Lompat ke isi

Theodor Kaluza: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
Baris 1: Baris 1:
'''Theodor Franz Eduard Kaluza''' (9 November 1885, Wilhelmsthal, kini bagian dari [[Opole]] – 19 Januari 1954, [[Göttingen]]) adalah seorang [[matematikawan]] dan [[fisikawan]] [[Jerman]] yang dikenal karena memperkenalkan [[teori Kaluza–Klein]] yang mencoba menyatukan [[relativitas umum]] [[Einstein]] dengan persamaan [[medan elektromagnetik]] [[James Clerk Maxwell|Maxwell]] dengan mengusulkan bahwa terdapat lima dimensi yang terdiri dari empat dimensi ruang dan satu dimensi waktu. Gagasannya bahwa gaya-gaya dasar dapat disatukan muncul kembali setelah diperkenalkannya [[teori dawai]].
'''Theodor Franz Eduard Kaluza''' (9 November 1885, Wilhelmsthal, kini bagian dari [[Opole]] – 19 Januari 1954, [[Göttingen]]) adalah seorang [[matematikawan]] dan [[fisikawan]] [[Jerman]] yang dikenal karena memperkenalkan [[teori Kaluza–Klein]] yang mencoba menyatukan [[relativitas umum]] [[Einstein]] dengan persamaan [[medan elektromagnetik]] [[James Clerk Maxwell|Maxwell]] dengan mengusulkan bahwa terdapat lima dimensi yang terdiri dari empat dimensi ruang dan satu dimensi waktu. Gagasannya bahwa gaya-gaya dasar dapat disatukan muncul kembali setelah diperkenalkannya [[teori dawai]].


Kaluza berasal dari keluarga [[Katolik Roma]] dan lahir di Wilhelmsthal, [[Kekaisaran Jerman]].


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.35

Theodor Franz Eduard Kaluza (9 November 1885, Wilhelmsthal, kini bagian dari Opole – 19 Januari 1954, Göttingen) adalah seorang matematikawan dan fisikawan Jerman yang dikenal karena memperkenalkan teori Kaluza–Klein yang mencoba menyatukan relativitas umum Einstein dengan persamaan medan elektromagnetik Maxwell dengan mengusulkan bahwa terdapat lima dimensi yang terdiri dari empat dimensi ruang dan satu dimensi waktu. Gagasannya bahwa gaya-gaya dasar dapat disatukan muncul kembali setelah diperkenalkannya teori dawai.


Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 20559417 (2022-02-10T16:08:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.