Pukat dasar laut: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28733294; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Pukat dasar laut''' dikenal juga dengan istilah ''bottom trawling'' adalah metode penangkapan ikan dengan menyeret [[pukat]] atau jaring penangkap di sepanjang dasar laut. Metode ini kadang disebut juga ''dragging'' (penarikan dasar). Dalam [[komunitas ilmiah]], ''bottom trawling'' dibagi menjadi dua tipe berdasarkan kedalaman dan posisi jaring. ''[[Benthic trawling]]'' adalah penarikan jaring tepat di dasar laut atau [[Lubuk|zona lubuk]], sedangkan ''[[demersal trawling]]'' adalah penarikan jaring sedikit di atas zona lubuk tetapi tetap dekat dasar laut. Metode ini berbeda dengan ''[[midwater trawling]]'' yang menyeret jaring lebih tinggi di [[kolom air]]. ''Midwater trawling'' menangkap ikan pelagis seperti [[ikan kembung]] dan [[teri]], sedangkan ''bottom trawling'' menargetkan ikan dasar laut ([[ikan demersal]]) dan spesies semi-pelagis seperti [[Bakalau|ikan kod]], [[cumi-cumi]], [[udang]], dan ''rockfish''. | '''Pukat dasar laut''' dikenal juga dengan istilah ''bottom trawling'' adalah metode penangkapan ikan dengan menyeret [[pukat]] atau jaring penangkap di sepanjang dasar laut. Metode ini kadang disebut juga ''dragging'' (penarikan dasar).<ref>Project Seahorse. [https://projectseahorse.org/limiting-fisheries/endbottomtrawling/ end bottom trawling]. ''Project Seahorse''. 2020-11-07.</ref> Dalam [[komunitas ilmiah]], ''bottom trawling'' dibagi menjadi dua tipe berdasarkan kedalaman dan posisi jaring. ''[[Benthic trawling]]'' adalah penarikan jaring tepat di dasar laut atau [[Lubuk|zona lubuk]], sedangkan ''[[demersal trawling]]'' adalah penarikan jaring sedikit di atas zona lubuk tetapi tetap dekat dasar laut.<ref>Tom 'The Blowfish' Hird. [https://www.google.co.id/books/edition/Blowfish_s_Oceanopedia/3gErDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=0 Blowfish's Oceanopedia: 291 Extraordinary Things You Didn't Know About the Sea]. Atlantic Books. 2017-11-02. ISBN 978-1-78649-241-8.</ref><ref>Michael Sinclair. [https://www.google.co.id/books/edition/Responsible_Fisheries_in_the_Marine_Ecos/pFIshpH7mpwC?hl=id&gbpv=0 Responsible Fisheries in the Marine Ecosystem]. CABI. 2003. hlm. 332-333. ISBN 978-0-85199-633-2.</ref><ref>Food and Agriculture Organization of the United Nations. [https://www.google.co.id/books/edition/Catch_documentation_schemes_for_deep_sea/I3OSDwAAQBAJ?hl=id&gbpv=0 Catch documentation schemes for deep-sea fisheries in the ABNJ - Their value, and options for implementation: FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 629]. Food & Agriculture Org. 2019-04-15. hlm. 11-12. ISBN 978-92-5-131115-8.</ref> Metode ini berbeda dengan ''[[midwater trawling]]'' yang menyeret jaring lebih tinggi di [[kolom air]]. ''Midwater trawling'' menangkap ikan pelagis seperti [[ikan kembung]] dan [[teri]], sedangkan ''bottom trawling'' menargetkan ikan dasar laut ([[ikan demersal]]) dan spesies semi-pelagis seperti [[Bakalau|ikan kod]], [[cumi-cumi]], [[udang]], dan ''rockfish''.<ref>Van Anrooy, R. , Mukherjee, R. , Wakamatsu, H. , Song, L. , Muawanah, U. , Jin Cha, B. , Narayana Kumar, R. , Parappurathu, S. , Yadava, Y. S. , Tietze U. [https://www.google.co.id/books/edition/Techno_economic_performance_review_of_se/sdIPEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=0 Techno-economic performance review of selected fishing fleets in Asia]. Food & Agriculture Org. 2020-10-26. hlm. 63-64. ISBN 978-92-5-133490-4.</ref> | ||
