Hadap angin dan lindung angin: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28496956; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Upwind_downwind_example.png|thumb|right|280px|Diagram yang menunjukkan definisi hadap angin dan lindung angin]] | |||
Dalam [[geografi]] dan [[Ilmu pelayaran|pelayaran]], '''hadap angin''' (windward) dan '''lindung angin''' (leeward) adalah arah relatif terhadap [[angin]]. Hadap angin adalah ''arah melawan angin'' dari titik acuan, yaitu menuju arah datangnya angin; lindung angin adalah ''arah hembusan angin'' dari titik acuan, yaitu sepanjang arah ke arah mana angin bertiup. | Dalam [[geografi]] dan [[Ilmu pelayaran|pelayaran]], '''hadap angin''' (windward) dan '''lindung angin''' (leeward) adalah arah relatif terhadap [[angin]]. Hadap angin adalah ''arah melawan angin'' dari titik acuan, yaitu menuju arah datangnya angin; lindung angin adalah ''arah hembusan angin'' dari titik acuan, yaitu sepanjang arah ke arah mana angin bertiup. | ||
== Penggunaan == | == Penggunaan == | ||
Hadap angin dan lindung angin (dan [[Poin layar|titik layar]] yang dihasilkannya) merupakan faktor penting untuk dipertimbangkan dalam aktivitas bertenaga angin atau yang terkena dampak angin seperti [[Pelayaran|berlayar]], [[selancar angin]], [[Terbang layang|meluncur]], [[Layang gantung|layang layang]], dan [[terjun payung]]. <ref>Patrick M. Royce. [https://books.google.com/books?id=Mt4OtDd_YP0C&pg=PA11 Royce's Sailing Illustrated Course: Provides Lectures That Can Be Read Word for Word]. ProStar Publications. 1 April 1993. hlm. 11–. ISBN 978-0-911284-01-0.</ref> | |||
Hadap angin dan lindung angin (dan [[Poin layar|titik layar]] yang dihasilkannya) merupakan faktor penting untuk dipertimbangkan dalam aktivitas bertenaga angin atau yang terkena dampak angin seperti [[Pelayaran|berlayar]], [[selancar angin]], [[Terbang layang|meluncur]], [[Layang gantung|layang layang]], dan [[terjun payung]]. | |||
=== Bahari === | === Bahari === | ||
Di antara kapal layar, kapal yang menghadap angin biasanya lebih mudah bermanuver. Oleh karena itu, aturan 12 [[Peraturan Internasional untuk Mencegah Tabrakan di Laut]], yang berlaku bagi kapal-kapal yang berlayar, menetapkan bahwa jika dua kapal berlayar dalam arah yang sama sehubungan dengan angin, kapal yang berada pada hadap angin akan memberi jalan kepada kapal yang berada di lindung angin. | Di antara kapal layar, kapal yang menghadap angin biasanya lebih mudah bermanuver. Oleh karena itu, aturan 12 [[Peraturan Internasional untuk Mencegah Tabrakan di Laut]], yang berlaku bagi kapal-kapal yang berlayar, menetapkan bahwa jika dua kapal berlayar dalam arah yang sama sehubungan dengan angin, kapal yang berada pada hadap angin akan memberi jalan kepada kapal yang berada di lindung angin. <ref>[https://books.google.com/books?id=qzAU4JnK8e8C&pg=PA73 Navigators International Rules of the Road' 1998 Ed]. Rex Bookstore, Inc. hlm. 73–. ISBN 978-971-23-2239-6. Handling of the leeward vessel may be severely affected if she passes into the lee of the windward vessel. Handling of the windward vessel is free of such complication.</ref> | ||
=== Peperangan laut === | === Peperangan laut === | ||
Dalam peperangan angkatan laut pada [[Zaman Layar]], sebuah kapal selalu berusaha memanfaatkan angin untuk keuntungannya, bermanuver jika memungkinkan untuk menyerang dari hadap angin. Hal ini sangat penting bagi kapal perang yang kurang dapat [[Rig persegi|bermanuver]], yang memiliki kemampuan terbatas untuk berlayar melawan arah angin, dan berusaha untuk "menahan [[pengukur cuaca]] " saat memasuki pertempuran. | Dalam peperangan angkatan laut pada [[Zaman Layar]], sebuah kapal selalu berusaha memanfaatkan angin untuk keuntungannya, bermanuver jika memungkinkan untuk menyerang dari hadap angin. Hal ini sangat penting bagi kapal perang yang kurang dapat [[Rig persegi|bermanuver]], yang memiliki kemampuan terbatas untuk berlayar melawan arah angin, dan berusaha untuk "menahan [[pengukur cuaca]] " saat memasuki pertempuran. <ref>David Childs. [https://books.google.com/books?id=e-yZBgAAQBAJ&pg=PT127 The Warship Mary Rose: The Life and Times of King Henry VII's Flagship]. Seaforth Publishing. 30 April 2014. hlm. 127–. ISBN 978-1-4738-5285-3.</ref> | ||
