Lompat ke isi

Cinnamon (lingkungan desktop): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28442426; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Cinnamon-logo.svg|thumb|right|280px|Cinnamon-logo]]
'''Cinnamon '''adalah sebuah lingkungan desktop gratis dan sumber terbuka untuk X Window System yang berasal dari GNOME 3, tetapi mengikuti konvensi metafora desktop tradisional. Cinnamon adalah lingkungan desktop utama yang digunakan oleh Linux Mint, akan tetapi juga tersedia sebagai pilihan desktop untuk distribusi Linux dan sistem operasi mirip Unix yang lain.
'''Cinnamon '''adalah sebuah lingkungan desktop gratis dan sumber terbuka untuk X Window System yang berasal dari GNOME 3, tetapi mengikuti konvensi metafora desktop tradisional. Cinnamon adalah lingkungan desktop utama yang digunakan oleh Linux Mint, akan tetapi juga tersedia sebagai pilihan desktop untuk distribusi Linux dan sistem operasi mirip Unix yang lain.


Pengembangan Cinnamon bermula sebagai reaksi pada peluncuran GNOME 3 di bulan April 2011. Pada saat itu, metafora desktop konvensional GNOME 2 digantikan dengan Gnome Shell.
Pengembangan Cinnamon bermula sebagai reaksi pada peluncuran GNOME 3 di bulan April 2011. Pada saat itu, metafora desktop konvensional GNOME 2 digantikan dengan Gnome Shell.


Cinnamon secara umum dipuji oleh media sebagai salah satu faktor pembeda Linux Mint. Pujian ini datang terutama untuk kemudahan penggunaannya dan kurva pembelajaran yang tidak tinggi. Ditilik dari segi model desain yang konservatif, Cinnamon mirip dengan XFCE dan GNOME 2.
Cinnamon secara umum dipuji oleh media sebagai salah satu faktor pembeda Linux Mint. Pujian ini datang terutama untuk kemudahan penggunaannya dan kurva pembelajaran yang tidak tinggi. Ditilik dari segi model desain yang konservatif, Cinnamon mirip dengan XFCE dan GNOME 2.<ref>[https://www.linuxmint.com/rel_sarah_cinnamon_whatsnew.php New features in Linux Mint 18 Cinnamon]. ''Linux Mint''.</ref>


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Seperti beberapa lingkungan desktop lainnya berdasarkan GNOME, termasuk [[Unity (antarmuka pengguna)|Unity]] [[Canonical (perusahaan)|Canonical]], Cinnamon adalah produk ketidakpuasan terhadap pengabaian pengalaman desktop tradisional oleh tim GNOME pada bulan April 2011. Sampai akhirnya, GNOME (yaitu GNOME 2) telah menyertakan metafora desktop tradisional, tetapi di GNOME 3 ini digantikan dengan GNOME Shell, yang tidak memiliki panel seperti bilah tugas dan fitur dasar lainnya dari desktop konvensional. Penghilangan fitur-fitur dasar ini tidak dapat diterima oleh pengembang distribusi seperti [[Linux Mint|Mint]] dan [[Ubuntu (operating system)|Ubuntu]], yang ditujukan kepada pengguna yang menginginkan antarmuka yang langsung membuat mereka nyaman.
Seperti beberapa lingkungan desktop lainnya berdasarkan GNOME, termasuk [[Unity (antarmuka pengguna)|Unity]] [[Canonical (perusahaan)|Canonical]], Cinnamon adalah produk ketidakpuasan terhadap pengabaian pengalaman desktop tradisional oleh tim GNOME pada bulan April 2011. Sampai akhirnya, GNOME (yaitu GNOME 2) telah menyertakan metafora desktop tradisional, tetapi di GNOME 3 ini digantikan dengan GNOME Shell, yang tidak memiliki panel seperti bilah tugas dan fitur dasar lainnya dari desktop konvensional. Penghilangan fitur-fitur dasar ini tidak dapat diterima oleh pengembang distribusi seperti [[Linux Mint|Mint]] dan [[Ubuntu (operating system)|Ubuntu]], yang ditujukan kepada pengguna yang menginginkan antarmuka yang langsung membuat mereka nyaman.


