Lompat ke isi

K-152 Nerpa: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28490760; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Baris 1: Baris 1:
'''K-152 ''Nerpa''''' () adalah sebuah [[kapal selam penyerang]] [[kapal selam nuklir|tenaga nuklir]] dari [[Shchuka-B Proyek 971]] ([[NATO]]: Akula II). Pembuatannya telah dimulai sejak tahun [[1991]], tetapi ditunda disebabkan oleh kekurangan dana. ''K-152 Nerpa'' telah diluncurkan pada bulan [[Oktober 2008]] dan akan disewakan kepada [[Angkatan Laut India]] pada tahun [[2009]] dan dinamakan sebagai '''INS ''Chakra'''''. ''Nerpa'' adalah kata Rusia untuk [[anjing laut Baikal]], sedangkan ''[[chakra]]'' adalah kata dalam [[bahasa Sanskerta]] yang berarti piring, roda atau tenaga kisaran.
[[File:Akula_class_submarine.JPG|thumb|right|280px|Akula class submarine]]


Ketika ''K-152 Nerpa'' menjalani ujian di [[Laut Jepang]] pada tanggal [[8 November]] 2008, sebuah musibah terjadi dan menyebabkan kematian 20 orang anak kapal dan mencederai 21 orang yang lain. Sistem pemadam kebakaran telah membebaskan gas freon di bagian haluan kapal selam, dan melemaskan para spesialis dari kalangan sipil dan ABK AL.
'''K-152 ''Nerpa''''' () adalah sebuah [[kapal selam penyerang]] [[kapal selam nuklir|tenaga nuklir]] dari [[Shchuka-B Proyek 971]] ([[NATO]]: Akula II). Pembuatannya telah dimulai sejak tahun [[1991]], tetapi ditunda disebabkan oleh kekurangan dana. ''K-152 Nerpa'' telah diluncurkan pada bulan [[Oktober 2008]] <ref>[http://afp.google.com/article/ALeqM5hD_OJemR184COjKR32WI3G3He4cw Lebih dari 20 orang terbunuh dalam musibah kapal selam Rusia: spokesman]. Agence France-Presse. 2008-11-09.</ref> dan akan disewakan kepada [[Angkatan Laut India]] pada tahun [[2009]] dan dinamakan sebagai '''INS ''Chakra'''''. ''Nerpa'' adalah kata Rusia untuk [[anjing laut Baikal]], sedangkan ''[[chakra]]'' adalah kata dalam [[bahasa Sanskerta]] yang berarti piring, roda atau tenaga kisaran.
 
Ketika ''K-152 Nerpa'' menjalani ujian di [[Laut Jepang]] pada tanggal [[8 November]] 2008, sebuah musibah terjadi dan menyebabkan kematian 20 orang anak kapal dan mencederai 21 orang yang lain.<ref>[http://www.tolerance.ca/Article.aspx?ID=26273&L=en More than 20 dead in Russian nuclear sub accident]. Tolerance.ca. November 8, 2008.</ref> Sistem pemadam kebakaran telah membebaskan gas freon di bagian haluan kapal selam, dan melemaskan para spesialis dari kalangan sipil dan ABK AL.


== Pembuatan ==
== Pembuatan ==
Pembuatan telah dimulai di [[galangan kapal]] [[Komsomolsk-on-Amur]] pada tahun 1991, akan tetapi pembuatannya tertunda disebabkan oleh kekurangan dana setelah krisis ekonomi pada awal tahun [[1990-an]]. Setelas sebuah jangka waktu yang lama, kapal yang separuh siap ini disimpan, ''K-152 Nerpa'' telah dilengkapi di galangan kapal Vostok di [[kota tertutup]] di [[Bolshoy Kamen]], [[Krai Primorsky]]. Kapal ini diluncurkan pada bulan Oktober 2008. Laporan media India mencurigai pembuatan kapal selam ini diteruskan setelah mendapat suntikan dana dari India. Hingga tahun 2008, kapal selam ini dimiliki oleh [[Angkatan Laut Pasifik (Rusia)|Angkatan Pasifik]].
Pembuatan telah dimulai di [[galangan kapal]] [[Komsomolsk-on-Amur]] pada tahun 1991, akan tetapi pembuatannya tertunda disebabkan oleh kekurangan dana setelah krisis ekonomi pada awal tahun [[1990-an]].<ref>"20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008</ref><ref>[http://www.khabrein.info/index.php?option=com_content&task=view&id=18446&Itemid=57 Lebi 20 orang terbunuh di dalam kapal selam nuklir Rusia]. khabrein.info. MOSCOW, Nov 9, 2008.</ref> Setelas sebuah jangka waktu yang lama, kapal yang separuh siap ini disimpan, ''K-152 Nerpa'' telah dilengkapi di galangan kapal Vostok di [[kota tertutup]] di [[Bolshoy Kamen]], [[Krai Primorsky]].<ref>"20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008</ref> Kapal ini diluncurkan pada bulan Oktober 2008.<ref>[http://afp.google.com/article/ALeqM5hD_OJemR184COjKR32WI3G3He4cw Lebih dari 20 orang terbunuh dalam musibah kapal selam Rusia: spokesman]. Agence France-Presse. 2008-11-09.</ref><ref>"20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008</ref> Laporan media India mencurigai pembuatan kapal selam ini diteruskan setelah mendapat suntikan dana dari India.<ref>[http://www.marinelog.com/DOCS/NEWSMMVII/2008nov00090.html Shipping, Shipbuilding And Offshore News]. Marinelog.com.</ref> Hingga tahun 2008, kapal selam ini dimiliki oleh [[Angkatan Laut Pasifik (Rusia)|Angkatan Pasifik]].


