Presenter AI: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28548109; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Presenter AI''' (Artificial Intelligence) merupakan teknologi [[kecerdasan buatan]] yang berfungsi untuk menggantikan manusia dalam membaca berita dalam suatu program informasi terkini. | '''Presenter AI''' (Artificial Intelligence) merupakan teknologi [[kecerdasan buatan]] yang berfungsi untuk menggantikan manusia dalam membaca berita dalam suatu program informasi terkini. <ref name=":0">Fahri Zulfikar. [https://www.detik.com/edu/edutainment/d-6697410/presenter-ai-muncul-di-media-televisi-pakar-unpad-strategi-untuk-dekati-gen-z Presenter AI Muncul di Media Televisi, Pakar Unpad: Strategi untuk Dekati Gen Z]. ''detikedu''.</ref> Teknologi [[kecerdasan buatan]] berfungsi untuk mempermudah pekerjaan manusia.<ref>Danny Manongga. [https://adi-journal.org/index.php/abdi/article/view/792 Dampak Kecerdasan Buatan Bagi Pendidikan]. ''ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal''. 2022-11-08. Vol. 3 (2). hlm. 41–55. doi:10.34306/abdi.v3i2.792.</ref> Presenter ai juga diciptakan untuk mempermudah pembuatan program informasi untuk mengurangi berbagai kesalahan yang mungkin dilakukan [[presenter]] manusia selama program.<ref name=":0" /> | ||
== Presenter AI di Berbagai Negara == | == Presenter AI di Berbagai Negara == | ||
Berbagai negara bersaing untuk menghadirkan presenter AI. Beberapa media di berbagai negara telah memperkenalkan presenter Ai seperti: | Berbagai negara bersaing untuk menghadirkan presenter AI. Beberapa media di berbagai negara telah memperkenalkan presenter Ai seperti: | ||
* Ren Xiaorong - [[Tiongkok|China]] Ren Xiaorong merupakan robot dengan sumber daya [[kecerdasan buatan]]. Presenter AI bernama Ren Xiaorong dimiliki oleh media [[People's Daily|China People Daily]]. [[People's Daily|China People Daily]] memberikan klaim bahwa Xiaorong mempunyai keterampilan dari konferensi seribu presenter manusia. | * Ren Xiaorong - [[Tiongkok|China]] Ren Xiaorong merupakan robot dengan sumber daya [[kecerdasan buatan]].<ref>Nurul Adriyana Salbiah. [https://www.jawapos.com/oto-dan-tekno/01443492/manusia-terancam-tiongkok-rekrut-robot-ai-jadi-news-anchor Manusia Terancam, Tiongkok Rekrut Robot AI Jadi News Anchor - Jawa Pos]. ''Manusia Terancam, Tiongkok Rekrut Robot AI Jadi News Anchor - Jawa Pos''. 2023-03-21.</ref> Presenter AI bernama Ren Xiaorong dimiliki oleh media [[People's Daily|China People Daily]]. [[People's Daily|China People Daily]] memberikan klaim bahwa Xiaorong mempunyai keterampilan dari konferensi seribu presenter manusia. | ||
* Snezhana Tumanova - [[Rusia]] Snezhana Tumanova merupakan presenter AI yang memiliki basis jaringan. Terdapat tiga jaringan yang masing-masing berperan untuk mengendalikan presenter AI, menyiapkan teks, dan menghasilkan konten grafis. Snezhana Tumanova memiliki program khusus untuk membawakan siaran program perkiraan cuaca. | * Snezhana Tumanova - [[Rusia]] Snezhana Tumanova merupakan presenter AI yang memiliki basis jaringan.<ref>[https://www.tribunnews.com/internasional/2023/03/23/rusia-dan-china-rilis-presenter-ai-bisa-kerja-24-jam-non-stop-sepanjang-tahun Rusia dan China Rilis Presenter AI, Bisa Kerja 24 Jam Non-stop Sepanjang Tahun]. ''Tribunnews.com''. 2023-05-23.</ref> Terdapat tiga jaringan yang masing-masing berperan untuk mengendalikan presenter AI, menyiapkan teks, dan menghasilkan konten grafis. Snezhana Tumanova memiliki program khusus untuk membawakan siaran program perkiraan cuaca. | ||
