Lompat ke isi

Erwin Panofsky: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Erwin_Panofsky_at_Oberlin_College_(1950)_(cropped).jpg|thumb|right|280px|Erwin Panofsky at Oberlin College (1950) (cropped)]]
[[File:Erwin_Panofsky_at_Oberlin_College_(1950)_(cropped).jpg|thumb|right|280px|Erwin Panofsky at Oberlin College (1950) (cropped)]]


'''Erwin Panofsky''' ()<ref>[https://arthistorians.info/panofskye Panofsky, Erwin]. ''Dictionary of Art Historians''.</ref> adalah seorang [[Sejarah seni|sejarawan seni]] keturunan Yahudi Jerman yang sebagian besar menjalani kariernya sebagai akademisi  di Amerika Serikat setelah kebangkitan rezim [[Nazisme|Nazi]]. Karya-karyanya merupakan puncak studi  [[ikonografi]] modern.<ref>Shone, Richard and Stonard, John-Paul, eds. ''The Books that Shaped Art History'', chapter 7. London: Thames & Hudson, 2013.</ref> Beberapa bukunya yang sangat berpengaruh, yaitu ''Renaissance and Renascences in Western Art''<ref>Erwin Panofsky. [https://archive.org/details/renaissancerenas00erwi Renaissance and renascences in Western art]. New York : Harper & Row. 1972. ISBN 978-0-06-430026-1.</ref> dan mahakaryanya ''[[Early Netherlandish Painting]]''.<ref>Erwin Panofsky. [https://archive.org/details/earlynetherlandi01pano Early Netherlandish painting : its origins and character]. Cambridge, Mass. : Harvard University Press. 1958.</ref> Banyak bukunya yang masih terbit hingga saat ini, termasuk ''Studies in Iconology: Humanist Themes in the Art of the Renaissance.''<ref>Erwin Panofsky. [https://archive.org/details/studiesiniconolo00pano Studies in iconology; humanistic themes in the art of the Renaissance]. New York, Harper & Row. 1962.</ref> ''Meaning in the Visual Arts,''<ref>Erwin Panofsky. [https://archive.org/details/meaninginvisuala00pano Meaning in the visual arts: papers in and on art history]. Garden City, N.Y., Doubleday. 1955.</ref> dan studi tahun 1943 yang berjudul ''The Life and Art of Albrecht Dürer''.<ref>Erwin Panofsky. [https://archive.org/details/lifeartofalbrech0000pano The Life and art of Albrecht Dürer]. Princeton, N.J. : Princeton University Press. 1955. ISBN 978-0-691-00303-0.</ref> Ide-ide Panofsky sangat berpengaruh dalam sejarah intelektual secara umum,<ref>Chartier, Roger. ''Cultural History'', pp. 23–24 (from "Intellectual History and the History of ''Mentalités''"). Ithaca: Cornell University Press, 1988</ref> terutama dalam penggunaan ide-ide yang menggunakan sejarah dalam menginterpretasikan karya seni dan sebaliknya.
== Kehidupan awal ==
Panofsky lahir pada 30 Maret 1892 di [[Hannover]].<ref>E. H. Gombrich. [https://www.jstor.org/stable/875619 Erwin Panofsky (30th March 1892-14th March 1968)]. ''The Burlington Magazine''. 1968. Vol. 110 (783). hlm. 356–360.</ref> Orang tuanya, Arnold dan Caecilie (Solling) Panofsky,<ref>John Wakeman. [https://archive.org/details/worldauthor197010000john/mode/2up World authors, 1970-1975]. New York : H.W. Wilson. 1980. hlm. 626. ISBN 978-0-8242-0641-3.</ref> berasal dari keluarga penambang kaya yang tinggal di [[Silesia Hulu|Silesia Atas]]. Latar belakang keluarga Panofsky yang terpandang dan memiliki keturunan Yahudi memainkan peran penting dalam membentuk kariernya sebagai sejarawan seni. Ia dibesarkan dalam lingkungan yang menghargai pendidikan dan budaya sejak usia muda yang membuatnya terpapar pada musik klasik dan sastra seperti [[Divina Commedia|''Divina'' ''Commedia'']], soneta-soneta [[William Shakespeare|Shakespeare]], karya-karya [[Johann Wolfgang von Goethe]] dan [[Gotthold Ephraim Lessing]]. Meskipun ia tidak mempraktikkan adat istiadat agama Yahudi ketika dewasa, ia tetap bangga dengan keturunannya dengan menceritakan kisah tentang kakeknya yang terkenal sebagai seorang ahli [[Talmud]].<ref>Daniel Keenan. [https://theses.gla.ac.uk/5238/7/2014KeenanPhD.pdf Kultur and Acculturation: Erwin Panofsky in the United States of America]. University of Glasgow. 2014. hlm. 30.</ref>


