Lompat ke isi

Aluminium klorohidrat: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28425233; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 4: Baris 4:


== Fungsi ==
== Fungsi ==
Aluminum klorohidrat adalah bahan aktif paling umum yang dipakai dalam [[Pengawabau|deodorant]] komersial. Jenis yang paling sering dipakai adalah Al<sub>2</sub>Cl(OH)<sub>5</sub>.
Aluminum klorohidrat adalah bahan aktif paling umum yang dipakai dalam [[Pengawabau|deodorant]] komersial.<ref>''[Antiperspirants and deodorants—ingredients and evaluation]''. ''Dermatosen in Beruf und Umwelt''. 1989. Vol. 37 (2). hlm. 53–7.</ref> Jenis yang paling sering dipakai adalah Al<sub>2</sub>Cl(OH)<sub>5</sub>.


Aluminium klorohidrat juga digunakan sebagai [[Flokulasi|koagulan]] dalam proses pengolahan air dan air limbah untuk menghilangkan [[Karbon organik terpecah|bahan organik terlarut]] dan partikel [[Sistem koloid|koloid]] yang ada dalam suspensi tersebut.
Aluminium klorohidrat juga digunakan sebagai [[Flokulasi|koagulan]] dalam proses pengolahan air dan air limbah untuk menghilangkan [[Karbon organik terpecah|bahan organik terlarut]] dan partikel [[Sistem koloid|koloid]] yang ada dalam suspensi tersebut.
Baris 12: Baris 12:


=== Penyakit Alzheimer ===
=== Penyakit Alzheimer ===
Studi hanya menemukan hubungan yang dapat diabaikan antara paparan dan penggunaan jangka panjang dari deodorant dengan [[Alzheimer|penyakit Alzheimer]] . Tidak ada bukti yang memadai bahwa paparan aluminium pada antiperspiran menyebabkan demensia progresif dan penyakit Alzheimer.
Studi hanya menemukan hubungan yang dapat diabaikan antara paparan dan penggunaan jangka panjang dari deodorant dengan [[Alzheimer|penyakit Alzheimer]] .<ref>''The association between aluminum-containing products and Alzheimer's disease''. ''Journal of Clinical Epidemiology''. 1990. Vol. 43 (1). hlm. 35–44. doi:10.1016/0895-4356(90)90053-R.</ref> Tidak ada bukti yang memadai bahwa paparan aluminium pada antiperspiran menyebabkan demensia progresif dan penyakit Alzheimer.<ref>Exley C. ''Does antiperspirant use increase the risk of aluminum-related disease, including Alzheimer's disease?''. ''Molecular Medicine Today''. March 1998. Vol. 4 (3). hlm. 107–9. doi:10.1016/S1357-4310(98)01209-X.</ref>


=== Kanker payudara ===
=== Kanker payudara ===
  International Journal of Fertility dan Women's Medicine tidak menemukan bukti bahwa bahan kimia tertentu yang digunakan dalam deodorant dapat meningkatkan risiko [[kanker payudara]] . Ted S. Gansler, direktur konten medis untuk [[American Cancer Society]], menyatakan "Tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa penggunaan antiperspiran atau deodoran dapat meningkatkan risiko kanker".
  International Journal of Fertility dan Women's Medicine tidak menemukan bukti bahwa bahan kimia tertentu yang digunakan dalam deodorant dapat meningkatkan risiko [[kanker payudara]] .<ref>PD Gikas. ''Do underarm cosmetics cause breast cancer?''. ''Int. J. Fertil. Womens Med''. 2004. Vol. 49 (5). hlm. 212–4.</ref> Ted S. Gansler, direktur konten medis untuk [[American Cancer Society]], menyatakan "Tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa penggunaan antiperspiran atau deodoran dapat meningkatkan risiko kanker".<ref>[http://www.webmd.com/skin-beauty/features/antiperspirant-facts-safety?page=2 Antiperspirant Safety: Should You Sweat It?]. WebMD.</ref> 


Walaupun begitu, kekhawatiran yang berlanjut tentang penggunaan aluminium klorohidrat dalam kosmetik karena penumpukan racun masih belum dapat dihapus.
Walaupun begitu, kekhawatiran yang berlanjut tentang penggunaan aluminium klorohidrat dalam kosmetik karena penumpukan racun masih belum dapat dihapus.


== Struktur ==
== Struktur ==
Aluminium chlorohydrate paling baik digambarkan sebagai polimer anorganik dan karena itu sulit untuk digambarkan secara struktural. Namun, teknik seperti kromatografi permeasi gel, [[kristalografi sinar-X]] dan <sup>27</sup> Al-NMR telah digunakan dalam penelitian oleh berbagai kelompok termasuk Nazar dan Laden untuk menunjukkan bahwa bahan tersebut didasarkan pada unit Al <sub>13</sub> dengan struktur ion Keggin.
Aluminium chlorohydrate paling baik digambarkan sebagai polimer anorganik dan karena itu sulit untuk digambarkan secara struktural. Namun, teknik seperti kromatografi permeasi gel, [[kristalografi sinar-X]] dan <sup>27</sup> Al-NMR telah digunakan dalam penelitian oleh berbagai kelompok termasuk Nazar <ref>''Speciation and Thermal Transformation in Alumina Sols: Structures of the Polyhydroxyoxoaluminum Cluster [Al 30 O 8 (OH) 56 (H 2 O) 26 ] 18+ and Its δ-Keggin Moieté''. ''Journal of the American Chemical Society''. 2000. Vol. 122 (15). hlm. 3777–8. doi:10.1021/ja993711.</ref> dan Laden untuk menunjukkan bahwa bahan tersebut didasarkan pada unit Al <sub>13</sub> dengan struktur ion Keggin.