Alexander Golts, penyunting [[Koran|surat kabar]] pertahanan ''[[Yezhednevny Zhurnal]]'', telah menyatakan pada awal [[1980-an]], galangan kapal Amur tidak putus-putusnya membangun kapal selam, akan tetapi sejak tahun [[1993]] hingga tahun 2008 hanya membuat sebuah kapal selam. "Para spesialis yang tua telah pergi, sedangkan spesialis yang baru kekurangan profesionalisme."
Alexander Golts, penyunting [[Koran|surat kabar]] pertahanan ''[[Yezhednevny Zhurnal]]'', telah menyatakan pada awal [[1980-an]], galangan kapal Amur tidak putus-putusnya membangun kapal selam, akan tetapi sejak tahun [[1993]] hingga tahun 2008 hanya membuat sebuah kapal selam. "Para spesialis yang tua telah pergi, sedangkan spesialis yang baru kekurangan profesionalisme." <ref>[http://www.newsweek.com/id/168382 Behind the Russian Sub Disaster]. Newsweek.</ref>


== Menanti sewa ke India ==
== Menanti sewa ke India ==
Hingga tahun 2008, Rusia mempunyai perjanjian yang belum selesai dengan [[India]] bernilai AS$ 2 bilion untuk penyewaan kapal selam kelas ''Nerpa'' dan sebuah kapal selam lagi dalam Shchuka-B Projek 971. Berdasarkan perjanjian ini, ''K-152 Nerpa'' akan disewakan selama 10 tahun kepada India dengan perkiraan nilai AS$ 650 juta. Setelah diserahkan kepada [[AL Laut India]], kapal selam ini akan dinamakan kembali sebagai ''[[INS Chakra]]''.
Hingga tahun 2008, Rusia mempunyai perjanjian yang belum selesai dengan [[India]] bernilai AS$ 2 bilion untuk penyewaan kapal selam kelas ''Nerpa'' dan sebuah kapal selam lagi dalam Shchuka-B Projek 971.<ref>[http://afp.google.com/article/ALeqM5hD_OJemR184COjKR32WI3G3He4cw Lebih dari 20 orang terbunuh dalam musibah kapal selam Rusia: spokesman]. Agence France-Presse. 2008-11-09.</ref> Berdasarkan perjanjian ini, ''K-152 Nerpa'' akan disewakan selama 10 tahun kepada India dengan perkiraan nilai AS$ 650 juta. Setelah diserahkan kepada [[AL Laut India]], kapal selam ini akan dinamakan kembali sebagai ''[[INS Chakra]]''.<ref>[http://www.moscowtimes.ru/article/1010/42/372216.htm Musibah kapal selam nuklir membunuh 20 orang]. Moscow Times. 10 November 2008.</ref>


ABK dari AL India telah menjalani latihan untuk menggunakan kapal selam di dekat [[St. Petersburg]] dan sekelompok pelayar yang lain diperkirakan akan tiba di [[Vladivostok]] pada penghujung tahun 2008 untuk menjalani latihan di laut. Latihan ini dilihat sangat penting bagi program kapal selam nuklir India, juga dikenal sebagai [[Advanced Technology Vessel]].
ABK dari AL India telah menjalani latihan untuk menggunakan kapal selam di dekat [[St. Petersburg]] dan sekelompok pelayar yang lain diperkirakan akan tiba di [[Vladivostok]] pada penghujung tahun 2008 untuk menjalani latihan di laut.<ref>[http://timesofindia.indiatimes.com/World/No_significant_damage_to_Russian_sub_to_be_leased_to_India/articleshow/3695371.cms No Significant Damage to Russian Sub]</ref> Latihan ini dilihat sangat penting bagi program kapal selam nuklir India, juga dikenal sebagai [[Advanced Technology Vessel]].<ref>[http://economictimes.indiatimes.com/Russian_submarine_accident_kills_20/rssarticleshow/3692578.cms Musibah di atas kapal selam buatan Rusia untuk India membunuh 20 orang]. The Economic Times.</ref>