Ia menerima [[Abitur]] pada tahun 1910 di [[Joachimsthalsches Gymnasium]].<ref>Elisabeth Kraus. [https://www.google.co.id/books/edition/Die_Familie_Mosse/hd8yHd5ToLYC?hl=en&gbpv=1&dq=Erwin+Panofsky+Abitur+in+1910&pg=PA553&printsec=frontcover Die Familie Mosse: deutsch-jüdisches Bürgertum im 19. und 20. Jahrhundert]. C.H.Beck. 1999. hlm. 553. ISBN 978-3-406-44694-8.</ref> Selama periode ini, pendidikannya di tempat tersebut sangat berpengaruh baginya karena ia percaya pendidikan humanistik yang ia terima di sana sangat fundamental bagi pencapaian ilmiahnya.<ref>Daniel Keenan. [https://theses.gla.ac.uk/5238/7/2014KeenanPhD.pdf Kultur and Acculturation: Erwin Panofsky in the United States of America]. University of Glasgow. 2014. hlm. 30.</ref> Ia memulai studi hukum di [[Universitas Humboldt Berlin]].<ref>Henri van de Waal. [https://dwc.knaw.nl/DL/publications/PU00009846.pdf In Memoriam Erwin Panofsky: March 30, 1892 - March 14, 1968]. Noord-Hollandsche Uitgevers Maatschappij. 1972.</ref> Pada semester pertamanya, ia menghadiri kuliah dari [[Wilhelm Voge]] tentang lukisan karya Albrecht Dürer dan ini menjadi titik awal bagi minatnya terhadap sejarah seni.<ref>Marilynn Desmond. [https://www.google.co.id/books/edition/Myth_Montage_Visuality_in_Late_Medieval/yX5a7ac5HTUC?hl=en&gbpv=1&dq=Panofsky+law+student&pg=PA260&printsec=frontcover Myth, Montage, & Visuality in Late Medieval Manuscript Culture: Christine de Pizan's Epistre Othea]. University of Michigan Press. 2006. hlm. 160. ISBN 978-0-472-03183-2.</ref> Ia mengetahui informasi dari kuliah tersebut dari undangan [[Kurt Badt]].<ref>[https://arthistorians.info/panofskye Panofsky, Erwin]. ''Dictionary of Art Historians''.</ref>
Ia menerima [[Abitur]] pada tahun 1910 di [[Joachimsthalsches Gymnasium]].<ref>Elisabeth Kraus. [https://www.google.co.id/books/edition/Die_Familie_Mosse/hd8yHd5ToLYC?hl=en&gbpv=1&dq=Erwin+Panofsky+Abitur+in+1910&pg=PA553&printsec=frontcover Die Familie Mosse: deutsch-jüdisches Bürgertum im 19. und 20. Jahrhundert]. C.H.Beck. 1999. hlm. 553. ISBN 978-3-406-44694-8.</ref> Selama periode ini, pendidikannya di tempat tersebut sangat berpengaruh baginya karena ia percaya pendidikan humanistik yang ia terima di sana sangat fundamental bagi pencapaian ilmiahnya.<ref>Daniel Keenan. [https://theses.gla.ac.uk/5238/7/2014KeenanPhD.pdf Kultur and Acculturation: Erwin Panofsky in the United States of America]. University of Glasgow. 2014. hlm. 30.</ref> Ia memulai studi hukum di [[Universitas Humboldt Berlin]].<ref>Henri van de Waal. [https://dwc.knaw.nl/DL/publications/PU00009846.pdf In Memoriam Erwin Panofsky: March 30, 1892 - March 14, 1968]. Noord-Hollandsche Uitgevers Maatschappij. 1972.</ref> Pada semester pertamanya, ia menghadiri kuliah dari [[Wilhelm Voge]] tentang lukisan karya Albrecht Dürer dan ini menjadi titik awal bagi minatnya terhadap sejarah seni.<ref>Marilynn Desmond. [https://www.google.co.id/books/edition/Myth_Montage_Visuality_in_Late_Medieval/yX5a7ac5HTUC?hl=en&gbpv=1&dq=Panofsky+law+student&pg=PA260&printsec=frontcover Myth, Montage, & Visuality in Late Medieval Manuscript Culture: Christine de Pizan's Epistre Othea]. University of Michigan Press. 2006. hlm. 160. ISBN 978-0-472-03183-2.</ref> Ia mengetahui informasi dari kuliah tersebut dari undangan [[Kurt Badt]].<ref>[https://arthistorians.info/panofskye Panofsky, Erwin]. ''Dictionary of Art Historians''.</ref>

