2SO4 → Co2[SO4]3 + 3H2O

Ion kobalt(III) merupakan oksidator kuat dalam larutan asam. Potensial elektroda standarnya adalah +1,84 V dalam situasi ini.[5]

Lihat pula

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. Handbook of Preparative Inorganic Chemistry, 2nd Ed. Edited by G. Brauer, Academic Press, 1963, NY. p. 1675.
  3. Erwin Hüttner. Beiträge zur Kenntnis der Oxyde des Kobalts. Zeitschrift für anorganische Chemie. Wiley. 2 Mei 1901. Vol. 27 (1). hlm. 81–124. doi:10.1002/zaac.19010270113.
  4. Pavitra N. Shanbhag. Elusive Co2O3: A Combined Experimental and Theoretical Study. ACS Omega. American Chemical Society (ACS). 2 November 2020. Vol. 5 (45). hlm. 29009–29016. doi:10.1021/acsomega.0c03397.
  5. Wu Guoqing. 无机化学 (Inorganic Chemistry). 高等教育出版社 (Higher Education Press). 2003. hlm. 781. ISBN 9787040115833.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27535628 (2025-07-12T14:30:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.