Karang Tubbataha: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28669027; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Tubbataha_Shark.jpg|thumb|right|280px|Tubbataha Shark]] | |||
'''Taman Alam Tubbataha''', juga dikenal sebagai '''Taman Alam Karang Tubbataha''' (), merupakan [[kawasan lindung]] [[Filipina]] yang terletak di tengah [[Laut Sulu]]. Kawasan ini merupakan suaka burung dan laut yang terdiri dari dua atol besar (yang disebut Atol Utara dan Atol Selatan) dengan Karang Jessie Beazley yang lebih kecil, di mana luas totalnya mencapai 97.030 hektar. Taman alam ini terletak di 150 kilometer tenggara [[Puerto Princesa]], ibu kota [[Palawan (provinsi)|Palawan]].<ref>[http://www.tubbatahareef.org/wp/location Location of Tubbataha Reef]. Tubbataha Reefs Natural Park.</ref> Pulau-pulau dan terumbu karang yang tak berpenghuni ini merupakan bagian dari munisipalitas kepulauan [[Cagayancillo]], yang terletak sekitar 130 kilometer di timur laut terumbu karang tersebut.<ref>[http://www.tubbatahareef.org/wp/location Location of Tubbataha Reef]. Tubbataha Reefs Natural Park.</ref> | |||
Taman nasional ini dan seluruh kepulauan Filipina merupakan bagian dari [[Segitiga Terumbu Karang]], yang diakui sebagai pusat keanekaragaman hayati laut yang mengandung 75% spesies karang yang telah diidentifikasi dan 40% ikan karang dunia. Kawasan ini berada di bawah ancaman serius akibat [[penangkapan ikan berlebih]] dan [[praktik penangkapan ikan yang merusak]]. Penelitian para ilmuwan yang telah mengunjungi terumbu karang sejak tahun 1980-an mengungkapkan bahwa Taman Alam Karang Tubbataha memiliki lebih dari 600 spesies [[ikan]], 360 spesies [[koral]], 11 spesies [[hiu]], 13 spesies [[lumba-lumba]] dan [[paus]], serta 100 spesies [[burung]]. Terumbu karang ini juga berfungsi sebagai tempat bertelur bagi [[penyu sisik]] dan [[penyu hijau]]. | Pada bulan Desember 1993, UNESCO mendeklarasikan Taman Alam Karang Tubbataha sebagai [[Situs Warisan Dunia]], mengingat karakteristik unik terumbu karang atol ini dengan kepadatan spesies laut yang sangat tinggi, khususnya di Atol Utara, yang berfungsi sebagai tempat bersarang bagi burung dan penyu laut. Situs ini merupakan contoh terumbu karang murni yang sangat baik dengan dinding tegak lurus setinggi 100 m, laguna yang luas, dan dua pulau karang.<ref>[https://whc.unesco.org/en/list/653 World Heritage List – Tubbataha Reefs Natural Park]. UNESCO.</ref> Pada tahun 1999, [[Konvensi Ramsar]] mendaftarkan Tubbataha sebagai salah satu [[Daftar Situs Ramsar#Filipina|lahan basah penting internasional]].<ref>[http://tubbatahareef.org/wp/global_ecological_significance Global and Ecological Significance of Tubbataha]. Official Website of the Tubbataha Reefs National Park.</ref> Pada tahun 2008, terumbu karang ini dinominasikan dalam [[Tujuh Keajaiban Alam Dunia|New7Wonders of Nature]].<ref>Aie Balagtas See. [http://www.gmanetwork.com/news/story/113788/lifestyle/4-rp-bets-in-new-7-wonders-of-nature-drop-in-rankings 4 RP bets in New 7 Wonders of Nature drop in rankings]. ''GMA News''. August 14, 2008.</ref> | ||
Taman nasional ini dan seluruh kepulauan Filipina merupakan bagian dari [[Segitiga Terumbu Karang]], yang diakui sebagai pusat keanekaragaman hayati laut yang mengandung 75% spesies karang yang telah diidentifikasi dan 40% ikan karang dunia.<ref>[http://www.nature.org/ourinitiatives/regions/asiaandthepacific/coraltriangle/index.htm The Coral Triangle]. ''website''. The Nature Convservancy.</ref> Kawasan ini berada di bawah ancaman serius akibat [[penangkapan ikan berlebih]] dan [[praktik penangkapan ikan yang merusak]].<ref>Mnepornuc (August 5, 2009). [https://web.archive.org/web/20110706035223/http://intelligenttravel.nationalgeographic.com/2009/08/05/saving_the_coral_triangle/ "Saving the Coral Triangle"]. National Geographic Intelligent Travel. Retrieved on 2013-11-24.</ref> Penelitian para ilmuwan yang telah mengunjungi terumbu karang sejak tahun 1980-an mengungkapkan bahwa Taman Alam Karang Tubbataha memiliki lebih dari 600 spesies [[ikan]], 360 spesies [[koral]], 11 spesies [[hiu]], 13 spesies [[lumba-lumba]] dan [[paus]], serta 100 spesies [[burung]]. Terumbu karang ini juga berfungsi sebagai tempat bertelur bagi [[penyu sisik]] dan [[penyu hijau]]. | |||
==Lihat pula== | ==Lihat pula== | ||