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.37

Erwin Panofsky at Oberlin College (1950) (cropped)


Ia menerima Abitur pada tahun 1910 di Joachimsthalsches Gymnasium.[1] Selama periode ini, pendidikannya di tempat tersebut sangat berpengaruh baginya karena ia percaya pendidikan humanistik yang ia terima di sana sangat fundamental bagi pencapaian ilmiahnya.[2] Ia memulai studi hukum di Universitas Humboldt Berlin.[3] Pada semester pertamanya, ia menghadiri kuliah dari Wilhelm Voge tentang lukisan karya Albrecht Dürer dan ini menjadi titik awal bagi minatnya terhadap sejarah seni.[4] Ia mengetahui informasi dari kuliah tersebut dari undangan Kurt Badt.[5]

Selama studinya, ia mengikuti berbagai kursus seperti kursus dari Heinrich Wölfflin, Edmund Hildebrandt, Karl Voll, Karl Frey, Werner Weisbach dan Adolph Goldschmidt.[6] Pada usia 19 tahun, ia mengikuti sebuah kompetisi yang diadakan oleh Grimm Foundation dan memenangkan kompetisi tersebut.[7] Topik dari kompetisi tersebut ditentukan oleh Wölfflin dan dinilai oleh Goldschmidt. Judul karya yang dia serahkan merupakan Dürers Kunsttheorie vornehmlich in ihrem Verhältnis zur Kunsttheorie der Italiener yang sebagiannya diajukan sebagai disertasi untuknya kelulusan doktoralnya di Universitas Freiburg [8] Disertasi ini diterbitkan sebagai buku pada tahun 1915 dengan judul Die theoretische Kunstlehre Albrecht Dürers [9] Kedua buku tersebut diterbitkan oleh Georg Reimer yang merupakan bagian dari penerbit De Gruyter.[10] Karena kecelakaan saat berkuda, Panofsky dibebaskan dari wajib militer selama Perang Dunia I. Pada musim semi tahun 1917, ia dianggap layak untuk bertugas di barisan depan dan diberikan posisi pemerintahan di Kassel, lalu di Berlin bertanggung jawab untuk mendistribusikan batu bara kepada warga sipil. Demobilisasi pada Januari 1919 akhirnya membebaskannya dari wajib militer.[11]