== Musibah 2008 ==
== Musibah 2008 ==
Sebuah musibah terjadi atas ''K-152 Nerpa'' pada pukul 8:30 PM waktu setempat pada tanggal 8 November 2008, selama ujian di bawah permukaan air di [[Samudera Pasifik]]. Sejumlah 208 orang - 81 anggota militer dan 127 orang awam dari kedua galangan kapal - berada di dalam kapal saat kejadian itu berlangsung. Sekurang-kurangnya 20 orang tewas akibat [[asfiksia]] dan 21 lagi cedera, menjadikannya kecelakaan kapal selam terburuk sejak ''[[K-141 Kursk|Kursk]]'' tenggelam pada tahun [[2000]]. Tiga orang yang tewas merupakan perwira militer dan selebihnya orang awam dari galangan kapal Vostok, [[Zvezda (modul ISS)|Zvezda]], Era dan Amur yang merupakan anggota tim penerima.
Sebuah musibah terjadi atas ''K-152 Nerpa'' pada pukul 8:30 PM waktu setempat pada tanggal 8 November 2008,<ref>Sergei L. Loiko. [http://www.dispatch.com/live/content/national_world/stories/2008/11/10/lat_russia_sub_1110.ART_ART_11-10-08_A5_B2BRFFV.html?sid=101 False fire alarm blamed in Russian sub deaths]. The Columbus Dispatch. 8 November 2008.</ref> selama ujian di bawah permukaan air di [[Samudera Pasifik]].<ref>[http://www.cnn.com/2008/WORLD/europe/11/08/russia.submarine.ap/index.html?iref=topnews Russia: More than 20 dead in nuclear sub accident]. 2008-11-08.</ref> Sejumlah 208 orang - 81 anggota militer dan 127 orang awam dari kedua galangan kapal - berada di dalam kapal saat kejadian itu berlangsung.<ref>"20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008</ref> Sekurang-kurangnya 20 orang tewas akibat [[asfiksia]]<ref>Steve Gutterman. [http://ap.google.com/article/ALeqM5j3kNPOn62KBcB4-4G9VnNlTG2KgwD94B65OO0 Russian navy: sub accident kills more than 20]. Associated Press. 2008-11-09.</ref> dan 21 lagi cedera,<ref>[http://news.bbc.co.uk/2/hi/europe/7718156.stm Twenty die on Russian submarine]. BBC. 02:16 GMT, Sunday, 9 November 2008.</ref> menjadikannya kecelakaan kapal selam terburuk sejak ''[[K-141 Kursk|Kursk]]'' tenggelam pada tahun [[2000]].<ref>Rajeev Syal. [http://www.guardian.co.uk/world/2008/nov/09/russia Twenty die in nuclear submarine accident]. The Guardian. Sunday November 9 2008 00.01 GMT.</ref><ref>Guy Faulconbridge. [http://www.reuters.com/article/wtMostRead/idUSTRE4A738V20081109 At least 20 die in accident on Russian nuclear sub]. Reuters. Sat 8 Nov 2008 10:57pm EST.</ref> Tiga orang yang tewas merupakan perwira militer dan selebihnya orang awam dari galangan kapal Vostok, [[Zvezda (modul ISS)|Zvezda]], Era dan Amur yang merupakan anggota tim penerima.<ref>Ren TV, Moscow, 2030 GMT 10 November 2008</ref>


Kejadian ini berlangsung akibat sistem pemadaman kebakaran diaktifkan tanpa sengaja hingga menyebabkan dua kompartemen depan tertutup dan gas [[freon|Freon-22]] ([[klorodifluorometana]]) dibebaskan ke bagian terkait. Gas ini merupakan sejenis bahan penyejuk [[hidroklorofluorokarbon]] yang digunakan dalam sistem pemadaman kebakaran LOKh (''lodochnaya obyemnaya khimischeskaya'' - "bahan kimia isi padu") AL Rusia. Setiap bagian dalam kapal selam Rusia mempunyai stasiun LOKh yang dapat melepaskan gas tersebut ke bagian terkait atau bagian yang bersebelahan. Freon bertindak menggantikan [[oksigen]], memungkinkannya untuk memadamkan api dengan pantas di ruang tertutup. Dalam konsentrasi tinggi zat dapat menyebabkan [[narkosis nitrogen|narkosis]] yang secara bertahap menyebabkan eksitasi, gangguan mental, kelesuan dan akhirnya asfiksia. Sistem yang sama dilaporkan mengalami malafungsi pada musim panas 2008 semasa persediaan untuk ujian lautnya.
Kejadian ini berlangsung akibat sistem pemadaman kebakaran diaktifkan tanpa sengaja hingga menyebabkan dua kompartemen depan tertutup dan gas [[freon|Freon-22]] ([[klorodifluorometana]]) dibebaskan ke bagian terkait.<ref>"20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008</ref> Gas ini merupakan sejenis bahan penyejuk [[hidroklorofluorokarbon]] yang digunakan dalam sistem pemadaman kebakaran LOKh (''lodochnaya obyemnaya khimischeskaya'' - "bahan kimia isi padu") AL Rusia. Setiap bagian dalam kapal selam Rusia mempunyai stasiun LOKh yang dapat melepaskan gas tersebut ke bagian terkait atau bagian yang bersebelahan.<ref>Romanov, D.A.; Moore, Kenneth J.; trans. Acus, Jonathan E. ''Fire at Sea: The Tragedy of the Soviet Submarine Komsomolets'', ms. 250. Brassey's, 2006. ISBN 1-57488-426-3</ref> Freon bertindak menggantikan [[oksigen]], memungkinkannya untuk memadamkan api dengan pantas di ruang tertutup. Dalam konsentrasi tinggi zat dapat menyebabkan [[narkosis nitrogen|narkosis]] yang secara bertahap menyebabkan eksitasi, gangguan mental, kelesuan dan akhirnya asfiksia.<ref>"20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008</ref> Sistem yang sama dilaporkan mengalami malafungsi pada musim panas 2008 semasa persediaan untuk ujian lautnya.<ref>Interfax-AVN news agency, 10 November 2008</ref>


Menurut orang-orang yang selamat, mereka yang terkena akibat pelepasan gas itu tidak bersedia dan mungkin tidak sempat sadar karena sirene peringatan hanya berbunyi setelah gas mulai dilepaskan. Sebagian korban dilaporkan tidak dapat memakai peralatan pernapasan sebelum lemas.
Menurut orang-orang yang selamat, mereka yang terkena akibat pelepasan gas itu tidak bersedia dan mungkin tidak sempat sadar karena sirene peringatan hanya berbunyi setelah gas mulai dilepaskan. Sebagian korban dilaporkan tidak dapat memakai peralatan pernapasan sebelum lemas.<ref>"[http://ap.google.com/article/ALeqM5j3kNPOn62KBcB4-4G9VnNlTG2KgwD94CR2300 Russian sub survivors: Freon killed as crew slept]". Associated Press, 11 November 2008.</ref>