Hasil tangkapan global dari bottom trawling diperkirakan melebihi 30 juta ton per tahun, jumlah yang lebih besar dibandingkan metode penangkapan ikan lainnya. Kekhawatiran terkait dampak lingkungan dari praktik bottom trawling mendorong perubahan desain alat tangkap, termasuk penambahan ''turtle excluder devices'' untuk mengurangi tangkapan ikan dan spesies non-target (''bycatch''), serta pembatasan lokasi di mana ''bottom trawling'' diperbolehkan, misalnya di [[kawasan konservasi perairan]]. Sebuah penelitian pada tahun 2021 memperkirakan bahwa ''bottom trawling'' dapat melepaskan antara 600 hingga 1.500 juta ton [[karbon dioksida]] per tahun akibat gangguan sedimen dasar laut, angka yang setara dengan [[emisi]] negara [[Jerman]] atau sektor penerbangan. Namun estimasi tersebut memiliki tingkat ketidakpastian tinggi dan beberapa peneliti memberikan kritik karena angka tersebut dianggap terlalu besar. | Hasil tangkapan global dari bottom trawling diperkirakan melebihi 30 juta ton per tahun, jumlah yang lebih besar dibandingkan metode penangkapan ikan lainnya.<ref>Fathom & Fjord Editorial Team. [https://www.fishpreserve.org/articles/bottom-trawling-ocean-floor-impacts Bottom Trawling: What Dragging Nets Across the Seafloor Really Does]. ''www.fishpreserve.org''. 2024-02-19.</ref><ref>Reg A. Watson. [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0308597X18300605 Mapping nearly a century and a half of global marine fishing: 1869–2015]. ''Marine Policy''. 2018-07-01. Vol. 93. hlm. 171–177. doi:10.1016/j.marpol.2018.04.023.</ref> Kekhawatiran terkait dampak lingkungan dari praktik bottom trawling mendorong perubahan desain alat tangkap, termasuk penambahan ''turtle excluder devices'' untuk mengurangi tangkapan ikan dan spesies non-target (''bycatch''), serta pembatasan lokasi di mana ''bottom trawling'' diperbolehkan, misalnya di [[kawasan konservasi perairan]].<ref>[https://www.seafoodwatch.org/seafood-basics/fishing-and-farming-methods sumber]. ''www.seafoodwatch.org''.</ref> Sebuah penelitian pada tahun 2021 memperkirakan bahwa ''bottom trawling'' dapat melepaskan antara 600 hingga 1.500 juta ton [[karbon dioksida]] per tahun akibat gangguan sedimen dasar laut, angka yang setara dengan [[emisi]] negara [[Jerman]] atau sektor penerbangan.<ref>Enric Sala. [https://www.nature.com/articles/s41586-021-03371-z Protecting the global ocean for biodiversity, food and climate]. ''Nature''. 2021-04. Vol. 592 (7854). hlm. 397–402. doi:10.1038/s41586-021-03371-z.</ref><ref>Karen McVeigh. [https://www.theguardian.com/environment/2021/mar/17/trawling-for-fish-releases-as-much-carbon-as-air-travel-report-finds-climate-crisis Bottom trawling releases as much carbon as air travel, landmark study finds]. ''The Guardian''. 2021-03-17.</ref><ref>[https://www.dw.com/en/bottom-trawling-oceans-co2-marine-wildlife-protection-climate-change/a-62314235 Trawling seabeds makes climate change worse – DW – 06/30/2022]. ''dw.com''.