Lompat ke isi

Saraf glosofaringeal: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27461448; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Gray791.png|thumb|right|280px|Gray791]]
'''''' adalah [[saraf kranial]] ke-9 tidak memiliki peran yang cukup penting kecuali terkait peranannya dalam gag reflex.
'''''' adalah [[saraf kranial]] ke-9 tidak memiliki peran yang cukup penting kecuali terkait peranannya dalam gag reflex.


== Fungsi ==
== Fungsi ==
Dari sudut pandang klinis, saraf kranial ke-9 tidak memiliki peran yang cukup penting kecuali terkait peranannya dalam gag reflex. Fungsi utama dari saraf glosofaringeal adalah suplai persarafan sensoris dari ''orofaring'' dan bagian posterior (belakang) dari lidah. Selain itu saraf glosofaringeal juga memiliki fungsi motorik terhadap otot ''stilofaringeus'', fungsi otonom parasimpatis pada kelenjar parotis, serta fungsi sensoris dari sinus karotis, badan karotis, dan terkadang kulit dari ''meatus'' ''acusticus’’ ''externus'' dan membran timpani.
Dari sudut pandang klinis, saraf kranial ke-9 tidak memiliki peran yang cukup penting kecuali terkait peranannya dalam gag reflex. Fungsi utama dari saraf glosofaringeal adalah suplai persarafan sensoris dari ''orofaring'' dan bagian posterior (belakang) dari lidah. Selain itu saraf glosofaringeal juga memiliki fungsi motorik terhadap otot ''stilofaringeus'', fungsi otonom parasimpatis pada kelenjar parotis, serta fungsi sensoris dari sinus karotis, badan karotis, dan terkadang kulit dari ''meatus'' ''acusticus’’ ''externus'' dan membran timpani.<ref>STANLEY MONKHOUSE MA, MB, BChir, PhD. ''Cranial Nerve Functional Anatomy''. Cambridge University Press. 2006.</ref>
== Asal dan Percabangan Saraf ==
== Asal dan Percabangan Saraf ==
* Saraf glosofaringeal berasal dari medula bersamaan dengan saraf kranialis X dan XI.
* Saraf glosofaringeal berasal dari medula bersamaan dengan saraf kranialis X dan XI.
Baris 8: Baris 10:
* [[Akson]] Parasimpatis dari dari dari nukleus saliva inferior menuju ganglion otis (pada kelenjar parotis) kemudian memasuki cabang timpani. Sehingga bisa sekaligus menyalurkan serat sensoris dari telinga.
* [[Akson]] Parasimpatis dari dari dari nukleus saliva inferior menuju ganglion otis (pada kelenjar parotis) kemudian memasuki cabang timpani. Sehingga bisa sekaligus menyalurkan serat sensoris dari telinga.
* Saraf glosofaringeal selanjutnya turun ke leher dan menyarafi otot stilofaringeus dan badan karotis.
* Saraf glosofaringeal selanjutnya turun ke leher dan menyarafi otot stilofaringeus dan badan karotis.
* Melewati arteri karotis internal dan eksternal untuk masuk ke faring. Di dalam faring serat sensoris dari plexus faringeal menyarafi mukosa dari faring dan bagian posterior lidah.
* Melewati arteri karotis internal dan eksternal untuk masuk ke faring. Di dalam faring serat sensoris dari plexus faringeal menyarafi mukosa dari faring dan bagian posterior lidah.<ref>STANLEY MONKHOUSE MA, MB, BChir, PhD. ''Cranial Nerve Functional Anatomy''. Cambridge University Press. 2006.</ref>


== Gambar tambahan ==
== Gambar tambahan ==
== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Saraf aksesorius]]
* [[Saraf aksesorius]]
* [[Saraf okulomotor]]
* [[Saraf okulomotor]]
Baris 21: Baris 20:
* [[Saraf vagus]]
* [[Saraf vagus]]
* [[Saraf vestibulokoklear]]
* [[Saraf vestibulokoklear]]
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
 
*
*
*
*
*
*
*  ()
*  ()


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Saraf+glosofaringeal&oldid=27461448 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27461448 (2025-06-25T22:31:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Saraf+glosofaringeal&oldid=27461448 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27461448 (2025-06-25T22:31:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 30 Agustus 2026 04.12

Gray791

' adalah saraf kranial ke-9 tidak memiliki peran yang cukup penting kecuali terkait peranannya dalam gag reflex.

Fungsi

Dari sudut pandang klinis, saraf kranial ke-9 tidak memiliki peran yang cukup penting kecuali terkait peranannya dalam gag reflex. Fungsi utama dari saraf glosofaringeal adalah suplai persarafan sensoris dari orofaring dan bagian posterior (belakang) dari lidah. Selain itu saraf glosofaringeal juga memiliki fungsi motorik terhadap otot stilofaringeus, fungsi otonom parasimpatis pada kelenjar parotis, serta fungsi sensoris dari sinus karotis, badan karotis, dan terkadang kulit dari meatus acusticus’’ externus dan membran timpani.[1]

Asal dan Percabangan Saraf

  • Saraf glosofaringeal berasal dari medula bersamaan dengan saraf kranialis X dan XI.
  • Melalui foramen jugularis saraf glosofaringeal membentuk dua ganglion sensoris superior and petrosal/inferior
  • Akson Parasimpatis dari dari dari nukleus saliva inferior menuju ganglion otis (pada kelenjar parotis) kemudian memasuki cabang timpani. Sehingga bisa sekaligus menyalurkan serat sensoris dari telinga.
  • Saraf glosofaringeal selanjutnya turun ke leher dan menyarafi otot stilofaringeus dan badan karotis.
  • Melewati arteri karotis internal dan eksternal untuk masuk ke faring. Di dalam faring serat sensoris dari plexus faringeal menyarafi mukosa dari faring dan bagian posterior lidah.[2]

Gambar tambahan

Lihat pula

Pranala luar

  • ()

Referensi

  1. STANLEY MONKHOUSE MA, MB, BChir, PhD. Cranial Nerve Functional Anatomy. Cambridge University Press. 2006.
  2. STANLEY MONKHOUSE MA, MB, BChir, PhD. Cranial Nerve Functional Anatomy. Cambridge University Press. 2006.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27461448 (2025-06-25T22:31:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.