| Baris 13: | Baris 15: | ||
*[[Karang Apo]] | *[[Karang Apo]] | ||
*[[Lintasan Pulau Verde]] | *[[Lintasan Pulau Verde]] | ||
==Pranala luar== | ==Pranala luar== | ||
*[https://whc.unesco.org/en/list/653 Tubbataha Reef Marine Park] – UNESCO World Heritage Centre | *[https://whc.unesco.org/en/list/653 Tubbataha Reef Marine Park] – UNESCO World Heritage Centre | ||
*[http://www.tubbatahareef.org Tubbataha Reefs National Marine Park] – The Official Tubbataha Reefs National Marine Park Website | *[http://www.tubbatahareef.org Tubbataha Reefs National Marine Park] – The Official Tubbataha Reefs National Marine Park Website | ||
| Baris 26: | Baris 24: | ||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Karang+Tubbataha&oldid=28669027 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28669027 (2025-12-06T14:11:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.06

Taman Alam Tubbataha, juga dikenal sebagai Taman Alam Karang Tubbataha (), merupakan kawasan lindung Filipina yang terletak di tengah Laut Sulu. Kawasan ini merupakan suaka burung dan laut yang terdiri dari dua atol besar (yang disebut Atol Utara dan Atol Selatan) dengan Karang Jessie Beazley yang lebih kecil, di mana luas totalnya mencapai 97.030 hektar. Taman alam ini terletak di 150 kilometer tenggara Puerto Princesa, ibu kota Palawan.[1] Pulau-pulau dan terumbu karang yang tak berpenghuni ini merupakan bagian dari munisipalitas kepulauan Cagayancillo, yang terletak sekitar 130 kilometer di timur laut terumbu karang tersebut.[2]
Pada bulan Desember 1993, UNESCO mendeklarasikan Taman Alam Karang Tubbataha sebagai Situs Warisan Dunia, mengingat karakteristik unik terumbu karang atol ini dengan kepadatan spesies laut yang sangat tinggi, khususnya di Atol Utara, yang berfungsi sebagai tempat bersarang bagi burung dan penyu laut. Situs ini merupakan contoh terumbu karang murni yang sangat baik dengan dinding tegak lurus setinggi 100 m, laguna yang luas, dan dua pulau karang.[3] Pada tahun 1999, Konvensi Ramsar mendaftarkan Tubbataha sebagai salah satu lahan basah penting internasional.[4] Pada tahun 2008, terumbu karang ini dinominasikan dalam New7Wonders of Nature.[5]
Taman nasional ini dan seluruh kepulauan Filipina merupakan bagian dari Segitiga Terumbu Karang, yang diakui sebagai pusat keanekaragaman hayati laut yang mengandung 75% spesies karang yang telah diidentifikasi dan 40% ikan karang dunia.[6] Kawasan ini berada di bawah ancaman serius akibat penangkapan ikan berlebih dan praktik penangkapan ikan yang merusak.[7] Penelitian para ilmuwan yang telah mengunjungi terumbu karang sejak tahun 1980-an mengungkapkan bahwa Taman Alam Karang Tubbataha memiliki lebih dari 600 spesies ikan, 360 spesies koral, 11 spesies hiu, 13 spesies lumba-lumba dan paus, serta 100 spesies burung. Terumbu karang ini juga berfungsi sebagai tempat bertelur bagi penyu sisik dan penyu hijau.
Lihat pula
- Daftar Situs Warisan Dunia di Filipina
- Daftar kawasan lindung di Filipina
- Daftar karang
- ASEAN Heritage Parks
- Badan Intelijen-Geospasial Nasional (Amerika Serikat)
- Karang Apo
- Lintasan Pulau Verde
Pranala luar
- Tubbataha Reef Marine Park – UNESCO World Heritage Centre
- Tubbataha Reefs National Marine Park – The Official Tubbataha Reefs National Marine Park Website
- Palawan Council for Sustainable Development
- Sulu Sea. Encyclopedia of Earth. Eds. P.Saundry & C.J.Cleveland. Washington DC by C.Michael Hogan. 2011.
- Tubbataha Reef- Cagayancillo – . Tubbataha Reef is recognised as one of the most remarkable coral reefs on our planet.
Referensi
- ↑ Location of Tubbataha Reef. Tubbataha Reefs Natural Park.
- ↑ Location of Tubbataha Reef. Tubbataha Reefs Natural Park.
- ↑ World Heritage List – Tubbataha Reefs Natural Park. UNESCO.
- ↑ Global and Ecological Significance of Tubbataha. Official Website of the Tubbataha Reefs National Park.
- ↑ Aie Balagtas See. 4 RP bets in New 7 Wonders of Nature drop in rankings. GMA News. August 14, 2008.
- ↑ The Coral Triangle. website. The Nature Convservancy.
- ↑ Mnepornuc (August 5, 2009). "Saving the Coral Triangle". National Geographic Intelligent Travel. Retrieved on 2013-11-24.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28669027 (2025-12-06T14:11:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.