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aluminium+klorohidrat&oldid=28425233 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28425233 (2025-11-12T09:05:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aluminium+klorohidrat&oldid=28425233 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28425233 (2025-11-12T09:05:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.10

Aluminum klorohidrat adalah sekelompok garam aluminium spesifik yang memiliki rumus kimia umum AlnCl(3n-m)(OH)m. Aluminium klorohidrat dipakai dalam kosmetik sebagai deodorant atau sebagai koagulan dalam pemurnian air.

Dalam pemurnian air, senyawa ini lebih disukai dalam beberapa kasus karena muatannya yang tinggi, yang membuatnya lebih efektif dalam destabilisasi dan membuang materi suspensi dibandingkan dengan garam aluminium lain seperti aluminium sulfat dan aluminium klorida serta berbagai bentuk dari polialuminium klorida dan polialuminium klorosulfat, di mana struktur aluminiumnya memiliki muatan yang lebih kecil dibanding dengan aluminium klorohidrat.

Fungsi

Aluminum klorohidrat adalah bahan aktif paling umum yang dipakai dalam deodorant komersial.[1] Jenis yang paling sering dipakai adalah Al2Cl(OH)5.

Aluminium klorohidrat juga digunakan sebagai koagulan dalam proses pengolahan air dan air limbah untuk menghilangkan bahan organik terlarut dan partikel koloid yang ada dalam suspensi tersebut.

Keamanan

Badan Pengawas Obat dan Makanan menyatakan bahwa pemakaian aluminium klorohidrat pada deodorant itu aman dalam persentase sampai dengan 25%

Penyakit Alzheimer

Studi hanya menemukan hubungan yang dapat diabaikan antara paparan dan penggunaan jangka panjang dari deodorant dengan penyakit Alzheimer .[2] Tidak ada bukti yang memadai bahwa paparan aluminium pada antiperspiran menyebabkan demensia progresif dan penyakit Alzheimer.[3]

Kanker payudara

International Journal of Fertility dan Women's Medicine tidak menemukan bukti bahwa bahan kimia tertentu yang digunakan dalam deodorant dapat meningkatkan risiko kanker payudara .[4] Ted S. Gansler, direktur konten medis untuk American Cancer Society, menyatakan "Tidak ada bukti yang meyakinkan bahwa penggunaan antiperspiran atau deodoran dapat meningkatkan risiko kanker".[5]  

Walaupun begitu, kekhawatiran yang berlanjut tentang penggunaan aluminium klorohidrat dalam kosmetik karena penumpukan racun masih belum dapat dihapus.

Struktur

Aluminium chlorohydrate paling baik digambarkan sebagai polimer anorganik dan karena itu sulit untuk digambarkan secara struktural. Namun, teknik seperti kromatografi permeasi gel, kristalografi sinar-X dan 27 Al-NMR telah digunakan dalam penelitian oleh berbagai kelompok termasuk Nazar [6] dan Laden untuk menunjukkan bahwa bahan tersebut didasarkan pada unit Al 13 dengan struktur ion Keggin.

Referensi

  1. [Antiperspirants and deodorants—ingredients and evaluation]. Dermatosen in Beruf und Umwelt. 1989. Vol. 37 (2). hlm. 53–7.
  2. The association between aluminum-containing products and Alzheimer's disease. Journal of Clinical Epidemiology. 1990. Vol. 43 (1). hlm. 35–44. doi:10.1016/0895-4356(90)90053-R.
  3. Exley C. Does antiperspirant use increase the risk of aluminum-related disease, including Alzheimer's disease?. Molecular Medicine Today. March 1998. Vol. 4 (3). hlm. 107–9. doi:10.1016/S1357-4310(98)01209-X.
  4. PD Gikas. Do underarm cosmetics cause breast cancer?. Int. J. Fertil. Womens Med. 2004. Vol. 49 (5). hlm. 212–4.
  5. Antiperspirant Safety: Should You Sweat It?. WebMD.
  6. Speciation and Thermal Transformation in Alumina Sols: Structures of the Polyhydroxyoxoaluminum Cluster [Al 30 O 8 (OH) 56 (H 2 O) 26 ] 18+ and Its δ-Keggin Moieté. Journal of the American Chemical Society. 2000. Vol. 122 (15). hlm. 3777–8. doi:10.1021/ja993711.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28425233 (2025-11-12T09:05:27Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.