Mangan(II,III) oksida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27537532; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Hausmannite_structure.jpg|thumb|right|280px|Hausmannite structure]] | |||
'''Mangan(II,III) oksida''' adalah sebuah [[mangan oksida]] dengan [[rumus kimia]] Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub>. [[Mangan]] hadir dalam dua [[bilangan oksidasi]], +2 dan +3, dan rumusnya terkadang ditulis sebagai [[Mangan(II) oksida|MnO]]·[[Mangan(III) oksida|Mn<sub>2</sub>O<sub>3</sub>]]. Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> ditemukan di alam sebagai mineral [[hausmanit]]. | '''Mangan(II,III) oksida''' adalah sebuah [[mangan oksida]] dengan [[rumus kimia]] Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub>. [[Mangan]] hadir dalam dua [[bilangan oksidasi]], +2 dan +3, dan rumusnya terkadang ditulis sebagai [[Mangan(II) oksida|MnO]]·[[Mangan(III) oksida|Mn<sub>2</sub>O<sub>3</sub>]]. Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> ditemukan di alam sebagai mineral [[hausmanit]]. | ||
==Pembuatan== | ==Pembuatan== | ||
Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> terbentuk ketika mangan oksida apa pun dipanaskan di udara di atas suhu 1000 °C. Penelitian yang cukup banyak telah difokuskan pada produksi Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> nanokristalin dan berbagai sintesis yang melibatkan oksidasi Mn<sup>II</sup> atau reduksi Mn<sup>VI</sup>. | Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> terbentuk ketika mangan oksida apa pun dipanaskan di udara di atas suhu 1000 °C.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mangan%28II%2CIII%29+oksida&oldid=27537532 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Penelitian yang cukup banyak telah difokuskan pada produksi Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> nanokristalin dan berbagai sintesis yang melibatkan oksidasi Mn<sup>II</sup> atau reduksi Mn<sup>VI</sup>.<ref>Hausmannite Mn 3 O 4 nanorods: synthesis, characterization and magnetic properties Jin Du et al. Nanotechnology, (2006),17 4923-4928,</ref><ref>One-step synthesis of Mn 3 O 4 nanoparticles: Structural and magnetic study Vázquez-Olmos A., Redón R, Rodríguez-Gattorno G., Mata-Zamora M.E., Morales-Leal F, Fernández-Osorio A.L, Saniger J.M. Journal of Colloid and Interface Science, 291, 1, (2005), 175-180</ref><ref>Use of Carbonaceous Polysaccharide Microspheres as Templates for Fabricating Metal Oxide Hollow Spheres Xiaoming Sun, Junfeng Liu, Yadong Li, Chemistry - A European Journal,(2005), 12, 7, 2039 – 2047,</ref> | ||
==Reaksi== | ==Reaksi== | ||
Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> bertindak sebagai katalis untuk berbagai reaksi, misalnya oksidasi metana dan karbon monoksida; dekomposisi NO, reduksi [[nitrobenzena]] dan [[pembakaran katalitik]] senyawa organik. | Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> bertindak sebagai katalis untuk berbagai reaksi, misalnya oksidasi metana dan karbon monoksida;<ref>The reduction and oxidation behaviour of manganese oxides Stobhe E.R, de Boer A.D., Geus J.W., Catalysis Today. (1999), 47, 161–167.</ref><ref>An in situ XRD investigation of singly and doubly promoted manganese oxide methane coupling catalysts.Moggridge G.D, Rayment T, Lambert R.M. Journal of Catalysis, (1992), 134, 242–252,</ref> dekomposisi NO,<ref>NO Decomposition over Mn 2 O 3 and Mn 3 O 4 . Yamashita T, Vannice A., Journal of Catalysis (1996),163, 158–168,</ref> reduksi [[nitrobenzena]]<ref>Selective reduction of nitrobenzene to nitrosobenzene over different kinds of trimanganese tetroxide catalysts. Wang W.M., Yang Y.N., Zhang J.Y., Applied Catalysis A. (1995), 133, 1, 81–93</ref> dan [[pembakaran katalitik]] senyawa organik.<ref>Catalytic combustion of C3 hydrocarbons and oxygenates over Mn 3 O 4 . Baldi M, Finocchio E, Milella F, Busca G., Applied Catalysis B. (1998), 16, 1, 43–51,</ref> | ||
