Lompat ke isi

Posidonia oceanica: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28106391; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Posidonia_oceanica_(L).jpg|thumb|right|280px|Posidonia oceanica (L)]]
'''''Posidonia oceanica''''' adalah spesies [[lamun]] yang hidup di perairan [[Laut Tengah]]. Bagian tubuh ''Posidonia oceanica'' mengandung [[racun]] dan [[antioksidan]]. Pertumbuhannya dipengaruhi oleh [[intensitas cahaya]]. ''Posidonia oceanica'' berperan dalam mencegah [[erosi]] di [[pantai]], penguburan [[karbon]] dan produksi [[oksigen]] di lautan. Spesies [[tumbuhan]] yang dapat mengancam keberlangsungan hidupnya adalah ''Caulerpa taxifolia.''
'''''Posidonia oceanica''''' adalah spesies [[lamun]] yang hidup di perairan [[Laut Tengah]]. Bagian tubuh ''Posidonia oceanica'' mengandung [[racun]] dan [[antioksidan]]. Pertumbuhannya dipengaruhi oleh [[intensitas cahaya]]. ''Posidonia oceanica'' berperan dalam mencegah [[erosi]] di [[pantai]], penguburan [[karbon]] dan produksi [[oksigen]] di lautan. Spesies [[tumbuhan]] yang dapat mengancam keberlangsungan hidupnya adalah ''Caulerpa taxifolia.''


== Komposisi kimia ==
== Komposisi kimia ==
=== Racun ===
=== Racun ===
Di dalam ''Posidonia oceanica'' terdapat [[racun]] khususnya pada alga epifit dan ''[[dinoflagellata]]''. Racun ini akan masuk ke tubuh ikan herbivor ketika ikan memakan daunnya.
Di dalam ''Posidonia oceanica'' terdapat [[racun]] khususnya pada alga epifit dan ''[[dinoflagellata]]''. Racun ini akan masuk ke tubuh ikan herbivor ketika ikan memakan daunnya.<ref>Kantun, W., dan Susanto. [https://www.google.co.id/books/edition/Ikan_Berbisa_dan_Beracun/244IEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Posidonia+oceanica&pg=PA55&printsec=frontcover Ikan Berbisa dan Beracun]. PT Penerbit IPB Press. 2020. hlm. 55. ISBN 978-602-440-644-8.</ref>


=== Antioksidan ===
=== Antioksidan ===
''Posidonia oceanica'' menghasilkan senyawa antioksidan untuk keperluan [[pertahanan diri]]. Pertahanan ini untuk menghindari stres yang disebabkan oleh biota epifit bernama ''Lophocladia lallemandii''.
''Posidonia oceanica'' menghasilkan senyawa antioksidan untuk keperluan [[pertahanan diri]]. Pertahanan ini untuk menghindari stres yang disebabkan oleh biota epifit bernama ''Lophocladia lallemandii''.<ref>Nurhayati, T., Nurjanah, dan Nugraha, R. [https://www.google.co.id/books/edition/Fisiologi_Formasi_dan_Degradasi_Metaboli/LxMSEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Posidonia+oceanica&pg=PA44&printsec=frontcover Fisiologi: Formasi dan Degradasi Metabolit Hasil Perairan]. PT Penerbit IPB Press. 2019. hlm. 44. ISBN 978-602-440-059-0.</ref>


== Pertumbuhan ==
== Pertumbuhan ==
Pertumbuhan ''Posidonia oceanica'' dipengaruhi oleh [[intensitas cahaya]] yang menerpanya. Intensitas cahaya dapat meningkatkan suhu di lingkungan pertumbuhan ''Posidonia oceanica''. Suhu optimal untuk pertumbuhannya adalah 25–30&nbsp;°C.
Pertumbuhan ''Posidonia oceanica'' dipengaruhi oleh [[intensitas cahaya]] yang menerpanya. Intensitas cahaya dapat meningkatkan suhu di lingkungan pertumbuhan ''Posidonia oceanica''. Suhu optimal untuk pertumbuhannya adalah 25–30&nbsp;°C.<ref>Kawaroe, M., Nugraha, A. H., dan Juraij. [https://www.google.co.id/books/edition/Ekosistem_Padang_Lamun/MOkREAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Posidonia+oceanica&pg=PA54&printsec=frontcover Ekosistem Padang Lamun]. PT Penerbit IPB Press. 2016. hlm. 54. ISBN 978-602-440-668-4.</ref>


