Wired Equivalent Privacy: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28627422; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:WEP_Kodierung.JPG|thumb|right|280px|WEP Kodierung]] | |||
'''Shared Key''' atau '''WEP''' (''Wired Equivalent Privacy'') adalah suatu metode pengamanan jaringan [[nirkabel]], disebut juga dengan ''Shared Key Authentication''. ''Shared Key Authentication'' adalah metode otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh [[administrator]]) ke ''[[client]]'' maupun ''access point''. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan [[Titik akses nirkabel|akses point]] ke ''client'', dengan yang dimasukkan client untuk [[autentikasi]] menuju ''access point''. | '''Shared Key''' atau '''WEP''' (''Wired Equivalent Privacy'') adalah suatu metode pengamanan jaringan [[nirkabel]], disebut juga dengan ''Shared Key Authentication''. ''Shared Key Authentication'' adalah metode otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh [[administrator]]) ke ''[[client]]'' maupun ''access point''. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan [[Titik akses nirkabel|akses point]] ke ''client'', dengan yang dimasukkan client untuk [[autentikasi]] menuju ''access point''. | ||
| Baris 8: | Baris 10: | ||
# ''access point'' memberi respon atas tanggapan ''client'', akses point akan melakukan decrypt terhadap respon [[enkripsi]] dari client untuk melakukan [[verifikasi]] bahwa text challenge dienkripsi dengan menggunakan WEP key yang sesuai. Pada proses ini, access point akan menentukan apakah client sudah memberikan kunci WEP yang sesuai. Apabila kunci WEP yang diberikan oleh client sudah benar, maka access point akan merespon positif dan langsung meng-authentikasi client. Namun bila kunci WEP yang dimasukkan client salah, ''access point'' akan merespon negatif dan client tidak akan diberi authentikasi. Dengan demikian, client tidak akan terauthentikasi dan tidak terasosiasi. | # ''access point'' memberi respon atas tanggapan ''client'', akses point akan melakukan decrypt terhadap respon [[enkripsi]] dari client untuk melakukan [[verifikasi]] bahwa text challenge dienkripsi dengan menggunakan WEP key yang sesuai. Pada proses ini, access point akan menentukan apakah client sudah memberikan kunci WEP yang sesuai. Apabila kunci WEP yang diberikan oleh client sudah benar, maka access point akan merespon positif dan langsung meng-authentikasi client. Namun bila kunci WEP yang dimasukkan client salah, ''access point'' akan merespon negatif dan client tidak akan diberi authentikasi. Dengan demikian, client tidak akan terauthentikasi dan tidak terasosiasi. | ||
Shared Key Authentication kelihatannya lebih aman dari daripada Open System Authentication, namun pada kenyataannya tidak. Shared Key malah membuka pintu bagi [[penyusup]] atau cracker. Penting untuk dimengerti dua jalan yang digunakan oleh WEP. WEP bisa digunakan untuk memverifikasi identitas client selama proses shared key dari authentikasi, tetapi juga bisa digunakan untuk men-[[dekripsi]] data yang dikirimkan oleh client melalui access point. | Shared Key Authentication kelihatannya lebih aman dari daripada Open System Authentication, namun pada kenyataannya tidak. Shared Key malah membuka pintu bagi [[penyusup]] atau cracker. Penting untuk dimengerti dua jalan yang digunakan oleh WEP. WEP bisa digunakan untuk memverifikasi identitas client selama proses shared key dari authentikasi, tetapi juga bisa digunakan untuk men-[[dekripsi]] data yang dikirimkan oleh client melalui access point.<ref>Arief Hamdani Gunawan. '''Komunikasi Data via IEEE 802.11''',</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wired+Equivalent+Privacy&oldid=28627422 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28627422 (2025-11-26T06:23:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 04.03
Shared Key atau WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah suatu metode pengamanan jaringan nirkabel, disebut juga dengan Shared Key Authentication. Shared Key Authentication adalah metode otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke client maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk autentikasi menuju access point.
Proses Shared Key Authentication:
- client meminta asosiasi ke access point, langkah ini sama seperti Open System Authentication.
- access point mengirimkan text challenge ke client secara transparan.
- client akan memberikan respon dengan mengenkripsi text challenge dengan menggunakan kunci WEP dan mengirimkan kembali ke access point.
- access point memberi respon atas tanggapan client, akses point akan melakukan decrypt terhadap respon enkripsi dari client untuk melakukan verifikasi bahwa text challenge dienkripsi dengan menggunakan WEP key yang sesuai. Pada proses ini, access point akan menentukan apakah client sudah memberikan kunci WEP yang sesuai. Apabila kunci WEP yang diberikan oleh client sudah benar, maka access point akan merespon positif dan langsung meng-authentikasi client. Namun bila kunci WEP yang dimasukkan client salah, access point akan merespon negatif dan client tidak akan diberi authentikasi. Dengan demikian, client tidak akan terauthentikasi dan tidak terasosiasi.
Shared Key Authentication kelihatannya lebih aman dari daripada Open System Authentication, namun pada kenyataannya tidak. Shared Key malah membuka pintu bagi penyusup atau cracker. Penting untuk dimengerti dua jalan yang digunakan oleh WEP. WEP bisa digunakan untuk memverifikasi identitas client selama proses shared key dari authentikasi, tetapi juga bisa digunakan untuk men-dekripsi data yang dikirimkan oleh client melalui access point.[1]
Referensi
- ↑ Arief Hamdani Gunawan. Komunikasi Data via IEEE 802.11,
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28627422 (2025-11-26T06:23:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.