Lompat ke isi

Hipotesis simulasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
Baris 1: Baris 1:
'''Hipotesis simulasi''' adalah sebuah hipotesis yang mengusulkan bahwa semua kenyataan, termasuk [[Bumi]] dan [[alam semesta]], sebenarnya adalah simulasi buatan, dan kemungkinan besar merupakan simulasi komputer. Beberapa versi memercayai perkembangan [[realitas tiruan]], sebuah teknologi masa depan yang tampaknya cukup realistis untuk meyakinkan partisipan. Akan sangat sulit untuk membedakan kenyataan aktual dengan realitas tiruan. Hipotesis tersebut telah menjadi perangkat plot utama dari banyak cerita [[fiksi ilmiah]] dan [[film]].
'''Hipotesis simulasi''' adalah sebuah hipotesis yang mengusulkan bahwa semua kenyataan, termasuk [[Bumi]] dan [[alam semesta]], sebenarnya adalah simulasi buatan, dan kemungkinan besar merupakan simulasi komputer. Beberapa versi memercayai perkembangan [[realitas tiruan]], sebuah teknologi masa depan yang tampaknya cukup realistis untuk meyakinkan partisipan. Akan sangat sulit untuk membedakan kenyataan aktual dengan realitas tiruan. Hipotesis tersebut telah menjadi perangkat plot utama dari banyak cerita [[fiksi ilmiah]] dan [[film]].
== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Avatamsaka Sutra]] – Sebuah teks buddha Mahayana yang mendeskripsikan alam semesta sebagai kenyataan yang tak terbatas
* [[Fisika digital]]
* [[Fisika digital]]
* [[Prinsip holografik]]
* [[Prinsip holografik]]

Revisi terkini sejak 9 September 2026 09.10

Hipotesis simulasi adalah sebuah hipotesis yang mengusulkan bahwa semua kenyataan, termasuk Bumi dan alam semesta, sebenarnya adalah simulasi buatan, dan kemungkinan besar merupakan simulasi komputer. Beberapa versi memercayai perkembangan realitas tiruan, sebuah teknologi masa depan yang tampaknya cukup realistis untuk meyakinkan partisipan. Akan sangat sulit untuk membedakan kenyataan aktual dengan realitas tiruan. Hipotesis tersebut telah menjadi perangkat plot utama dari banyak cerita fiksi ilmiah dan film.

Lihat pula

Bacaan lanjutan

  • "Are We Living in a Simulation?" BBC Focus magazine, March 2013, pages 43–45. Interview with physicist Silas Beane of the University of Bonn discussing a proposed test for simulated reality evidence. Three pages, 3 photos, including one of Beane and a computer-generated scene from the film The Matrix. Publisher: Immediate Media Company, Bristol, UK.
  • "Do We Live in the Matrix?" by Zeeya Merali, Discover, December 2013, pages 24–25. Subtitle: "Physicists have proposed tests to reveal whether we are part of a giant computer simulation."
  • Tom Campbell, Houman Owhadi, Joe Sauvageau, David Watkinson: On testing the simulation theory. .

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28202178 (2025-10-28T11:24:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.