* Kim - [[Korea Selatan]] Kim merupakan presenter AI yang pada dasarnya meniru [[Pewara|presenter]] manusia. Teknologi [[kecerdasan buatan]] yang dimiliki presenter AI Kim memungkinkan untuk meniru nada hingga gerak tubuh [[Pewara|presenter]] manusia. | * Kim - [[Korea Selatan]] Kim merupakan presenter AI yang pada dasarnya meniru [[Pewara|presenter]] manusia.<ref>[https://www.suara.com/tekno/2020/11/17/190412/stasiun-televisi-korea-selatan-ini-kenalkan-pembaca-berita-ai Stasiun Televisi Korea Selatan Ini Kenalkan Pembaca Berita AI]. ''suara.com''. 2020-11-17.</ref> Teknologi [[kecerdasan buatan]] yang dimiliki presenter AI Kim memungkinkan untuk meniru nada hingga gerak tubuh [[Pewara|presenter]] manusia. | ||
* Fedha - [[Kuwait]] Fedha merupakan presenter AI pertama yang ada di Kuwait. Fedha akan berkembang untuk dapat memiliki aksen Kuwait dalam program beritanya. Tampilan visual yang dimiliki Fedha seperti rambut pirang dan mata terang menggambarkan populasi kuwait yang beragam. Fedha pertama kali dilihatkan pada akun Twitter Kuwait News, afiliasi dari Kuwait Times. Tujuan dari Kuwait News menciptakan Fedha adalah untuk menguji potensi AI dalam menawarkan konten yang baru dan inovatif. | * Fedha - [[Kuwait]] Fedha merupakan presenter AI pertama yang ada di Kuwait.<ref>[https://merahputih.com/post/read/mengenal-fedha-presenter-ai-pertama-dari-kuwait Mengenal Fedha, Presenter AI Pertama dari Kuwait]. ''MerahPutih''. 2023-04-24.</ref> Fedha akan berkembang untuk dapat memiliki aksen Kuwait dalam program beritanya. Tampilan visual yang dimiliki Fedha seperti rambut pirang dan mata terang menggambarkan populasi kuwait yang beragam.<ref>[https://www.bbc.com/news/world-middle-east-65238950 Kuwait news outlet unveils AI-generated presenter Fedha]. ''BBC News''. 2023-04-11.</ref> Fedha pertama kali dilihatkan pada akun Twitter Kuwait News, afiliasi dari Kuwait Times. Tujuan dari Kuwait News menciptakan Fedha adalah untuk menguji potensi AI dalam menawarkan konten yang baru dan inovatif. | ||
== Indonesia == | == Indonesia == | ||
Indonesia memiliki langkah strategis dalam mendukung teknologi [[kecerdasan buatan]]. Dukungan Indonesia terbukti dengan adanya Strategi Nasional AI 2020-2045 yang diterbitkan pada bulan Agustus Tahun 2020. | Indonesia memiliki langkah strategis dalam mendukung teknologi [[kecerdasan buatan]].<ref>C. N. N. Indonesia. [https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20230307134614-192-921943/ri-diproyeksikan-pimpin-teknologi-ai-asean-serangan-siber-makin-liar RI Diproyeksikan Pimpin Teknologi AI ASEAN, Serangan Siber Makin Liar?]. ''teknologi''.</ref> Dukungan Indonesia terbukti dengan adanya Strategi Nasional AI 2020-2045 yang diterbitkan pada bulan Agustus Tahun 2020. | ||
Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan presenter AI berbahasa Indonesia melalui presenter AI yang dimiliki media [[TvOne]] sebagai presenter AI pertama di Indonesia. Terdapat dua presenter AI perempuan bernama Sasya dan Nadira yang diperkenalkan bertepatan dengan hari Kartini pada 21 April 2023. Terdapat juga satu presenter AI laki-laki bernama Bhoomi. | Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan presenter AI berbahasa Indonesia melalui presenter AI yang dimiliki media [[TvOne]] sebagai presenter AI pertama di Indonesia.<ref>PT VIVA MEDIA BARU- VIVA. [https://www.viva.co.id/digital/digilife/1595396-presenter-ai-tvone-curi-perhatian Presenter AI tvOne Curi Perhatian]. ''www.viva.co.id''. 2023-04-26.</ref> Terdapat dua presenter AI perempuan bernama Sasya dan Nadira yang diperkenalkan bertepatan dengan hari Kartini pada 21 April 2023. Terdapat juga satu presenter AI laki-laki bernama Bhoomi. | ||