Akibat kejadian itu, [[kapal perusak kelas Udaloy]] ''Admiral Tributs'' dan kapal penyelamat ''Sayany'' diantarkan dari Vladivostok untuk memberi bantuan kepada kapal selam tersebut. Korban yang cedera dipindahkan ke ''Admiral Tributs'' dan diantarkan ke rumah sakit militer untuk perawatan, sedangkan ''K-152 Nerpa'' kembali ke pangkalannya di Krai Primorsky. Menurut JuBir AL Igor Digaylo, kapal selam itu tidak rusak akibat kejadian tersebut dan tahap radiasi tetap normal.
Akibat kejadian itu, [[kapal perusak kelas Udaloy]] ''Admiral Tributs'' dan kapal penyelamat ''Sayany'' diantarkan dari Vladivostok untuk memberi bantuan kepada kapal selam tersebut. Korban yang cedera dipindahkan ke ''Admiral Tributs'' dan diantarkan ke rumah sakit militer untuk perawatan, sedangkan ''K-152 Nerpa'' kembali ke pangkalannya di Krai Primorsky.<ref>"20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008</ref> Menurut JuBir AL Igor Digaylo, kapal selam itu tidak rusak akibat kejadian tersebut dan tahap radiasi tetap normal.<ref>"[http://www.itar-tass.com/eng/level2.html?NewsID=13258851&PageNum=0 Primorye flags at half-mast mourning over killed in sub accident]". Information Telegraph Agency of Russia, 11 November 2008</ref>


=== Bilangan korban yang tinggi ===
=== Bilangan korban yang tinggi ===
Igor Kurdin, seorang bekas komandan [[kapal selam kelas Typhoon]] dan ketua Klub Ahli Kapal Selam St. Petersburg yang sekarang, menganggap jumlah korban yang tinggi disebabkan kehadiran sejumlah besar pakar awam di dalam kapal selam tersebut saat musibah. Ia mencatat pengamat awam mungkin tidak dilatih untuk bertindak balas secara betul terhadap pelepasan gas pemadam kebakaran di atas kapal, yang akan didahului dengan lampu yang khusus dan isyarat bunyi, setelah itu semua orang di dalam kapal seharusnya memakai [[topeng oksigen]] untuk memungkinkan mereka menyelamatkan diri dalam waktu 30 menit yang diperlukan untuk memventilasikan ruang sebelum bisa dibuka. Sebagai tambahan, musibah ini terjadi pada jam 8:30 malam, di mana kebanyakan pakar sipil dan ABK mungkin telah tidur, dan tidak dapat memakai topeng gas dalam waktu yang ditetapkan. Di antara 20 korban, hanya 3 orang yang bukan sipil. Musibah ini merupakan kejadian terburuk di Rusia sejak tahun 2000, yang mana ledakan [[torpedo]] telah menenggelamkan sebuah kapal selam Rusia, yaitu [[Ledakan kapal selam Rusia Kursk|kapal selam Kursk]], yang membunuh 118 ABK.
Igor Kurdin, seorang bekas komandan [[kapal selam kelas Typhoon]] dan ketua Klub Ahli Kapal Selam St. Petersburg yang sekarang, menganggap jumlah korban yang tinggi disebabkan kehadiran sejumlah besar pakar awam di dalam kapal selam tersebut saat musibah. Ia mencatat pengamat awam mungkin tidak dilatih untuk bertindak balas secara betul terhadap pelepasan gas pemadam kebakaran di atas kapal, yang akan didahului dengan lampu yang khusus dan isyarat bunyi, setelah itu semua orang di dalam kapal seharusnya memakai [[topeng oksigen]] untuk memungkinkan mereka menyelamatkan diri dalam waktu 30 menit yang diperlukan untuk memventilasikan ruang sebelum bisa dibuka. Sebagai tambahan, musibah ini terjadi pada jam 8:30 malam, di mana kebanyakan pakar sipil dan ABK mungkin telah tidur, dan tidak dapat memakai topeng gas dalam waktu yang ditetapkan. Di antara 20 korban, hanya 3 orang yang bukan sipil.<ref>[http://www.latimes.com/news/nationworld/world/la-fg-russiasub10-2008nov10,0,3939263.story Alarm palsu disalahkan atas kematian di dalam kapal selam Rusia]. Los Angeles Times.</ref> Musibah ini merupakan kejadian terburuk di Rusia sejak tahun 2000, yang mana ledakan [[torpedo]] telah menenggelamkan sebuah kapal selam Rusia, yaitu [[Ledakan kapal selam Rusia Kursk|kapal selam Kursk]], yang membunuh 118 ABK.<ref>[http://ap.google.com/article/ALeqM5j3kNPOn62KBcB4-4G9VnNlTG2KgwD94B9L000 Angkatan laut Rusia: Musibah Kapal Selam Membunuh Sekurang-kurangnya 20 Orang]. Associated Press. 2008-11-09.</ref>


Mikhail Barabanov, ketua penyunting ''Moscow Defense Brief'', mengatakan pelepasan tidak sengaja sistem pemadam kebakaran di dalam kapal selam adalah biasa, akan tetapi tidak akan selalu menyebabkan kematian. Walau bagaimanapun, ''Nerpa'' telah "dipenuhi dengan orang sipil" dan kapal ini menjadi "terlampau sesak". Berdasarkan pemahamannya, "alarm kebakaran gagal berfungsi, oleh karena itu para penumpang tidak sadar bahwa gas mulai mengantikan oksigen di ruang-ruang yang terlibat."
Mikhail Barabanov, ketua penyunting ''Moscow Defense Brief'', mengatakan pelepasan tidak sengaja sistem pemadam kebakaran di dalam kapal selam adalah biasa, akan tetapi tidak akan selalu menyebabkan kematian. Walau bagaimanapun, ''Nerpa'' telah "dipenuhi dengan orang sipil" dan kapal ini menjadi "terlampau sesak". Berdasarkan pemahamannya, "alarm kebakaran gagal berfungsi, oleh karena itu para penumpang tidak sadar bahwa gas mulai mengantikan oksigen di ruang-ruang yang terlibat." <ref>[http://www.newsweek.com/id/168382 Tragedi di bawah laut]. Newsweek.</ref>


