Lompat ke isi

Perpustakaan sekolah: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29329271; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Perpustakaan sekolah''' merupakan semua [[perpustakaan]] yang ada atau diselenggarakan di [[sekolah]] baik itu [[sekolah dasar]], [[sekolah menengah pertama]], [[sekolah menengah atas]] sampai [[sekolah]] lanjutan seperti perguruan tinggi. Perpustakaan sekolah dapat diartikan sebagai perpustakaan yang berada pada lembaga pendidikan sekolah, yang merupakan bagian integral dari sekolah yang bersangkutan yang merupakan sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan. Perpustakaan sekolah berguna untuk menunjang proses [[belajar]] baik itu [[siswa]] yang berada di [[sekolah dasar]] atau [[sekolah]] lanjutan. Fungsi perpustakaan sekolah tidak hanya berguna sebagai sumber belajar, tetapi juga berfungsi sebagai tempat rekreasi, bimbingan, dan meningkatkan minat baca siswa. Sebagaian besar [[buku]] perpustakaan [[sekolah]] terdiri dari koleksi buku-buku [[pelajaran]] serta bacaan yang dapat menunjang proses pembelajaran. Tujuan adanya [[perpustakaan]] yaitu untuk meningkatkan minat dan kebiasaan membaca. Berbicara masalah perpustakaan sekolah, mau tidak mau terkait dengan Undang – Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Menurut undang-undang tersebut, dalam upaya menyelenggarakan pendidikan yang baik, satuan pendidikan perlu didukung oleh sumber daya pendidikan yang memadai. Namun tidak sama dengan [[perpustakaan]] pada umumnya perpustakaan sekolah tujuan utamanya adalah untuk [[belajar]] atau menambah wawasan dalam bidang ilmu pengetahuan. Pemakai fasilitas perpustakaan sekolah yaitu orang yang berada di lingkungan [[sekolah]] tersebut baik itu siswa atau tenaga pendidik (guru). Perpustakaan sekolah mempunyai tujuan yaitu untuk menunjang pelaksanaan program [[pendidikan]] seperti menanamkan atau membina minat anak untuk manarik minat dalam [[membaca]]. Perpustakaan sekolah merupakan hal yang sangat penting bagi [[pendidikan]].
[[File:Teacher_at_the_school_library,_Vanuatu,_2011._Photo-_DFAT_(12958944845).jpg|thumb|right|280px|Teacher at the school library, Vanuatu, 2011. Photo- DFAT (12958944845)]]
 