== Penyebutan AI Dalam Jurnalisme == | == Penyebutan AI Dalam Jurnalisme == | ||
Ada beberapa penyebutan AI dalam jurnalisme menurut beberapa penelitian, akan tetapi semua mengarah pada kata-kata kunci berikut: | Ada beberapa penyebutan AI dalam jurnalisme menurut beberapa penelitian, akan tetapi semua mengarah pada kata-kata kunci berikut: | ||
* Robot Journalism Artificial Intelligence (AI) memanfaatkan pengetahuan luas dalam linguistik dan studi bahasa. Jurnalis robot menggunakan algoritma AI untuk mengubah fakta dan wawasan baru secara otomatis yang berasal dari ''data silos'' (salah satu ''tools'' AI). [[Wartawan]] robot yang efisien bisa menjadi saingan jurnalis manusia. Jurnalis robot dipandang akan menjadi alat yang optimis yang membebaskan jurnalis dari keharusan melakukan tindakan (liputan) yang mahal dan terkadang berbahaya. Bahkan orang Jepang menciptakan jurnalis robot 3D yang dapat berbaur di tengah kerumunan orang, melakukan wawancara, memotret, dan bahkan bisa mengarang sebuah cerita. | * Robot Journalism Artificial Intelligence (AI) memanfaatkan pengetahuan luas dalam linguistik dan studi bahasa. Jurnalis robot menggunakan algoritma AI untuk mengubah fakta dan wawasan baru secara otomatis yang berasal dari ''data silos'' (salah satu ''tools'' AI).<ref>Noam Lemelshtrich Latar. [https://play.google.com/books/reader?id=8MFUDwAAQBAJ&pg=GBS.PA124&hl=id Robot Journalism: Can Human Journalism Survive?]. World Scientific. 2018-03-09. ISBN 978-981-323-735-3.</ref> [[Wartawan]] robot yang efisien bisa menjadi saingan jurnalis manusia. Jurnalis robot dipandang akan menjadi alat yang optimis yang membebaskan jurnalis dari keharusan melakukan tindakan (liputan) yang mahal dan terkadang berbahaya. Bahkan orang Jepang menciptakan jurnalis robot 3D yang dapat berbaur di tengah kerumunan orang, melakukan wawancara, memotret, dan bahkan bisa mengarang sebuah cerita.<ref>Noam Lemelshtrich Latar. [https://link.springer.com/10.1007/978-3-319-09009-2_6 The Robot Journalist in the Age of Social Physics: The End of Human Journalism?]. Springer International Publishing. 2015. hlm. 65–80. doi:10.1007/978-3-319-09009-2_6. ISBN 978-3-319-09008-5.</ref> | ||
* Robot Presenters Tugas presenter adalah menyesuaikan presentasi dengan ''audiens''. Presenter harus menerima umpan balik dari audiens dan menyesuaikan presentasinya. Presenter robot harus menggunakan model teoretis tentang cara merepresentasikan reaksi agar robot presenter bisa memberikan reaksinya kepada audiens. Presenter robot dapat menyesuaikan waktu presentasinya dengan audiensnya. Presenter robot dinilai hampir menyerupai presenter manusia. Presenter robot terkadang hanya terkendala dengan umpan balik audiens, akan tetapi hal ini bisa dioptimalkan dengan kemampuan umpan balik implisit sistem. | * Robot Presenters Tugas presenter adalah menyesuaikan presentasi dengan ''audiens''. Presenter harus menerima umpan balik dari audiens dan menyesuaikan presentasinya.<ref name=":1">Agnes Axelsson. [https://dl.acm.org/doi/10.1145/3568162.3576958 Do You Follow? A Fully Automated System for Adaptive Robot Presenters]. ''Proceedings of the 2023 ACM/IEEE International Conference on Human-Robot Interaction''. Association for Computing Machinery. 