</ref><ref>Rob Hutchins. [https://oceanographicmagazine.com/news/bottom-trawling-stops-ocean-absorbing-carbon-dioxide-says-study/ Bottom-trawling stops ocean absorbing carbon dioxide, says study]. ''Oceanographic''. 2025-04-25.</ref> Namun estimasi tersebut memiliki tingkat ketidakpastian tinggi dan beberapa peneliti memberikan kritik karena angka tersebut dianggap terlalu besar.<ref>Jan Geert Hiddink. [https://www.nature.com/articles/s41586-023-06014-7 Quantifying the carbon benefits of ending bottom trawling]. ''Nature''. 2023-05. Vol. 617 (7960). hlm. E1–E2. doi:10.1038/s41586-023-06014-7.</ref><ref>Ray Hilborn. [https://www.nature.com/articles/s41586-022-04775-1 A path forward for analysing the impacts of marine protected areas]. ''Nature''. 2022-07. Vol. 607 (7917). hlm. E1–E2. doi:10.1038/s41586-022-04775-1.</ref> | ||
== Desain == | == Desain == | ||
Desain alat tangkap untuk ''bottom trawling'' terdiri dari mekanisme untuk menjaga mulut jaring tetap terbuka secara [[vertikal dan horizontal]], badan jaring yang mengarahkan ikan ke dalam, serta bagian akhir jaring atau ''cod-end'' dengan ukuran mata jaring yang sesuai sebagai tempat ikan dikumpulkan. Ukuran dan desain jaring ditentukan oleh spesies target, daya dan desain mesin [[kapal penangkap ikan]], serta [[regulasi]] lokal yang berlaku. | Desain alat tangkap untuk ''bottom trawling'' terdiri dari mekanisme untuk menjaga mulut jaring tetap terbuka secara [[vertikal dan horizontal]], badan jaring yang mengarahkan ikan ke dalam, serta bagian akhir jaring atau ''cod-end'' dengan ukuran mata jaring yang sesuai sebagai tempat ikan dikumpulkan. Ukuran dan desain jaring ditentukan oleh spesies target, daya dan desain mesin [[kapal penangkap ikan]], serta [[regulasi]] lokal yang berlaku.<ref>NOAA Fisheries. [https://www.fisheries.noaa.gov/national/bycatch/fishing-gear-bottom-trawls Fishing Gear: Bottom Trawls NOAA Fisheries]. ''NOAA''. 2022-07-06.</ref><ref>'''FAO. 2001.''' ''Dragged gears: bottom otter trawls, pair trawls and beam trawls''. FAO Fisheries Technical Paper No. 472. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations. Diakses secara daring dari https://www.fao.org/4/a1466e/a1466e02.pdf</ref> | ||
=== ''Beam trawling'' === | === ''Beam trawling'' === | ||
Merupakan metode paling sederhana dalam ''bottom trawling''. Pada metode ini, mulut jaring dijaga terbuka menggunakan balok logam yang kokoh, yang dipasang pada dua pelat logam di ujung balok. Pelat tersebut meluncur di dasar laut dan mengganggu sedimen saat ''trawl'' ditarik. ''Beam trawling'' umumnya diterapkan pada kapal berukuran kecil untuk menangkap [[ikan datar]] atau [[udang]] di perairan dekat pantai. | Merupakan metode paling sederhana dalam ''bottom trawling''. Pada metode ini, mulut jaring dijaga terbuka menggunakan balok logam yang kokoh, yang dipasang pada dua pelat logam di ujung balok. Pelat tersebut meluncur di dasar laut dan mengganggu sedimen saat ''trawl'' ditarik. ''Beam trawling'' umumnya diterapkan pada kapal berukuran kecil untuk menangkap [[ikan datar]] atau [[udang]] di perairan dekat pantai.<ref>Simon Jennings. [https://www.google.co.id/books/edition/Marine_Fisheries_Ecology/Rz8z1ej-i3QC?hl=id&gbpv=0 Marine Fisheries Ecology]. John Wiley & Sons. 2009-04-01. hlm. 92-103. ISBN 978-1-4443-1135-8.</ref><ref>Ørsted Hornsea Project Four Ltd. (2021, Juli). ''Hornsea Project Four : Environmental Statement – Volume A5, Annex 3.1: Fish and Shellfish Ecology Technical Report'' (Version B). GoBe Consultants Ltd. & Ørsted. Diakses secara daring dari https://cdn.orsted.com/-/media/www/docs/corp/uk/hornsea-project-four/01-formal-consultation/pier/volume-5/peir-volume-5-annex-31-fish-and-shellfish-ecology-technical-report.pdf?rev=17eefdab1a984721b4916aedd9910a76&hash=50BA58E90FD6F6D0F801415A11075D3A</ref> | ||