== Peran bagi ekosistem ==
== Peran bagi ekosistem ==
=== Pencegah erosi ===
=== Pencegah erosi ===
''Posidonia oceanica'' merupakan pembentuk [[ekosistem]] utama di [[Laut Tengah]]. Banyak fauna yang menjadikan ''Posidonia oceanica'' sebagai habitat dan tempat mencari makanan di ekosistem yang dibentuk olehnya. ''Posidonia oceanica'' juga diketahui dapat meredam gelombang laut. Kemampuan ini membuatnya dapat melindungi pantai dari [[erosi]].
''Posidonia oceanica'' merupakan pembentuk [[ekosistem]] utama di [[Laut Tengah]]. Banyak fauna yang menjadikan ''Posidonia oceanica'' sebagai habitat dan tempat mencari makanan di ekosistem yang dibentuk olehnya.<ref>Syakti, A. D., Hidayati, N. V., dan Siregar, A. S. [https://www.google.co.id/books/edition/Agen_Pencemaran_Laut/Xx8zEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Posidonia+oceanica&pg=PT47&printsec=frontcover Agen Pencemaran Laut]. PT Penerbit IPB Press. 2021. hlm. 31. ISBN 978-623-256-694-1.</ref> ''Posidonia oceanica'' juga diketahui dapat meredam gelombang laut. Kemampuan ini membuatnya dapat melindungi pantai dari [[erosi]].<ref>Sjafrie, N. D. M., dkk. [http://oseanografi.lipi.go.id/haspen/buku%20padang%20lamun%202018%20digital.pdf Status Padang Lamun Indonesia 2018 Ver.02]. Pusat Penelitian Oseanografi – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. 2018. hlm. 19. ISBN 978-602-650-420-3.</ref>


=== Penguburan karbon ===
=== Penguburan karbon ===
Baris 22: Baris 21:


=== Produksi oksigen ===
=== Produksi oksigen ===
''Posidonia oceanica'' diketahui berperan dalam [[fotosintesis]]. Kemampuan penyerapan [[karbon dioksida]] oleh ''Posidonia oceanica'' lebih banyak dibandingkan dengan [[plankton]]. Selain itu, ''Posidonia oceanica'' juga menghasilkan oksigen yang lebih banyak dibandingkan plankton.
''Posidonia oceanica'' diketahui berperan dalam [[fotosintesis]]. Kemampuan penyerapan [[karbon dioksida]] oleh ''Posidonia oceanica'' lebih banyak dibandingkan dengan [[plankton]]. Selain itu, ''Posidonia oceanica'' juga menghasilkan oksigen yang lebih banyak dibandingkan plankton.<ref>Pranowo, W. S., dkk. [https://kkp.go.id/an-component/media/upload-gambar-pendukung/KKHL/PEDOMAN/Pedoman%20Pengukuran%20Karbon%20pada%20Ekosistem%20Padang%20Lamun.pdf Pedoman Pengukuran Karbon di Ekosistem Padang Lamun]. ITB Press. 2019. hlm. 8. ISBN 978-602-0705-54-5.</ref>


== Ancaman ==
== Ancaman ==
Keberadaan ''Posidonia oceanica'' dapat terancam oleh keberadaan [[spesies]] tumbuhan lain yaitu ''Caulerpa taxifolia''.
Keberadaan ''Posidonia oceanica'' dapat terancam oleh keberadaan [[spesies]] tumbuhan lain yaitu ''Caulerpa taxifolia''.<ref>Syakti, A. D., Hidayati, N. V., dan Siregar, A. S. [https://www.google.co.id/books/edition/Agen_Pencemaran_Laut/Xx8zEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=Posidonia+oceanica&pg=PT47&printsec=frontcover Agen Pencemaran Laut]. PT Penerbit IPB Press. 2021. hlm. 31. ISBN 978-623-256-694-1.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Posidonia+oceanica&oldid=28106391 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28106391 (2025-10-18T08:56:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Posidonia+oceanica&oldid=28106391 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28106391 (2025-10-18T08:56:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 23.06

Posidonia oceanica (L)

Posidonia oceanica adalah spesies lamun yang hidup di perairan Laut Tengah. Bagian tubuh Posidonia oceanica mengandung racun dan antioksidan. Pertumbuhannya dipengaruhi oleh intensitas cahaya. Posidonia oceanica berperan dalam mencegah erosi di pantai, penguburan karbon dan produksi oksigen di lautan. Spesies tumbuhan yang dapat mengancam keberlangsungan hidupnya adalah Caulerpa taxifolia.