Pada Desember 1918, saat bekerja di Berlin, Panofsky mengajukan habilitasi di Universitas Heidelberg mengusulkan untuk mengajukan antara karya Dürers Kunsttheorie vornehmlich in ihrem Verhältnis zur Kunsttheorie der Italiener yang diperluas pada tahun 1915 atau Der Westbau des Doms zu Minden.[12][13] Ia menarik pengajuan tersebut pada Maret 1919 karena alasan yang tidak dijelaskan. Pada Agustus 1919, ia mengganti fokusnya ke Universitas Tübingen, tetapi tidak pernah menyelesaikan tesisnya. Setelah undangan dari Gustav Pauli pada Desember 1919 untuk mengajar sejarah seni di Universitas Hamburg, Panofsky setuju dengan syarat untuk mengerjakan habilitasi pada waktu bersamaan. Pada 11 Maret 1920, ia secara resmi mengajukan bagian pertama dari studinya tentang perkembangan gaya Michelangelo kepada Fakultas Filsafat di universitas tersebut dan kemudian menyelesaikan bagian kedua di akhir tahun. Pauli, yang meninjau tesis tersebut pada 20 Maret, secara pribadi merekomendasikan Panofsky untuk mencari tempat tinggal di Hamburg, mengantisipasi hasil positif dari undangan tersebut. Meskipun, Panofsky khawatir karena tidak ada kabar selama tiga bulan, proses evaluasi terhadap karya telah berlangsung: Pauli mengirimkan dukungannya terhadap Panofsky kepada komite habilitasi pada 10 Mei 1920 dan pada 3 Juni, anggota komite Max Lenz, Ernst Cassirer dan Otto Lauffer menyetujui pengajuan tersebut tanpa penolakan. Fakultas Filsafat meratifikasi keputusan tersebut pada 19 Juni dan menjadwalkan Probevorlesung oleh Panofsky pada 3 Juli 1920 yang Berjudul Die Entwicklung der Proportionslehre als Abbild der Stilentwicklung.[14] Dia menyelesaikan kuliah tersebut dan berhasil menyelesaikan habilitasinya dengan hasil venia legendi yang mengamankan posisinya di Hamburg.[15]

Namun, tak lama setelah habilitasi yang berhasil pada Juli 1920, manuskrip tersebut hilang tanpa alasan yang jelas. Meskipun pada 3 Juli 1920, berdasarkan surat kepada Dora Panofsky, istrinya pada saat itu, mengungkapkan rencananya untuk merevisi teks tersebut yang menunjukkan bahwa karya itu masih ada dalam tangannya. Namun, pada 1964, ketika Egon Verheyen menanyakan tentang tesis tersebut setelah menemukan sitasi di artikel Gert van der Osten, Panofsky mengonfirmasi hilangnya karya tersebut, menyatakan, "Manuskrip aslinya hilang".[16]

Ada asumsi bahwa manuskrip tersebut hilang setelah ia pindah dari Jerman pada 1943/44. Gerda Panofsky tidak dapat menemukannya karena ada kemungkinan bahwa Ludwig Heinrich Heydenreich yang telah belajar di bawah bimbingan Panofsky, memiliki manuskrip ini dari 1946 hingga 1970 dan membawanya ke Zentralinstitut für Kunstgeschichte yang menjadi lokasi ruang bawah tanah manuskrip tersebut ditemukan di ruang bawah tanah.[17] Dalam Süddeutsche Zeitung, Willibald Sauerländer memberi penjelasan tentang apakah Heydenreich membagikan penemuan manuskrip tersebut atau tidak: "Panofsky secara historis sudah menjauh dari tulisan-tulisan awalnya tentang Michelangelo karena dia sudah bosan dengan subjek tersebut, dan," menurut Sauerländer, "mengalami konflik profesional dengan sejarawan seni Austro-Hungaria Johannes Wilde, yang menuduh Panofsky tidak memberi penghargaan padanya atas ide-ide yang dia dapatkan dari percakapan mereka tentang gambar-gambar Michelangelo. Mungkin Panofsky tidak peduli dengan keberadaan karya hilang-nya dan Heydenreich tidak berniat jahat dalam menjaga rahasia ini... Namun, pertanyaan masih tetap ada" [18]