=== ''Otter trawling'' === | === ''Otter trawling'' === | ||
''Otter trawling'' dinamai dari papan otter berbentuk persegi panjang yang menjaga mulut jaring tetap terbuka. Papan ini terbuat dari kayu atau [[baja]] dan mendorong jaring tetap terbuka saat ditarik, sekaligus menggali hingga 15 cm ke dasar laut untuk mendorong ikan ke dalam jaring. Jaring dijaga terbuka secara vertikal dengan pelampung di bagian atas dan ''bobbin'' (pemberat atau roda keci) di bagian bawah, yang disesuaikan dengan kondisi dasar laut. Beberapa ''bobbin'' dirancang khusus untuk mengangkat jaring saat mengenai rintangan. | ''Otter trawling'' dinamai dari papan otter berbentuk persegi panjang yang menjaga mulut jaring tetap terbuka. Papan ini terbuat dari kayu atau [[baja]] dan mendorong jaring tetap terbuka saat ditarik, sekaligus menggali hingga 15 cm ke dasar laut untuk mendorong ikan ke dalam jaring. Jaring dijaga terbuka secara vertikal dengan pelampung di bagian atas dan ''bobbin'' (pemberat atau roda keci) di bagian bawah, yang disesuaikan dengan kondisi dasar laut. Beberapa ''bobbin'' dirancang khusus untuk mengangkat jaring saat mengenai rintangan.<ref>[https://www.fao.org/fishery/fishtech/1021 FAO Fisheries & Aquaculture]. ''www.fao.org''.</ref><ref>[https://www.britannica.com/topic/otter-trawl Otter trawl fishing equipment Britannica]. ''www.britannica.com''.</ref> | ||
=== Badan jaring === | === Badan jaring === | ||
Badan jaring berbentuk corong, lebar di bagian depan dan menyempit menuju ''cod-end'', biasanya dilengkapi sayap di kedua sisi untuk mengarahkan ikan masuk. Panjang badan jaring disesuaikan agar aliran air cukup dan ikan tidak lolos. Jaring terbuat dari anyaman berlubang berlian dengan ukuran mata jaring yang mengecil ke arah ''cod-end''. Perangkat pelepas ikan atau [[penyu]], seperti panel persegi atau ''bycatch grill'' dipasang di bagian ini. | Badan jaring berbentuk corong, lebar di bagian depan dan menyempit menuju ''cod-end'', biasanya dilengkapi sayap di kedua sisi untuk mengarahkan ikan masuk. Panjang badan jaring disesuaikan agar aliran air cukup dan ikan tidak lolos. Jaring terbuat dari anyaman berlubang berlian dengan ukuran mata jaring yang mengecil ke arah ''cod-end''. Perangkat pelepas ikan atau [[penyu]], seperti panel persegi atau ''bycatch grill'' dipasang di bagian ini.<ref>Philippe Druault. [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0997754616302515 Analysis of hydrodynamics of a moving trawl codend and its fluttering motions in flume tank]. ''European Journal of Mechanics - B/Fluids''. 2016-11-01. Vol. 60. hlm. 219–229. doi:10.1016/j.euromechflu.2016.06.010.</ref> | ||
=== ''Cod-end'' === | === ''Cod-end'' === | ||