2023-03-13. hlm. 102–111. doi:10.1145/3568162.3576958. ISBN 978-1-4503-9964-7.</ref> Presenter robot harus menggunakan model teoretis tentang cara merepresentasikan reaksi agar robot presenter bisa memberikan reaksinya kepada audiens. Presenter robot dapat menyesuaikan waktu presentasinya dengan audiensnya. Presenter robot dinilai hampir menyerupai presenter manusia. Presenter robot terkadang hanya terkendala dengan umpan balik audiens, akan tetapi hal ini bisa dioptimalkan dengan kemampuan umpan balik implisit sistem.<ref name=":1" /> | ||
* Automated Journalism ''Automated Journalism'' atau jurnalisme otomatis sudah dipakai untuk membuat proses produksi berita lebih efisien. Jurnalisme otomatis adalah kolaborasi manusia dengan komputer dalam ruang lingkup redaksi, dimana algoritma digunakan untuk mengubah gambar, teks, maupun data numerik menjadi berita tertulis atau [[Audiovisual|audio visual]]. Jurnalisme otomatis dibantu dengan Natural Language Generation (NLG) yang bertujuan untuk menghasilkan bahasa manusia dari representasi komputasi informasi. Jurnalisme otomatis dapat memanfaatkan ketersediaan data untuk publik dalam bentuk template atau varian mesin belajar. | * Automated Journalism ''Automated Journalism'' atau jurnalisme otomatis sudah dipakai untuk membuat proses produksi berita lebih efisien.<ref name=":2">Félix Arias-Robles. [https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/17512786.2020.1749109 Driving the Closest Information. Local Data Journalism in the UK]. ''Journalism Practice''. 2021-05-28. Vol. 15 (5). hlm. 638–650. doi:10.1080/17512786.2020.1749109.</ref> Jurnalisme otomatis adalah kolaborasi manusia dengan komputer dalam ruang lingkup redaksi, dimana algoritma digunakan untuk mengubah gambar, teks, maupun data numerik menjadi berita tertulis atau [[Audiovisual|audio visual]].<ref name=":3">Sina Thäsler-Kordonouri. [https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/17512786.2023.2184413 Automated Journalism in UK Local Newsrooms: Attitudes, Integration, Impact]. ''Journalism Practice''. 2023-03-02. hlm. 1–18. doi:10.1080/17512786.2023.2184413.</ref> Jurnalisme otomatis dibantu dengan Natural Language Generation (NLG) yang bertujuan untuk menghasilkan bahasa manusia dari representasi komputasi informasi. Jurnalisme otomatis dapat memanfaatkan ketersediaan data untuk publik dalam bentuk template atau varian mesin belajar.<ref name=":3" /> | ||
== AI Menggantikan Peran Jurnalis? == | == AI Menggantikan Peran Jurnalis? == | ||
Artificial Intelligence (AI) merupakan bukti nyata perkembangan teknologi digital di dunia semakin berkembang. Presenter AI merupakan suatu kemajuan yang mana pekerjaan manusia bisa digantikan secara visual oleh perkembangan teknologi. Hadirnya presenter AI salah satunya digunakan untuk mengurangi kesalahan yang sering muncul ketika jurnalis manusia menanganinya. Presenter AI bukan sekadar hiburan visual sekara, saat ini AI menggunakan algoritma yang membuat kesimpulan sendiri. Menurut Dandi Supriadi dosen Program Studi Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran kemunculan presenter TV AI tetap memerlukan pengawasan dan pemegang kepastiannya harus tetap ada di kendali manusia. Hal ini dikarenakan jurnalis harus tetap berpegang pada norma dan etika, serta ada hukum yang berlaku. “Teknologi dibuat untuk mengurangi ketidakpastian pekerjaan yang dilakukan manusia. Akan tetapi teknologi hanyalah