Manuksrip tersebut berjudul Die Gestaltungsprinzipien Michelangelos, besonders in ihrem Verhältnis zu denen Raffaels diterbitkan pada tahun 1920 dan ditemukan pada Agustus 2012 oleh sejarawan seni Stephan Klingen.[19][20] Manuskrip tersebut diterbitkan sebagai buku pada 2014 dengan Gerda sebagai editor.[21]

Referensi

  1. Elisabeth Kraus. Die Familie Mosse: deutsch-jüdisches Bürgertum im 19. und 20. Jahrhundert. C.H.Beck. 1999. hlm. 553. ISBN 978-3-406-44694-8.
  2. Daniel Keenan. Kultur and Acculturation: Erwin Panofsky in the United States of America. University of Glasgow. 2014. hlm. 30.
  3. Henri van de Waal. In Memoriam Erwin Panofsky: March 30, 1892 - March 14, 1968. Noord-Hollandsche Uitgevers Maatschappij. 1972.
  4. Marilynn Desmond. Myth, Montage, & Visuality in Late Medieval Manuscript Culture: Christine de Pizan's Epistre Othea. University of Michigan Press. 2006. hlm. 160. ISBN 978-0-472-03183-2.
  5. Panofsky, Erwin. Dictionary of Art Historians.
  6. Erwin Panofsky. Michelangelo’s Design Principles, Particularly in Relation to Those of Raphael. Princeton University Press. 2020. hlm. XLIII-XLLIVI. ISBN 978-0-691-16526-4.
  7. Henri van de Waal. In Memoriam Erwin Panofsky: March 30, 1892 - March 14, 1968. Noord-Hollandsche Uitgevers Maatschappij. 1972.
  8. Erwin Panofsky. Michelangelo’s Design Principles, Particularly in Relation to Those of Raphael. Princeton University Press. 2020. hlm. XLIII-XLLIVI. ISBN 978-0-691-16526-4.
  9. David Freedberg. Aby Warburg 150: Work, Legacy, Promise. Walter de Gruyter GmbH & Co KG. 2024-04-01. hlm. 260. ISBN 978-3-11-072577-3.
  10. Erwin Panofsky. Michelangelo’s Design Principles, Particularly in Relation to Those of Raphael. Princeton University Press. 2020. hlm. XLIII-XLLIVI. ISBN 978-0-691-16526-4.
  11. Uta Nitschke Joseph. A Fortuitous Discovery - Ideas. www.ias.edu. 2013-06-11.
  12. Uta Nitschke Joseph. A Fortuitous Discovery - Ideas. www.ias.edu. 2013-06-11.
  13. E. Panofsky. DER WESTBAU DES DOMS ZU MINDEN. Band 42. De Gruyter. 2018-05-22. hlm. 51–77. doi:10.1515/9783111442426-048. ISBN 978-3-11-144242-6.
  14. Erwin Panofsky. Die Entwicklung Der Proportionslehre Als Abbild Der Stilentwicklung. Monatshefte für Kunstwissenschaft. 1921. Vol. 14 (2). hlm. 188–219.
  15. Uta Nitschke Joseph. A Fortuitous Discovery - Ideas. www.ias.edu. 2013-06-11.
  16. Uta Nitschke Joseph. A Fortuitous Discovery - Ideas. www.ias.edu. 2013-06-11.
  17. Julia Voss. Sensationelle Entdeckung in München: Der Fund im Panzerschrank. FAZ.NET. 2012-08-31.
  18. International News Digest SEPTEMBER 26. artforum.com. 26 September 2012.
  19. Julia Voss. Sensationelle Entdeckung in München: Der Fund im Panzerschrank. FAZ.NET. 2012-08-31.
  20. Entdecker der Panofsky-Schrift im Gespräch: "Die jüngsten Funde haben unser Wissen bereichert". FAZ.NET. 2012-08-31.
  21. Erwin Panofsky. Die Gestaltungsprincipien Michelangelos, besonders in ihrem Verhältnis zu denen Raffaels: Aus dem Nachlass. De Gruyter. 2014. doi:10.1515/9783110310474. ISBN 978-3-11-031047-4.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28467592 (2025-11-14T00:41:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.