==Struktur== | ==Struktur== | ||
Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> memiliki struktur [[windusari]], di mana ion oksida berbentuk kubik rapat dan Mn<sup>II</sup> menempati situs tetrahedral dan situs oktahedral Mn<sup>III</sup>. Strukturnya terdistorsi karena adanya [[efek Jahn–Teller]]. Pada suhu kamar Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> bersifat [[paramagnetisme|paramagnetik]]. Di bawah suhu 41–43 K, ia bersifat [[ferimagnetisme|ferimagnetik]], meskipun telah dilaporkan terjadi penurunan pada sampel nanokristalin hingga suhu sekitar 39 K. | Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> memiliki struktur [[windusari]], di mana ion oksida berbentuk kubik rapat dan Mn<sup>II</sup> menempati situs tetrahedral dan situs oktahedral Mn<sup>III</sup>.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mangan%28II%2CIII%29+oksida&oldid=27537532 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Strukturnya terdistorsi karena adanya [[efek Jahn–Teller]].<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mangan%28II%2CIII%29+oksida&oldid=27537532 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Pada suhu kamar Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> bersifat [[paramagnetisme|paramagnetik]]. Di bawah suhu 41–43 K, ia bersifat [[ferimagnetisme|ferimagnetik]],<ref>Magnetic Structure of Mn 3 O 4 by Neutron Diffraction Boucher B., Buhl R., Perrin M., J. Appl. Phys. 42, 1615 (1971);</ref> meskipun telah dilaporkan terjadi penurunan pada sampel nanokristalin hingga suhu sekitar 39 K.<ref>Synthesis of superparamagnetic Mn 3 O 4 nanocrystallites by ultrasonic irradiation I.K. Gopalakrishnan, N. Bagkar, R. Ganguly and S.K. Kulshreshtha Journal of Crystal Growth 280, 3-4, (2005), 436-441,</ref> | ||
==Kegunaan== | ==Kegunaan== | ||
Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> terkadang digunakan sebagai bahan awal dalam produksi [[Ferit (magnet)|ferit]] lunak, misalnya ferit mangan seng, dan litium mangan oksida, yang digunakan dalam baterai litium. | Mn<sub>3</sub>O<sub>4</sub> terkadang digunakan sebagai bahan awal dalam produksi [[Ferit (magnet)|ferit]] lunak, misalnya ferit mangan seng,<ref>Method of making manganese-zinc ferrite U.S Patent number: 4093688 (19use Arthur Withop, Roger Emil Travagli</ref> dan litium mangan oksida, yang digunakan dalam baterai litium.<ref>Process for preparing lithium manganese oxides, U.S Patent number: 6706443,(2004), Horst Krampitz, Gerhard Wohner</ref> | ||
Mangan tetroksida juga dapat digunakan sebagai bahan pemberat saat mengebor bagian reservoir di sumur minyak dan gas. | Mangan tetroksida juga dapat digunakan sebagai bahan pemberat saat mengebor bagian reservoir di sumur minyak dan gas. | ||
==Referensi== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mangan%28II%2CIII%29+oksida&oldid=27537532 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27537532 (2025-07-13T02:27:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.04

Mangan(II,III) oksida adalah sebuah mangan oksida dengan rumus kimia Mn3O4. Mangan hadir dalam dua bilangan oksidasi, +2 dan +3, dan rumusnya terkadang ditulis sebagai MnO·Mn2O3. Mn3O4 ditemukan di alam sebagai mineral hausmanit.