Secara bertahap, berbagai aplikasi inti diadaptasi oleh pengembang Mint. Dimulai dengan versi 1.2, dirilis pada bulan Januari 2012, ''window manager'' Cinnamon adalah [[Muffin (perangkat lunak)|Muffin]], yang awalnya merupakan ''fork'' dari [[Mutter (perangkat lunak)|Mutter]] GNOME 3. Demikian pula, sejak September 2012 (versi 1.6 dan seterusnya), Cinnamon menyertakan pengelola berkas Nemo yang merupakan ''fork'' dari [[Nautilus (pengelola berkas)|Nautilus]]. Cinnamon-Control-Center, disertakan sejak Mei 2013 (versi 1.8 dan seterusnya), menggabungkan fungsionalitas GNOME-Control-Center dengan Cinnamon-Settings, dan memungkinkan untuk mengelola dan memperbarui applet, ekstensi, desklet, dan tema melalui pusat kendali. Gnome-Screensaver juga di-''fork'' dan sekarang disebut Cinnamon-Screensaver.
Secara bertahap, berbagai aplikasi inti diadaptasi oleh pengembang Mint. Dimulai dengan versi 1.2, dirilis pada bulan Januari 2012, ''window manager'' Cinnamon adalah [[Muffin (perangkat lunak)|Muffin]], yang awalnya merupakan ''fork'' dari [[Mutter (perangkat lunak)|Mutter]] GNOME 3.<ref>Clement Lefebvre. [http://cinnamon.linuxmint.com/?p=119 Cinnamon 1.2 released]. ''cinnamon.linuxmint.com''. 23 January 2012.</ref> Demikian pula, sejak September 2012 (versi 1.6 dan seterusnya), Cinnamon menyertakan pengelola berkas Nemo yang merupakan ''fork'' dari [[Nautilus (pengelola berkas)|Nautilus]]. Cinnamon-Control-Center, disertakan sejak Mei 2013 (versi 1.8 dan seterusnya), menggabungkan fungsionalitas GNOME-Control-Center dengan Cinnamon-Settings, dan memungkinkan untuk mengelola dan memperbarui applet, ekstensi, desklet, dan tema melalui pusat kendali. Gnome-Screensaver juga di-''fork'' dan sekarang disebut Cinnamon-Screensaver.


== Komponen perangkat lunak ==
== Komponen perangkat lunak ==
=== X-Apps ===
=== X-Apps ===
 
Cinnamon memperkenalkan '''X-Apps'''<ref>[https://www.linuxmint.com/rel_sarah_cinnamon_whatsnew.php New features in Linux Mint 18 Cinnamon]. ''Linux Mint''.</ref> yang didasarkan pada Aplikasi Inti GNOME tetapi diubah agar berfungsi di Cinnamon, MATE dan XFCE; mereka mempunyai antarmuka pengguna (UI) yang tradisional.<ref>Silviu Stahie. [https://news.softpedia.com/news/linux-mint-is-getting-its-own-apps-starting-with-the-18-x-branch-499564.shtml Linux Mint Is Getting Its Own Apps Starting with the 18.x Branch]. ''Softpedia''. 28 January 2016.</ref><ref>Marius Nestor. [https://news.softpedia.com/news/linux-mint-devs-showcase-the-first-two-x-apps-for-linux-mint-18-sarah-499863.shtml Linux Mint Devs Showcase the First Two X-Apps for Linux Mint 18 "Sarah"]. ''Softpedia''. 3 February 2016.</ref>
Cinnamon memperkenalkan '''X-Apps''' yang didasarkan pada Aplikasi Inti GNOME tetapi diubah agar berfungsi di Cinnamon, MATE dan XFCE; mereka mempunyai antarmuka pengguna (UI) yang tradisional.


* '''Xed''' adalah editor teks berdasarkan [[Gedit]]/[[Pluma (editor teks)|pluma]]
* '''Xed''' adalah editor teks berdasarkan [[Gedit]]/[[Pluma (editor teks)|pluma]]
Baris 24: Baris 23:


== Penerimaan ==
== Penerimaan ==
Dalam ulasan mereka tentang Linux Mint 17, ''[[Ars Technica]]'' mendeskripsikan Cinnamon 2.2 sebagai "mungkin desktop paling berguna dan serba guna yang tersedia di platform apa pun."
Dalam ulasan mereka tentang Linux Mint 17, ''[[Ars Technica]]'' mendeskripsikan Cinnamon 2.2 sebagai "mungkin desktop paling berguna dan serba guna yang tersedia di platform apa pun."<ref>Scott Gilbertson. [https://arstechnica.com/gadgets/2014/06/mint-17-the-perfect-place-for-linux-ers-to-wait-out-ubuntu-uncertainty/ Mint 17 is the perfect place for Linux-ers to wait out Ubuntu uncertainty]. ''Ars Technica''. 24 June 2014.</ref>
 
Dalam ulasan mereka tentang Linux Mint 18, [[ZDNet]] mengatakan "Anda dapat mengubah desktop Linux Mint Cinnamon menjadi desktop impian Anda."
 