=== Reaksi pemerintah Rusia ===
=== Reaksi pemerintah Rusia ===
[[Daftar presiden Rusia|Presiden Rusia]] [[Dmitry Medvedev]] telah mengarahkan [[Kementerian Pertahanan Rusia|Menteri Pertahanan]] [[Anatoliy Serdyukov]] untuk melakukan investigasi segera dalam mencari sumber musibah. Pemerintah Krai Primorsky juga mengumumkan paket ganti rugi untuk meringankan beban keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam musibah ini.
[[Daftar presiden Rusia|Presiden Rusia]] [[Dmitry Medvedev]] telah mengarahkan [[Kementerian Pertahanan Rusia|Menteri Pertahanan]] [[Anatoliy Serdyukov]] untuk melakukan investigasi segera dalam mencari sumber musibah.<ref>"20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008</ref> Pemerintah Krai Primorsky juga mengumumkan paket ganti rugi untuk meringankan beban keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam musibah ini.


=== Dampak atas sewa ke India ===
=== Dampak atas sewa ke India ===
Pada mulanya, terdapat laporan media di India dan Rusia bahwa anak kapal dari AL India akan menuju ke Vladivostok pada bulan [[November 2008]], di mana mereka akan memulai "latihan dan persiapan" di atas kapal selam ''Nerpa''. Laporan-laporan ini tersebar di tengah spekulasi bahwa Rusia akan menyewakan kapal selam yang baru dibangun kepada India. Sejumlah laporan kemudian menegaskan bahwa kapal selam yang mengalami musibah itu direncanakan untuk disewa ke India.
Pada mulanya, terdapat laporan media di India dan Rusia bahwa anak kapal dari AL India akan menuju ke Vladivostok pada bulan [[November 2008]], di mana mereka akan memulai "latihan dan persiapan" di atas kapal selam ''Nerpa''.<ref>[http://vn.vladnews.ru/issue629/Business/Hindoos_lease_our_submarine Hindoos lease our submarine – Business – Vladivostok News]. Vn.vladnews.ru.</ref><ref>[http://www.hindu.com/thehindu/holnus/000200811021654.htm The Hindu News Update Service]. Hindu.com.</ref><ref>Sandeep Unnithan. [http://indiatoday.digitaltoday.in/index.php?option=com_content&task=view&id=19146§ionid=22&issueid=31&Itemid=1 India Today - India's most widely read magazine]. Indiatoday.digitaltoday.in.</ref> Laporan-laporan ini tersebar di tengah spekulasi bahwa Rusia akan menyewakan kapal selam yang baru dibangun kepada India.<ref>[http://www.domain-b.com/defence/general/20081030_russian_nuclear.html domain-b.com : Speculation mounts about Indian lease of new Russian nuclear attack sub]. Domain-b.com.</ref> Sejumlah laporan kemudian menegaskan bahwa kapal selam yang mengalami musibah itu direncanakan untuk disewa ke India.<ref>[http://www.kansascity.com/news/world/story/884195.html India was planning to lease Russian sub that suffered fatalities, reports say]. Kansascity.com.</ref><ref>[http://www.timesonline.co.uk/tol/news/world/europe/article5125926.ece Russian nuclear death sub 'was due for delivery to India']. Timesonline.</ref>


Perwira AL India berkata, "para pegawai kami telah berada di Rusia untuk mengawasi proyek kapal selam; semasa fase pembangunan dan fase ujian laut. Kami mengawasi ketat pembangunannya."
Perwira AL India berkata, "para pegawai kami telah berada di Rusia untuk mengawasi proyek kapal selam; semasa fase pembangunan dan fase ujian laut. Kami mengawasi ketat pembangunannya."
Baris 40: Baris 42:
''K-152 Nerpa'' merupakan kapal selam kedua Rusia yang diberi nama ''Nerpa''. Kapal pertama ''Nerpa'' adalah sebuah [[Kapal selam kelas Morzh|kapal selam kelas ''Morzh'']] yang telah dibawa ke [[Nikolayev]] pada tanggal [[25 Juni]] [[1911]], bersama-sama kapal selam sebelumnya yaitu ''Morzh'' dan ''Tyulen''. Kapal itu telah diluncurkan pada tanggal [[28 September]] [[1913]] dan memulai latihan dari [[Sevastopol]] pada tahun 1914. ''Nerpa'' telah ditugaskan di [[Laut Hitam]] semasa [[Perang Dunia I]], yaitu di lepas pantai [[Bosporus]] melawan [[Angkatan Laut Jerman]] dan [[Angkatan Laut Kesultanan Usmaniyah|Kesultanan Usmaniyah]].
''K-152 Nerpa'' merupakan kapal selam kedua Rusia yang diberi nama ''Nerpa''. Kapal pertama ''Nerpa'' adalah sebuah [[Kapal selam kelas Morzh|kapal selam kelas ''Morzh'']] yang telah dibawa ke [[Nikolayev]] pada tanggal [[25 Juni]] [[1911]], bersama-sama kapal selam sebelumnya yaitu ''Morzh'' dan ''Tyulen''. Kapal itu telah diluncurkan pada tanggal [[28 September]] [[1913]] dan memulai latihan dari [[Sevastopol]] pada tahun 1914. ''Nerpa'' telah ditugaskan di [[Laut Hitam]] semasa [[Perang Dunia I]], yaitu di lepas pantai [[Bosporus]] melawan [[Angkatan Laut Jerman]] dan [[Angkatan Laut Kesultanan Usmaniyah|Kesultanan Usmaniyah]].