Hal ini sangat penting ketika [[artileri]] diperkenalkan ke dalam peperangan laut. Kapal menjauhi angin, sehingga kapal yang berada di bawah angin akan lebih banyak terkena tembakan di [[Sisi atas|bagian atas]] kapal, dalam kasus ekstrem bahkan bagian bawahnya. | Hal ini sangat penting ketika [[artileri]] diperkenalkan ke dalam peperangan laut. Kapal menjauhi angin, sehingga kapal yang berada di bawah angin akan lebih banyak terkena tembakan di [[Sisi atas|bagian atas]] kapal, dalam kasus ekstrem bahkan bagian bawahnya. <ref>Sam Willis. [https://books.google.com/books?id=UW9kOqCgsIgC&pg=PA152 Fighting at Sea in the Eighteenth Century: The Art of Sailing Warfare]. Boydell Press. 2008. hlm. 152–. ISBN 978-1-84383-367-3.</ref> | ||
=== Menjelaskan pulau-pulau === | === Menjelaskan pulau-pulau === | ||
Istilah hadap angin dan lindung angin digunakan untuk merujuk pada sisi (dan iklim | Istilah hadap angin dan lindung angin digunakan untuk merujuk pada sisi (dan iklim <ref>Michael Pidwirny. [https://books.google.com/books?id=jQoIBAAAQBAJ&pg=PA286 Glossary of Terms for Physical Geography]. Our Planet Earth Publishing. 5 September 2016. hlm. 286–. ISBN 978-0-9877029-0-6.</ref> ) masing-masing pulau dan lokasi pulau relatif di suatu [[kepulauan]]. Sisi pulau yang menghadap angin dipengaruhi oleh [[Angin yang berlaku|angin yang bertiup]], dan karenanya menjadi lebih basah (lihat [[Presipitasi (meteorologi)|curah hujan orografis]] ). Sisi lindung angin adalah sisi yang jauh dari atau secara fisik berada di bawah angin yang bertiup, dan biasanya lebih kering. | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hadap+angin+dan+lindung+angin&oldid=28496956 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28496956 (2025-11-15T03:44:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.08

Dalam geografi dan pelayaran, hadap angin (windward) dan lindung angin (leeward) adalah arah relatif terhadap angin. Hadap angin adalah arah melawan angin dari titik acuan, yaitu menuju arah datangnya angin; lindung angin adalah arah hembusan angin dari titik acuan, yaitu sepanjang arah ke arah mana angin bertiup.
Penggunaan
Hadap angin dan lindung angin (dan titik layar yang dihasilkannya) merupakan faktor penting untuk dipertimbangkan dalam aktivitas bertenaga angin atau yang terkena dampak angin seperti berlayar, selancar angin, meluncur, layang layang, dan terjun payung. [1]
Bahari
Di antara kapal layar, kapal yang menghadap angin biasanya lebih mudah bermanuver. Oleh karena itu, aturan 12 Peraturan Internasional untuk Mencegah Tabrakan di Laut, yang berlaku bagi kapal-kapal yang berlayar, menetapkan bahwa jika dua kapal berlayar dalam arah yang sama sehubungan dengan angin, kapal yang berada pada hadap angin akan memberi jalan kepada kapal yang berada di lindung angin. [2]
Peperangan laut
Dalam peperangan angkatan laut pada Zaman Layar, sebuah kapal selalu berusaha memanfaatkan angin untuk keuntungannya, bermanuver jika memungkinkan untuk menyerang dari hadap angin. Hal ini sangat penting bagi kapal perang yang kurang dapat bermanuver, yang memiliki kemampuan terbatas untuk berlayar melawan arah angin, dan berusaha untuk "menahan pengukur cuaca " saat memasuki pertempuran. [3]
Hal ini sangat penting ketika artileri diperkenalkan ke dalam peperangan laut. Kapal menjauhi angin, sehingga kapal yang berada di bawah angin akan lebih banyak terkena tembakan di bagian atas kapal, dalam kasus ekstrem bahkan bagian bawahnya. [4]
Menjelaskan pulau-pulau
Istilah hadap angin dan lindung angin digunakan untuk merujuk pada sisi (dan iklim [5] ) masing-masing pulau dan lokasi pulau relatif di suatu kepulauan. Sisi pulau yang menghadap angin dipengaruhi oleh angin yang bertiup, dan karenanya menjadi lebih basah (lihat curah hujan orografis ). Sisi lindung angin adalah sisi yang jauh dari atau secara fisik berada di bawah angin yang bertiup, dan biasanya lebih kering.
Lihat juga
Referensi
- ↑ Patrick M. Royce. Royce's Sailing Illustrated Course: Provides Lectures That Can Be Read Word for Word. ProStar Publications. 1 April 1993. hlm. 11–. ISBN 978-0-911284-01-0.
- ↑ Navigators International Rules of the Road' 1998 Ed. Rex Bookstore, Inc. hlm. 73–. ISBN 978-971-23-2239-6. Handling of the leeward vessel may be severely affected if she passes into the lee of the windward vessel. Handling of the windward vessel is free of such complication.
- ↑ David Childs. The Warship Mary Rose: The Life and Times of King Henry VII's Flagship. Seaforth Publishing. 30 April 2014. hlm. 127–. ISBN 978-1-4738-5285-3.
- ↑ Sam Willis. Fighting at Sea in the Eighteenth Century: The Art of Sailing Warfare. Boydell Press. 2008. hlm. 152–. ISBN 978-1-84383-367-3.
- ↑ Michael Pidwirny. Glossary of Terms for Physical Geography. Our Planet Earth Publishing. 5 September 2016. hlm. 286–. ISBN 978-0-9877029-0-6.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28496956 (2025-11-15T03:44:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.