''cod-end'' merupakan ujung ''trailing'' jaring tempat ikan tertangkap. Ukuran mata jaring pada ''cod-end'' menentukan ukuran ikan yang dapat ditangkap. Regulasi ukuran mata jaring pada ''cod-end'' merupakan salah satu metode pengelolaan untuk mengurangi kematian ikan muda (belum mencapai ukuran dewasa) akibat ''trawling''. | ''cod-end'' merupakan ujung ''trailing'' jaring tempat ikan tertangkap. Ukuran mata jaring pada ''cod-end'' menentukan ukuran ikan yang dapat ditangkap. Regulasi ukuran mata jaring pada ''cod-end'' merupakan salah satu metode pengelolaan untuk mengurangi kematian ikan muda (belum mencapai ukuran dewasa) akibat ''trawling''.<ref>U.S. Coast Guard, Marine Safety Center. (2013, June 17). ''MSC Guidelines for Commercial Fishing Vessel Stability: Procedure Number H2‑20'' (Revision Date 06/17/2013). Washington, D.C.: U.S. Coast Guard. Diakses secara daring dari https://www.dco.uscg.mil/Portals/9/MSC/PRG/PRG.H2-20.2013.06.17.Fishing_Vessel_Stability.pdf</ref><ref>U.S. Coast Guard, Chief, Office of Compliance (2018, Spring). ''Conference of the Fishing Safety Advisory Committee (CFSAC) – Spring Meeting Materials, March/April 2018'' [PDF]. U.S. Department of Homeland Security. Diakses secara daring dari https://www.dco.uscg.mil/Portals/9/DCO%20Documents/5p/CG-5PC/CG-CVC/CVC3/cfsac/meetings/2018/Spring/CFSAC3.PDF</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pukat+dasar+laut&oldid=28733294 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28733294 (2025-12-24T03:09:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pukat+dasar+laut&oldid=28733294 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28733294 (2025-12-24T03:09:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.02
Pukat dasar laut dikenal juga dengan istilah bottom trawling adalah metode penangkapan ikan dengan menyeret pukat atau jaring penangkap di sepanjang dasar laut. Metode ini kadang disebut juga dragging (penarikan dasar).[1] Dalam komunitas ilmiah, bottom trawling dibagi menjadi dua tipe berdasarkan kedalaman dan posisi jaring. Benthic trawling adalah penarikan jaring tepat di dasar laut atau zona lubuk, sedangkan demersal trawling adalah penarikan jaring sedikit di atas zona lubuk tetapi tetap dekat dasar laut.[2][3][4] Metode ini berbeda dengan midwater trawling yang menyeret jaring lebih tinggi di kolom air. Midwater trawling menangkap ikan pelagis seperti ikan kembung dan teri, sedangkan bottom trawling menargetkan ikan dasar laut (ikan demersal) dan spesies semi-pelagis seperti ikan kod, cumi-cumi, udang, dan rockfish.[5]
Hasil tangkapan global dari bottom trawling diperkirakan melebihi 30 juta ton per tahun, jumlah yang lebih besar dibandingkan metode penangkapan ikan lainnya.[6][7] Kekhawatiran terkait dampak lingkungan dari praktik bottom trawling mendorong perubahan desain alat tangkap, termasuk penambahan turtle excluder devices untuk mengurangi tangkapan ikan dan spesies non-target (bycatch), serta pembatasan lokasi di mana bottom trawling diperbolehkan, misalnya di kawasan konservasi perairan.[8] Sebuah penelitian pada tahun 2021 memperkirakan bahwa bottom trawling dapat melepaskan antara 600 hingga 1.500 juta ton karbon dioksida per tahun akibat gangguan sedimen dasar laut, angka yang setara dengan emisi negara Jerman atau sektor penerbangan.[9][10][11][12] Namun estimasi tersebut memiliki tingkat ketidakpastian tinggi dan beberapa peneliti memberikan kritik karena angka tersebut dianggap terlalu besar.[13][14]