''Nerpa'' telah dibawa untuk diperbaiki pada tanggal [[1917]] di Nikolayev tetapi gagal ditugaskan kembali ke dalam dinas hingga tahun [[1922]] akibat kekurangan bagian-bagian penting. ''Nerpa'' kemudian ditugaskan kembali pada tanggal 3 Juni 1922 oleh [[Angkatan Laut Uni Soviet]] dengan menggunakan nama baru yaitu ''Politruk'' ("Instuktur Politik") dan pada tahun [[1923]] ditunjuk sebagai No. 11. Kapal ini telah dibebastugaskan pada tanggal [[3 Desember]] [[1930]] serta dijual sebagai besi tua pada bulan [[Februari]] [[1931]].
''Nerpa'' telah dibawa untuk diperbaiki pada tanggal [[1917]] di Nikolayev tetapi gagal ditugaskan kembali ke dalam dinas hingga tahun [[1922]] akibat kekurangan bagian-bagian penting. ''Nerpa'' kemudian ditugaskan kembali pada tanggal 3 Juni 1922 oleh [[Angkatan Laut Uni Soviet]] dengan menggunakan nama baru yaitu ''Politruk'' ("Instuktur Politik") dan pada tahun [[1923]] ditunjuk sebagai No. 11. Kapal ini telah dibebastugaskan pada tanggal [[3 Desember]] [[1930]] serta dijual sebagai besi tua pada bulan [[Februari]] [[1931]].<ref>Polmar, Norman; Noot, Jurrien. ''Kapal selam Angkatan Laut Rusia dan Soviet, 1718-1990''. Naval Institute Press, 1991. ISBN 0-87021-570-1</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 46: Baris 48:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=K-152+Nerpa&oldid=28490760 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28490760 (2025-11-14T15:49:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=K-152+Nerpa&oldid=28490760 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28490760 (2025-11-14T15:49:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi per 29 Agustus 2026 23.18

Akula class submarine

K-152 Nerpa () adalah sebuah kapal selam penyerang tenaga nuklir dari Shchuka-B Proyek 971 (NATO: Akula II). Pembuatannya telah dimulai sejak tahun 1991, tetapi ditunda disebabkan oleh kekurangan dana. K-152 Nerpa telah diluncurkan pada bulan Oktober 2008 [1] dan akan disewakan kepada Angkatan Laut India pada tahun 2009 dan dinamakan sebagai INS Chakra. Nerpa adalah kata Rusia untuk anjing laut Baikal, sedangkan chakra adalah kata dalam bahasa Sanskerta yang berarti piring, roda atau tenaga kisaran.

Ketika K-152 Nerpa menjalani ujian di Laut Jepang pada tanggal 8 November 2008, sebuah musibah terjadi dan menyebabkan kematian 20 orang anak kapal dan mencederai 21 orang yang lain.[2] Sistem pemadam kebakaran telah membebaskan gas freon di bagian haluan kapal selam, dan melemaskan para spesialis dari kalangan sipil dan ABK AL.

Pembuatan

Pembuatan telah dimulai di galangan kapal Komsomolsk-on-Amur pada tahun 1991, akan tetapi pembuatannya tertunda disebabkan oleh kekurangan dana setelah krisis ekonomi pada awal tahun 1990-an.[3][4] Setelas sebuah jangka waktu yang lama, kapal yang separuh siap ini disimpan, K-152 Nerpa telah dilengkapi di galangan kapal Vostok di kota tertutup di Bolshoy Kamen, Krai Primorsky.[5] Kapal ini diluncurkan pada bulan Oktober 2008.[6][7] Laporan media India mencurigai pembuatan kapal selam ini diteruskan setelah mendapat suntikan dana dari India.[8] Hingga tahun 2008, kapal selam ini dimiliki oleh Angkatan Pasifik.

Alexander Golts, penyunting surat kabar pertahanan Yezhednevny Zhurnal, telah menyatakan pada awal 1980-an, galangan kapal Amur tidak putus-putusnya membangun kapal selam, akan tetapi sejak tahun 1993 hingga tahun 2008 hanya membuat sebuah kapal selam. "Para spesialis yang tua telah pergi, sedangkan spesialis yang baru kekurangan profesionalisme." [9]

Menanti sewa ke India

Hingga tahun 2008, Rusia mempunyai perjanjian yang belum selesai dengan India bernilai AS$ 2 bilion untuk penyewaan kapal selam kelas Nerpa dan sebuah kapal selam lagi dalam Shchuka-B Projek 971.[10] Berdasarkan perjanjian ini, K-152 Nerpa akan disewakan selama 10 tahun kepada India dengan perkiraan nilai AS$ 650 juta. Setelah diserahkan kepada AL Laut India, kapal selam ini akan dinamakan kembali sebagai INS Chakra.[11]

ABK dari AL India telah menjalani latihan untuk menggunakan kapal selam di dekat St. Petersburg dan sekelompok pelayar yang lain diperkirakan akan tiba di Vladivostok pada penghujung tahun 2008 untuk menjalani latihan di laut.[12] Latihan ini dilihat sangat penting bagi program kapal selam nuklir India, juga dikenal sebagai Advanced Technology Vessel.[13]