Pembuatan
Mn3O4 terbentuk ketika mangan oksida apa pun dipanaskan di udara di atas suhu 1000 °C.[1] Penelitian yang cukup banyak telah difokuskan pada produksi Mn3O4 nanokristalin dan berbagai sintesis yang melibatkan oksidasi MnII atau reduksi MnVI.[2][3][4]
Reaksi
Mn3O4 bertindak sebagai katalis untuk berbagai reaksi, misalnya oksidasi metana dan karbon monoksida;[5][6] dekomposisi NO,[7] reduksi nitrobenzena[8] dan pembakaran katalitik senyawa organik.[9]
Struktur
Mn3O4 memiliki struktur windusari, di mana ion oksida berbentuk kubik rapat dan MnII menempati situs tetrahedral dan situs oktahedral MnIII.[10] Strukturnya terdistorsi karena adanya efek Jahn–Teller.[11] Pada suhu kamar Mn3O4 bersifat paramagnetik. Di bawah suhu 41–43 K, ia bersifat ferimagnetik,[12] meskipun telah dilaporkan terjadi penurunan pada sampel nanokristalin hingga suhu sekitar 39 K.[13]
Kegunaan
Mn3O4 terkadang digunakan sebagai bahan awal dalam produksi ferit lunak, misalnya ferit mangan seng,[14] dan litium mangan oksida, yang digunakan dalam baterai litium.[15]
Mangan tetroksida juga dapat digunakan sebagai bahan pemberat saat mengebor bagian reservoir di sumur minyak dan gas.
Referensi
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Hausmannite Mn 3 O 4 nanorods: synthesis, characterization and magnetic properties Jin Du et al. Nanotechnology, (2006),17 4923-4928,
- ↑ One-step synthesis of Mn 3 O 4 nanoparticles: Structural and magnetic study Vázquez-Olmos A., Redón R, Rodríguez-Gattorno G., Mata-Zamora M.E., Morales-Leal F, Fernández-Osorio A.L, Saniger J.M. Journal of Colloid and Interface Science, 291, 1, (2005), 175-180
- ↑ Use of Carbonaceous Polysaccharide Microspheres as Templates for Fabricating Metal Oxide Hollow Spheres Xiaoming Sun, Junfeng Liu, Yadong Li, Chemistry - A European Journal,(2005), 12, 7, 2039 – 2047,
- ↑ The reduction and oxidation behaviour of manganese oxides Stobhe E.R, de Boer A.D., Geus J.W., Catalysis Today. (1999), 47, 161–167.
- ↑ An in situ XRD investigation of singly and doubly promoted manganese oxide methane coupling catalysts.Moggridge G.D, Rayment T, Lambert R.M. Journal of Catalysis, (1992), 134, 242–252,
- ↑ NO Decomposition over Mn 2 O 3 and Mn 3 O 4 . Yamashita T, Vannice A., Journal of Catalysis (1996),163, 158–168,
- ↑ Selective reduction of nitrobenzene to nitrosobenzene over different kinds of trimanganese tetroxide catalysts. Wang W.M., Yang Y.N., Zhang J.Y., Applied Catalysis A. (1995), 133, 1, 81–93
- ↑ Catalytic combustion of C3 hydrocarbons and oxygenates over Mn 3 O 4 . Baldi M, Finocchio E, Milella F, Busca G., Applied Catalysis B. (1998), 16, 1, 43–51,
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Magnetic Structure of Mn 3 O 4 by Neutron Diffraction Boucher B., Buhl R., Perrin M., J. Appl. Phys. 42, 1615 (1971);
- ↑ Synthesis of superparamagnetic Mn 3 O 4 nanocrystallites by ultrasonic irradiation I.K. Gopalakrishnan, N. Bagkar, R. Ganguly and S.K. Kulshreshtha Journal of Crystal Growth 280, 3-4, (2005), 436-441,
- ↑ Method of making manganese-zinc ferrite U.S Patent number: 4093688 (19use Arthur Withop, Roger Emil Travagli
- ↑ Process for preparing lithium manganese oxides, U.S Patent number: 6706443,(2004), Horst Krampitz, Gerhard Wohner
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27537532 (2025-07-13T02:27:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.