Komposisi kimia

Racun

Di dalam Posidonia oceanica terdapat racun khususnya pada alga epifit dan dinoflagellata. Racun ini akan masuk ke tubuh ikan herbivor ketika ikan memakan daunnya.[1]

Antioksidan

Posidonia oceanica menghasilkan senyawa antioksidan untuk keperluan pertahanan diri. Pertahanan ini untuk menghindari stres yang disebabkan oleh biota epifit bernama Lophocladia lallemandii.[2]

Pertumbuhan

Pertumbuhan Posidonia oceanica dipengaruhi oleh intensitas cahaya yang menerpanya. Intensitas cahaya dapat meningkatkan suhu di lingkungan pertumbuhan Posidonia oceanica. Suhu optimal untuk pertumbuhannya adalah 25–30 °C.[3]

Peran bagi ekosistem

Pencegah erosi

Posidonia oceanica merupakan pembentuk ekosistem utama di Laut Tengah. Banyak fauna yang menjadikan Posidonia oceanica sebagai habitat dan tempat mencari makanan di ekosistem yang dibentuk olehnya.[4] Posidonia oceanica juga diketahui dapat meredam gelombang laut. Kemampuan ini membuatnya dapat melindungi pantai dari erosi.[5]

Penguburan karbon

Posidonia oceanica juga diketahui berperan dalam penenggelaman karbon di lautan. Di Mediterania, Posidonia oceanica mengendapkan karbon sebanyak 198 gCm−2 tiap tahun. Sebesar 72% endapan ini berasal dari seston, sedangkan 28% lainnya berasal dari serasah yang gugur. Proses pengendapan melalui remineralisasi sedimen ke kolom air sebesar 15,6 gCm−2 tiap tahun. Hasil endapan ini terkubur di dalam laut sebagai karbon rosot dalam jangka waktu ribuan tahun.

Produksi oksigen

Posidonia oceanica diketahui berperan dalam fotosintesis. Kemampuan penyerapan karbon dioksida oleh Posidonia oceanica lebih banyak dibandingkan dengan plankton. Selain itu, Posidonia oceanica juga menghasilkan oksigen yang lebih banyak dibandingkan plankton.[6]

Ancaman

Keberadaan Posidonia oceanica dapat terancam oleh keberadaan spesies tumbuhan lain yaitu Caulerpa taxifolia.[7]

Referensi

  1. Kantun, W., dan Susanto. Ikan Berbisa dan Beracun. PT Penerbit IPB Press. 2020. hlm. 55. ISBN 978-602-440-644-8.
  2. Nurhayati, T., Nurjanah, dan Nugraha, R. Fisiologi: Formasi dan Degradasi Metabolit Hasil Perairan. PT Penerbit IPB Press. 2019. hlm. 44. ISBN 978-602-440-059-0.
  3. Kawaroe, M., Nugraha, A. H., dan Juraij. Ekosistem Padang Lamun. PT Penerbit IPB Press. 2016. hlm. 54. ISBN 978-602-440-668-4.
  4. Syakti, A. D., Hidayati, N. V., dan Siregar, A. S. Agen Pencemaran Laut. PT Penerbit IPB Press. 2021. hlm. 31. ISBN 978-623-256-694-1.
  5. Sjafrie, N. D. M., dkk. Status Padang Lamun Indonesia 2018 Ver.02. Pusat Penelitian Oseanografi – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. 2018. hlm. 19. ISBN 978-602-650-420-3.
  6. Pranowo, W. S., dkk. Pedoman Pengukuran Karbon di Ekosistem Padang Lamun. ITB Press. 2019. hlm. 8. ISBN 978-602-0705-54-5.
  7. Syakti, A. D., Hidayati, N. V., dan Siregar, A. S. Agen Pencemaran Laut. PT Penerbit IPB Press. 2021. hlm. 31. ISBN 978-623-256-694-1.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28106391 (2025-10-18T08:56:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.