'''Perpustakaan sekolah''' merupakan semua [[perpustakaan]] yang ada atau diselenggarakan di [[sekolah]] baik itu [[sekolah dasar]], [[sekolah menengah pertama]], [[sekolah menengah atas]] sampai [[sekolah]] lanjutan seperti perguruan tinggi.<ref>Muljani A. Nurhadi.1983.Sejarah perpustakaan dan perkembangannya di Indonesia.Publisher: Andi Offset.9</ref> Perpustakaan sekolah dapat diartikan sebagai perpustakaan yang berada pada lembaga pendidikan sekolah, yang merupakan bagian integral dari sekolah yang bersangkutan yang merupakan sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan. Perpustakaan sekolah berguna untuk menunjang proses [[belajar]] baik itu [[siswa]] yang berada di [[sekolah dasar]] atau [[sekolah]] lanjutan.<ref>Muljani A. Nurhadi.1983.Sejarah perpustakaan dan perkembangannya di Indonesia.Publisher: Andi Offset.9</ref> Fungsi perpustakaan sekolah tidak hanya berguna sebagai sumber belajar, tetapi juga berfungsi sebagai tempat rekreasi, bimbingan, dan meningkatkan minat baca siswa.<ref>Lisda Rahayu. [http://repository.ut.ac.id/4183/1/PUST4104-M1.pdf PUST4104 – Layanan Perpustakaan: Dasar-dasar Layanan Perpustakaan]. ''Repositori UT''.</ref> Sebagaian besar [[buku]] perpustakaan [[sekolah]] terdiri dari koleksi buku-buku [[pelajaran]] serta bacaan yang dapat menunjang proses pembelajaran.<ref>Majelis Permusyawaratan Rakyat.1960.Lampiran Ketetapan: garis-garis besar pola pembangunan nasional-semesta-berentjana tahapan pertama 1961-1969, Issue 5.Publisher: M.P.R.S. dan Departemen Penerangan.1123</ref> Tujuan adanya [[perpustakaan]] yaitu untuk meningkatkan minat dan kebiasaan membaca.<ref>Majelis Permusyawaratan Rakyat.1960.Lampiran Ketetapan: garis-garis besar pola pembangunan nasional-semesta-berentjana tahapan pertama 1961-1969, Issue 5.Publisher: M.P.R.S. dan Departemen Penerangan.1123</ref> Berbicara masalah perpustakaan sekolah, mau tidak mau terkait dengan Undang – Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Menurut undang-undang tersebut, dalam upaya menyelenggarakan pendidikan yang baik, satuan pendidikan perlu didukung oleh sumber daya pendidikan yang memadai. Namun tidak sama dengan [[perpustakaan]] pada umumnya perpustakaan sekolah tujuan utamanya adalah untuk [[belajar]] atau menambah wawasan dalam bidang ilmu pengetahuan.<ref>Ikatan Pustakawan Indonesia. Kongres, Hendrarta Kusbandarrumsamsi.1990.Hasil Kongres V, Banjarmasin, 26-29 September 1998.Publisher: Ikatan Pustakawan Indonesia.122-124</ref> Pemakai fasilitas perpustakaan sekolah yaitu orang yang berada di lingkungan [[sekolah]] tersebut baik itu siswa atau tenaga pendidik (guru).<ref>Heddy Suprihadi, Zul Herman, Mimi D. Aman, Ikatan Pustakawan Indonesia. Kongres.1986.Hasil Kongres III, Yogyakarta, 22-24 September 1983.Publisher: Ikatan Pustakawan Indonesia.123</ref> Perpustakaan sekolah mempunyai tujuan yaitu untuk menunjang pelaksanaan program [[pendidikan]] seperti menanamkan atau membina minat anak untuk manarik minat dalam [[membaca]].<ref>Majelis Permusyawaratan Rakyat.1960.Lampiran Ketetapan: garis-garis besar pola pembangunan nasional-semesta-berentjana tahapan pertama 1961-1969, Issue 5.Publisher: M.P.R.S. dan Departemen Penerangan.1123</ref> Perpustakaan sekolah merupakan hal yang sangat penting bagi [[pendidikan]].<ref>Majelis Permusyawaratan Rakyat.1960.Lampiran Ketetapan: garis-garis besar pola pembangunan nasional-semesta-berentjana tahapan pertama 1961-1969, Issue 5.Publisher: M.P.R.S. dan Departemen Penerangan.1123</ref>


== Manfaat Perpustakaan Sekolah bagi Guru dan Siswa ==
== Manfaat Perpustakaan Sekolah bagi Guru dan Siswa ==
# Menunjang sekolah dalam melaksanakan program pendidikannya
# Menunjang sekolah dalam melaksanakan program pendidikannya
# Merawat dan menumbuhkan kegemaran membaca
# Merawat dan menumbuhkan kegemaran membaca
# Mencari sumber informasi terdekat
# Mencari sumber informasi terdekat
# Menumbuhkan daya pikir kreativitas juga daya nalar kritis dalam mencipta
# Menumbuhkan daya pikir kreativitas juga daya nalar kritis dalam mencipta
#Menjadi sumber ilmu pengetahuan
#Menjadi sumber ilmu pengetahuan<ref>Mulyadi SK. [https://r.search.yahoo.com/_ylt=Awr4.nxPZFxm2qYOk2lXNyoA;_ylu=Y29sbwNncTEEcG9zAzEEdnRpZAMEc2VjA3Ny/RV=2/RE=1718540624/RO=10/RU=https%3a%2f%2fjournals.ums.ac.id%2findex.php%2fppd%2farticle%2fdownload%2f1551%2f1091/RK=2/RS=mGm57P59IuFQpd3owrhfo758ZIo- Implementasi Perpustakaan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa]. 2014 Juli. Vol. 1 (1). hlm. 17-30.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perpustakaan+sekolah&oldid=29329271 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29329271 (2026-06-09T02:37:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perpustakaan+sekolah&oldid=29329271 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29329271 (2026-06-09T02:37:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 18.01

Teacher at the school library, Vanuatu, 2011. Photo- DFAT (12958944845)

