Lompat ke isi

Natrium bikarbonat: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29627144; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Natrium bikarbonat''' atau '''soda kue''' ()<nowiki></nowiki> adalah [[senyawa]] [[kimia]] dengan [[rumus kimia|rumus]] NaHCO<sub>3</sub>. Dalam penyebutannya kerap disingkat menjadi '''bicnat''' atau '''bicarb'''. Senyawa ini termasuk kelompok [[garam (kimia)|garam]] dan telah digunakan sejak lama (abad 19).
[[File:SodiumBicarbonate.svg|thumb|right|280px|SodiumBicarbonate]]


Senyawa ini merupakan [[kristal]] yang sering terdapat dalam bentuk serbuk. Natrium bikarbonat [[larutan|larut]] dalam [[air]]. Senyawa ini digunakan dalam [[roti]] atau [[kue]] karena bereaksi dengan bahan lain membentuk [[gas]] [[karbon dioksida]], yang menyebabkan roti "mengembang".
'''Natrium bikarbonat''' atau '''soda kue''' ()<nowiki></nowiki> adalah [[senyawa]] [[kimia]] dengan [[rumus kimia|rumus]] NaHCO<sub>3</sub>. Dalam penyebutannya kerap disingkat menjadi '''bicnat''' atau '''bicarb'''. Senyawa ini termasuk kelompok [[garam (kimia)|garam]] dan telah digunakan sejak lama (abad 19).<ref>Denny Indra Praja. [https://books.google.co.id/books?id=MgiCCgAAQBAJ&pg=PA184&dq=asetaldehida+dengan+rumus+kimia+CH3CHO+atau+MeCHO&hl=id&newbks=1&newbks_redir=0&sa=X&ved=2ahUKEwj-ivGNnumDAxUvumMGHVbpCF8Q6AF6BAgJEAI#v=onepage&q&f=false Zat Aditif Makanan: Manfaat dan Bahayanya]. Garudhawaca. 2015-09-01. ISBN 978-602-7949-55-3.</ref>


Senyawa ini juga digunakan sebagai obat antasid (penyakit maag atau tukak lambung). Karena bersifat alkaloid (basa), senyawa ini juga digunakan sebagai obat penetral asam bagi penderita [[asidosis tubulus renalis]] ([[ATR]]) atau [[rhenal tubular acidosis]] ([[RTA]]). Selain itu, natrium bikarbonat juga dapat dimanfaatkan untuk menurunkan kadar [[asam urat]].
Senyawa ini merupakan [[kristal]] yang sering terdapat dalam bentuk serbuk. Natrium bikarbonat [[larutan|larut]] dalam [[air]]. Senyawa ini digunakan dalam [[roti]] atau [[kue]] karena bereaksi dengan bahan lain membentuk [[gas]] [[karbon dioksida]], yang menyebabkan roti "mengembang".<ref>Denny Indra Praja. [https://books.google.co.id/books?id=MgiCCgAAQBAJ&pg=PA184&dq=asetaldehida+dengan+rumus+kimia+CH3CHO+atau+MeCHO&hl=id&newbks=1&newbks_redir=0&sa=X&ved=2ahUKEwj-ivGNnumDAxUvumMGHVbpCF8Q6AF6BAgJEAI#v=onepage&q&f=false Zat Aditif Makanan: Manfaat dan Bahayanya]. Garudhawaca. 2015-09-01. ISBN 978-602-7949-55-3.</ref>


NaHCO<sub>3</sub> umumnya diproduksi melalui [[proses Solvay]], yang memerlukan reaksi [[natrium klorida]], [[amonia]], dan [[karbon dioksida]] dalam air. NaHCO<sub>3</sub> diproduksi sebanyak 100 000 ton/tahun (2001).
Senyawa ini juga digunakan sebagai obat antasid (penyakit maag atau tukak lambung). Karena bersifat alkaloid (basa), senyawa ini juga digunakan sebagai obat penetral asam bagi penderita [[asidosis tubulus renalis]] ([[ATR]]) atau [[rhenal tubular acidosis]] ([[RTA]]). Selain itu, natrium bikarbonat juga dapat dimanfaatkan untuk menurunkan kadar [[asam urat]].<ref>[http://www.easygouttreatment.com/baking-soda-for-gout-remedies.htm Salinan arsip].</ref>
 
NaHCO<sub>3</sub> umumnya diproduksi melalui [[proses Solvay]], yang memerlukan reaksi [[natrium klorida]], [[amonia]], dan [[karbon dioksida]] dalam air. NaHCO<sub>3</sub> diproduksi sebanyak 100 000 ton/tahun (2001).<ref>Holleman, A. F.; Wiberg, E. "Inorganic Chemistry" Academic Press: San Diego, 2001. ISBN 0-12-352651-5.</ref>


