Tembaga silisida: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 13821355; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Tembaga silisida''' ([[tembaga|Cu]]<sub>5</sub>[[silikon|Si]]), disebut juga '''pentatembaga silisida''', adalah [[senyawa biner dari silikon]] dengan [[tembaga]]. Senyawa ini termasuk [[senyawa antarlogam]], yang berarti senyawa ini memiliki sifat peralihan antara sebuah [[senyawa ionik]] dan sebuah [[logam paduan]] . Senyawa ini terbentuk pada pemanasan campuran tembaga dan silikon. | '''Tembaga silisida''' ([[tembaga|Cu]]<sub>5</sub>[[silikon|Si]]), disebut juga '''pentatembaga silisida''', adalah [[senyawa biner dari silikon]] dengan [[tembaga]]. Senyawa ini termasuk [[senyawa antarlogam]], yang berarti senyawa ini memiliki sifat peralihan antara sebuah [[senyawa ionik]] dan sebuah [[logam paduan]] . Senyawa ini terbentuk pada pemanasan campuran tembaga dan silikon. | ||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tembaga+silisida&oldid=13821355 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 13821355 (2018-04-08T10:26:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tembaga+silisida&oldid=13821355 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 13821355 (2018-04-08T10:26:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.01
Tembaga silisida (Cu5Si), disebut juga pentatembaga silisida, adalah senyawa biner dari silikon dengan tembaga. Senyawa ini termasuk senyawa antarlogam, yang berarti senyawa ini memiliki sifat peralihan antara sebuah senyawa ionik dan sebuah logam paduan . Senyawa ini terbentuk pada pemanasan campuran tembaga dan silikon.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 13821355 (2018-04-08T10:26:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.