Musibah 2008

Sebuah musibah terjadi atas K-152 Nerpa pada pukul 8:30 PM waktu setempat pada tanggal 8 November 2008,[14] selama ujian di bawah permukaan air di Samudera Pasifik.[15] Sejumlah 208 orang - 81 anggota militer dan 127 orang awam dari kedua galangan kapal - berada di dalam kapal saat kejadian itu berlangsung.[16] Sekurang-kurangnya 20 orang tewas akibat asfiksia[17] dan 21 lagi cedera,[18] menjadikannya kecelakaan kapal selam terburuk sejak Kursk tenggelam pada tahun 2000.[19][20] Tiga orang yang tewas merupakan perwira militer dan selebihnya orang awam dari galangan kapal Vostok, Zvezda, Era dan Amur yang merupakan anggota tim penerima.[21]

Kejadian ini berlangsung akibat sistem pemadaman kebakaran diaktifkan tanpa sengaja hingga menyebabkan dua kompartemen depan tertutup dan gas Freon-22 (klorodifluorometana) dibebaskan ke bagian terkait.[22] Gas ini merupakan sejenis bahan penyejuk hidroklorofluorokarbon yang digunakan dalam sistem pemadaman kebakaran LOKh (lodochnaya obyemnaya khimischeskaya - "bahan kimia isi padu") AL Rusia. Setiap bagian dalam kapal selam Rusia mempunyai stasiun LOKh yang dapat melepaskan gas tersebut ke bagian terkait atau bagian yang bersebelahan.[23] Freon bertindak menggantikan oksigen, memungkinkannya untuk memadamkan api dengan pantas di ruang tertutup. Dalam konsentrasi tinggi zat dapat menyebabkan narkosis yang secara bertahap menyebabkan eksitasi, gangguan mental, kelesuan dan akhirnya asfiksia.[24] Sistem yang sama dilaporkan mengalami malafungsi pada musim panas 2008 semasa persediaan untuk ujian lautnya.[25]

Menurut orang-orang yang selamat, mereka yang terkena akibat pelepasan gas itu tidak bersedia dan mungkin tidak sempat sadar karena sirene peringatan hanya berbunyi setelah gas mulai dilepaskan. Sebagian korban dilaporkan tidak dapat memakai peralatan pernapasan sebelum lemas.[26]

Akibat kejadian itu, kapal perusak kelas Udaloy Admiral Tributs dan kapal penyelamat Sayany diantarkan dari Vladivostok untuk memberi bantuan kepada kapal selam tersebut. Korban yang cedera dipindahkan ke Admiral Tributs dan diantarkan ke rumah sakit militer untuk perawatan, sedangkan K-152 Nerpa kembali ke pangkalannya di Krai Primorsky.[27] Menurut JuBir AL Igor Digaylo, kapal selam itu tidak rusak akibat kejadian tersebut dan tahap radiasi tetap normal.[28]

Bilangan korban yang tinggi

Igor Kurdin, seorang bekas komandan kapal selam kelas Typhoon dan ketua Klub Ahli Kapal Selam St. Petersburg yang sekarang, menganggap jumlah korban yang tinggi disebabkan kehadiran sejumlah besar pakar awam di dalam kapal selam tersebut saat musibah. Ia mencatat pengamat awam mungkin tidak dilatih untuk bertindak balas secara betul terhadap pelepasan gas pemadam kebakaran di atas kapal, yang akan didahului dengan lampu yang khusus dan isyarat bunyi, setelah itu semua orang di dalam kapal seharusnya memakai topeng oksigen untuk memungkinkan mereka menyelamatkan diri dalam waktu 30 menit yang diperlukan untuk memventilasikan ruang sebelum bisa dibuka. Sebagai tambahan, musibah ini terjadi pada jam 8:30 malam, di mana kebanyakan pakar sipil dan ABK mungkin telah tidur, dan tidak dapat memakai topeng gas dalam waktu yang ditetapkan. Di antara 20 korban, hanya 3 orang yang bukan sipil.[29] Musibah ini merupakan kejadian terburuk di Rusia sejak tahun 2000, yang mana ledakan torpedo telah menenggelamkan sebuah kapal selam Rusia, yaitu kapal selam Kursk, yang membunuh 118 ABK.[30]

Mikhail Barabanov, ketua penyunting Moscow Defense Brief, mengatakan pelepasan tidak sengaja sistem pemadam kebakaran di dalam kapal selam adalah biasa, akan tetapi tidak akan selalu menyebabkan kematian. Walau bagaimanapun, Nerpa telah "dipenuhi dengan orang sipil" dan kapal ini menjadi "terlampau sesak". Berdasarkan pemahamannya, "alarm kebakaran gagal berfungsi, oleh karena itu para penumpang tidak sadar bahwa gas mulai mengantikan oksigen di ruang-ruang yang terlibat." [31]

Reaksi pemerintah Rusia

Presiden Rusia Dmitry Medvedev telah mengarahkan Menteri Pertahanan Anatoliy Serdyukov untuk melakukan investigasi segera dalam mencari sumber musibah.[32] Pemerintah Krai Primorsky juga mengumumkan paket ganti rugi untuk meringankan beban keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam musibah ini.

Dampak atas sewa ke India

Pada mulanya, terdapat laporan media di India dan Rusia bahwa anak kapal dari AL India akan menuju ke Vladivostok pada bulan November 2008, di mana mereka akan memulai "latihan dan persiapan" di atas kapal selam Nerpa.[33][34][35] Laporan-laporan ini tersebar di tengah spekulasi bahwa Rusia akan menyewakan kapal selam yang baru dibangun kepada India.[36] Sejumlah laporan kemudian menegaskan bahwa kapal selam yang mengalami musibah itu direncanakan untuk disewa ke India.[37][38]

Perwira AL India berkata, "para pegawai kami telah berada di Rusia untuk mengawasi proyek kapal selam; semasa fase pembangunan dan fase ujian laut. Kami mengawasi ketat pembangunannya."