alat, jangan sampai manusia mengandalkan alat untuk menggantikan kemanusiaannya. Secanggih apapun teknologi, banyak hal-hal yang bisa dinilai oleh hati nurani manusia”. | Artificial Intelligence (AI) merupakan bukti nyata perkembangan teknologi digital di dunia semakin berkembang. Presenter AI merupakan suatu kemajuan yang mana pekerjaan manusia bisa digantikan secara visual oleh perkembangan teknologi. Hadirnya presenter AI salah satunya digunakan untuk mengurangi kesalahan yang sering muncul ketika jurnalis manusia menanganinya. <ref name=":0" />Presenter AI bukan sekadar hiburan visual sekara, saat ini AI menggunakan algoritma yang membuat kesimpulan sendiri.<ref name=":2" /> Menurut Dandi Supriadi dosen Program Studi Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran kemunculan presenter TV AI tetap memerlukan pengawasan dan pemegang kepastiannya harus tetap ada di kendali manusia.<ref>Kompas Cyber Media. [https://www.kompas.com/edu/read/2023/04/29/094342371/peneliti-unpad-akankah-teknologi-ai-menggantikan-peran-pekerja-media Peneliti Unpad: Akankah Teknologi AI Menggantikan Peran Pekerja Media? Halaman all]. ''KOMPAS.com''. 2023-04-29.</ref> Hal ini dikarenakan jurnalis harus tetap berpegang pada norma dan etika, serta ada hukum yang berlaku.<ref name=":0" /> “Teknologi dibuat untuk mengurangi ketidakpastian pekerjaan yang dilakukan manusia. Akan tetapi teknologi hanyalah alat, jangan sampai manusia mengandalkan alat untuk menggantikan kemanusiaannya. Secanggih apapun teknologi, banyak hal-hal yang bisa dinilai oleh hati nurani manusia”.<ref name=":0" /> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Presenter+AI&oldid=28548109 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28548109 (2025-11-19T10:57:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title= | |||
revisi 28548109 (2025-11-19T10:57:03Z) | <!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | ||
Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA) | |||
Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 03.08
Presenter AI (Artificial Intelligence) merupakan teknologi kecerdasan buatan yang berfungsi untuk menggantikan manusia dalam membaca berita dalam suatu program informasi terkini. [1] Teknologi kecerdasan buatan berfungsi untuk mempermudah pekerjaan manusia.[2] Presenter ai juga diciptakan untuk mempermudah pembuatan program informasi untuk mengurangi berbagai kesalahan yang mungkin dilakukan presenter manusia selama program.[1]
Presenter AI di Berbagai Negara
Berbagai negara bersaing untuk menghadirkan presenter AI. Beberapa media di berbagai negara telah memperkenalkan presenter Ai seperti:
- Ren Xiaorong - China Ren Xiaorong merupakan robot dengan sumber daya kecerdasan buatan.[3] Presenter AI bernama Ren Xiaorong dimiliki oleh media China People Daily. China People Daily memberikan klaim bahwa Xiaorong mempunyai keterampilan dari konferensi seribu presenter manusia.
- Snezhana Tumanova - Rusia Snezhana Tumanova merupakan presenter AI yang memiliki basis jaringan.[4] Terdapat tiga jaringan yang masing-masing berperan untuk mengendalikan presenter AI, menyiapkan teks, dan menghasilkan konten grafis. Snezhana Tumanova memiliki program khusus untuk membawakan siaran program perkiraan cuaca.
- Kim - Korea Selatan Kim merupakan presenter AI yang pada dasarnya meniru presenter manusia.[5] Teknologi kecerdasan buatan yang dimiliki presenter AI Kim memungkinkan untuk meniru nada hingga gerak tubuh presenter manusia.
