Lompat ke isi

Dinitrogen dioksida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29319501; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Dinitrogen dioksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dengan [[Rumus kimia#Rumus molekul|rumus molekul]] . Banyak [[isomer struktural]] yang mungkin. Pola [[ikatan kovalen]] O=N–N=O ([[dimer]] non-siklik dari [[nitrogen monoksida]] (NO)) diprediksi menjadi isomer yang paling stabil berdasarkan perhitungan ''[[ab initio]]'' dan merupakan satu-satunya yang telah diproduksi secara eksperimental. Dalam bentuk padat, molekulnya memiliki [[simetri molekul|simetri]] ''C''<sub>2v</sub>: seluruh strukturnya planar, dengan dua atom oksigen ''[[Isomerisme cis–trans|cis]]'' melintasi ikatan N–N. Jarak O–N adalah 1,15&nbsp;Å, jarak N–N adalah 2,33&nbsp;Å, dan sudut O=N–N adalah 95°.
[[File:N2O2.svg|thumb|right|280px|N2O2]]
 
==Referensi==


'''Dinitrogen dioksida''' adalah sebuah [[senyawa anorganik]] dengan [[Rumus kimia#Rumus molekul|rumus molekul]] . Banyak [[isomer struktural]] yang mungkin. Pola [[ikatan kovalen]] O=N–N=O ([[dimer]] non-siklik dari [[nitrogen monoksida]] (NO)) diprediksi menjadi isomer yang paling stabil berdasarkan perhitungan ''[[ab initio]]'' dan merupakan satu-satunya yang telah diproduksi secara eksperimental.<ref>Kiet A. Nguyen. [https://dr.lib.iastate.edu/bitstreams/be95a54e-5a0e-4578-9fb8-8853ba9bf311/download Structures, Bonding, and Energetics of N 2 O 2 Isomers]. ''The Journal of Physical Chemistry''. Oktober 1994. Vol. 98 (40). hlm. 10072–10078. doi:10.1021/j100091a021.</ref> Dalam bentuk padat, molekulnya memiliki [[simetri molekul|simetri]] ''C''<sub>2v</sub>: seluruh strukturnya planar, dengan dua atom oksigen ''[[Isomerisme cis–trans|cis]]'' melintasi ikatan N–N. Jarak O–N adalah 1,15&nbsp;Å, jarak N–N adalah 2,33&nbsp;Å, dan sudut O=N–N adalah 95°.<ref>Jong Keun Park. [http://www.koreascience.or.kr/article/JAKO199913464470127.page Theoretical Determination of Geometrical Structures of the Nitric Oxide Dimer, (NO) 2]. ''Bulletin of the Korean Chemical Society''. 1999. Vol. 20 (12). hlm. 1399–1408.</ref>


==Bacaan lanjutan==
==Bacaan lanjutan==
*
*  
* [https://www.researchgate.net/publication/244268846_The_origin_of_the_long_N-N_bond_in_N2O2_an_ab_initio_valence_bond_study]
* [https://www.researchgate.net/publication/244268846_The_origin_of_the_long_N-N_bond_in_N2O2_an_ab_initio_valence_bond_study]
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dinitrogen+dioksida&oldid=29319501 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29319501 (2026-06-06T07:22:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dinitrogen+dioksida&oldid=29319501 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29319501 (2026-06-06T07:22:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.06

N2O2

Dinitrogen dioksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus molekul . Banyak isomer struktural yang mungkin. Pola ikatan kovalen O=N–N=O (dimer non-siklik dari nitrogen monoksida (NO)) diprediksi menjadi isomer yang paling stabil berdasarkan perhitungan ab initio dan merupakan satu-satunya yang telah diproduksi secara eksperimental.[1] Dalam bentuk padat, molekulnya memiliki simetri C2v: seluruh strukturnya planar, dengan dua atom oksigen cis melintasi ikatan N–N. Jarak O–N adalah 1,15 Å, jarak N–N adalah 2,33 Å, dan sudut O=N–N adalah 95°.[2]

Bacaan lanjutan

Referensi

  1. Kiet A. Nguyen. Structures, Bonding, and Energetics of N 2 O 2 Isomers. The Journal of Physical Chemistry. Oktober 1994. Vol. 98 (40). hlm. 10072–10078. doi:10.1021/j100091a021.
  2. Jong Keun Park. Theoretical Determination of Geometrical Structures of the Nitric Oxide Dimer, (NO) 2. Bulletin of the Korean Chemical Society. 1999. Vol. 20 (12). hlm. 1399–1408.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29319501 (2026-06-06T07:22:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.