Desain
Desain alat tangkap untuk bottom trawling terdiri dari mekanisme untuk menjaga mulut jaring tetap terbuka secara vertikal dan horizontal, badan jaring yang mengarahkan ikan ke dalam, serta bagian akhir jaring atau cod-end dengan ukuran mata jaring yang sesuai sebagai tempat ikan dikumpulkan. Ukuran dan desain jaring ditentukan oleh spesies target, daya dan desain mesin kapal penangkap ikan, serta regulasi lokal yang berlaku.[15][16]
Beam trawling
Merupakan metode paling sederhana dalam bottom trawling. Pada metode ini, mulut jaring dijaga terbuka menggunakan balok logam yang kokoh, yang dipasang pada dua pelat logam di ujung balok. Pelat tersebut meluncur di dasar laut dan mengganggu sedimen saat trawl ditarik. Beam trawling umumnya diterapkan pada kapal berukuran kecil untuk menangkap ikan datar atau udang di perairan dekat pantai.[17][18]
Otter trawling
Otter trawling dinamai dari papan otter berbentuk persegi panjang yang menjaga mulut jaring tetap terbuka. Papan ini terbuat dari kayu atau baja dan mendorong jaring tetap terbuka saat ditarik, sekaligus menggali hingga 15 cm ke dasar laut untuk mendorong ikan ke dalam jaring. Jaring dijaga terbuka secara vertikal dengan pelampung di bagian atas dan bobbin (pemberat atau roda keci) di bagian bawah, yang disesuaikan dengan kondisi dasar laut. Beberapa bobbin dirancang khusus untuk mengangkat jaring saat mengenai rintangan.[19][20]
Badan jaring
Badan jaring berbentuk corong, lebar di bagian depan dan menyempit menuju cod-end, biasanya dilengkapi sayap di kedua sisi untuk mengarahkan ikan masuk. Panjang badan jaring disesuaikan agar aliran air cukup dan ikan tidak lolos. Jaring terbuat dari anyaman berlubang berlian dengan ukuran mata jaring yang mengecil ke arah cod-end. Perangkat pelepas ikan atau penyu, seperti panel persegi atau bycatch grill dipasang di bagian ini.[21]
Cod-end
cod-end merupakan ujung trailing jaring tempat ikan tertangkap. Ukuran mata jaring pada cod-end menentukan ukuran ikan yang dapat ditangkap. Regulasi ukuran mata jaring pada cod-end merupakan salah satu metode pengelolaan untuk mengurangi kematian ikan muda (belum mencapai ukuran dewasa) akibat trawling.[22][23]
Referensi
- ↑ Project Seahorse. end bottom trawling. Project Seahorse. 2020-11-07.
- ↑ Tom 'The Blowfish' Hird. Blowfish's Oceanopedia: 291 Extraordinary Things You Didn't Know About the Sea. Atlantic Books. 2017-11-02. ISBN 978-1-78649-241-8.
- ↑ Michael Sinclair. Responsible Fisheries in the Marine Ecosystem. CABI. 2003. hlm. 332-333. ISBN 978-0-85199-633-2.
- ↑ Food and Agriculture Organization of the United Nations. Catch documentation schemes for deep-sea fisheries in the ABNJ - Their value, and options for implementation: FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 629. Food & Agriculture Org. 2019-04-15. hlm. 11-12. ISBN 978-92-5-131115-8.
- ↑ Van Anrooy, R. , Mukherjee, R. , Wakamatsu, H. , Song, L. , Muawanah, U. , Jin Cha, B. , Narayana Kumar, R. , Parappurathu, S. , Yadava, Y. S. , Tietze U. Techno-economic performance review of selected fishing fleets in Asia. Food & Agriculture Org. 2020-10-26. hlm. 63-64. ISBN 978-92-5-133490-4.
- ↑ Fathom & Fjord Editorial Team. Bottom Trawling: What Dragging Nets Across the Seafloor Really Does. www.fishpreserve.org. 2024-02-19.