- Fedha - Kuwait Fedha merupakan presenter AI pertama yang ada di Kuwait.[6] Fedha akan berkembang untuk dapat memiliki aksen Kuwait dalam program beritanya. Tampilan visual yang dimiliki Fedha seperti rambut pirang dan mata terang menggambarkan populasi kuwait yang beragam.[7] Fedha pertama kali dilihatkan pada akun Twitter Kuwait News, afiliasi dari Kuwait Times. Tujuan dari Kuwait News menciptakan Fedha adalah untuk menguji potensi AI dalam menawarkan konten yang baru dan inovatif.
Indonesia
Indonesia memiliki langkah strategis dalam mendukung teknologi kecerdasan buatan.[8] Dukungan Indonesia terbukti dengan adanya Strategi Nasional AI 2020-2045 yang diterbitkan pada bulan Agustus Tahun 2020.
Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan presenter AI berbahasa Indonesia melalui presenter AI yang dimiliki media TvOne sebagai presenter AI pertama di Indonesia.[9] Terdapat dua presenter AI perempuan bernama Sasya dan Nadira yang diperkenalkan bertepatan dengan hari Kartini pada 21 April 2023. Terdapat juga satu presenter AI laki-laki bernama Bhoomi.
Penyebutan AI Dalam Jurnalisme
Ada beberapa penyebutan AI dalam jurnalisme menurut beberapa penelitian, akan tetapi semua mengarah pada kata-kata kunci berikut:
- Robot Journalism Artificial Intelligence (AI) memanfaatkan pengetahuan luas dalam linguistik dan studi bahasa. Jurnalis robot menggunakan algoritma AI untuk mengubah fakta dan wawasan baru secara otomatis yang berasal dari data silos (salah satu tools AI).[10] Wartawan robot yang efisien bisa menjadi saingan jurnalis manusia. Jurnalis robot dipandang akan menjadi alat yang optimis yang membebaskan jurnalis dari keharusan melakukan tindakan (liputan) yang mahal dan terkadang berbahaya. Bahkan orang Jepang menciptakan jurnalis robot 3D yang dapat berbaur di tengah kerumunan orang, melakukan wawancara, memotret, dan bahkan bisa mengarang sebuah cerita.[11]
- Robot Presenters Tugas presenter adalah menyesuaikan presentasi dengan audiens. Presenter harus menerima umpan balik dari audiens dan menyesuaikan presentasinya.[12] Presenter robot harus menggunakan model teoretis tentang cara merepresentasikan reaksi agar robot presenter bisa memberikan reaksinya kepada audiens. Presenter robot dapat menyesuaikan waktu presentasinya dengan audiensnya. Presenter robot dinilai hampir menyerupai presenter manusia. Presenter robot terkadang hanya terkendala dengan umpan balik audiens, akan tetapi hal ini bisa dioptimalkan dengan kemampuan umpan balik implisit sistem.[12]
- Automated Journalism Automated Journalism atau jurnalisme otomatis sudah dipakai untuk membuat proses produksi berita lebih efisien.[13] Jurnalisme otomatis adalah kolaborasi manusia dengan komputer dalam ruang lingkup redaksi, dimana algoritma digunakan untuk mengubah gambar, teks, maupun data numerik menjadi berita tertulis atau audio visual.[14] Jurnalisme otomatis dibantu dengan Natural Language Generation (NLG) yang bertujuan untuk menghasilkan bahasa manusia dari representasi komputasi informasi. Jurnalisme otomatis dapat memanfaatkan ketersediaan data untuk publik dalam bentuk template atau varian mesin belajar.[14]
AI Menggantikan Peran Jurnalis?
