Oligosakarida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28609132; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:FOS.svg|thumb|right|280px|Struktur fruktooligosakarida]] | |||
Oligosakarida | '''Oligosakarida''' (),<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Oligosakarida&oldid=28609132 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> dari bahasa [[Yunani Kuno]] ὀλίγος (''olígos'', artinya "sedikit") dan σάκχαρ (''sákkhar'', artinya "gula"), adalah [[polimer]] sakarida yang mengandung sejumlah kecil (biasanya tiga hingga sepuluh<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Oligosakarida&oldid=28609132 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>''Dairy Science and Technology''. CRC, Taylor & Francis. 2008.</ref><ref>''Understanding Nutrition''. Thomson Wadsworth. 2008..</ref><ref>[https://www.britannica.com/EBchecked/topic/427621/oligosaccharide Oligosaccharide].</ref>) [[monosakarida]] (gula sederhana). Oligosakarida dapat memiliki banyak fungsi termasuk pengenalan sel dan [[adhesi sel]].<ref>[https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK26878/ Molecular Biology of the Cell. 4th edition].</ref> | ||
Oligosakarida biasanya hadir sebagai [[glikan]]: rantai oligosakarida dihubungkan ke [[lipid]] atau rantai samping [[asam amino]] yang kompatibel dalam [[protein]], melalui ikatan ''N''- atau ''O''-[[glikosida|glikosidik]]. Oligosakarida yang terhubung dengan ''N'' selalu berupa [[pentasakarida]] yang terikat pada [[asparagina]] melalui ikatan beta dengan nitrogen amina pada rantai samping.<ref>Donald Voet. [https://archive.org/details/fundamentalsofbi0000voet_l2x7 Fundamentals of Biochemistry: Life at the Molecular Level]. John Wiley & Sons, Inc. 2013. ISBN 978-0470-54784-7..</ref> Sebagai alternatif, oligosakarida yang terikat ''O'' umumnya terikat pada treonin atau serin pada gugus [[alkohol]] pada rantai samping. Tidak semua oligosakarida alami terdapat sebagai komponen [[glikoprotein]] atau [[glikolipid]]. Beberapa diantaranya, seperti seri [[rafinosa]], terdapat sebagai [[karbohidrat]] simpanan atau pengangkut pada tanaman. Yang lainnya, seperti [[maltodekstrin]] atau [[selodekstrin]], dihasilkan dari pemecahan [[polisakarida]] yang lebih besar oleh [[mikroba]] seperti [[amilum]] atau [[selulosa]]. | |||
==Referensi== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Oligosakarida&oldid=28609132 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28609132 (2025-11-23T02:47:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 14.09
Oligosakarida (),[1] dari bahasa Yunani Kuno ὀλίγος (olígos, artinya "sedikit") dan σάκχαρ (sákkhar, artinya "gula"), adalah polimer sakarida yang mengandung sejumlah kecil (biasanya tiga hingga sepuluh[2][3][4][5]) monosakarida (gula sederhana). Oligosakarida dapat memiliki banyak fungsi termasuk pengenalan sel dan adhesi sel.[6]
Oligosakarida biasanya hadir sebagai glikan: rantai oligosakarida dihubungkan ke lipid atau rantai samping asam amino yang kompatibel dalam protein, melalui ikatan N- atau O-glikosidik. Oligosakarida yang terhubung dengan N selalu berupa pentasakarida yang terikat pada asparagina melalui ikatan beta dengan nitrogen amina pada rantai samping.[7] Sebagai alternatif, oligosakarida yang terikat O umumnya terikat pada treonin atau serin pada gugus alkohol pada rantai samping. Tidak semua oligosakarida alami terdapat sebagai komponen glikoprotein atau glikolipid. Beberapa diantaranya, seperti seri rafinosa, terdapat sebagai karbohidrat simpanan atau pengangkut pada tanaman. Yang lainnya, seperti maltodekstrin atau selodekstrin, dihasilkan dari pemecahan polisakarida yang lebih besar oleh mikroba seperti amilum atau selulosa.
Referensi
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Dairy Science and Technology. CRC, Taylor & Francis. 2008.
- ↑ Understanding Nutrition. Thomson Wadsworth. 2008..
- ↑ Oligosaccharide.
- ↑ Molecular Biology of the Cell. 4th edition.
- ↑ Donald Voet. Fundamentals of Biochemistry: Life at the Molecular Level. John Wiley & Sons, Inc. 2013. ISBN 978-0470-54784-7..
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28609132 (2025-11-23T02:47:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.