Analis pertahanan Rusia telah memberi komentar bahwa musibah ini tidak mungkin "akan membuat India menjauhkan diri".

Kapal AL Rusia yang pernah dinamakan Nerpa

K-152 Nerpa merupakan kapal selam kedua Rusia yang diberi nama Nerpa. Kapal pertama Nerpa adalah sebuah kapal selam kelas Morzh yang telah dibawa ke Nikolayev pada tanggal 25 Juni 1911, bersama-sama kapal selam sebelumnya yaitu Morzh dan Tyulen. Kapal itu telah diluncurkan pada tanggal 28 September 1913 dan memulai latihan dari Sevastopol pada tahun 1914. Nerpa telah ditugaskan di Laut Hitam semasa Perang Dunia I, yaitu di lepas pantai Bosporus melawan Angkatan Laut Jerman dan Kesultanan Usmaniyah.

Nerpa telah dibawa untuk diperbaiki pada tanggal 1917 di Nikolayev tetapi gagal ditugaskan kembali ke dalam dinas hingga tahun 1922 akibat kekurangan bagian-bagian penting. Nerpa kemudian ditugaskan kembali pada tanggal 3 Juni 1922 oleh Angkatan Laut Uni Soviet dengan menggunakan nama baru yaitu Politruk ("Instuktur Politik") dan pada tahun 1923 ditunjuk sebagai No. 11. Kapal ini telah dibebastugaskan pada tanggal 3 Desember 1930 serta dijual sebagai besi tua pada bulan Februari 1931.[39]

Lihat pula

Referensi

  1. Lebih dari 20 orang terbunuh dalam musibah kapal selam Rusia: spokesman. Agence France-Presse. 2008-11-09.
  2. More than 20 dead in Russian nuclear sub accident. Tolerance.ca. November 8, 2008.
  3. "20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008
  4. Lebi 20 orang terbunuh di dalam kapal selam nuklir Rusia. khabrein.info. MOSCOW, Nov 9, 2008.
  5. "20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008
  6. Lebih dari 20 orang terbunuh dalam musibah kapal selam Rusia: spokesman. Agence France-Presse. 2008-11-09.
  7. "20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008
  8. Shipping, Shipbuilding And Offshore News. Marinelog.com.
  9. Behind the Russian Sub Disaster. Newsweek.
  10. Lebih dari 20 orang terbunuh dalam musibah kapal selam Rusia: spokesman. Agence France-Presse. 2008-11-09.
  11. Musibah kapal selam nuklir membunuh 20 orang. Moscow Times. 10 November 2008.
  12. No Significant Damage to Russian Sub
  13. Musibah di atas kapal selam buatan Rusia untuk India membunuh 20 orang. The Economic Times.
  14. Sergei L. Loiko. False fire alarm blamed in Russian sub deaths. The Columbus Dispatch. 8 November 2008.
  15. Russia: More than 20 dead in nuclear sub accident. 2008-11-08.
  16. "20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008
  17. Steve Gutterman. Russian navy: sub accident kills more than 20. Associated Press. 2008-11-09.
  18. Twenty die on Russian submarine. BBC. 02:16 GMT, Sunday, 9 November 2008.
  19. Rajeev Syal. Twenty die in nuclear submarine accident. The Guardian. Sunday November 9 2008 00.01 GMT.
  20. Guy Faulconbridge. At least 20 die in accident on Russian nuclear sub. Reuters. Sat 8 Nov 2008 10:57pm EST.
  21. Ren TV, Moscow, 2030 GMT 10 November 2008
  22. "20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008
  23. Romanov, D.A.; Moore, Kenneth J.; trans. Acus, Jonathan E. Fire at Sea: The Tragedy of the Soviet Submarine Komsomolets, ms. 250. Brassey's, 2006. ISBN 1-57488-426-3
  24. "20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008
  25. Interfax-AVN news agency, 10 November 2008
  26. "Russian sub survivors: Freon killed as crew slept". Associated Press, 11 November 2008.
  27. "20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008
  28. "Primorye flags at half-mast mourning over killed in sub accident". Information Telegraph Agency of Russia, 11 November 2008
  29. Alarm palsu disalahkan atas kematian di dalam kapal selam Rusia. Los Angeles Times.
  30. Angkatan laut Rusia: Musibah Kapal Selam Membunuh Sekurang-kurangnya 20 Orang. Associated Press. 2008-11-09.
  31. Tragedi di bawah laut. Newsweek.
  32. "20 orang tewas di atas kapal selam disebabkan oleh kerusakan sistem pemadam kebakaran". Komsomolskaya Pravda, 9 November 2008
  33. Hindoos lease our submarine – Business – Vladivostok News. Vn.vladnews.ru.
  34. The Hindu News Update Service. Hindu.com.
  35. Sandeep Unnithan. India Today - India's most widely read magazine. Indiatoday.digitaltoday.in.
  36. domain-b.com : Speculation mounts about Indian lease of new Russian nuclear attack sub. Domain-b.com.
  37. India was planning to lease Russian sub that suffered fatalities, reports say. Kansascity.com.
  38. Russian nuclear death sub 'was due for delivery to India'. Timesonline.
  39. Polmar, Norman; Noot, Jurrien. Kapal selam Angkatan Laut Rusia dan Soviet, 1718-1990. Naval Institute Press, 1991. ISBN 0-87021-570-1

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28490760 (2025-11-14T15:49:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.