Artificial Intelligence (AI) merupakan bukti nyata perkembangan teknologi digital di dunia semakin berkembang. Presenter AI merupakan suatu kemajuan yang mana pekerjaan manusia bisa digantikan secara visual oleh perkembangan teknologi. Hadirnya presenter AI salah satunya digunakan untuk mengurangi kesalahan yang sering muncul ketika jurnalis manusia menanganinya. [1]Presenter AI bukan sekadar hiburan visual sekara, saat ini AI menggunakan algoritma yang membuat kesimpulan sendiri.[13] Menurut Dandi Supriadi dosen Program Studi Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran kemunculan presenter TV AI tetap memerlukan pengawasan dan pemegang kepastiannya harus tetap ada di kendali manusia.[15] Hal ini dikarenakan jurnalis harus tetap berpegang pada norma dan etika, serta ada hukum yang berlaku.[1] “Teknologi dibuat untuk mengurangi ketidakpastian pekerjaan yang dilakukan manusia. Akan tetapi teknologi hanyalah alat, jangan sampai manusia mengandalkan alat untuk menggantikan kemanusiaannya. Secanggih apapun teknologi, banyak hal-hal yang bisa dinilai oleh hati nurani manusia”.[1]
Referensi
- ↑ 1,0 1,1 1,2 1,3 1,4 Fahri Zulfikar. Presenter AI Muncul di Media Televisi, Pakar Unpad: Strategi untuk Dekati Gen Z. detikedu.
- ↑ Danny Manongga. Dampak Kecerdasan Buatan Bagi Pendidikan. ADI Bisnis Digital Interdisiplin Jurnal. 2022-11-08. Vol. 3 (2). hlm. 41–55. doi:10.34306/abdi.v3i2.792.
- ↑ Nurul Adriyana Salbiah. Manusia Terancam, Tiongkok Rekrut Robot AI Jadi News Anchor - Jawa Pos. Manusia Terancam, Tiongkok Rekrut Robot AI Jadi News Anchor - Jawa Pos. 2023-03-21.
- ↑ Rusia dan China Rilis Presenter AI, Bisa Kerja 24 Jam Non-stop Sepanjang Tahun. Tribunnews.com. 2023-05-23.
- ↑ Stasiun Televisi Korea Selatan Ini Kenalkan Pembaca Berita AI. suara.com. 2020-11-17.
- ↑ Mengenal Fedha, Presenter AI Pertama dari Kuwait. MerahPutih. 2023-04-24.
- ↑ Kuwait news outlet unveils AI-generated presenter Fedha. BBC News. 2023-04-11.
- ↑ C. N. N. Indonesia. RI Diproyeksikan Pimpin Teknologi AI ASEAN, Serangan Siber Makin Liar?. teknologi.
- ↑ PT VIVA MEDIA BARU- VIVA. Presenter AI tvOne Curi Perhatian. www.viva.co.id. 2023-04-26.
- ↑ Noam Lemelshtrich Latar. Robot Journalism: Can Human Journalism Survive?. World Scientific. 2018-03-09. ISBN 978-981-323-735-3.
- ↑ Noam Lemelshtrich Latar. The Robot Journalist in the Age of Social Physics: The End of Human Journalism?. Springer International Publishing. 2015. hlm. 65–80. doi:10.1007/978-3-319-09009-2_6. ISBN 978-3-319-09008-5.
- ↑ 12,0 12,1 Agnes Axelsson. Do You Follow? A Fully Automated System for Adaptive Robot Presenters. Proceedings of the 2023 ACM/IEEE International Conference on Human-Robot Interaction. Association for Computing Machinery. 2023-03-13. hlm. 102–111. doi:10.1145/3568162.3576958. ISBN 978-1-4503-9964-7.
- ↑ 13,0 13,1 Félix Arias-Robles. Driving the Closest Information. Local Data Journalism in the UK. Journalism Practice. 2021-05-28. Vol. 15 (5). hlm. 638–650. doi:10.1080/17512786.2020.1749109.
- ↑ 14,0 14,1 Sina Thäsler-Kordonouri. Automated Journalism in UK Local Newsrooms: Attitudes, Integration, Impact. Journalism Practice. 2023-03-02. hlm. 1–18. doi:10.1080/17512786.2023.2184413.
- ↑ Kompas Cyber Media. Peneliti Unpad: Akankah Teknologi AI Menggantikan Peran Pekerja Media? Halaman all. KOMPAS.com. 2023-04-29.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28548109 (2025-11-19T10:57:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.