Lompat ke isi

Domain kegagalan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28895368; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam komputasi, '''domain kegagalan''' ''(failure domain)'' adalah bagian fisik atau logis dari suatu lingkungan [[komputasi]] yang terdampak ketika perangkat atau layanan tertentu mengalami kegagalan. Domain kegagalan merepresentasikan batas infrastruktur di mana suatu gangguan dapat menyebar.
Dalam komputasi, '''domain kegagalan''' ''(failure domain)'' adalah bagian fisik atau logis dari suatu lingkungan [[komputasi]] yang terdampak ketika perangkat atau layanan tertentu mengalami kegagalan. Domain kegagalan merepresentasikan batas infrastruktur di mana suatu gangguan dapat menyebar.<ref>[https://www.ibm.com/think Think IBM]. ''www.ibm.com''.</ref>


Cakupan dan dampak domain kegagalan bergantung pada jenis komponen atau layanan yang mengalami gangguan. Kegagalan pada perangkat inti, seperti [[perute]], umumnya menghasilkan domain kegagalan yang lebih luas dibandingkan dengan kegagalan pada komponen jaringan lain, seperti saklar. Domain kegagalan yang lebih kecil dapat membatasi dampak gangguan dan mempermudah proses isolasi serta pemulihan masalah.
Cakupan dan dampak domain kegagalan bergantung pada jenis komponen atau layanan yang mengalami gangguan. Kegagalan pada perangkat inti, seperti [[perute]], umumnya menghasilkan domain kegagalan yang lebih luas dibandingkan dengan kegagalan pada komponen jaringan lain, seperti saklar. Domain kegagalan yang lebih kecil dapat membatasi dampak gangguan dan mempermudah proses isolasi serta pemulihan masalah.<ref>Cisco Networking Academy. [https://books.google.co.id/books?id=_R0DAwAAQBAJ&redir_esc=y Scaling Networks Companion Guide]. Pearson Education. 2014. ISBN 978-1-58713-328-2.</ref>


Pengurangan risiko dalam domain kegagalan umumnya dilakukan melalui penerapan redundansi. Sebagai contoh, teknologi [[RAID]] digunakan untuk mengurangi risiko kegagalan [[Penyimpanan data|penyimpanan]] [[Penyimpanan data|data]] dengan menyediakan [[salinan data]], sementara replikasi digunakan untuk meminimalkan dampak kegagalan [[peladen]] atau sistem penyimpanan.
Pengurangan risiko dalam domain kegagalan umumnya dilakukan melalui penerapan redundansi. Sebagai contoh, teknologi [[RAID]] digunakan untuk mengurangi risiko kegagalan [[Penyimpanan data|penyimpanan]] [[Penyimpanan data|data]] dengan menyediakan [[salinan data]], sementara replikasi digunakan untuk meminimalkan dampak kegagalan [[peladen]] atau sistem penyimpanan.<ref>Michael Sasse. [https://blog.purestorage.com/products/pure-storage-architecture/ Pure Storage Architecture 101: Bringing the Best of Both Worlds]. ''Pure Storage Blog''. 2023-02-28.</ref>


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
* [[Toleransi kesalahan]]
* [[Toleransi kesalahan]]


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Domain+kegagalan&oldid=28895368 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28895368 (2026-01-26T15:31:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Domain+kegagalan&oldid=28895368 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28895368 (2026-01-26T15:31:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 04.05

Dalam komputasi, domain kegagalan (failure domain) adalah bagian fisik atau logis dari suatu lingkungan komputasi yang terdampak ketika perangkat atau layanan tertentu mengalami kegagalan. Domain kegagalan merepresentasikan batas infrastruktur di mana suatu gangguan dapat menyebar.[1]

Cakupan dan dampak domain kegagalan bergantung pada jenis komponen atau layanan yang mengalami gangguan. Kegagalan pada perangkat inti, seperti perute, umumnya menghasilkan domain kegagalan yang lebih luas dibandingkan dengan kegagalan pada komponen jaringan lain, seperti saklar. Domain kegagalan yang lebih kecil dapat membatasi dampak gangguan dan mempermudah proses isolasi serta pemulihan masalah.[2]

Pengurangan risiko dalam domain kegagalan umumnya dilakukan melalui penerapan redundansi. Sebagai contoh, teknologi RAID digunakan untuk mengurangi risiko kegagalan penyimpanan data dengan menyediakan salinan data, sementara replikasi digunakan untuk meminimalkan dampak kegagalan peladen atau sistem penyimpanan.[3]

Lihat juga

Referensi

  1. Think IBM. www.ibm.com.
  2. Cisco Networking Academy. Scaling Networks Companion Guide. Pearson Education. 2014. ISBN 978-1-58713-328-2.
  3. Michael Sasse. Pure Storage Architecture 101: Bringing the Best of Both Worlds. Pure Storage Blog. 2023-02-28.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28895368 (2026-01-26T15:31:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.