- ↑ Reg A. Watson. Mapping nearly a century and a half of global marine fishing: 1869–2015. Marine Policy. 2018-07-01. Vol. 93. hlm. 171–177. doi:10.1016/j.marpol.2018.04.023.
- ↑ sumber. www.seafoodwatch.org.
- ↑ Enric Sala. Protecting the global ocean for biodiversity, food and climate. Nature. 2021-04. Vol. 592 (7854). hlm. 397–402. doi:10.1038/s41586-021-03371-z.
- ↑ Karen McVeigh. Bottom trawling releases as much carbon as air travel, landmark study finds. The Guardian. 2021-03-17.
- ↑ Trawling seabeds makes climate change worse – DW – 06/30/2022. dw.com.
- ↑ Rob Hutchins. Bottom-trawling stops ocean absorbing carbon dioxide, says study. Oceanographic. 2025-04-25.
- ↑ Jan Geert Hiddink. Quantifying the carbon benefits of ending bottom trawling. Nature. 2023-05. Vol. 617 (7960). hlm. E1–E2. doi:10.1038/s41586-023-06014-7.
- ↑ Ray Hilborn. A path forward for analysing the impacts of marine protected areas. Nature. 2022-07. Vol. 607 (7917). hlm. E1–E2. doi:10.1038/s41586-022-04775-1.
- ↑ NOAA Fisheries. Fishing Gear: Bottom Trawls NOAA Fisheries. NOAA. 2022-07-06.
- ↑ FAO. 2001. Dragged gears: bottom otter trawls, pair trawls and beam trawls. FAO Fisheries Technical Paper No. 472. Rome: Food and Agriculture Organization of the United Nations. Diakses secara daring dari https://www.fao.org/4/a1466e/a1466e02.pdf
- ↑ Simon Jennings. Marine Fisheries Ecology. John Wiley & Sons. 2009-04-01. hlm. 92-103. ISBN 978-1-4443-1135-8.
- ↑ Ørsted Hornsea Project Four Ltd. (2021, Juli). Hornsea Project Four : Environmental Statement – Volume A5, Annex 3.1: Fish and Shellfish Ecology Technical Report (Version B). GoBe Consultants Ltd. & Ørsted. Diakses secara daring dari https://cdn.orsted.com/-/media/www/docs/corp/uk/hornsea-project-four/01-formal-consultation/pier/volume-5/peir-volume-5-annex-31-fish-and-shellfish-ecology-technical-report.pdf?rev=17eefdab1a984721b4916aedd9910a76&hash=50BA58E90FD6F6D0F801415A11075D3A
- ↑ FAO Fisheries & Aquaculture. www.fao.org.
- ↑ Otter trawl fishing equipment Britannica. www.britannica.com.
- ↑ Philippe Druault. Analysis of hydrodynamics of a moving trawl codend and its fluttering motions in flume tank. European Journal of Mechanics - B/Fluids. 2016-11-01. Vol. 60. hlm. 219–229. doi:10.1016/j.euromechflu.2016.06.010.
- ↑ U.S. Coast Guard, Marine Safety Center. (2013, June 17). MSC Guidelines for Commercial Fishing Vessel Stability: Procedure Number H2‑20 (Revision Date 06/17/2013). Washington, D.C.: U.S. Coast Guard. Diakses secara daring dari https://www.dco.uscg.mil/Portals/9/MSC/PRG/PRG.H2-20.2013.06.17.Fishing_Vessel_Stability.pdf
- ↑ U.S. Coast Guard, Chief, Office of Compliance (2018, Spring). Conference of the Fishing Safety Advisory Committee (CFSAC) – Spring Meeting Materials, March/April 2018 [PDF]. U.S. Department of Homeland Security. Diakses secara daring dari https://www.dco.uscg.mil/Portals/9/DCO%20Documents/5p/CG-5PC/CG-CVC/CVC3/cfsac/meetings/2018/Spring/CFSAC3.PDF
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28733294 (2025-12-24T03:09:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.