Perpustakaan sekolah merupakan semua perpustakaan yang ada atau diselenggarakan di sekolah baik itu sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas sampai sekolah lanjutan seperti perguruan tinggi.[1] Perpustakaan sekolah dapat diartikan sebagai perpustakaan yang berada pada lembaga pendidikan sekolah, yang merupakan bagian integral dari sekolah yang bersangkutan yang merupakan sumber belajar untuk mendukung tercapainya tujuan pendidikan sekolah yang bersangkutan. Perpustakaan sekolah berguna untuk menunjang proses belajar baik itu siswa yang berada di sekolah dasar atau sekolah lanjutan.[2] Fungsi perpustakaan sekolah tidak hanya berguna sebagai sumber belajar, tetapi juga berfungsi sebagai tempat rekreasi, bimbingan, dan meningkatkan minat baca siswa.[3] Sebagaian besar buku perpustakaan sekolah terdiri dari koleksi buku-buku pelajaran serta bacaan yang dapat menunjang proses pembelajaran.[4] Tujuan adanya perpustakaan yaitu untuk meningkatkan minat dan kebiasaan membaca.[5] Berbicara masalah perpustakaan sekolah, mau tidak mau terkait dengan Undang – Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Menurut undang-undang tersebut, dalam upaya menyelenggarakan pendidikan yang baik, satuan pendidikan perlu didukung oleh sumber daya pendidikan yang memadai. Namun tidak sama dengan perpustakaan pada umumnya perpustakaan sekolah tujuan utamanya adalah untuk belajar atau menambah wawasan dalam bidang ilmu pengetahuan.[6] Pemakai fasilitas perpustakaan sekolah yaitu orang yang berada di lingkungan sekolah tersebut baik itu siswa atau tenaga pendidik (guru).[7] Perpustakaan sekolah mempunyai tujuan yaitu untuk menunjang pelaksanaan program pendidikan seperti menanamkan atau membina minat anak untuk manarik minat dalam membaca.[8] Perpustakaan sekolah merupakan hal yang sangat penting bagi pendidikan.[9]

Manfaat Perpustakaan Sekolah bagi Guru dan Siswa

  1. Menunjang sekolah dalam melaksanakan program pendidikannya
  2. Merawat dan menumbuhkan kegemaran membaca
  3. Mencari sumber informasi terdekat
  4. Menumbuhkan daya pikir kreativitas juga daya nalar kritis dalam mencipta
  5. Menjadi sumber ilmu pengetahuan[10]

Referensi

  1. Muljani A. Nurhadi.1983.Sejarah perpustakaan dan perkembangannya di Indonesia.Publisher: Andi Offset.9
  2. Muljani A. Nurhadi.1983.Sejarah perpustakaan dan perkembangannya di Indonesia.Publisher: Andi Offset.9
  3. Lisda Rahayu. PUST4104 – Layanan Perpustakaan: Dasar-dasar Layanan Perpustakaan. Repositori UT.
  4. Majelis Permusyawaratan Rakyat.1960.Lampiran Ketetapan: garis-garis besar pola pembangunan nasional-semesta-berentjana tahapan pertama 1961-1969, Issue 5.Publisher: M.P.R.S. dan Departemen Penerangan.1123
  5. Majelis Permusyawaratan Rakyat.1960.Lampiran Ketetapan: garis-garis besar pola pembangunan nasional-semesta-berentjana tahapan pertama 1961-1969, Issue 5.Publisher: M.P.R.S. dan Departemen Penerangan.1123
  6. Ikatan Pustakawan Indonesia. Kongres, Hendrarta Kusbandarrumsamsi.1990.Hasil Kongres V, Banjarmasin, 26-29 September 1998.Publisher: Ikatan Pustakawan Indonesia.122-124
  7. Heddy Suprihadi, Zul Herman, Mimi D. Aman, Ikatan Pustakawan Indonesia. Kongres.1986.Hasil Kongres III, Yogyakarta, 22-24 September 1983.Publisher: Ikatan Pustakawan Indonesia.123
  8. Majelis Permusyawaratan Rakyat.1960.Lampiran Ketetapan: garis-garis besar pola pembangunan nasional-semesta-berentjana tahapan pertama 1961-1969, Issue 5.Publisher: M.P.R.S. dan Departemen Penerangan.1123
  9. Majelis Permusyawaratan Rakyat.1960.Lampiran Ketetapan: garis-garis besar pola pembangunan nasional-semesta-berentjana tahapan pertama 1961-1969, Issue 5.Publisher: M.P.R.S. dan Departemen Penerangan.1123
  10. Mulyadi SK. Implementasi Perpustakaan Sekolah Sebagai Sumber Belajar Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa. 2014 Juli. Vol. 1 (1). hlm. 17-30.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29329271 (2026-06-09T02:37:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.