Lompat ke isi

Sebelum Masehi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
Baris 1: Baris 1:
'''Sebutan "Sebelum Masehi" (SM)''' adalah istilah yang digunakan untuk merujuk pada tahun-tahun dalam [[kalender Julian]] atau [[Kalender Gregorius|Gregorian]] yang mendahului [[Tahun Masehi]] (''Anno Domini/AD''). Tahun "Sebelum Masehi" mengacu pada periode waktu sebelum kelahiran [[Yesus Kristus]], yang digunakan sebagai titik awal era [[Masehi]] dalam penanggalan [[Kristen]]. Dalam sejarah, periode ini mencakup ribuan tahun yang diwarnai dengan berbagai perkembangan kebudayaan, peradaban, dan kemajuan manusia di seluruh dunia.
==Terminologi==
Istilah "Sebelum Masehi" adalah terjemahan dari "''Before Christ''" (BC) dalam bahasa Inggris. Penulisan yang setara dalam [[bahasa Latin]] adalah "''ante Christum natum''" (a.C.n.), yang berarti "sebelum kelahiran Kristus". Sementara itu, dalam konteks akademis dan non-kristiani, istilah ini sering digantikan dengan "Sebelum Era Umum" (''Before Common Era, BCE'') yang memiliki makna yang sama tetapi netral secara religius.
==Penggunaan Penanggalan==
==Penggunaan Penanggalan==
Penggunaan penanggalan "Sebelum Masehi" (SM) mengikuti sistem angka tahun regresif, di mana tahun dihitung mundur dari tahun 1 Masehi (M). Sebagai contoh, tahun 500 SM adalah 500 tahun sebelum tahun 1 Masehi. Tidak ada tahun "0" dalam sistem ini, sehingga setelah tahun 1 SM, tahun berikutnya langsung adalah 1 M.
Penggunaan penanggalan "Sebelum Masehi" (SM) mengikuti sistem angka tahun regresif, di mana tahun dihitung mundur dari tahun 1 Masehi (M). Sebagai contoh, tahun 500 SM adalah 500 tahun sebelum tahun 1 Masehi. Tidak ada tahun "0" dalam sistem ini, sehingga setelah tahun 1 SM, tahun berikutnya langsung adalah 1 M.
Baris 27: Baris 22:
Munculnya kerajaan besar seperti [[Kekaisaran Persia]], [[Kekaisaran Maurya]] di [[India]], [[Kekaisaran Qin]] dan [[Han]] di [[Tiongkok]], serta [[Yunani Kuno]] dan Roma Kuno.
Munculnya kerajaan besar seperti [[Kekaisaran Persia]], [[Kekaisaran Maurya]] di [[India]], [[Kekaisaran Qin]] dan [[Han]] di [[Tiongkok]], serta [[Yunani Kuno]] dan Roma Kuno.


Penyebaran agama dan filsafat besar seperti [[Zoroastrianisme]], [[Hindu]], [[Buddha]], dan filsafat [[Yunani]].


Perang dan penaklukan besar yang membentuk [[geopolitik]] kuno, seperti Penaklukan [[Aleksander Agung]], [[Perang Punisia]], dan pembentukan [[Kekaisaran Romawi]].
Perang dan penaklukan besar yang membentuk [[geopolitik]] kuno, seperti Penaklukan [[Aleksander Agung]], [[Perang Punisia]], dan pembentukan [[Kekaisaran Romawi]].


==Sistem Penanggalan Alternatif==
Selain sistem "Sebelum Masehi", berbagai kebudayaan lain di dunia menggunakan sistem penanggalan sendiri berdasarkan peristiwa penting dalam sejarah mereka. Misalnya, [[kalender Yahudi]] menggunakan perhitungan sejak penciptaan dunia menurut kitab Kejadian, [[kalender Hijriyah]] [[Islam]] dimulai dari tahun hijrah [[Nabi Muhammad]] dari [[Mekkah]] ke [[Madinah]], sementara [[kalender Tiongkok]] memiliki perhitungan yang berbeda berdasarkan siklus 60 tahun.
==Perkembangan Penggunaan dan Standar Modern==
Pada abad ke-19 dan ke-20, penggunaan "Sebelum Masehi" (BC) dan "[[Masehi]]" (AD) menjadi standar dalam kebanyakan teks sejarah di [[Eropa]] dan [[Amerika]], terutama yang berbasis pada tradisi [[Kristen]]. Namun, istilah ini semakin digantikan dengan "''Sebelum Era Umum''" (BCE) dan "''Era Umum''" (CE) untuk mengakomodasi penggunaan yang lebih inklusif dan netral.


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.32

Penggunaan Penanggalan

Penggunaan penanggalan "Sebelum Masehi" (SM) mengikuti sistem angka tahun regresif, di mana tahun dihitung mundur dari tahun 1 Masehi (M). Sebagai contoh, tahun 500 SM adalah 500 tahun sebelum tahun 1 Masehi. Tidak ada tahun "0" dalam sistem ini, sehingga setelah tahun 1 SM, tahun berikutnya langsung adalah 1 M.

Kronologi Sejarah Sebelum Masehi

Periode "Sebelum Masehi" mencakup sejumlah fase penting dalam sejarah manusia, yang mencakup evolusi dan perkembangan manusia prasejarah, munculnya peradaban awal, serta berbagai kemajuan dalam seni, teknologi, dan politik. Beberapa era utama dalam periode ini termasuk:

Prasejarah (hingga sekitar 3000 SM)

Merupakan periode sebelum penemuan tulisan. Termasuk zaman Paleolitikum, Mesolitikum, Neolitikum, dan Zaman Logam.

Perkembangan manusia dari Homo habilis hingga Homo sapiens.

Penemuan alat batu, perkembangan pertanian, domestikasi hewan, dan pembentukan komunitas-komunitas awal.

Zaman Kuno Awal (sekitar 3000–1000 SM)

Pembentukan peradaban-peradaban awal di Mesopotamia (Sumeria, Akkadia, Babilonia), Mesir kuno, Lembah Indus, dan Tiongkok.

Penemuan tulisan seperti huruf paku di Sumeria dan hieroglif di Mesir, yang menandai dimulainya sejarah tertulis.

Perkembangan kota-kota besar, agama terorganisasi, sistem pemerintahan, hukum, dan peradaban yang kompleks.

Zaman Kuno Akhir (sekitar 1000–1 SM)

Munculnya kerajaan besar seperti Kekaisaran Persia, Kekaisaran Maurya di India, Kekaisaran Qin dan Han di Tiongkok, serta Yunani Kuno dan Roma Kuno.


Perang dan penaklukan besar yang membentuk geopolitik kuno, seperti Penaklukan Aleksander Agung, Perang Punisia, dan pembentukan Kekaisaran Romawi.


Lihat pula

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28133898 (2025-10-24T02:32:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.