Soda kue juga diproduksi secara komesial dari [[soda abu]] (diperoleh melalui [[penambangan]] bijih [[trona]], yang dilarutkan dalam air lalu direaksikan dengan karbon dioksida. Lalu NaHCO<sub>3</sub> [[endapan|mengendap]] sesuai [[persamaan reaksi|persamaan]] berikut:
Soda kue juga diproduksi secara komesial dari [[soda abu]] (diperoleh melalui [[penambangan]] bijih [[trona]], yang dilarutkan dalam air lalu direaksikan dengan karbon dioksida. Lalu NaHCO<sub>3</sub> [[endapan|mengendap]] sesuai [[persamaan reaksi|persamaan]] berikut:
Baris 22: Baris 24:


Saat menambahkan asam, bahan alkali seperti susu murni atau cokelat sering ditambahkan ke makanan panggang untuk menghindari rasa asam berlebih dari asam yang ditambahkan.
Saat menambahkan asam, bahan alkali seperti susu murni atau cokelat sering ditambahkan ke makanan panggang untuk menghindari rasa asam berlebih dari asam yang ditambahkan.
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Natrium+bikarbonat&oldid=29627144 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29627144 (2026-08-24T02:47:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Natrium+bikarbonat&oldid=29627144 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29627144 (2026-08-24T02:47:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.08

Berkas:SodiumBicarbonate.svg
SodiumBicarbonate

Natrium bikarbonat atau soda kue () adalah senyawa kimia dengan rumus NaHCO3. Dalam penyebutannya kerap disingkat menjadi bicnat atau bicarb. Senyawa ini termasuk kelompok garam dan telah digunakan sejak lama (abad 19).[1]

Senyawa ini merupakan kristal yang sering terdapat dalam bentuk serbuk. Natrium bikarbonat larut dalam air. Senyawa ini digunakan dalam roti atau kue karena bereaksi dengan bahan lain membentuk gas karbon dioksida, yang menyebabkan roti "mengembang".[2]

Senyawa ini juga digunakan sebagai obat antasid (penyakit maag atau tukak lambung). Karena bersifat alkaloid (basa), senyawa ini juga digunakan sebagai obat penetral asam bagi penderita asidosis tubulus renalis (ATR) atau rhenal tubular acidosis (RTA). Selain itu, natrium bikarbonat juga dapat dimanfaatkan untuk menurunkan kadar asam urat.[3]

NaHCO3 umumnya diproduksi melalui proses Solvay, yang memerlukan reaksi natrium klorida, amonia, dan karbon dioksida dalam air. NaHCO3 diproduksi sebanyak 100 000 ton/tahun (2001).[4]

Soda kue juga diproduksi secara komesial dari soda abu (diperoleh melalui penambangan bijih trona, yang dilarutkan dalam air lalu direaksikan dengan karbon dioksida. Lalu NaHCO3 mengendap sesuai persamaan berikut:

Na2CO3 + CO2 + H2O → 2 NaHCO3

Pada masakan

Senyawa ini bermanfaat dalam mengembangkan produk roti, kue dan biskuit tanpa proses peragian. Soda kue dapat bereaksi dengan pemanasan (masak) dan dengan zat asam. Soda kue hanya cocok ditambahkan pada makanan yang juga menambahkan asam/zat pH rendah pada adonannya seperti pada butter milk, yogurt, cokelat, air jeruk, atau cuka. Jika pada adonan kue atau roti tersebut menggunakan soda kue tanpa zat asam, maka akan bertambah sedikit rasa pahit logam, rasa sabun, dan sedikit berwarna kuning disebabkan menghasilkan zat Natrium Karbonat (Na2CO3).

Reaksi kimia saat pemanasan larutan baking soda tanpa zat asam yang mengeluarkan gas CO2 di atas suhu 80 °C (180 °F):

2 NaHCO3 → Na2CO3 + H2O + CO2

Sedangkan reaksi kimia larutan baking soda dengan zat asam:

NaHCO3 + H+ → Na+ + CO2 + H2O

Jika dalam adonan roti atau kue tidak mengandung zat asam atau sedikit asam maka soda kue dapat diganti dengan bubuk pengembang. Bubuk pengembang adalah soda kue yang sudah ditambah dengan zat asam tambahan, zat penstabil, serta zat lain guna memaksimalkan proses memasak, tanpa meninggalkan rasa sedikit rasa pahit logam, rasa sabun, dan sedikit berwarna kuning.

Saat menambahkan asam, bahan alkali seperti susu murni atau cokelat sering ditambahkan ke makanan panggang untuk menghindari rasa asam berlebih dari asam yang ditambahkan.

Pranala luar

Referensi

  1. Denny Indra Praja. Zat Aditif Makanan: Manfaat dan Bahayanya. Garudhawaca. 2015-09-01. ISBN 978-602-7949-55-3.
  2. Denny Indra Praja. Zat Aditif Makanan: Manfaat dan Bahayanya. Garudhawaca. 2015-09-01. ISBN 978-602-7949-55-3.
  3. Salinan arsip.
  4. Holleman, A. F.; Wiberg, E. "Inorganic Chemistry" Academic Press: San Diego, 2001. ISBN 0-12-352651-5.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29627144 (2026-08-24T02:47:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.