== Referensi ==


Dalam ulasan mereka tentang Linux Mint 18, [[ZDNet]] mengatakan "Anda dapat mengubah desktop Linux Mint Cinnamon menjadi desktop impian Anda."<ref>Steven J. Vaughan-Nichols. [http://www.zdnet.com/article/linux-mint-18-the-best-desktop-period/ Linux Mint 18: The best desktop -- period]. ''ZDNet''. 27 July 2016.</ref>


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cinnamon+%28lingkungan+desktop%29&oldid=28442426 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28442426 (2025-11-13T04:20:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Cinnamon+%28lingkungan+desktop%29&oldid=28442426 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28442426 (2025-11-13T04:20:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 14.01

Cinnamon-logo

Cinnamon adalah sebuah lingkungan desktop gratis dan sumber terbuka untuk X Window System yang berasal dari GNOME 3, tetapi mengikuti konvensi metafora desktop tradisional. Cinnamon adalah lingkungan desktop utama yang digunakan oleh Linux Mint, akan tetapi juga tersedia sebagai pilihan desktop untuk distribusi Linux dan sistem operasi mirip Unix yang lain.

Pengembangan Cinnamon bermula sebagai reaksi pada peluncuran GNOME 3 di bulan April 2011. Pada saat itu, metafora desktop konvensional GNOME 2 digantikan dengan Gnome Shell.

Cinnamon secara umum dipuji oleh media sebagai salah satu faktor pembeda Linux Mint. Pujian ini datang terutama untuk kemudahan penggunaannya dan kurva pembelajaran yang tidak tinggi. Ditilik dari segi model desain yang konservatif, Cinnamon mirip dengan XFCE dan GNOME 2.[1]

Sejarah

Seperti beberapa lingkungan desktop lainnya berdasarkan GNOME, termasuk Unity Canonical, Cinnamon adalah produk ketidakpuasan terhadap pengabaian pengalaman desktop tradisional oleh tim GNOME pada bulan April 2011. Sampai akhirnya, GNOME (yaitu GNOME 2) telah menyertakan metafora desktop tradisional, tetapi di GNOME 3 ini digantikan dengan GNOME Shell, yang tidak memiliki panel seperti bilah tugas dan fitur dasar lainnya dari desktop konvensional. Penghilangan fitur-fitur dasar ini tidak dapat diterima oleh pengembang distribusi seperti Mint dan Ubuntu, yang ditujukan kepada pengguna yang menginginkan antarmuka yang langsung membuat mereka nyaman.

Secara bertahap, berbagai aplikasi inti diadaptasi oleh pengembang Mint. Dimulai dengan versi 1.2, dirilis pada bulan Januari 2012, window manager Cinnamon adalah Muffin, yang awalnya merupakan fork dari Mutter GNOME 3.[2] Demikian pula, sejak September 2012 (versi 1.6 dan seterusnya), Cinnamon menyertakan pengelola berkas Nemo yang merupakan fork dari Nautilus. Cinnamon-Control-Center, disertakan sejak Mei 2013 (versi 1.8 dan seterusnya), menggabungkan fungsionalitas GNOME-Control-Center dengan Cinnamon-Settings, dan memungkinkan untuk mengelola dan memperbarui applet, ekstensi, desklet, dan tema melalui pusat kendali. Gnome-Screensaver juga di-fork dan sekarang disebut Cinnamon-Screensaver.

Komponen perangkat lunak

X-Apps

Cinnamon memperkenalkan X-Apps[3] yang didasarkan pada Aplikasi Inti GNOME tetapi diubah agar berfungsi di Cinnamon, MATE dan XFCE; mereka mempunyai antarmuka pengguna (UI) yang tradisional.[4][5]

Penerimaan

Dalam ulasan mereka tentang Linux Mint 17, Ars Technica mendeskripsikan Cinnamon 2.2 sebagai "mungkin desktop paling berguna dan serba guna yang tersedia di platform apa pun."[6]

Dalam ulasan mereka tentang Linux Mint 18, ZDNet mengatakan "Anda dapat mengubah desktop Linux Mint Cinnamon menjadi desktop impian Anda."[7]

Pranala luar

Referensi

  1. New features in Linux Mint 18 Cinnamon. Linux Mint.
  2. Clement Lefebvre. Cinnamon 1.2 released. cinnamon.linuxmint.com. 23 January 2012.
  3. New features in Linux Mint 18 Cinnamon. Linux Mint.
  4. Silviu Stahie. Linux Mint Is Getting Its Own Apps Starting with the 18.x Branch. Softpedia. 28 January 2016.
  5. Marius Nestor. Linux Mint Devs Showcase the First Two X-Apps for Linux Mint 18 "Sarah". Softpedia. 3 February 2016.
  6. Scott Gilbertson. Mint 17 is the perfect place for Linux-ers to wait out Ubuntu uncertainty. Ars Technica. 24 June 2014.
  7. Steven J. Vaughan-Nichols. Linux Mint 18: The best desktop -- period. ZDNet. 27 July 2016.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28442426 (2025-11-13T04:20:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.